Rosy Sanders!

Rosy Sanders!
Resy yang egois _I'm not Sanders!


__ADS_3

Resy bergeming, sekejap menggeleng pelan seperti orang linglung. Kalimat Nathan sulit untuk dia terima.


"Wira pria yang kau pilih, kau bahkan lebih mempertahankan nya ketika kecurigaan Wira mulai mencuat. Aku menyaksikan bagaimana kau begitu panik ketika mendapati pertanyaan demi pertanyaan dari kekasih mu. Di saat itu aku mulai menyadari, jika hatimu bukan lagi untuk ku. Aku kecewa, jelas. Sakit hati, itu pasti. Tapi seiring berjalannya waktu aku mengerti, tiga tahun bukanlah waktu yang singkat. Kau berhak memilih kebahagiaan mana yang harus kau kejar. Dan kau sudah meraihnya, jalani lah dengan bahagia. Aku sudah mengikhlaskan mu bahkan sebelum aku bertemu dengan Lily ku. Jadi Lily, bukalah pelipur lara, bukan pula pelarian semata. Hatiku telah terpanah oleh kebaikan hati, yang tak semua orang miliki."


Resy terisak semakin kuat, bahunya berguncang hebat. Dia telah terperosok jauh ke dalam lubang neraka buatan nya sendiri. Kini dia sangat menyesali nya. Saat sadar jika perasaan nya pada Wira hanya sebatas pelarian, dari rasa kesepian akan sebuah perhatian. Namun untuk keluar dari sana, dia tak menemukan pijakan yang kokoh. Berkali-kali mencoba, berkali-kali pula dia terjatuh bahkan semakin dalam.


Pernikahan sudah di depan mata, kepanikan semakin melandanya. Bolehkah dia egois sekali lagi? sungguh dia tak sanggup membayangkan, hidup berdua seumur hidup bersama pria yang tidak dia cintai. Dia ingin Mishy kembali mengalah untuk nya. Ya, Mishy adik kecilnya. Wanita itu pasti mau mengalah padanya seperti yang sudah-sudah.


Tak ada yang tau, jika Mishy selalu mengalah untuk Resy sedari mereka kecil. Mishy bahkan menjadikan dirinya tameng bagi Resy yang lemah, kala ada yang berbuat jahat pada sepupu nya itu. Dan sekarang, Resy meminta hak nya sebagai seorang kakak, agar Mishy mau mengalah lagi kali ini.


Dengan tanpa mengatakan apapun, Resy pergi membawa perasaan nya yang terluka. Kata-kata Nathan sungguh melukai harga dirinya, sebagai seorang wanita yang pernah bertahta di hati pria itu.


Nathan menatap iba pada mantan kekasih nya. Hatinya lega karena telah mengurai segala isi hatinya. Kini beban itu telah terangkat. Dia hanya perlu fokus pada Lily nya, menjadikan wanita itu ratu di hati juga hidupnya.


🌷🌹🌷🌹🌷🌹🌷


Mishy membuka pintu ruang pribadi nya di butik, wanita itu tengah mengalami mimisan yang hebat sebelum suara gedoran pintu ruangan nya berbunyi keras. Lekas Mishy membersihkan wastafel lalu mencuci wajahnya.


Klek


"Kak Resy?" Mishy menatap heran melihat penampilan Resy yang nampak begitu kacau.


"Masuklah, ganti pakaian mu dulu kak. Nanti kau bisa sakit jika basah-basahan seperti ini. Tunggu sebentar, aku ingin mengambil kan baju ganti untuk mu. Mandilah di da....."


Mishy terkesiap, saat Resy memeluk nya dengan tubuh bergetar hebat. Tangis pilu itu serasa menyayat hati nya. Ke-dua tangannya terulur untuk mengelus punggung sang kakak dengan sayang.

__ADS_1


"Katakan, apa yang terjadi padamu? apa Wira menyakiti mu, hmmm? katakan padaku, akan ku beri dia pelajaran." Ujar Mishy penuh perhatian. Sama seperti dulu, tak ada yang berubah. Wanita itu selalu semanis itu pada siapa pun. Sikap nya yang hangat, selalu mampu menghipnotis siapa saja yang mengenalnya. Di luar terlihat dingin, namun nyatanya, Mishy jauh lebih segala-galanya dari seorang Resy yang terkenal ramah, lemah lembut dan murah senyum.


Resy mengurai pelukan mereka, lalu menatap manik sang adik dengan hati tak karuan. Haruskah dia kembali merebut apa yang seharusnya Mishy miliki. Tapi dia juga tak punya pilihan lain, perasaan nya juga layak untuk di perjuangkan.


"Apa hubungan mu dengan Nathan sudah cukup serius?" Resy menatap Mishy dengan tatapan penuh selidik. Matanya yang masih memerah tampak menyorot tajam. Sangat kontras ketika wanita itu baru tiba, begitu rapuh dan putus asa.


"Kenapa? apa hubungan kami mengusik ketenangan mu kak?" Mishy balik melontarkan kalimat tanya. Intonasi nya sangat datar dan tenang.


"Jawab saja Mishy, aku butuh kepastian. Ini menyangkut kebahagiaan ku kelak." Nada suara Resy mulai meninggi. Dia tak tahan dengan sikap tenang yang di perlihatkan oleh Mishy. Membuat sisi keegoisan nya tersentil ngilu.


"Jika hubungan ku berkaitan dengan kebahagiaan mu, apa aku tak boleh tau, kenapa kau tiba-tiba bertanya. Jika kau butuh kepastian, maka aku butuh jawaban. Sesederhana itu kakakku sayang." Mishy tersenyum simpul, sungguh wanita yang memiliki kendali emosi luar biasa.


"Nathan adalah kekasih ku jauh sebelum menjalin hubungan dengan mu. Kami bahkan masih berhubungan ketika tiba-tiba Nathan hadir dan kau perkenalkan sebagai kekasih mu. Kau menikam ku Mishy, kenapa kau jahat sekali padaku, hah?!" Resy berteriak marah, sorot matanya semakin tajam dan penuh emosi yang meluap-luap.


Mishy menatap datar sang kakak sepupu, dalam diamnya dia berusaha untuk menekan perasaan nya sendiri. Dia jahat? dia yang menikam wanita yang terlihat rapuh itu? tidak salahkah tuduhan itu terlontar padanya?


Degh!


Jantung Resy seperti di tikam belati. Untuk pertama kalinya, Mishy menyebut nama nya tanpa embel-embel kakak di depan nya. Kenapa sesakit ini, Resy merasa tak di hargai sebagai sepupu tertua keluarga Sanders.


"Aku tak mengerti maksud mu.." Resy membuang pandangannya ke sembarang arah.


Mishy tertawa renyah, sangat renyah hingga Resy merasa sedang di permainan.


"Kau lupa, apa kau sehat Resy? aku berusaha menyelamatkan mu dari pertikaian dua pria, seharusnya kau berterimakasih padaku. Tapi lihat lah, kau bahkan menuduh ku yang tidak-tidak. Aku iba melihat nurani mu yang mulai tersesat. Pergilah, jika kau menginginkan Nathan dan dia juga menginginkan mu. Maka ambillah, kadang ada sampah yang masih layak untuk di daur ulang. Namun adakalanya, sampah tetap lah seonggok sampah. Aku tak perlu repot-repot menyingkirkan nya, karena kau sendiri sudah bersedia untuk memungut lalu menampung nya, dan membersihkan area ku dari sepah." Kata-kata tajam Mishy telah melukai harga diri seorang Resy.

__ADS_1


Wanita itu melayang kan tangan nya hingga menimbulkan bunyi yang cukup keras. Telinga Mishy mendengung hebat, sakit kepala nya semakin bertambah parah. Namun Mishy masih berdiri kokoh di tempat nya. Wanita itu menyeka sudut bibir nya yang sedikit berdarah. Resy menampar nya dengan kekuatan maksimum untuk ukuran orang yang tengah marah dan merasa terhina.


"Kau keterlaluan Mishy!" Resy menatap nyalang pada sepupu nya, tatapan penuh kebencian, iri dan dengki yang tak terkatakan.


"Aku akan merebut apa yang seharusnya menjadi milik ku, apapun caranya! Dan kau, akan ku pasti kan menangis darah saat melihat kebahagiaan ku bersama Nathan kelak." Resy berbalik hendak meninggalkan Mishy, namun sebelum mencapai daun pintu wanita itu kembali memutar tubuhnya.


"Aku sedih melihat mu, kau bersikap tegar kayaknya karang. Tapi kau sebenarnya sangat rapuh. Kau berusaha untuk mengelabuhi semua orang, tapi tidak dengan ku. Aku tau rahasia besar tentang mu dan akan ku jadikan senjata untuk menghancurkan mu kelak. Semua yang menjadi milik mu, akan beralih padaku. Karena aku lah yang layak untuk di pandang, sebagai seorang Sanders sejati. Bukan kau, bukan pula Mylo." Setelah mengucapkan kalimat menyakiti hati Mishy, Resy pergi dengan senyum puas di bibir nya.


Dia yakin, Mishy pasti kalang kabut akan ucapan nya tadi. Mishy pasti tak menyangka, rahasia besar nya akan di ketahui oleh Resy.


Seperginya Resy, Mishy merasakan kepalanya berputar hebat. Dengan langkah pelan, Mishy mencoba untuk berjalan menuju ranjang nya. Namun sesaat akan sampai, tubuhnya sudah tak mampu lagi menopang beban rasa sakit yang kini menjalar hingga ke tulang-tulang nya.


Mishy terjatuh dan tak sadar kan diri, darah segar mengalir dari kedua lubang hidung nya. Di sisa kesadaran nya, Mishy hanya berharap bisa bertemu dan melihat putra kesayangannya, Miguel. Matanya mulai meredup dan......


...****************...


Ayo gas komen kak, jangan lupa sajen nya juga ya🤗🤗😁 author butuh banyak gift sajen biar tetap semangat, komen, like n vote nya.


Makasih yang sudah bertahan jadiin novel ini favorit, kalian hebat dan baik pokok nya. Othor sayang kalian, salam sayang dan pelukan hangat online dari othor 🥰🥰🥰🤍🤍🤍


Sehat selalu dan jangan lupa menebar kebaikan hati untuk semua orang. Tuhan memberkati 😇😇😇😇


Luv yuu banyak-banyak 💝💞💝💞💝💞💝💞💝


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...

__ADS_1


Bagi yang beragama kristiani. Selamat menunaikan kewajiban umat Katholik dimanapun kalian berada. Mari saling mendoakan dalam rantai panjang, bulan penuh keberkahan (bulan Maria/bulan Rosario)😇🛐🤲


__ADS_2