
Sementara di rumah pak Michael , Stefan sepertinya berusaha mengorek keterangan dari Tirta jaya Kusuma...
"Kalian mau kemana ? tanya Stefan seperti sedang berbasa-basi.
"Tampaknya akan melakukan sesuatu ?" Tanya Stefan .
Tirta yang sedang berbincang dengan Ki Sadewa serta Nastiti segera menengok ke arah si Stefan Cow ini.
Di pandangnya pemuda perlente ini!
"Seorang pemuda metrosexual, wangi , rapi,,, dengan rambut kelimis dan wajah halus! Idaman para gadis jaman ini," batin Tirta jaya Kusuma.
Dan tampaknya dia sangat tergila-gila pada Nadine!
"Apa kamu ingin ikut serta!?" tanya Tirta..
"Kami akan menyerbu markas Cakar Iblis di Jakarta Selatan !" jawab Tirta Jaya Kusuma tanpa menutupi pergerakannya ini!
Tirta memang sengaja tidak menyembunyikan rencana ini supaya pihak Cakar iblis salah mendeteksi pergerakan dari kawan- kawannya.
"What,, ? menyerbu markas Cakar Iblis?" seru Stefan pura-pura kaget
"Aku gak punya keberanian dan kekuatan untuk bertarung !" jawab Stefan
"Sudah gak usah ikut campur urusan ini!" seru Nadine ketus yang tiba-tiba saja muncul dari belakang Tirta jaya Kusuma!
"Bisamu kan hanya perawatan wajah dan jual tampang kesana kemari!" semprot Nadine..
"Kamu salah Nadine! aku hanya mengharapkan hatimu saja!" jawab Stefan.
"Jangan mimpi Stefan !" kata Nadine.
"Ya sudahlah,, kami akan berangkat dulu..!" kata Tirta seraya melangkah! keluar dengan di ikuti Nastiti yang ada di belakang nya!
"Aku ikut ya Ta!" kata Nadine lembut.
"Jangan Nadine, perjalanan ini sangat berbahaya! lawan-lawan pun tentunya sangat kuat, jika kamu ikut perhatianku akan terpecah !" jawab Tirta jaya Kusuma.
"Tapi aku ingin ikuut!" rengek Nadine!
Ya, sifat Nadine yang manja dan spontan seringkali sukses membuat Tirta jayakusuma kebingungan
Dan kali ini urusan berhubungan kekerasan yang bisa membahayakan keselamatan Nadine, jadi dia harus bersikap tegas menolak keinginan Nadine ini.
Ketika Tirta akan menolak keinginan Nadine, Tampak pak Michael mendekat ke arah mereka dan berkata ..
"Nadine, jika kamu ikut pasti akan menambah beban mas Tirta ! Konsentrasi mas Tirta pasti akan terpecah!" kata pak Michael, menasehati putri cantik nya ini .
__ADS_1
"Jadi untuk kali ini kamu harus mengerti keadaan ... atau kalau ada waktu senggang belajarlah ilmu kanuragan pada Tomy," lanjut pak Michael..
Untung juga Stefan segara pamit pergi bersamaan dengan kepergian kelompok pertama ini yang di pimpin Tirta Jaya Kusuma!
Dengan cemberut Nadine menjawab..
"Baiklah Pa! Nadine gak ikut... nanti kalau urusan dengan Cakar Iblis selesai Nadine akan liburan ke Eropa ngajak Tirta!"
Akhirnya Tirta dan kawan-kawannya bisa berangkat Tanpa Nadine.
Dengan dua mobil Van mereka berangkat kearah Jakarta Selatan.
***
Sementara di markas besar Cakar iblis Tony , Patrik dan beberapa Anggota cakar Iblis sedang berkumpul.
Tony tampak nya sedang mendapatkan laporan dari Stefan.
"Mereka sedang menuju Jakarta selatan bos! Dipimpin langsung oleh Tirta jaya Kusuma!" lapor Stefan.
Berapa orang yang berangkat Stefan? tanya Tony lagi ..
"Sekitar sembilan atau sepuluh an orang bos!" jawab Stefan.
"Baik terimakasih atas info mu Stef!" kata Tony seraya menutup pembicaraannya dengan Stefan.
Tony segera melaporkan info dari Stefan ini pada sang bos besar..
Satu kelompok di perintahnya untuk mengikuti pergerakan Tirta Jaya Kusuma, sedangkan kelompok yang lain tetap mengawasi rumah pak Michael.
"Ramos ! kamu dan anak buahmu segera ikuti dua mobil yang sedang keluar dari rumah yang sedang kau awasi!" seru sang big bos!
"Sampaikan pada Dodo untuk tetap pada posisinya dan awasi tiap aktifitas di rumah itu..
Jika ada perubahan atau apapun segera laporan padaku! kata sang big Bos lagi.
"Siap Bos! jawab Ramos!
Ramos ini adalah seorang pria yang berasal dari negara Timor Leste! Ketika wilayah Timor Timur yang merupakan propinsi ke dua puluh tujuh dilanda kerusuhan akibat hasil referendum yang di menangkan milisi pro kemerdekaan, Ramos muda ikut menyeberang ke Indonesia.. Dan akhirnya dia bergabung dengan Cakar iblis beberapa saat yang lalu setelah sebelumnya kelompok nya di taklukkan oleh Cakar Iblis!
Setelah itu dia bersumpah setia pada organisasi Cakar iblis.
***
Usai berbicara lewat ponsel, sang big Bos cakar Iblis kemudian berbicara pada anggota cakar Iblis yang ada di ruangan tersebut.
"Paman Sangga bumi! Segera paman menuju markas cabang Jakarta Selatan! perintah sang big Bos.
__ADS_1
"Tony, Patrik ! bantu Paman Sangga Buana! Tangkap pemuda itu! kata sang big Bos.
"Gunakan cara apapun untuk menangkap ataupun membunuhnya!
Yang lainnya Siaga di markas ini!" kata sang Big Bos ini.
"Aku akan ikut guru Ayah!"
Tiba- tiba saja terdengar suara seorang gadis!
Seorang gadis tampak muncul dari ruang dalam dan menuju tempat sang big Bos!
"Jangan Katrina, paman Sangga Buana sedang menghadapi lawan-lawan yang sangat kuat putriku!"
Tolak sang Ayah.
"Tidak apa-apa ketua! lagian untuk latihan Katrina !
Ini adalah kesempatan yang bagus untuk menghadapi pertarungan yang sesungguhnya !" kata tetua Sangga Buana.
Ternyata gadis cantik dengan tubuh tinggi semampai dengan rambut lurus sebahu ini adalah putri dari sang pemimpin besar Cakar iblis!
Namanya adalah Katrina seorang gadis cantik akan tetapi sangat di takuti oleh segenap anggota cakar iblis!
Para anggota laki-laki cakar iblis lebih baik menghindar jika berpapasan dengan putri sang pemimpin besar Cakar Iblis ini.
Karena Katrina ini sangat tidak suka jika ada anggota Cakar iblis yang memandangnya dengan pandangan mesum .
Padahal tiap pria yang berjumpa dengan Katrina pasti akan memandang dengan pandangan khas laki laki.
Karena memang Katrina ini benar-benar cantik dengan lekuk tubuh bak gitar spanyol!
Apa yang seharusnya menonjol ya menonjol dan apa yang seharusnya ramping ya ramping dan bukan sebaliknya!
Dan beberapa kali Katrina ini telah menghajar anggota Cakar Iblis yang Ketahuan mencuri pandang pada Katrina.
Katrina ini juga adalah murid dari tiga tetua Cakar Iblis! Jadi kemampuan olah Kanuragan nya diturunkan oleh ketiga tetua, jadi bisa di bayangkan betapa hebatnya gadis ini.
"Baiklah paman, tolong jaga Katrina! aku tidak ingin dia mengalami luka walaupun sekedar lecet." pesan sang pemimpin besar Cakar Iblis ini.
"Terimakasih Ayah!" seru Katrina gembira.
Selama ini dia belum pernah mengalami pertarungan yang sesungguhnya! kebanyakan hanya menghadapi para anggota Cakar Iblis saja!
atau juga berlatih tanding dengan kakaknya.
"Ayo kita segera berangkat," ajak tetua Sangga Buana.
__ADS_1
Sangga Buana dengan di ikuti Patrik dan Tony segera bergerak menuju markas cabang mereka di daerah Lebak bulus.
Mobil Sport warna gold melaju cepat keluar dari markas Cakar iblis di ikuti sebuah mobil jeep rubicon juga berwarna emas.