
Entah siapa yang memulai, hingga kini kedua insan itu mulai saling menyesap, dan memberikan sentuhan ringan.
Rosy terengah begitu pula Harland, bertahun-tahun tak pernah merasakan sentuhan lawan jenis. Membuat keduanya seakan kehausan saat pertama kali saling menyentuh. Harland mengusap bibi istri nya yang terlihat membengkak akibat ulah nya. Dia terlalu gemas pada bibir tipis itu.
"Rasanya masih sama, membuat ku candu. Astaga! kapan kepala ku pulih, ini membuat ku frustasi." Ucap Harland mengeram kesal lalu tak lama meringis menahan nyeri di kepala nya.
"Ck! candu? sejak kapan, bukan kah kau selalu sibuk mencari candu di bibir Sindy." Entah kenapa Rosy masih belum bisa berdamai dengan rasa cemburu di masa lalu nya yang terpendam.
Harland tertawa pelan sembari menahan ngilu di kepalanya.
"Aku bahkan jarang mencium wanita itu sayang, kau tau betapa binal nya ja*l*ang yang sayangnya pernah ku cicipi di masa lalu. Wanita itu selalu bermain cepat dan tergesa-gesa. Aku tak pernah menikmati permainan yang benar-benar *mengenyangkan* selain dengan mu." Jelas Harland serius. Tak ada raut kebohongan dari wajahnya.
"Kau bahkan sering menyebut namanya saat sedang bercinta dengan ku." Lirih Rosy, Harland tercenung, dasar fantasi liar jahanam batin nya merutuki dirinya sendiri. Sungguh Harland tak berniat untuk menyakiti hati istri nya. Kata itu reflek saat diri nya berusaha untuk mencari sensasi yang belum pernah dia rasakan bersama Sindy. Dan hanya Rosy lah yang mampu membuat nya benar-benar mencapai puncak nirwana dengan perasaan penuh. Dan itu membuat nya kesal saat itu, Sindy yang dia harapkan bisa memuaskan hasrat nya, namun Rosy lah yang memenuhi semua ekspektasi nya tanpa sadar.
"Maaf sayang, aku memang bodoh dulu. Tolong jangan ingatkan lagi aku pada kebodohan ku yang itu, aku tak sanggup mendengar nya. Sejak dulu kau adalah candu ku, namun hati ku selalu menyangkalnya. Aku menyukai mu sejak SMA, namun aku merasa berhutang nyawa pada orang yang salah. Hingga akhirnya kesalahan-kesalahan lain pun menyusul dan membutakan mata hatiku." Harland berusaha untuk tak menangis keras, kepalanya berdenyut nyeri akibat menahan gejolak hatinya yang perih. Rupanya dosa masa lalu itu masih terus menghantuinya hingga kini. Sungguh dia ingin melupakan jika dia pernah menjadi pria brengsek yang tak punya hati nurani.
"Maaf jika aku terus mengungkit nya, aku sungguh tak bermaksud. Hanya saja hatiku masih mendendam pada masa lalu, itu masih sulit untuk ku pulih kan." Rosy mengusap lembut air mata suaminya. Melihat Harland begitu rapuh, membuat hatinya sakit sendiri.
"Mulai sekarang aku tidak akan membahas apapun tentang masa lalu. Mungkin aku terlalu lama hidup dalam kemandirian ku, hingga lupa rasa indahnya diperhatikan. Aku larut dalam lukaku, hingga tak sadar kau juga membawa beban luka yang sama. Berjanji lah tidak akan pernah menyakiti ku lagi, aku tak sanggup kembali terluka. Terlebih oleh orang yang sama." Ungkap Rosy menatap manik Harland menuntut jawaban atas permintaan nya.
Harland tersenyum lebar, tentu saja dia akan mengabulkan nya. Membayangkan menyakiti wanita itu, sama seperti menggores pisau di jantung nya sendiri.
"Mari kita sama-sama berjanji, berjanji lah kau tak akan tergoda pada pria tampan yang mapan dan segala-galanya dari ku. Aku bahkan rela menjadi budakmu seumur hidup, asal bisa selalu bersama mu. Sebesar itu rasa yang kupunya untuk mu, melebihi perasaan lain yang pernah hinggap di hatiku sebelum nya. Sangat dalam dan tak bisa ku selami."
__ADS_1
Rosy mengangguk mantap, kedua insan fana itu saling mengucapkan janji untuk mengikat kesetiaan hati masing-masing. Berjanji untuk saling mencintai dan berbagi kasih sepanjang helaan nafas masih berembus.
Perjalanan cinta mereka baru di mulai, terpaan cobaan silih berganti. Bibit-bibit perusak rumah tangga hadir bagai tamu tak di undang, namun keteguhan hati kedua nya mampu menghalau hama-hama perusak tersebut dengan mudah. Terutama Harland memang tak pernah memberi celah sedikitpun.
Sindy? wanita itu menderita HIV, namun ambisi nya untuk meraih hati kedua pria dari masa lalu nya. Bagai penyemangat yang tak mengenal kata lelah dan malu. Perjuangan Sindy di tengah penyakit yang terus menggerogoti pertahanan sistem imun tubuh nya, berujung tidak baik. Wanita itu meninggal dengan cara yang cukup tragis. Di temukan membusuk di sebuah kamar kontrakan nya dalam keadaan tak berbusana.
Rupanya pelanggan terakhir wanita itu meninggal kan Sindy dalam keadaan tak sadar. Setelah permainan penuh peluh menguras energi, tubuh lemah Sindy tak mampu lagi menopang rasa sakit. Si pria yang ketakutan lantas meninggalkan Sindy yang pingsan tanpa sempat memakai kan wanita itu pakaian. Gilanya lagi, meski sudah dalam keadaan tak sadar, si pria yang tak mu rugi tetap melanjutkan permainan nya seorang diri. Sementara Sindy barangkali sudah otw menjemput akhirat. Setelah puas dengan nafsu bejat nya, si pria mengambil semua uang milik Sindy berikut beberapa perhiasan wanita itu.
Sudah jatuh tertimpa batu pula, begitu lah nasib naas seorang Sindy. Di tengah penyakit mematikan nya, wanita itu tetap membuka lahan basahnya untuk menopang gaya hidup nya. Dengan tubuh kurus kering, Sindy selalu berdalih jika dirinya tengah melakukan diet ketat demi menjaga proporsional tubuh nya. Tak ada yang menyangka, jika wanita itu tengah menebar benih penyakit nya, pada wanita lain melalui para suami jahanam wanita-wanita tersebut.
ย
...End...
Season 1 telah usai, berikut nya kita beralih pada cerita anak-anak mereka.
Mylo si kaku, datar dan tak tersentuh. Memiliki mulut setajam belati, siapa sangka pria yang ketika kecil lebih banyak diam dan memendam. Kini memiliki hobby mengumpat dan melatih pita suara. Tak ada kata-kata yang tak berujung menyakiti perasaan orang lain. Namun pria angkuh itu selalu enggan mengakui kesalahannya, meski jelas jika dirinya tengah salah sekalipun. Dan yang paling mengherankan, para wanita selalu berebut mencari perhatian pria kaku tersebut.
Mishy si ceriwis, gadis kecil itu tumbuh dengan limpahan kasih sayang yang tak terhingga dari kedua orang tua nya. Namun berbeda dengan Mylo, Mishy tumbuh menjadi lebih pendiam ketika mulai beranjak dewasa. Di usianya yang menginjak 26 tahun, Mishy belum pernah sekalipun terlihat menjalin hubungan dengan pria manapun. Gadis itu lebih fokus mengejar karirnya sebagai seorang model ketimbang menjadi dokter sesuai rencana awalnya. Itu membuat Rosy uring-uringan, Rosy yang datar berubah menjadi lebih aktif dalam berolah vokal.
Resy, putri sulung Roky itu memilih profesi sebagai seorang dokter kandungan sekaligus direktur di rumah sakit yang dulu Rosy pegang. Gadis itu telah bertunangan dengan seorang pria tampan, bernama Wira Artakusuma. Seorang CEO perusahaan otomotif terbesar di Asia tenggara. Pria matang berusia 29 tahun tersebut jatuh cinta pada Resy karena kebaikan hati gadis itu. Resy pernah menolong nya ketika dirinya terjebak di dalam mobilnya. Wira terkunci di dalam mobil yang tertimbun salju tebal. Di sisa kesadaran nya, wajah Resy terekam jelas walau samar. Setelah di rawat selama satu minggu di rumah sakit San Fransisco, California. Wira memutuskan untuk mencari tau tentang dewi penolong nya.
Hingga akhirnya Wira mengetahui jika, nama gadis itu adalah Resy Sanders. Berprofesi sebagai seorang dokter kandungan di Jakarta, sekaligus seorang direktur rumah sakit tempat nya bekerja. Sungguh Wira langsung mengagumi sosok Resy, dia menyukai wanita cerdas dan mandiri seperti Resy. Wanita lemah lembut yang akan melengkapi hidup nya yang hampa. Perceraian kedua orang tua nya membuat nya menjadi seorang Casanova. Namun pertemuan nya dengan Resy sang dewi penolong, telah mengubah segalanya.
__ADS_1
Hingga suatu fakta terungkap, membuat kehidupan Wira berubah 1800 derajat. Pria itu menjalani hidup nya seperti menelan cairan empedu setiap detik nya.
Hayooo...ada yang penasaran gak sama kisah mereka? kalau komennya banyak author bakal lanjut. Karena berhubung novel ini selalu di tolak kontrak nya dengan alasan terlalu vulgar, othor jadi sedikit sedih๐ข
TIGA KALI, GUYS!! NYESEK๐๐ญ๐ญ
Tinggal kan jejak kalian sebanyak-banyaknya yaa, supaya othor tetap semangat buat melanjutkan novel remahan ini.
Seharusnya belum tamat secepat ini, tapi berhubung ada segumpal hati yang mengalami kekecewaan pada pihak terkait. Maka novel ini othor tamatkan saja lebih cepat. Meski memotong alur naskah yang sudah dibuat, biarlah nanti di edit untuk melanjutkan kisah anak-anak keluarga Sanders dan Pratama saja.
Kalian pasti bertanya-tanya, kenapa pengenalan tokoh Resy lebih dominan, kan? itu karena semua karena kisah ini akan berawal dari sana. Dari seorang Resy Sanders. Nama yang di wariskan oleh sang ayah, Roky Sanders. Sehingga tokoh utama nya sedikit tenggelam. Dia adalah Mishy Pratama.
Jadi season 2 nanti, gini judul bab nya ;
RS's_I'm not Sanders!
Jadi kisah ini bermula dari sebuah kesalahpahaman tokoh Wira dalam mengenali seseorang. Kemudian bagaimana seorang Wira begitu mengagumi sosok Rosy Sanders. Sehingga apapun yang berhubungan dengan nama Sanders, adalah hal yang hebat dan layak untuk di kagumi dan di perjuangkan.
Sorry guys, ringkasan cerita nya terlalu panjang, semoga gak bosan๐คญ๐
Jangan lupa jejak cinta kalian kalau masih mau cerita ini tetap stay di lapak ini ya readers ๐ค๐ค๐๐
Luv yuu epribadeeehhh ๐ค๐ค๐ฅฐ
__ADS_1