Si Miliarder Muda

Si Miliarder Muda
Semua Akan Baik-Baik Saja


__ADS_3

"Kau masih mengatakan hal konyol itu? Berhentilah omong kosong itu, aku tidak percaya ramalan..!" Debby menjawab dengan nada ketus.


"Haha, kita lihat saja nanti, aku yakin kau akan terkejut dengan kemampuan meramalku" Desta tertawa pelan.


"Huh, terserah kau sajalah" Debby mengiyakan saja omongan Desta agar dia berhenti mengatakan ramalan-ramalan seperti itu.


Gilang mencari cara agar bisa mempermalukan Desta di acara ini, lagipula dia merasa tidak ada untungnya berteman dengan orang miskin.


"Kenapa Debby mau bersama orang miskin itu sih? Apa mungkin dia ditipu olehnya sehingga mau menjadi pacarnya?" di kepala Gilang saat ini hanya ada itu saja, ini adalah pesta reuni yang diadakan olehnya, maka untuk mempermalukan Desta pun sangat mudah baginya.


Dia lalu berbisik kepada Anton yang memang menjadi pengecualian untuknya, karena Anton menjadi pengawalnya saat sekolah dulu agar tidak di bully oleh orang lain, maka dia membuat rencana dengannya.


Gilang berencana menyuruh Anton untuk mencari masalah dengan Desta dan membuat keributan yang besar agar semua orang yang hadir di pesta tersebut melihat ke arah kegaduhan yang dibuatnya.


Lalu dia akan datang untuk menengahi agar kegaduhan cepat teratasi.

__ADS_1


"Pokoknya kau harus membuat seolah Desta lah yang mencari masalah..!" bisik Gilang pelan.


"Lalu aku akan datang ingin melerai kalian, lalu kau sebutkan kata-kata penghinaan terhadap pesta ini dengan keras seolah Destalah yang mengatakannya" lanjut Gilang dan Anton mengangguk mengerti dan menunggu saat Desta sedang sendirian.


Anton mau saja melakukan hal itu karena sudah dijanjikan uang 1 miliar oleh Gilang.


Siapa yang tidak mau uang segitu hanya dengan membuat fitnah, itu hal yang mudah bagi Anton.


Akhirnya saat yang ditunggu olehnya tiba, Desta akhirnya sendirian karena sedang mengambil makanan kesukaannya, seafood.


Dia berencana untuk memecahkan piringnya dan menarik perhatian semua orang, kebetulan posisi makanan seafood berada di pojokan, jadi tidak akan ada yang melihat aksinya sebelum membuat kegaduhan.


"Makanan di sini semuanya enak, benar-benar kelas atas" ujar Desta dengan mulut yang penuh dengan seafood hingga pipinya menggembung.


Saat Desta akan melanjutkan suapannya, piringnya terpental dan menghantam ke lantai yang membuat suara pecahan piring yang sangat keras, dan seketika itu semua orang melihat ke arah mereka berdua.

__ADS_1


"Sudah dimulai" gumam Gilang dalam Hati.


"Apa yang kau laku..." Desta tidak sempat menyelesaikan perkataannya karena langsung dipotong oleh Anton.


"Hei, apa-apaan kau ini? Kenapa kau banting piringnya dan mengeluh bahwa makanan di sini seperti sampah?" Anton mengatakannya dengan suara yang sangat keras agar semua orang mendengarnya.


Dan usahanya itu pun berhasil, semua tamu langsung berbisik-bisik mengutuk tindakan Desta.


"Kau..!" Desta menahan kata-katanya, dia mencoba menahan emosinya.


Karena sepertinya Desta paham sesuatu, walaupun Anton bodoh, dia tidak cukup bodoh untuk membuat keributan tanpa alasan di tempat umum.


Pasti ada seseorang yang tidak menginginkan kehadirannya di sini, dan menyuruh Anton untuk melakukan pekerjaan kotornya, dan pasti dengan imbalan yang sangat besar.


Dia memutuskan untuk mengikuti permainannya terlebih dahulu, lalu mengetahui dalang dibalik ini semua.

__ADS_1


Desta melambaikan tangan kepada Debby agar dia tidak ikut dalam masalah ini, semua akan baik-baik saja.


__ADS_2