Si Miliarder Muda

Si Miliarder Muda
Aku Akan Mengabulkan 1 Permintaanmu


__ADS_3

Penerbangan berlangsung lancar tanpa hambatan tambahan seperti sebelumnya, dan para penumpang yang lain jadi banyak yang bergosip tentang Desta.


Tak sedikit pramugari yang membicarakannya juga, ada yang kagum ada juga yang berkhayal menjadi istrinya dan menjadi orang kaya.


Dengan ini Desta akan dikenal sebagai bos maskapai yang telah memberikan bawahan yang arogan sebuah pelajaran.


Tapi karena terlalu lelah mengurus ini dan itu, akhirnya Desta hanya tertidur di sepanjang perjalanan.


Selama 1 jam lebih di atas awan, akhirnya pesawat yang mereka tumpangi mendarat.


"Bontet, bangun..! Kita sudah mendarat..!" Debby memegang bahu Desta dan menggoyangkannya.


"Ah, akhirnya, oke ayo berangkat..!" Desta sangat bersemangat karena sebentar lagi dia akan bertemu dengan Kamandanu.


"Tuan, mau biar kubawakan saja barang bawaan Anda" ucap Roni yang menawarkan diri untuk membantu Desta, tapi sebenarnya dia mempunyai niat yang buruk.

__ADS_1


"Tidak perlu, aku bisa bawa sendiri..!" Desta menyadari hal itu, dan dia pun menolak tawaran Roni lalu berjalan keluar pesawat bersama Debby.


Saat tiba di area kedatangan, Desta langsung memesan taksi online, karena kali ini Desta dan Debby tidak membawa banyak barang, jadi mereka tidak perlu menunggu di ruang pengambilan barang bagasi pesawat.


"Kak Danu sudah datang belum, paman?" Desta mengirimkan pesan singkat kepada Sebastian untuk memastikan kedatangan Kamandanu.


"Seharusnya sebentar lagi dia tiba, apakah tuan muda sudah berada di Jakarta?" balas Sebastian.


"Baiklah, aku sudah tiba di bandara Soekarno Hatta, setelah mengantarkan Debby pulang, aku akan segera ke Heir Group" jawab Desta dan memasukkan ponselnya ke saku celananya.


"Bontet, apakah tidak apa-apa kau menghabiskan begitu banyak uang hanya untuk mengambil alih maskapai itu sepenuhnya?" ucap Debby berbisik pelan.


"Tidak masalah, lagipula itu bukan suatu hal yang merugikan, aku kan masih bisa dapat untung dari maskapai itu, terlebih lagi itu adalah salah satu maskapai terbesar di Indonesia" jawab Desta santai.


"Jadi nanti jika keluargamu bisa terbang gratis dengan maskapaiku..!" sambung Desta mengedipkan mata kanannya.

__ADS_1


"Tapi.." Debby malah merasa tidak enak karena seolah dia seperti wanita yang hanya mau diperistri oleh Desta karena kekayaan yang dimilikinya.


"Sudahlah, aku melakukan ini untuk masa depanku dan kau juga, Deb..! Jadi tidak usah berpikir yang aneh-aneh" Desta melihat raut wajah Debby yang sangat jelas jika dia sedang merasa tidak enak.


"Mmm, aku mengerti" Debby menganggukkan kepalanya dan bersandar di bahu Desta.


2 jam kemudian mereka tiba di kontrakan Debby dan Desta memberitahukan kepada supir taksinya untuk menunggu beberapa saat, karena Desta akan membantu Debby membawa barang bawaannya sambil memastikan Debby pulang dengan aman.


"Jadi setelah ini kau akan menemui kak Danumu itu hanya untuk berkelahi?" ucap Debby karena dia tidak mengerti dunia beladiri.


"Bukan berkelahi, tapi berlatih tanding" jawab Desta yang terlihat sangat bersemangat.


"Ya apapun itulah namanya, tapi jika sampai kau kalah, aku akan mencubitmu..!" ucap Debby ketus.


"Tenang saja, aku pasti akan menang dari kak Danu..!" Desta mengacungkan jempolnya kepada Debby.

__ADS_1


"Oke, kalau kau menang, aku akan mengabulkan 1 permintaanmu..! Tapi aku ingin kau merekam perkelahianmu itu agar aku ada buktinya" ucap Debby.


__ADS_2