
Melihat situasi mulai tak kondusif, seorang pria yang berperan sebagai wakil dari kedua belah pihak juga pemandu acara tersebut. Mulai naik ke atas podium. Mengucapkan kalimat permohonan maaf atas kejadian tak terduga itu.
"Baiklah, sembari menunggu sang mempelai wanita kembali kemari. Kita akan menyaksikan beberapa video perjalanan kisah cinta kedua calon mempelai hingga tiba pada hari yang berbahagia ini. Semoga kisah perjalanan cinta mereka, bisa menjadi sesuatu yang boleh kita ambil hikmah nya. Darwin, silahkan di putar. Selamat menikmati video nya.." ucap di pria gemulai meninggalkan podium pemberkatan.
Setelah turun, sang pria bertulang lunak tersenyum misterius ke arah salah satu keluarga mempelai pria.
Video pun mulai di putar, memperlihatkan foto juga beberapa potongan video yang di edit menjadi satu di dalam nya. Bagaimana mesranya pasangan tersebut, membuat semua orang sejenak melupakan kejadian memalukan tadi.
Miguel kembali tertegun, bagaimana bisa sang ibu memiliki beberapa foto dan video tersebut. Apa kah Clara yang memberikan nya? dia bahkan hampir tak ingat jika pernah berpose seintim itu dengan Clara. Pria itu malah mengingat momen intim nya bersama Charlotte. Dan itu membuat nya kembali frustasi.
Miguel memutuskan untuk duduk membelakangi video yang tengah di putar di belakang nya. Menatap satu persatu wajah keluarga nya yang baru saja dia coreng arang di sana, akibat ulah Clara.
Tak lama suara mulai kembali heboh, dan para tamu dan saksi nikah serentak menutup mulut mereka. Sebagian menutup mata mereka dengan mulut ternganga. Miguel mengernyit heran. Namun suara de sa han seseorang yang suara nya sangat dia kenali, membuat pria itu mau tak mau menoleh ke belakang.
Kedua lutut Miguel seperti tak bertulang, lemas tak berdaya. Pria itu kembali terduduk dengan tubuh bergetar menahan amarah dan rasa malu yang amat sangat.
Di dalam video tersebut, terlihat Clara tengah di gagahi bergantian oleh tiga pria di sebuah kamar hotel. Dan juga dengan dua pria di sebuah ruang VIP club malam. Juga potongan video lain nya yang tak kalah mencengangkan. Wanita itu tengah bercinta dengan salah satu kepala staf divisi utama di tangga darurat kantor nya.
Miguel tertawa sembari menahan sesak tak terkira, bertepatan dengan Clara yang baru saja masuk kembali ke aula pemberkatan bersama sang ibu. Mata kedua wanita itu hampir melompat keluar, saat melihat potongan adegan demi adegan syur Clara di dalam tayangan video tersebut.
Clara berlari tunggang langgang tanpa peduli lagi pada gaun sesak nya. Gaun itu pun mengalami nasib yang serupa, robek di beberapa bagian. Namun Clara tak lagi peduli. Tujuan nya hanya satu, mematikan sumber pemutar video tersebut. Namun sayang dia tak tau di mana letak nya.
__ADS_1
Wanita itu berteriak histeris, sambil menangis keras menahan rasa malu. Dengan gaun robek, Clara berjalan ke arah Miguel lalu menjatuhkan tubuhnya. Miguel beringsut mundur, sungguh dia jijik di sentuh oleh wanita itu.
"Pergi lah Clara! sebelum aku berbuat kasar pada mu." Usir Miguel berdesis pelan. Clara menggeleng kan kepalanya kuat.
"Tidak! aku tidak mau! pernikahan ini harus tetap berjalan, aku mohon maafkan aku. Aku khilaf, aku di jebak sayang. Semua pasti ulah keluarga mu kan? ibu mu tak pernah benar-benar menyukai ku, setiap aku datang selalu di jadikan pengasuh adik-adik mu yang menyebalkan itu. Ini pasti ulah nya, ya aku yakin itu!" tuduh Clara menuding kan telunjuk nya pada Mishy yang berdiri di samping sang suami dengan wajah sendu.
Plak
Suara tamparan begitu nyaring terdengar, membuat semua orang terdiam.
Kilat kemarahan di wajah Miguel terlihat menyala layaknya kobaran api.
"Pergi dari sini, bawa semua keluarga mu. Tidak akan ada pernikahan di antara kita. Aku menyesal telah memilih sampah seperti mu dan membuang berlian yang berharga." Ucap Miguel lantang.
Sementara si tulang lunak kembali ke atas podium untuk menenangkan situasi. Dan beberapa orang menyeret keluarga Clara keluar dari aula. Meski terus memberontak, tak ada yang mengidahkan hal tersebut.
"Maaf semua nya, ada sedikit kesalahan teknis. Silahkan menuju ballroom resepsi di lantai atas. Terimakasih sudah ikut berpartisipasi dalam prosesi pemberkatan gaib ini, jangan lupa perhatikan ponsel masing-masing. Dengar suara notifikasi nya dan lihat limit nya, mohon agar kalian semua memiliki jantung yang sehat. Oke epribadeeehhh..!" Ucap Dolsen dengan gaya gemulai yang empuk.
Dan pria paruh baya yang bertugas sebagai romo palsu tadi sebenarnya hanya lah seorang prodiakon. Pastur yang sesungguhnya ada di lantai atas di mana acara resepsi juga pemberkatan akan di laksanakan. Dan tentu saja jauh lebih megah dari dekorasi di aula tersebut. Yang hanya menggunakan bunga-bunga plastik, juga bahan murah lain nya. Namun di dekorasi dengan sedemikian rupa sehingga terlihat begitu mewah.
"Kak kita berhasil, rencana mu sungguh spektakuler. Aku sampai ingin menangis keras saking terharunya." Ucap Mishy di ujung ponsel nya. Resy lebih dulu di ballroom atas namun masih dalam ruang rahasia. Di mana sang mempelai wanita yang sesungguhnya sedang dirias secantik mungkin.
__ADS_1
Meski awal nya sangat sulit meyakinkan Charlotte akan pernikahan tersebut. Namun berkat bujuk rayuan kedua orang tua nya juga keluarga besar Mishy. Akhir nya Charlotte luluh juga, terlebih saat Rosy mulai berlakon layaknya Nenek tua tak berdaya yang mengalami serangan jantung dadakan karena penolakan nya.
Kini wanita itu terlihat gelisah, ketakutan nya akan bertemu dengan Miguel membuat nya tak tenang. Takut di tolak juga di permalukan. Takut di sakiti dan banyak lagi pikiran negatif bersarang di kepala nya.
"Sayang, sebentar lagi acara pemberkatan akan di laksanakan. Tenang kan diri mu, kasian cucu mama di dalam sini. Dia akan ikut stress dan itu mempengaruhi perkembangan nya. Benarkan jeng?" ujar Resy melirik penuh makna pada calon besan nya.
"Benar sayang, bayi mu bisa stress. Dan bisa berakibat buruk pada nya, jadi rileks saja oke? tarik nafas dalam lalu hembuskan perlahan." Titah sang ibu ikut menenangkan.
Charlotte bahkan hampir tak dapat menarik nafas panjang, saking gugup bercampur dengan rasa takut menghantui pikiran nya.
Meninggalkan Charlotte dalam kegelisahan nya, Miguel kini tengah berada di rooftop gedung hotel tersebut.
Pria itu terlihat acak-acakan, dasi nya menggantung miring, dan kancing kemeja putih nya terbuka dua kancing. Pria itu merasa sesak atas pengkhianat sang kekasih dengan cara yang begitu murahan.
"Pantas saja aku tak pernah benar-benar bisa mencintai mu begitu dalam, seperti perasaan sayang ku pada Charlotte. Rupa nya kau tak lebih dari seorang ja l ang! Ya Tuhan! kembali kan Chalot ku, aku membutuhkan nya sekarang. Kini aku sadar jika hati ku menginginkan wanita itu lebih dari apapun. Tolong, kembalikan dia pada ku..." Miguel tergugu sambil berlutut di bawah sinar mentari yang mulai beranjak naik ke peraduan.
Wira berdiri tepat di belakang tubuh sang anak, pria itu tersenyum senang saat mendengar kalimat penyesalan sang putra tersayang. Rupanya putranya itu telah kembali pulang ke jalan yang seharusnya.
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
...----------------...
__ADS_1
...Satu bab lagi ini meluncur, semoga bisa menghibur kalian semua. Selamat bermalam minggu ria para pembaca setia ku, dan makasih bagi yang sudah mampir 🙏🙏😙😙...
...Luv yuu kalian semua 🤍🥰🥰🤍...