
“Kakak tidak tahu yang kulakukan selama ini, aku benar-benar tidak akan sanggup melihat wajah kecewanya jika dia mengetahui yang sebenarnya” gumam Boris.
Tak lama kemudian ponselnya berbunyi oleh pesan singkat dari sebuah nomor, dan itu adalah nomor Brandon yang mengatakan bahwa Boris telah melakukan pekerjaan yang sangat baik.
“Cih..! Jika bukan karena jebakanmu itu, aku tidak akan sudi melakukannya” ucap Boris mendengus dingin.
Kala itu, Boris benar-benar sedang membutuhkan uang karena suatu alasan yang tidak jelas, dia dipecat dari pekerjaan sebelumnya.
Hingga akhirnya dia menemui jalan buntu, dan kembali menjadi pembunuh bayaran.
Dalam suatu kesempatan, Boris mendapatkan tawaran yang sangat bagus, dan tawaran itu adalah untuk mematahkan tangan dan kaki pesaing dari pemilik perusahaan Sky Drive, Brandon.
Boris menerima permintaan Brandon tersebut dengan bayaran besar dan sangat menggiurkan baginya, tapi siapa yang menyangka, ternyata itu hanyalah awal dari sebuah keterikatan yang tidak disenangi olehnya..
__ADS_1
Setelah Boris menyelesaikan pekerjaannya, Brandon memperlihatkan sebuah video yang menunjukkan seorang wanita yang sedang duduk manis di dalam sebuah ruangan televisi.
Ya, itu adalah kakaknya Boris, dan Brandon mengancam akan mencelakai Nina jika Boris tidak menurut padanya.
Awalnya Boris tentu saja menolaknya, namun setelah Brandon memperlihatkan sebuah rekaman yang memperlihatkan bahwa di sekitar tempat tinggalnya saat ini, sudah ada beberapa pembunuh bayaran lainnya yang menunggu perintah dari Brandon untuk mencelakai Nina jika Boris tidak mau menurutinya.
Tidak ada jalan lain selain menuruti kemauan Brandon, dan akhirnya Boris pun menjadi tangan kanan Brandon, walaupun begitu, dia tidak dipekerjakan secara cuma-cuma, Brandon memberikannya uang sebesar 2 miliar setiap kali dia menyelesaikan pekerjaannya.
Tapi, meskipun dengan uang sebanyak itu, hidup Boris tidaklah mudah dengan ancaman dari segala sisi dan tekanan yang sangat hebat dari Brandon hingga seorang pembunuh bayaran hebat seperti Boris pun tidak berkutik.
Namun bukan berarti Boris tidak memiliki rencana untuk membebaskan dirinya dari Brandon.
Dia sudah memiliki beberapa rencana untuk melepaskan diri dari Brandon, salah satunya adalah dengan membunuhnya, tapi jalan itu akan menjadi pilihan terakhirnya.
__ADS_1
Kini ada pilihan yang sepertinya menjanjikan datang dari Desta, orang yang hampir dia celakai.
“Tidak ada salahnya mencoba, ‘kan?” gumam Boris dalam hati.
Dia mencoba membicarakan hal ini dengan kakaknya, tapi dia tidak tahu harus berkata apa karena takut membuatnya kecewa.
Namun, tanpa diduga-duga, Nina datang menghampiri Boris dan mengatakan suatu hal yang mengejutkan.
“Boris, aku tahu yang tadi bukanlah temanmu, dan aku tahu kau kembali menjadi pembunuh bayaran untuk seseorang tanpa sepengetahuanku, atau begitulah yang kau kira” ucap Nina.
Boris yang mendengar itu tentu saja sangat terkejut, dari mana kakaknya ini bisa tahu rahasia yang sangat dia sembunyikan.
“Bagaimana... Kok kakak tahu?” tanya Boris terbata-bata karena canggung, dia berpikir sekarang sudah terlambat, karena kakaknya sudah tahu dan pasti sangat kecewa.
__ADS_1
“Haha, memangnya kau baru mengenalku? Setiap kebohongan yang kau ceritakan kepadaku, aku pasti langsung bisa mengetahuinya” ucap Nina dengan senyuman kecil.
“Terlebih lagi, kau selalu membelikan sesuatu yang sangat mahal untukku..! Pekerjaan biasa tidak mungkin bisa membuatmu begitu boros dan menghamburkan uang seperti itu..! Kau pikir aku akan bahagia dengan barang-barang mahal seperti itu? Aku hanya ingin hidup normal tanpa ancaman apapun terhadap keluargaku satu-satunya ini..!” sambung Nina dengan nada yang terdengar sangat sedih.