
Penjelasan Jason benar-benar membuat semua orang kehabisan kata-kata, mereka tidak percaya orang seperti itu ada di dunia ini.
“Bagaimana Anda bisa mengenal orang seperti itu pak? Apakah tidak apa-apa jika kita melepaskannya begitu saja? Dia bisa menjadi aset yang sangat berharga bagi sekolah ini” ucap salah satu guru yang berdiri didekatnya.
“Sewaktu dia masih SD, aku adalah guru privat yang mengajarkan semua mata pelajaran di rumahnya, hingga suatu saat tugasku tergantikan oleh seseorang yang bernama Sebastian, dia adalah kepala pelayan di keluarganya” ucap Jason, dia meraih kursi yang tadi diduduki oleh Desta lalu duduk di situ.
“Sebastian? Apakah maksud Anda Sebastian si pemilik perusahaan terbesar saat ini?” Cipto terkejut mendengar semua ucapan Jason, dia menyesal sudah menantang Desta, orang yang terlihat sangat agung di mata Jason.
“Benar, Sebastian si pemilik perusahaan Heir Group dan menjadi orang terkaya nomor 1 di seluruh Jakarta” setelah Jason berkata seperti itu, nafas semua orang yang mendengarkannya mendadak menjadi sesak.
__ADS_1
Mereka sangat menyesal sudah berbuat jahat kepada Desta, beruntung dia tidak melakukan apapun untuk membalas perbuatan mereka.
“Tapi pak Jason, jika memang dia sehebat itu, kenapa dia ingin melamar sebagai guru di sini? Bukankah dia orang yang sangat kaya? Untuk apa lagi bekerja sebagai seorang guru yang gajinya tidak begitu besar untuk orang sepertinya?” tanya seorang guru yang penasaran.
“Aku pernah mendengar kabar burung, bahwa saat ini tuan muda sedang mencoba merantau ke Jakarta untuk mencari pengalaman kerja sebagai persiapan untuk menggantikan Ayahnya sebagai penerus kekayaan keluarganya suatu saat nanti..! Jadi, tidak masalah baginya gaji berapa pun” ucap Jason sambil menghela nafas panjang.
“Kalau boleh tahu, siapa nama ayahnya?” tanya seorang guru yang mengajarkan pelajaran IPS bagian ekonomi.
“Ma.. Ma.. Maksud Anda Darius Alexandre si orang terkaya nomor 1 di seluruh Asia itu?” teriak guru ekonomi tersebut, dan semua orang pun sepertinya sudah tahu akan identitas ayahnya Desta, namun mereka tidak pernah tahu siapa nama anaknya karena memang sangat dirahasiakan karena alasan keamanan.
__ADS_1
“Ya, dialah orangnya..!” ucap Jason dengan nada yang sedikit lemas.
“Ba-bagaimana ini? Dia bisa saja menghancurkan sekolah ini dalam sekejap” teriak salah seorang guru lagi yang sangat panik ketika mengetahui identitas Desta yang sebenarnya.
“Tenang saja, aku sangat mengenal orang itu..! Jika dia bilang tidak apa-apa ya berarti tidak apa-apa..! Hanya saja aku sudah tidak punya muka lagi untuk bertemu dengannya di lain waktu” Jason berdiri lalu berjalan ke arah pintu, dia berniat untuk kembali ke ruangannya dan menenangkan pikirannya dari semua kejadian yang hampir saja menjadi bencana buruk ini.
“Bruk..Bruk..” suara derap langkah kaki yang ramai pun terdengar di belakangnya.
Semua orang termasuk Cipto akhirnya bersujud dan meminta maaf kepada Jason atas perlakuan mereka kepada Desta yang membuat Jason mendapatkan masalah seperti ini.
__ADS_1
“Sudahlah, aku tidak terlalu menyalahkan kalian, ini salahku karena membiarkan putriku memiliki akses Jobstreak dan bermain dengan ponselku” ucap Jason menggelengkan kepalanya, lalu dia pergi meninggalkan ruangan tersebut dengan wajah yang lesu.