Si Miliarder Muda

Si Miliarder Muda
Rencana Denis Dan Firman Pt.1


__ADS_3

Andre merasa lega karena dirinya sudah lepas dari tuduhan palsu kepadanya, dan semua itu berkat Sebastian dan juga Desta yang membuat Denis dan Firman mengaku.


"Aku senang sih, tapi karena ini juga aku takutnya jadi merasa canggung ketika bekerja nanti, dan aku yakin rekan-rekan kerjaku pasti juga begitu" gumam Andre lalu menghela nafas panjang.


Lalu Sebastian berdiri dari posisi berlututnya dan melihat ke arah Denis yang sudah mulai bisa bernafas normal.


"Seperti yang tuan muda Desta katakan, mulai hari ini kalian dipecat..!" ucap Sebastian yang berjalan mendekat untuk mengambil kartu kepegawaian Denis dan Firman.


Mereka hanya bisa pasrah tidak mengatakan apapun, memang salah mereka sendiri telah menjebak Andre dan menuduhnya sebagai pencuri.


"Tapi pak Sebastian, bukankah di kontrak kerja dituliskan jika terjadi pemutusan hubungan kerja.."


"Aku tahu..!" ucap Sebastian yang memotong omongan Denis.


"Tapi kalian dipecat secara tidak hormat, jadi tidak akan ada pesangon untuk kalian..!" Sebastian tidak peduli dengan nasib mereka berdua, yang dia pedulikan hanyalah amarah Desta bisa mereda.

__ADS_1


Denis dan Firman keluar dari ruangan dengan raut wajah yang sangat suram, kecewa, menyesal, dan takut bercampur aduk di dalam pikiran mereka.


Karena setelah ini mereka sudah dipastikan tidak akan bisa melamar pekerjaan di mana pun di seluruh Jakarta.


Namun karena mereka tidak terima dengan perlakuan yang mereka dapatkan, Firman membisikkan sesuatu pada Denis.


"Denis, apakah kau bisa menerima hal ini?" bisik Firman pelan.


"Tentu saja tidak, mana ada orang yang bisa menerima perlakuan seperti ini, benar-benar tidak manusiawi..!" jawab Denis kesal.


Mereka sepakat untuk membalasnya, dengan membuat Andre merasakan apa yang mereka rasakan, yaitu kesulitan untuk mendapatkan pekerjaan, dan mereka berencana untuk membuat Andre menjadi cacat.


"Oi, tidakkah itu terlalu kejam? Orang cacat kan tidak mudah untuk mendapatkan pekerjaan" ucap Denis sambil tertawa terbahak-bahak.


"Ya memang begitulah maksudku, haha" dan mereka berdua pun mulai menyusun rencana balas dendamnya.

__ADS_1


"Ah kenapa kita tidak sekalian saja buat si tuan muda sialan itu cacat? Aku ingin membalasnya yang telah memukulku, mempermalukan aku, bahkan memecatku tanpa ampun" ucap Denis dengan penuh kebencian terhadap Desta.


"Mmm, memang aku sangat kesal, tapi dia adalah tuan muda, apakah kau tidak berpikir bahwa dia pasti akan dijaga oleh pengawal-pengawalnya?" jawab Firman.


"Kau ada benarnya juga, karena dia orang penting di perusahaan ini, pasti dia memiliki banyak pengawal" Denis juga menjadi murung karena memikirkan kemungkinan itu.


"Ah, aku ada ide bagus..! Kau masih ingat kan yang dikatakan Sebastian? Andre adalah sahabat yang sudah dianggap sebagai keluarga bagi tuan muda sialan itu" ucap Denis yang terpikirkan sesuatu.


"Iya, memangnya kenapa dengan Andre?" jawab Firman.


"Dasar bodoh..! Kita bisa jadikan Andre sebagai umpan dengan menculiknya dan membuat si tuan muda sialan itu datang seorang diri untuk menyelamatkannya, lalu saat dia termakan umpan, itulah kesempatan kita untuk menghabisinya..!" Denis menjelaskan idenya tersebut.


Denis dan Firman memang tidak datang ke gedung olahraga saat Desta dan Kamandanu berlatih tanding kemarin, karena mereka sedang sibuk menjalankan rencana mereka untuk menjebak Andre, maka dari itu mereka tidak tahu tentang kemampuan beladiri Desta


Mereka tidak peduli dengan ucapan Sebastian yang mengatakan bahwa Desta sangat tidak suka jika dirinya ataupun keluarganya diancam.

__ADS_1


__ADS_2