
“Hehe, kau sudah tamat bocah..! Siapa suruh berdebat denganku, aku akan membuatmu mengerti bahwa aku adalah atasanmu yang tidak boleh kau bantah..!” gumam Denis.
“Tangkap dia..!” semua rekan kerja Andre mendekat untuk menangkapnya, dan bahkan ada yang berjaga di pintu keluar agar Andre tidak bisa kabur.
“Aku akan melaporkan kejadian ini pada pak Direktur..!” Denis berniat memperparah keadaan Andre dengan melaporkannya kepada Sebastian, baru kemudian dia akan membawanya ke kantor polisi.
“Tuan Sebastian, bisakah Anda datang ke ruang pengawas CCTV sekarang? Saya sudah menangkap pelaku pencurian di perusahaan ini” ucap Denis saat teleponnya terhubung dengan nomor Sebastian.
“Pencuri? Pencurian apa memangnya? Dan siapa yang melakukannya?” tanya Sebastian.
“Pencurian baterai mesin genset yang mengaliri listrik untuk gedung produksi perusahaan, dan yang melakukannya adalah Andre si teknisi” jawab Denis dengan sangat bangga.
“Andre? Baiklah, aku akan ke sana sekarang” jawab Sebastian dan menutup panggilan teleponnya.
__ADS_1
“Haha, sebentar lagi kau benar-benar tamat..!” gumam Denis.
Di sisi Sebastian..
“Tuan muda, bagaimana pendapat anda?” ternyata Desta juga sedang berada di Heir Group karena masih penasaran dengan firasat yang didapatkannya kemarin, dan benar saja ternyata sekarang Andre sedang dituduh sebagai pencuri, tentu saja Desta tidak langsung mempercayainya.
“Ayo ke sana..! Tapi aku hanya akan diam di luar untuk mengamati dan mendengarkan ucapan kalian, selebihnya aku akan menyerahkannya padamu, paman” Desta berdiri dari tempat duduknya dan segera menuju ke ruang pengawas bersama Sebastian.
Setibanya di sana, Desta melihat beberapa kerumunan orang yang memenuhi ruangan tersebut.
Andre, Denis dan yang lainnya segera melihat ke arah pintu dan segera merunduk memberi hormat ketika melihat Sebastian yang melangkah masuk.
“Pak Sebastian, pencurinya sudah dipastikan adalah Andre, And bisa melihatnya di dalam rekaman CCTV ini” Denis mengarahkan Sebastian untuk melihat video yang mereka lihat tadi.
__ADS_1
“Tapi aku tidak melakukannya..!” Andre tetap membantah semua tuduhan kepadanya.
“Diam kau, biarkan pak Sebastian melihat sendiri kejahatanmu” ucap Denis dengan senyum liciknya.
Sebastian melihat keseluruhan video tersebut, namun dilihat dari manapun video tersebut sangat terlihat seperti asli tanpa editan, akhirnya Sebastian mengerti kenapa Desta memiliki firasat buruk tentang Andre dan Denis, mungkin saja ini adalah jebakan untuk Andre.
Karena Sebastian sangat tahu pasti Desta tidak akan salah dalam memilih teman, dia tidak akan pernah memilih teman yang akan berkhianat padanya, begitu pula Andre, dia tidak mungkin melakukan sesuatu yang akan merugikan Desta seperti itu.
“Hmm, jika menurutku video ini sangat otentik, dan memang terlihat seperti Andre yang merusak mesin itu” ucap Sebastian yang membuat Denis semakin merasa menang.
“Jadi sudah jelas Andrelah pencurinya kan pak Sebastian?” Denis mencoba menguatkan tuduhannya kepada Andre dengan memancing pendapat Sebastian untuk mengiyakan ucapannya.
“Belum tentu, karena kau tahu? Tidak ada video yang menunjukkan bahwa Andre yang telah mencurinya” ucap Sebastian yang mematahkan pendapat semua orang.
__ADS_1
“Karena, jika memang Andre yang mencurinya, seharusnya dia akan terlihat dalam rekaman CCTV ini saat membawa barang sebesar itu, tapi kenapa aku tidak melihat satupun rekaman yang menunjukkan bahwa dialah yang mengambilnya?” Sebastian berkomentar berdasarkan fakta yang dia lihat dalam rekaman tersebut.