Si Miliarder Muda

Si Miliarder Muda
Gerakan Baru Dari Desta


__ADS_3

“Hehe, aku ingatkan agar jangan menilai dari penampilanku,karena sudah banyak orang yang telah salah menilaiku dan akhirnya mereka semua menyesalinya” jawab Desta yang tidak mau kalah.


“Cih, paling-paling karena kau orang kaya yang hanya bisa menyewa beberapa tukang pukul untuk membalas kekesalanmu” jawab Roger yang meletakkan ranselnya di lantai dan berjalan ke tengah lapangan.


“Sudah selesai pemanasannya, bocah? Apa kau sudah siap tulangmu aku patahkan?” teriak Roger yang kemudian berjalan mendekat ke arah Desta dan melepaskan bajunya untuk memamerkan otot tubuhnya yang bertujuan untuk mengintimidasi Desta agar dia ketakutan.


“Hoo, aku penasaran bagaimana cara kau melakukannya” ucap Desta yang menghentikan pemanasannya dan segera bersiap tanpa rasa takut sedikitpun.


Sebagai orang yang sudah mengenal Desta sejak kecil, tentu Sebastian paham betul dengan kemampuan yang dimiliki Desta.


Saat melihat mereka berdua berdiri berhadap-hadapan, Sebastian seperti melihat seekor semut yang mencoba menantang seekor naga.


“Kau bisa mulai kapanpun, bocah..!” ucap Roger yang melambaikan tangannya untuk menyuruh Desta menyerang terlebih dahulu.


“Oke, aku akan menyerang duluan” Desta melangkahkan kakinya dengan gerakan yang sangat cepat, sehingga dalam sekejap jarak antara mereka berdua hanya sekitar panjang pensil 2B saja.


“Bocah ini, sejak kapan dia..” gumam Roger yang terkejut dengan Desta yang tiba-tiba berada di depannya.

__ADS_1


Desta melayangkan pukulan dari tangan kanannya dengan kekuatan penuh namun Roger masih bisa mengelak setelah tersadar sepersekian detik sebelum tinju itu menghantam wajahnya.


“Hoo, kau bisa menghindarinya, ternyata kau cepat juga” ucap Desta tersenyum sinis.


“Cih, jangan senang dulu bocah..! Ini baru saja dimulai” teriak Roger yang geram dengan tingkah arogan Desta.


“Kalau begitu coba kau mengelak dari pukulanku selanjutnya” ucap Desta dan kemudian dia membuat sebuah kuda-kuda yang mirip dengan langkah sunyi, tapi itu bukanlah langkah sunyi, Desta tidak berniat untuk menggunakannya dalam latih tanding kali ini karena dia ingin mencoba membuat gerakan baru selama menghadapi Roger.


“Aku mulai..!” teriak Desta dan 3 detik kemudian dia sudah berada tepat di depan wajah Roger.


“Wow, apa itu barusan? Ini bahkan 3 kali lebih cepat dari langkah sunyi..! Apa bisa aku menggabungkan kedua gerakan itu?” ucap Desta yang juga terkejut dengan yang baru saja terjadi dan semakin penasaran dengan apa yang mungkin bisa dilakukannya dengan gerakan yang dia kuasai saat ini.


Roger yang kaget langsung melompat ke belakang dengan rasa panik yang luar biasa, dia bahkan tidak sempat merespon saat Desta sudah berada persis di depan wajahnya.


“Sial, apa yang terjadi barusan? Apakah aku sedang dihipnotis?” gumam Roger karena tidak bisa menjaga fokusnya kepada Desta.


“Bocah, tipuan apa yang kau gunakan di sini?” teriak Roger yang mencoba mencari tahu.

__ADS_1


“Tipuan apa? Aku tidak melakukan tipuan apapun..! Apa maksudmu?” jawab Desta yang melihat Roger seperti anak kecil.


“Hmm, baiklah, kalau begitu aku akan mencobanya, mumpung sedang ada teman berlatih” gumam Desta yang kembali membentuk kuda-kuda seperti tadi dan kali ini akan dia gabungkan dengan langkah sunyi.


“Kuda-kuda itu lagi..! Aku harus lebih waspada” gumam Roger yang membuat formasi bertahan sambil berjalan perlahan mendekati Desta.


“Aku mulai..!” teriak Desta dan sesaat kemudian dia terlihat seperti menghilang dari pandangan Roger.


Namun Roger masih belum mengendurkan pertahanannya, dia tetap waspada akan serangan dari Desta yang belum bisa dia pahami.


“Buk..”


Sebuah pukulan tangan kanan dari Desta telak mengenai perut Roger namun dia masih bisa menahan rasa sakitnya dan semakin memperketat pertahanannya dengan sedikit merunduk untuk melindungi perutnya.


Mata Roger melihat ke kanan, kiri, atas, ke bawah, untuk mencari keberadaan Desta.


Sebastian yang melihat dari kejauhan saja membuka mulutnya lebar-lebar, dia tidak pernah melihat gerakan yang dilakukan Desta itu sebelumnya.

__ADS_1


__ADS_2