Rosy Sanders!

Rosy Sanders!
Perjalanan waktu


__ADS_3

Kehidupan berjalan tak pernah bisa di ajak berkompromi.


Geko, si petualang cuan hingga rela menjadi seorang gigolo sebagai pria simpanan. Akhirnya menikah dengan wanita baik-baik dan terhomat seperti Vanya.


Meski sempat di teror oleh Sonya, namun semua teratasi ketika wanita binal itu berhadapan langsung dengan wanita keras seperti Vanya.


Sonya kalah telak. Ketakutan akan kehilangan semua gelimangan harta dari sang papa gula. Sonya memilih mundur dan merelakan Geko meski hati nya tak rela.


Namun apa daya, Vanya bukan lawan yang sebanding dengan nya yang hanya remahan ikan peda.


Selome hidup bahagia bersama Mallika si kecap manis kacang kedelai. Memiliki 2 orang anak yang lucu dan cerdas.


Sila pun telah menikah dengan seorang pria pilihan ke-dua orang tuanya. Dia tak menolak, karena hatinya pun berdebar kala pertama kali mereka di pertemukan dalam sebuah pertemuan keluarga.


Kedua nya juga menuai bahagia dengan empat orang anak.


Si bungsu Sintya memilih jalan yang cukup berbeda dan sedikit mendapatkan pertentangan keluarga. Gadis itu memutuskan untuk menjadi seorang biarawati, dengan menjadi seorang suster di sebuah yayasan anak- anak terlantar.


Sungguh pilihan yang sangat berat untuk di ikhlas kan dengan mudah terutama Satya. Dia ingin putri nya kelak ada yang menjaga nya ketika dia dan sang istri telah tiada.


Namun Sintya meyakinkan kecemasan kedua orang tua nya dengan kalimat yang mampu membuat semua keluarga bungkam seketika.


"Kenapa kalian begitu mencemaskan sesuatu yang bahkan belum terjadi? Apa kalian lupa, jika keamanan paling nyata dalam hidup, adalah perlindungan dari Tuhan? Aku aman bersama_Nya, Tuhan tau apa yang aku butuhkan bukan apa yang aku inginkan." Jawaban dengan kalimat sederhana, namun sangat dalam terasa hingga ke relung hati.


Tak ada lagi kalimat penuh nada keberatan. Hanya ada kata-kata penuh dukungan dari para sanak keluarga. Gadis itu benar-benar konsisten dengan pilihan nya. Tahun-tahun berlalu, kini telah terlewati dengan banyak kenangan manis yang telah mereka ciptakan untuk di kenang.


Dan hari ini, telah membawa mereka semua ke sebuah penghujung kisah dari salah seorang wanita tercinta mereka.

__ADS_1


Silvery baru saja menghembuskan nafas terakhir nya di usia 68 tahun. Sebuah duka mendalam yang masih sulit untuk di terima.


Satya, pria yang selalu menolak kenyataan akan kehilangan. Kini di hadapkan dengan satu kenyataan yang mengguncang ketentraman batin nya. Silvery, sang istri tercinta, telah di panggil pulang mendahului nya.


Guncangan yang membuat seluruh jiwa Satya bagai tercabut semua dari raga nya. Pria itu bahkan tak membiarkan para perawat melakukan tugas nya. Satu jam pasca wanita itu di nyatakan telah tiada. Satya tak melepaskan pelukannya barang sekejap.


Anak-anak nya pun tak dapat melawan kehendak sang ayah. Satya masih betah berada di dalam ruangan di mana tubuh sang istri mulai menuju kaku.


Satu jam pula, tak seorang pun dia bolehkan untuk masuk ke sana. Termasuk anak-anak serta cucu-cucu nya.


Hingga dua jam berlalu setelah kepergian wanita kecintaan mereka. Selome tak tahan lagi. Terutama si tua Naura. Wanita itu tak lagi mampu berdiri sendiri. Hanya terpekur di atas kursi roda nya menatap nanar ke arah pintu ruangan sang adik sekaligus ibu tirinya berada.


Hanya lelehan air mata, sebagai perwakilan hati nya yang amat dalam terluka. Baru setahun yang lalu dia kehilangan sang suami tercinta. Kini Silvery pun menyerah pada waktu. Dia hanya berharap giliran nya tak akan lama lagi. Dia sudah terlalu lelah meratapi kepergian orang-orang yang dia kasihi.


"Kak, cobalah membujuk daddy. Ini sudah dua jam lama nya. Kasihan mommy." Bujuk Sila yang masih terisak di pelukan sang suami.


Selome menghela nafas berat. Tanpa berkata apapun, pria itu masuk ke dalam ruangan ibunya.


Ya, Satya akhir nya mengetahui satu rahasia tentang dirinya. Ikatan batin yang sangat kuat dengan sang istri, menjadi akhir perjalanan panjang si pria yang tak pernah merasakan penuaan tersebut.


Duka mendalam yang Satya alami. Berbuntut pada kinerja jantung nya. Satya pergi dalam damai menyusul sang istri dengan hati yang bahagia. Inilah yang dia inginkan. Pergi bersama sang istri ketika waktu wanita itu tiba. Dan tercapai lah semua harapan nya.


Selome terduduk dalam diam. Tangisnya pecah tak lagi tertahan kan. Kedua orang yang mereka sayangi, kini telah berpulang dalam waktu bersamaan. Sila dan yang lain nya ikut masuk karena tak sabar menunggu Selome kembali keluar.


Namun apa yang mereka lihat benar-benar membuat duka mereka berlipat ganda. Tangis Sila dan Sintya pecah. Kedua wanita itu meraung pedih memeluk jasad kedua orang tua mereka.


Sungguh pemandangan yang mengiris hati. Dalam satu waktu, mereka harus merelakan dua orang sekaligus. Tak ada yang dapat menggambarkan bagaimana sedih nya mereka, di paksa keadaan untuk menerima kenyataan dengan lapang dada . Namun hati masih belum mengikhlaskan.

__ADS_1


Pagi yang cerah di pukul 10 pagi lewat 15. Acara pemakaman berlangsung khidmat. Di iringi doa serta ucapan turut berbelasungkawa dari para kerabat dan kolega.


Tak ada yang menyangka, jika pria yang sering mereka sangka masih berusia muda itu. Pergi dengan cara yang begitu indah. Sungguh ikatan cinta sejati nyata adanya. Di mana Satya telah menunjukkan pada dunia. Jika cinta yang terikat dengan hati, akan memberikan ikatan yang tak terpisahkan. Bahkan oleh maut sekalipun.


Perjalanan panjang seorang Satya, berawal dari seorang pria bajingan. Dan berkahir sebagai pria bucin hingga akhir hayat nya.


Tak ada dosa yang dapat di benarkan. Namun setiap individu berhak untuk merubah arah kehidupan nya. Berhak untuk mendapatkan kesempatan untuk memperbaiki diri nya. Begitu pun Satya. Pria dengan setumpuk dosa masa lalu, dan memutuskan untuk memperbaiki segala nya, dengan memberikan pengorbanan nyawa untuk seorang Silvery, sang istri.


Bahkan sejak dia belum begitu mengenali siapa yang telah dia tolong. Memberikan organ tubuh nya dengan suka rela tanpa pernah berharap akan mendapatkan balasan. Namun Tuhan sebaik itu, memberikan nya kebahagiaan yang sempurna bersama wanita yang tak pernah dia sangka-sangka.


Hanya terdengar suara isakan kecil dari para wanita. Sedangkan para pria berusia terlihat tegar walau menanggung beban luka yang sama. Berusaha untuk saling menguatkan, agar duka itu tak semakin menggerogoti jiwa.


Namun di balik duka lara tersebut, Satya berhasil membentuk ikatan kekeluargaan yang tak lekang oleh waktu. Ketiga anak nya telah sukses membuat nya merasakan nikmat nya hari tua bersama sang istri tercinta. Satya, pria itu begitu setia menemani Silvery tua dengan keriput di wajah nya.


Kulit yang tak lagi mulus namun keanggunan nya tak pernah memudar. Satya tak pernah merasa malu, membawa serta istri nya dalam berbagai kegiatan yang dia ikuti. Dengan bangga pria itu memperkenalkan, jika wanita cantik yang bersamanya. Adalah sang istri tercinta.


Hingga di titik ini, kebahagiaan penuh telah pria itu peroleh. Berpulang ke rumah keabadian bersama sang istri sebagai penuntun jalan. Sama seperti masa lalu. Saat jalanan pria itu masih berupa setapak yang penuh rumput liar.


Silvery hadir sebagai kompas juga lentera bagi pria pendosa seperti Satya. Hingga akhir nya pria itu menemukan, apa yang dia cari dalam sudut gelap kehidupan nya.


🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁**End🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁


Terimakasih banyak sudah menemani perjalanan panjang Rosy Sanders, hingga cucu cicit nya πŸ™πŸ₯°


Banyak hikmah yang bisa kita petik dari kisah ini. Mungkin cerita ini hanya sebuah kehaluan semata, namun setiap alurnya di kemas dengan epik agar pembaca dapat menikmati nya.


Merasakan apa yang sang tokoh alami, serta merasa turut dalam segala macam bentuk skenario penuh halu ini.

__ADS_1


Sekali lagi, terimakasih banyak untuk waktu yang kalian luangkan untuk membaca novel recehan ini. Sungguh author menyadari, jika novel ini masih jauh dari kata sempurna. Untuk itu segala kritik dan saran author terima dengan senang hati.


Terimakasih untuk cinta kalian, author menyayangi kalian semua dengan cinta yang sama. Tuhan memberkati πŸ˜‡πŸ₯°πŸ€**


__ADS_2