Si Miliarder Muda

Si Miliarder Muda
Sebastian Curiga Pt.2


__ADS_3

Desta yang mendengarkan semua ucapan Sebastian dari balik tembok luar ruangan langsung tersenyum karena Sebastian mengerti apa yang harus dia lakukan.


“Ta-tapi pak” Denis terbata-bata karena tuduhannya terhadap Andre dipatahkan begitu saja karena kelalaiannya, dia melupakan detail seperti itu.


“Sial, benar juga, aku harusnya memikirkan hal itu jika ingin membuat tuduhan ini sempurna” gumam Denis kesal.


“Terlebih lagi, coba lihat ini” Sebastian menunjuk ke arah gelas minuman yang ada di dalam rekaman CCTV tersebut.


“Kenapa dengan gelas minuman itu pak?” semua orang bertanya tentang hal yang sama.


“Coba kalian perhatikan baik-baik, coba mundurkan videonya 1 menit ke belakang” ucap Sebastian untuk menunjukkan kecurigaannya.


“Putarlah..! Coba kalian perhatikan” ucap Sebastian dengan tegas, lalu semua orang termasuk Andre melihat rekaman tersebut.

__ADS_1


Namun tidak ada yang mengerti apa yang dimaksud dengan Sebastian, karena detailnya terlalu kecil untuk dilihat.


“Memangnya ada apa pak?” ucap Denis yang mulai tenang karena Sebastian seperti tidak menunjukkan sesuatu yang jelas.


“Kalian tidak bisa melihatnya? Baiklah, kalau begitu coba diperlambat” perintah Sebastian kepada Firman yang memutarkan videonya.


Semua orang kembali memfokuskan tatapan mereka kepada gelas minuman itu, dan betapa terkejutnya mereka dengan apa yang mereka temukan dari rekaman itu.


“Di dalam video itu, mana mungkin gelas minuman bisa menghilang begitu saja bukan? Memangnya ini industri pesulap?” tegas Sebastian yang menjelaskan tentang rekaman tersebut.


“Di detik ke 23 gelas itu masih ada di atas meja, tapi di detik ke 24, kenapa gelas itu menghilang? Apakah kalian tidak melihat ada yang janggal dalam rekaman tersebut?” Sebastian mempertegas maksudnya ketika melihat ada yang aneh dengan rekaman itu.


“Jadi maksud pak Sebastian video ini sudah dimanipulasi?” ucap Andre yang kembali menemukan secercah harapan setelah Sebastian menemukan kejanggalan tersebut, dia sangat kagum dengan kejelian Sebastian dalam meninjau semua hal.

__ADS_1


Desta mendengarkan semuanya, dan dia sangat bangga pada Sebastian yang bisa menemukan kesalahan tersebut, kini Desta ingin tahu siapa yang telah mengkambing hitamkan Andre agar dia dituduh sebagai pencuri.


“Sialan, Firman kau bodoh sekali..! Kenapa kau bisa melewatkan detail seperti itu” gumam Denis kesal sambil menggeretakkan giginya.


“Sekarang aku ingin tahu, siapa yang bertanggung jawab atas semua ini?” Sebastian menunjuk ke video tersebut dengan wajah curiga yang bisa menuduh siapa saja yang ada di sana.


“Karena yang aku tahu, ruangan kamera pengawas ini hanya bisa dibuka oleh pemegang kunci saja yaitu Firman si Satpam pengawas” ucap Sebastian yang menoleh ke arah Firman.


Firman pun terlihat sangat gugup dan canggung karena memang dialah yang mengedit video tersebut dan membantu Denis untuk menguatkan bukti tuduhannya kepada Andre.


“Baiklah kalau begitu, Firman, apakah ada yang ingin kau katakan?” ucap Sebastian dengan nada yang sangat dingin, semua orang jadi merinding saat mendengarnya, karena tatapan Sebastian sangatlah mengindimidasi walaupun tidak merubah raut wajahnya.


Dan semua orang pun melihat ke arah Firman termasuk Denis, dia berharap Firman tidak akan membocorkan rahasianya sekarang, dia tidak menyangka bahwa Sebastian akan seteliti ini dalam mengamati, dia telah salah perhitungan dan salah langkah dengan memanggil Sebastian untuk mendukungnya.

__ADS_1


__ADS_2