
"Bantai mereka!" Seru Ujang keras!
Jangan Dilihat dari orang nya yang nampak cukup ramah dan murah senyum! ternyata Ujang sngatlah kejam dan licik!
Dalam pikirannya kelompok yang di pimpinnya menang dalam jumlah, dengan empat pemegang cakar perak dan diluar villa sedang berdatangan bala bantuan dari markas cakar iblis Jogja dan solo. Masing masing seorang pemegang cakar perak dan lima anak buah
pemegang Cakar perunggu sehingga total bala bantuan yang datang adalah dua belas orang!.Dan menurut pemikiran nya jumlah dan kekuatannya sudah berlebih untuk menghancurkan Tirta jaya Kusuma dan kawan kawannya.
Dia tidak berpikir bahwa
kemampuan dari kawan kawan Tirta jaya Kusuma. juga sangat hebat! jauh dari perkiraannya!
Dipikirnya hanya Tirta jaya Kusuma saja yang paling hebat!
***
Ujang segera memerintahkan orang orangnya untuk menyerang..
Pertarungan segera pecah antara dua kelompok ini..!
kelompok cakar iblis yang di pimpin ujang dan kelompok padepokan lereng gunung. Ungaran yang di pendegani oleh seorang pemuda sederhana, Tirta jaya Kusuma!
Ujang yang sudah melihat kemampuan Tirta jaya Kusuma segera menyerang sang pemuda dengan bantuan seorang anak buahnya yang bersenjatakan cakar perak.
Beberapa saat kemudian dari luar villa datang sekelompok orang bersenjatakan senjata cakar besi!
Mereka langsung menerjunkan diri dalam pertarungan yang ricuh ini.
Ketika pertarungan berkecamuk dengan serunya, Leo, kang Damar, Irman dan Mawar yang keluar dari dalam villa setelah menyelamatkan Bu Devania .
__ADS_1
Bang Leo segera melompat mendekati Tirta Jaya Kusuma..
"Biar aku saja yang membereskan cakar ayam ini Ta!" seru Bang Leo yang segera saja menyerbu ke arena pertarungan antara Tirta dan Ujang.
Dua senjata pendek segera. berbenturan..
Pisau lengkung dari bang Leo melawan Cakar iblis berwarna emas milik Ujang.
Sementara Tirta jaya Kusuma yang sudah kehilangan lawan nya segera menarik dua orang yang bersenjatakan Cakar besi berwarna perak!
Udin atau Burhanudin dan Aksan!
Sementara sepasang pedang iblis, Tan siang wi dan Tan siang Ki betarung dengan serunya melawan masing masing dua orang bersenjata cakar perak.
Bayu dan Adnan, juga Tomy dan Iraman bertarung melawan kerubutan para anggota cakar iblis lainnya.
Pisau lengkungnya menyambar nyambar bagai kilat!
Setiap serangannya mengarah bagian -bagian tubuh yang berbahaya seperti leher, mata, dan jantung.
Bang Leo selama di padepokan telah menerima gemblengan dari Mbah Hardjo dan eyang Pandu!
Kekuatannya sekarang sudah sangat jauh berkembang! jauh lebih kuat dan cepat, apalagi di tambah tenaga batin yang mulai dikuasai bang Leo..
Dengan pengalaman nya sebagai pembunuh bayaran profesional, pengalaman bertarungnya yang sudah nggegirisi kemudian di tambah ilmu jaya kawijayan membuat kemampuan bang Leo menjadi luar biasa hebat!
Tak ada keraguan dalam. setiap serangan bang Leo!
Sadis! Kejam dan tanpa kompromi! itulah ciri dan watak bang Leo!
__ADS_1
Sekarang ini kekuatan bang Leo lebih tinggi dari kang Damar..!
Bisa dikatakan kekuatan bang Leo hanya di bawah kekuatan Tirta jaya Kusuma!
Kekuatan dan kecepatan bang Leo sudah setara dengan sepasang pedang Iblis!
Dia sekarang ini juga mampu mengeluarkan hawa seperti hawa pedang yang di keluarkan dari pisau lengkungnya atas bimbingan dari sepasang pedang iblis, siang mo kiam!
Begitu terjadi benturan antara Ujang dan bang Leo, segera keduanya segera mengetahui kekutan masing masing.
Ternyata gerakan Ujang sangat cepat dan kuat !
Sabetan cakar emasnya menimbulkan deru angin yang kencang seperti angin lesus,, demikian pun dengan kerambit di tangan bang Leo yang berdesir membawa hawa kematian!
Setelah bertarung beberapa saat lamanya ternyata kemampuan bang Leo dan Ujang relatif berimbang !
Sementara itu Bayu, Adnan, Irman dan Tomy yang di keroyok anggota cakar iblis, pelan tapi pasti mulai mampu menguasai keadaan. Seorang demi seorang lawan-lawan mereka mulai jatuh!
Tan siang Wi masih melawan dua orang cakar iblis bersenjata perak, demikian pula dengan Tan siang ki.
Hawa pedang mulai di kerahkan keduanya! ini menandakan bahwa. kemampuan kedua lawan mereka cukup lah hebat!
Pertarungan antara tan siang wi dan juga Tan siang Ki berlangsung agak jauh dari yang lainnya, karena pedang mereka mempunyai jarak jangkau. yang jauh, sehingga membutuhkan arena yang luas!
Beberapa saat kemudian. Tan siang wi dan Tan siang Ki sudah berada di atas angin!
Kedua lawan masing masing sudah kesulitan menangkis hawa pedang (kiam khi) dari Tan siang Ki dan Tan siang Wi! orang orang bersenjatakan cakar perak ini sangat sulit untuk mendekat!
yang bisa mereka lakukan hanya melompat kesana kemari menghindari serangan kiam Ki dari Tan siang wi dan Tan siang ki
__ADS_1