
Apa jantung mu berdebar-debar, Tatan?" tanya Mishy dengan tatapan tak terbaca. "Apa Resy lupa, jika aku selalu ada di sekitar mu setiap saat..." Gumam Mishy membuat Nathan heran sekali berdebar kencang. Mishy selalu bisa membuat nya seperti di ajak maraton mendadak.
"Ada apa sayang?" Tanya Nathan was-was sekaligus penasaran.
"Coba lihat tulisan kecil di samping ini, ini adalah usia kehamilan Resy. Apa kau ada menyentuh nya lagi setelah kalian menikah?" Tanya Mishy memicingkan kedua mata nya dengan tatapan penuh selidik. Nathan melotot sempurna, apa-apaan ini.
"Hei sayang, aku bahkan tak pernah kembali ke rumah itu lagi sejak satu hari setelah pernikahan. Meski Resy pernah menyusul ku dan menginap di rumah, aku lebih memilih tidur bersama papa. Dengan begitu Resy tak akan punya celah untuk menjebak ku lagi. Tanya saja pada papa, aku lebih sering menjadi bayi nya selama satu bulan belakangan ini." Jawab Nathan dengan wajah panik.
Tatapan tajam Mishy benar-benar membuat nya ketakutan setengah mati. Mishy menghela nafas panjang, dia percaya pada Nathan tapi tidak dengan Resy. Wanita itu selalu memiliki ide gila untuk mencapai tujuan nya.
"Usia kehamilan nya baru 3 minggu, dan kau melakukan itu dua minggu sebelum pernikahan kalian. Dan jika benar hanya sekali, arti nya sekarang Resy harus nya sudah mengandung dengan usia kehamilan 5 minggu. Tidak molor sejauh ini, apa benih mu sempat melakukan demo sebelum sampai ke dalam rahim nya..." Seloroh Mishy mencair kan suasana.
Dia tak ingin membuat Nathan semakin panik, itu tak baik bagi kesehatan jantung pria itu.
"Ck! Mana ada seperti itu...kau ini, membuat jantung ku maraton saja..eh, tapi jika baru tiga minggu, artinya ada kemungkinan itu bukan benih ku?" Tanya Nathan dengan wajah berbinar cerah.
Mishy mengendik kan bahu nya, dia pun tak yakin namun akan dia tanya kan pada sang ibu.
"Kirim padaku foto USG calon anak mu Tatan.." ledek Mishy tak henti-hentinya membuat kinerja jantung Nathan di pertaruhkan. Nathan mendelik kesal, dia malah berharap itu bukan lah benih nya.
__ADS_1
"Ponsel ku ada di tangan mu sayang, kau hanya perlu mengirim nya saja. Tidak ada rahasia apa pun di dalam nya. Hidup ku ini milik mu, my secret beloved girlfriend.." tegas Nathan mencium dalam kening sang kekasih yang sudah menjadi rahasia umum itu.
"Aku akan meminta penjelasan mama, semoga saja dugaan ku benar. Seperti nya kau harus mulai bersikap manis pada Heru, beri pria hadiah atas kerja keras nya untuk membebaskan mu dari jerat Resy." Nathan kembali di buat heran. Apa hubungan nya security rumah sang mertua dengan Resy. Otak nya mendadak bodoh seketika.
"Katakan dengan jelas sayang, jangan membuat ku penasaran..." Pinta Nathan merengek. Mishy tertawa geli melihat tingkah Nathan yang selalu manja pada nya. Tak jarang Nathan dan Miguel berebut untuk mencari perhatian nya. Namun kedua pria beda generasi itu selalu akur dan kompak dalam menjaga bidadari kesayangan mereka.
"Kau akan tau nanti, setelah aku yakin dengan dugaan ku. Sekarang aku harus kembali ke butik dulu, dan selamat atas kehamilan istri anda tuan Nathan..." Tawa Mishy pun pecah setelah mengucapkan kalimat penuh nada ledekan tersebut. Dan itu berhasil membuat wajah Nathan pias dan masam. Dia hanya berharap Mishy lah yang akan menjadi ibu dari anak-anaknya.
"Hanya perut mu saja yang akan aku isi benih ku sayang, anak-anak ku akan tumbuh sehat dan cerdas seperti mu. Aku harap kelak gen mu lebih mendominasi anak-anak kita, baik kecerdasan maupun kecantikan seorang Mishy Pratama. Aku akan bangga jika orang-orang memuji anak kita karena semua kemiripan yang menyerupai dirimu." Tutur Nathan dengan mimik wajah serius. Pria itu mengusap pelan pipi kekasih nya sambil menatap dengan tatapan penuh puja.
Mishy melihat ketulusan dalam setiap kalimat kekasih nya, dia merasa sangat di cintai.
"Terimakasih sudah menginginkan ku untuk menjadi wanita hebat yang mengandung anak-anak mu kelak. Dan aku tak akan bisa mewujudkan nya jika kau masih menjadi suami wanita lain, dunia akan mengecap ku sebagai seorang pelakor jahat. Aku tak mau anak-anak ku di cap sebagai anak haram seorang pelakor." Tegas Mishy melingkar kan kedua tangan nya di leher Nathan.
"Terimakasih sayang, sebentar lagi...bantu aku membuktikan kelicikan Resy pada ku, aku sungguh sangat mencintai mu dengan seluruh hidup ku. Jangan ragukan itu..." Pinta Nathan penuh harap, dan di balas anggukan kecil dari Mishy.
🌹🌷🌹🌷🌹🌷🌹
Resy mengeram kesal, pesan nya hanya di baca namun tidak di balas dan lagi-lagi nomor nya langsung di blokir.
__ADS_1
"Lihat saja, anak ini akan mengikat mu pada ku lebih dalam tak peduli siapa ayah nya." Ucap Resy menggebu. Wanita itu sedang sangat kesal, merelakan harga dirinya jatuh berkali-kali hanya demi memuaskan hasrat nya. Membiarkan Heru menjamah nya sesuka hati dan memporak-porandakan area inti nya hingga tak berbentuk.
Mengabai kan Resy dengan segala ambisi nya untuk menguasai Nathan, beralih pada hubungan Roky dan Andin yang semakin hari semakin menempel bagai lintah. Roky bahkan membeli sebuah mobil baru demi bisa bebas mengantar jemput sang pujaan hati.
"Sayang, lihat ini...ini seperti nya menu baru, kita harus mencoba nya." Tunjuk Roky pada tulisan yang tertera di buku menu di tangan nya.
Andin membaca sekilas lalu mengangguk setuju, menu itu belum ada satu minggu yang lalu sejak terkahir mereka ke sana.
"Baiklah, mari kita coba memesannya. Semoga rasanya tak mengecewakan..." Roky memanggil seorang waitress lalu menyebutkan nama menu yang sudah mereka pilih.
"Ini kedua kalinya kita kemari bukan?" Andin hanya mengangguk pelan sambil menatap pria yang dua minggu lalu sudah mengklaim nya sebagai seorang kekasih.
"Artinya hubungan kita sudah berjalan satu bulan, dan resmi nya dua minggu yang lalu." Roky merapikan anak rambut Andin sambil membelai lembut pipi chubby sang kekasih. Andin sangat menikmati sentuhan yang di berikan Roky pada nya. Di usia nya yang tak lama lagi genap 33 tahun, Andin belum pernah merasakan belaian seorang laki-laki. Hidup nya fokus untuk belajar dan membahagiakan sang ibu, yang sudah berkorban banyak untuk nya.
...****************...
...****************...
...Maaf readers ku yang baik hati, semalam othor ketiduran, rasa lelah telah menguasai lebih mendominasi 😁😅...
__ADS_1
...Terimakasih sudah setia menanti update othor 🙏🙏😚😚...
...Luv yuu semuanya 😇😇🥰🥰🤍🤍...