Si Miliarder Muda

Si Miliarder Muda
Andre Pulang


__ADS_3

Pesawat mereka pun lepas landas dengan aman dan menempuh perjalanan 1 jam 20 menit di atas awan.


Jam 6 sore mereka tiba di bandara Soekarno Hatta.


Setelah keluar dari pesawat, Desta menyalakan ponselnya untuk memesan taksi online.


Namun, baru saja dinyalakan, dia langsung mendapat panggilan dari Andre yang yang saat itu kebetulan berada di bandara juga.


"Yo, Desta aku hari ini kembali ke Jakarta, baru saja aku mendarat" ucap Andre yang memberitahukan Desta tentang kepulangannya.


"Oh aku juga baru saja mendarat di bandara Soekarno Hatta" jawab Desta.


"Serius kau? Aku juga di Soekarno Hatta nih, aku ikut denganmu deh..!" Andre sudah lama tidak berjumpa dengan Desta, dia ingin segera melihatnya dan kebetulan mereka tiba di Jakarta secara bersamaan.


"Haha, kenapa kejadian denganmu selalu secara kebetulan sih?" Desta mengeluh, tapi dia tidak menolak Andre untuk pulang bersama dia dan Debby.


Desta memberitahukan titik temu mereka dan bergegas ke sana.


"Itu Andre rekanmu yang waktu itu kan?" tanya Debby penasaran.

__ADS_1


"Yep, dia temanku yang berangkat dari jambi secara kebetulan di satu pesawat yang sama, dan kemudian bekerja di kantor yang sama, dan menjadi rekan kerja dengan truk yang sama" Desta menjelaskan dengan nada kesal.


Dia baru menyadari kebetulan yang sangat langka itu.


"Ah apa ini cuma perasaanku saja?" Desta bergumam dalam hatinya, tapi tidak ingin melanjutkannya karena dia tidak ingin menaruh rasa curiga kepada sahabatnya.


Dia mengira Andre adalah orang suruhan yang diutus untuk mengikuti Desta ke mana pun dia pergi, karena semua kejadian dengan Andre terlalu kebetulan.


"Ya benar, itu perasaanku saja" Desta tetap menolak kecurigaannya, siapa tahu dia memang salah sangka.


Tak lama kemudian, mereka semua telah tiba di titik temu dan segera memesan taksi online.


"Ah ini, aku habis dari Malang ada acara lamaran di sana" jawab Desta.


"Wow, dan kau ikut menemaninya hanya untuk menjadi obat nyamuk, haha" Andre bermaksud membicarakan Desta.


"Haha, siapa yang jadi obat nyamuk? Acara lamaran itu aku yang mengadakan, aku akan menikah dengan Debby 3 bulan lagi" jawab Desta santai.


"Bro, terkadang aku iri padamu, sudah kaya, pandai berkelahi dan mengintimidasi, dan sekarang kau akan menikahi wanita cantik" Andre merangkul Desta dan berbisik pelan.

__ADS_1


"Ya begitulah" Desta tersenyum kecut dan menjawab seadanya karena taksi mereka sudah tiba dan mereka pun segera menaiki taksi tersebut untuk bergegas pulang.


Perjalanan mereka sangat lancar tanpa hambatan kemacetan apapun, dan mereka memutuskan untuk mengantar Andre terlebih dahulu karena jalur yang mereka lalui akan melewati rumahnya sebelum menuju kontrakan Debby.


"Besok aku akan berkunjung ke rumahmu, apa kau sibuk?" tanya Desta.


"Tidak, aku akan berada di rumah selama belum mendapatkan pekerjaan lagi" jawab Andre.


"Oke, kalau begitu sampai ketemu besok..!" ucap Desta.


Andre pun turun dan taksi yang ia tumpangi pun pergi untuk mengantarkan Desta dan Debby.


"Ah, sungguh pasangan yang bikin iri" Andre merasa iri dengan Desta karena bisa mendapatkan wanita secantik Debby.


Andre berjalan masuk ke dalam rumahnya dan langsung disambut oleh Joni, Dina dan Mita.


"Kak Andre, kau bawa oleh-oleh apa?" ucap Mita yang menyambut Andre dengan tagihan.


"Bocah, kakakmu pulang bukannya ditanya soal keadaannya, malah ditagih oleh-oleh" Andre mengerutkan alisnya dengan wajah cemberut.

__ADS_1


__ADS_2