Si Miliarder Muda

Si Miliarder Muda
Kedatangan Sang Pembunuh Bayaran


__ADS_3

Keesokan malamnya...


Boris memacu kendaraan beroda 2 miliknya dengan kecepatan penuh, agar bisa tiba di Heir Group lebih cepat.


Dia tidak ingin berlama-lama di luar rumah karena masih mengkhawatirkan kakaknya yang sendirian di rumah.


“Aku terlalu mengambil risiko terlalu besar, seharusnya kakak ikut bersamaku, tapi malah ditolak mentah-mentah karena tidak tahan angin malam katanya” gumam Boris sambil menyetir.


1 jam kemudian dia pun tiba di halaman perusahaan Heir Group dan segera menuju gedung olahraga setelah memarkirkan kendaraannya di depan gedung tersebut.


“Apa gedungnya memang sebesar ini?” gumam Boris yang sempat terkesima dengan besar gedung olah raga tersebut.


“Ckrek..” suara handel pintu yang digerakkan dari atas ke bawah oleh Boris terdengar dan tak lama kemudian pintu tersebut pun terbuka.


Sesaat kemudian dia terdiam dan tak berani mengambil langkah selanjutnya.


“A-apa ini?” ucap Boris yang seketika bergidik merinding setelah melihat lapangan yang penuh dengan orang-orang berwajah galak dan badan yang kekar lalu mereka semua menatap ke arah Boris yang masih terpaku di depan pintu masuk.

__ADS_1


“Oh kau sudah datang ternyata” sebuah suara yang sangat familiar baginya, terdengar dari ujung lapangan, dia duduk di kursi penonton dan di sebelah kiri dan kanannya sudah berdiri Kamandanu dan Sebastian.


“Masuklah, kenapa kau masih berdiri di sana?” ucap Desta yang duduk santai di kursi penonton di ujung lapangan dan semua orang yang berkerumunan itu pun membuka jalan untuk Boris menuju Desta.


Dengan menelan ludah, Boris akhirnya melangkahkan kakinya selangkah demi selangkah hingga akhirnya dia telah berada di tengah lapangan, lalu Desta pun berdiri dan melompat masuk ke dalam lapangan untuk mendekat kepada Boris.


“Aku senang akhirnya kau berubah pikiran, tenang saja, aku tidak akan mencelakai dirimu..!” ucap Desta karena melihat Boris yang terlihat sangat gugup.


“A-aku, ini semua orang-orangmu?” tanya Boris kepada Desta.


“Haha, bukan, mereka semua adalah bawahan paman Sebastian, tapi jika aku sudah berkata, mereka pun akan menurutiku” ucap Desta.


“Sekarang, apakah kau percaya padaku?” ucap Desta.


“Huh, walaupun terlihat seperti ini, aku juga seorang pebisnis..! Aku tidak percaya kau akan membantuku secara cuma-cuma..! Apa tujuanmu yang sebenarnya?” ucap Boris kembali menanyakan tujuan Desta.


Semua orang yang berkumpul tadi adalah anggota dari gangster elang hitam, dan mereka semua berada di sana atas perintah Desta untuk membuat Boris percaya.

__ADS_1


“Hehe, kau benar-benar jeli dalam hal ini..! Memang benar aku akan meminta satu hal darimu” ucap Desta.


“Apa?” jawab Boris.


“Tapi pertama aku ingin menguji kemampuanmu terlebih dahulu, dan kau bebas untuk menggunakan apapun sebagai senjatamu..!” ucap Desta.


“Kecuali senjata api..!” sambung Desta ketika melihat Boris meraih sisi dalam jaketnya.


“Kau ingin menguji kemampuanku? Apa kau yakin?” tantang Boris.


“Hmm, paling-paling dia akan memintaku untuk melakukan tugas kotornya seperti orang lain, yang ujungnya aku akan berada di lubang yang sama seperti sebelumnya..! Tapi untuk sekarang aku ikuti saja permainannya” gumam Boris, dia berpikiran buruk pada Desta.


“Hehe, kalau kau sangat yakin dengan kemampuanmu, lawan aku dengan kekuatan penuhmu..! Jika kau bisa mengalahkanku, aku akan mengabulkan 1 permintaanmu..!” ucap Desta, kemudian dia membuat kuda-kuda untuk bertarung.


“Cih, sombong sekali kau..! Apa kau pikir aku akan mengalah hanya karena semua orang ini sudah mengelilingiku?” ucap Boris, dia mengira Desta hanya menggertaknya karena kekuatan dari 10 ribu orang yang ada di dalam gedung olah raga ini.


“Lihatlah kuda-kuda itu..! Apa benar dia bisa bertarung? Posisi seperti itu sudah pasti dia hanya membual saja” gumam Boris meremehkan Desta dengan kuda-kudanya.

__ADS_1


“Jadi kau pikiir aku akan meminta bantuan mereka?” tanya Desta sambil tersenyum kecil.


“Sudahlah, cukup basa-basinya, mulai saja..!” teriak Boris yang kemudian dia juga membuat kuda-kudanya.


__ADS_2