
Nastiti berjalan cepat ketika Tirta menyusulnya .
"Pelan-pelan Nastiti, !" seru Tirta , tapi Nastiti tidak mengendurkan langkah-langkahnya.. Terpaksa Tirta mempercepat langkahnya juga untuk bisa mengejar Nastiti.
Setelah berhasil menyusul, Tirta segera menjajari langkah Nastiti , terlihat Nastiti hanya diam, kemudian Tirta berkata lembut ;
"Mengapa sejak tadi kamu diam Nastiti?" tanya Tirta..
"Apakah ada kata- kata atau perilaku aku yang menyakitimu," tanya Tirta,,
Nastiti hanya diam, "baiklah kalau memang begitu," lanjut Tirta mengambang..
Setelah sampai di lokasi hilangnya mobil Alex.
Tirta segera menyaksikan mobil Alex sudah terlihat kembali, akan tetapi mobil tersebut tidak bisa kemana-mana karena berada di tengah-tengah hutan pinus,
Tampak Alex dan semua anak anak yang bersama Alex sudah keluar dari mobil, mereka tampak bingung! dengan kejadian yang menimpa mereka..
Setelah agak dekat dengan rombongan Alex, Tirta segera berkata;
"Nastiti aku pamit dulu, nanti beberapa hari lagi aku akan kesini! kalau sempat tunggulah aku disini, supaya aku tidak tersasar," kata Tirta..
"Iya Mas," jawab Nastiti pelan dan singkat.
"Nah gitu dong ," mau bicara sama Mas mu ini kata Tirta sambil tersenyum..
"Nastiti malu sama mas Tirta," kata Natiti pelan.
"Loh kok Malu,,?? memangnya kenapa Nastiti, ?" tanya Tirta penasaran..
"Ahhh , lain kali aku cerita Mas,," tolak Nastiti..
Ya dari beberapa patah kata itu, terlihat Nastiti mulai merasa dekat dengan Tirta..
"Sudah ya Nastiti, Mas Tirta mau mengajak teman- teman mas, keluar dari hutan jebakanmu ini dulu,," lanjut Tirta.
Nastiti yang mendengar ucapan dari Tirta hanya tersenyum manis dan mengangguk seraya berkata;
"Bukan maksud aku menjebakmu mas, tapi ini ulah eyang Ranu," jawab Nastiti pelan.
Ketika Tirta berjalan mendekat , beberapa orang anggota segera melihatnya , dan segera berseru!
"Siapa itu," seru salah satu anggota rombongam Alex..
"Ini aku, Tirta!!" jawab Tirta keras,
"Hah ,,Tirta???!? seru mereka gembira ketika akhirnya Tirta sudah berada di depan mereka,,
Sebagian besar dari anggota WanaHardi sudah tahu siapa Tirta,! seoramg anggota baru WanaHardi yang hebat dan kuat yang mampu meruntuhkan Hegemoni Aldi si penguasa lautan kampus!!!!
"Syukurlah kalian selamat," kata Tirta, setibanya dia di depan rombongan ini..
__ADS_1
"Kami sudah berjam- jam disini , tidak menemukan jalan keluar," kata Alex.
"Kami sudah putus asa, jadi kami menunggu hari terang untuk bisa keluar dari hutan ini," kata Alex lagi..
"Disini tidak ada signal ponsel sama sekali," keluh Alex.
"Baiklah mas Alex, ayo kita coba lagi keluar dari hutan ini," kata Tirta..
"Biarlah aku yang pegang kemudi nya mas Alex," kata Tirta menawarkan diri.
Alex segera memberikan Kunci mobil kepada Tirta..
Tirta segera memegang kendali mobil..
Dinyalakannya mesin mobil, dan lampu mobil yang sangat terang segera menerangi ke arah depan..
Di pusatkannya akal budi dan mata batinnya. Mobil segera di gerakkan sedikit kekanan,, seakan akan menabrak sebuah pohon pinus besar.
Alex dan penumpang lainnya segera berteriak bersama.
"Awas Ta,,,,ada pohon pinus besar!" seru Para penumpang mobil..
Akan tetapi Tirta tetap menjalankan mobil, seakan-akan dia tidak melihat pohon di depannya.
Ketika mobil akan membentur pohon di depannya.. para penumpang pada memejamkan mata,,
Beberapa saat mereka memejamkan mata, ternyata tidak terjadi apapun mereka segera membuka matanya kembali.
Beberapa saat kemudian, terlihat di depan mobil Windu yang ter lihat berhenti di tengah semak-semak. Windu sendiri entah kemana, sedang sebagian anggotanya telihat mendirikan tenda di sebelah mobil itu..
Ketika terlihat deru dan sorot lampu mobil yang terang, segera saja mereka bangun.
Mereka terkejut bukan main ketika tampak oleh mereka mobil berjalan dengan menembusi batang-batang pohon pinus yang besarnya sepelukan orang dewasa! juga menerjang semak-semak di depannya.
Setelah dekat barulah mereka mengenali kalau itu mobil yang di tumpangi oleh kelompok Alex.
Di dalam mobil, Tirta meminta Alex untuk memberitahu Windu supaya mengukuti mobil Alex..
"Mas Alex, bilang sama Mas Windu untuk mengikuti mobil ini, kata Tirta dari balik kemudi mobil.
"Iya Ta," seru Alex yang segera turun dan menghampiri mobil Windu..
Alex segera di kerumuni anggota rombongan Windu..
"Mana Windu?" tanya Alex pada anggota rombongan yang ada diluar,,
"Tuh Lex, ada di dalam mobil! tidur kayaknya, kecapekan! tadi kami berputar putar mencari jalan keluar gak ketemu-ketemu," terang anggota rombongan Windu ini.
Alex segera menghampiri mobil dan membuka pintu bagian pengemudi, terlihay Windu tidur dengan pulasnya..
"Heh Win, windu,, bangun hoi ! bangun !" seru Alex.
__ADS_1
"Hehh , gimana ,, gimana,, ,;?" Windu bangun dengan gelagapan..
"Sudah , ayo bangun,, bangun ! geser sana,, biar aku yang pegang mobil ini,, kata Alex yang segera mengambil aleh kemudi dari Windu..
"Ayo,,ayo,,,! masuk semua ke dalam!" seru Alex dari dalam mobil..
Beberapa anak yang masih diluar dengan sigap membereskan tenda-tenda kecil mereka dan segera masuk kembali ke dalam mobil..
Kedua mobil segera berjalan beriringan, kembali menembus belantara hutan pinus dan semak belukar..
Seperti anggota rombongan Alex, kali inipun anggota rombongan Windu terlihat shock dan kaget ketika mobil menabrak begitu saja pohon-pohon pinus sebesar pelukan orang dewasa.
Beberapa saat kedua mobil yang beriringan tersebut tampak mulai keluar dari hutan lebat ditandai dengan agak berkurangnya kerapatan pohon dan semak belukar.
Agak jauh di depan, tampak dua mobil terparkir di pinggir jalanan dan beberapa buah tenda berdiri di sekelilingnya..
Begitu sorot lampu mobil sampai ke arah mereka, terlihat mereka berdiri dan melambaikan tangan beramai- ramai ..
Setelah memarkir mobil sebelah menyebelah, Tirta juga Alex dan Windu beserta semua penumpang dari kedua mobil segera turun dan bergabung dengan Anggota kelompok nya Guntur dan Iza..
Syukurlah kalian selamat tanpa mengalami hal hal yang berbahaya, sambut Guntur..
Iza segera mendekati Tirta, dan tanpa sungkan memeluk Tirta erat..
Sebagian besar anggota WanaHardi sudah maklum adanya, kalau mereka berdua mempunyai hubungan yang lebih.
*Syukurlah kamu selamat Ta," bisik Iza di sela-sela pelukannya.
Beberapa saat kemudian mereka menyiapkan tenda-tenda untuk beristirahat sejenak menghabiskan sisa malam ini.
Tapi sebagian besar dari anggota rombongan ini tidak bisa tidur dan memilih untuk saling bertukar pengalaman dalam kejadian malam ini.
Ternyata Guntur dan Alex yang merupakan Orang yang paling berpengalaman di WanaHardi pernah mengalami kejadian yang hampir serupa ketika sedang melakukan pendakian di tempat yang lain.. yaitu berputaran di satu titik tanpa bisa menemukan jalan keluar hingga mereka di tolong oleh orang lain..
Ya, menurut orang orang tua, hal ini terjadi karena tersandung oyot mimang (akar mimang) akar ghaib yang menyebabkan seseorang kehilangan arah.
Akan tetapi kejadian malam ini lebih mendebarkan dan lebih menakutkan, Untunglah ada Tirta yang dengan kemampuan nya yang benar benar linuwih, mampu membawa mereka keluar dari hutan dalam keadaan selamat.
Agak jauh dari tempat mereka berkumpul.. dilebat nya pohon pinus, seorang gadis berdiri di balik kegelapan malam memandang kumpulan anak-anak muda yang sedang beristirahat menghabiskan malam tersebut,,
Entah apa yang dipikirkannya..
Alhamdulillah, selesai 100 episode.. semoga para pembaca selalu setia membaca dan mengawal novel ini sampai tiba saatnya harus tamat..
Salam sehat dan sejahtera bagi semuanya..
wassalam,
Joyokusumo.
Aothor
__ADS_1