
Pagi itu di rumah pak Michael telah berkumpul Tirta, bang Leo, Bayu, Adnan , kapten Waringin Jati Dika, dan beberapa orang lainnya untuk membahas pergerakan Cakar Iblis yang tampaknya mempunyai rencana lain!
"kita tidak bisa bertindak terhadap perusahaan baru mereka,!" kata kapten Waringin jati.
"Akan tetapi kita bisa bertindak terhadap cabang cabang Cakar Iblis yang masih mengedarkan Narkoba dan mereka pun tidak mungkin akan berhenti sebagai bandar dan pengedar Narkoba . Sebab dari bisnis inilah sumber pendapatan yang utama mereka!"
"Benar kapten ! kita tetap akan memberantas organisasi. cakar iblis selama mereka masih menjadi biang kejahatan!" kata Adnan.
"Dan sebaiknya kita segera bertindak! " karena pada saat- saat inilah fokus mereka pasti terpecah! kata Kapten Waringin Jati!
"Mereka pasti sedang mengurusi perusahaan baru mereka dan berkurang kewaspadaan nya ." lanjut Waringin Jati.
" Bagaimana kalau nanti malam kita bergerak serempak menyerang cabang cabang mereka di seputar Jakarta?" usul sang Kapten!
"Apakah kalian sudah mengetahui letak markas cabang mereka?" tanya sang Kapten.
"Kemarin anak buah ku sudah menyelidikinya kapten! dan sudah di ketahui semua markaz cabang mereka di seluruh wilayah Jakarta dan sekitarnya !" kali ini bang Leo yang menjawab.
"Sedangkan Markaz besar mereka kita masih belum menemukan keberadaannya !" lanjut bang Leo.
kemudian bang Leo menyebutkan keberadaan beberapa Markaz cabang cakar iblis yang ada di wilayah Jakarta dan sekitarnya.
"Ternyata orgnisasi Cakar Iblis ini punya sembilan markas cabang di seluruh wilayah Jabodetabek." terang bang Leo.
"Markas cabang mereka ada di Jakarta Pusat, Jakarta Timur, Jakarta Utara, Jakarta Selatan , Jakarta Barat juga di Bogor, di Depok dan di Tangerang Serta Bekasi. Masing masing markas cabang ini dipimpin oleh seorang pemegang Cakar Emas dan di bantu oleh beberapa pemegang Cakar Perak!
Total Kekuatan di markas cabang mereka hampir seratusan orang! bahkan di beberapa cabang besar seperti Jakarta Pusat dan jakarta selatan mereka mempunyai beberapa markas kecil lagi sehingga anggota nya bisa lebih dari seratus orang!"
Demikianlah bang Leo memaparkan hasil penyelidikan yang telah di lakukan oleh anak buahnya.
"Hmm, sangat kuat sekali ternyata organisasi ini !" kata Kapten Waringin Jati!
"Tapi kita juga membawa kekuatan yang cukup besar pula kapten!" kata bang Leo.
__ADS_1
"Kita kemari telah membawa tujuh kelompok kapten! walaupun jumlahnya hanya tujuh sampai sepuluh orang per kelompok akan tetapi tiap anggota kelompok mempunyai kemampuan bertarung setara dengan lima sampai sepuluh orang anggota biasa dari cakar Iblis!" kata bang Leo.
Kapten Waringin Jati tampak mengangguk! dia percaya dengan keterangan bang Leo karena sang Kapten telah merasakan sendiri kekuatan orang orang ini!
"Walaupun demikian kita harus mempertimbangkan segala kemungkinan yang bisa terjadi bang Leo." kata sang Kapten!
"Kita juga tidak ingin terlalu banyak korban dan mungkin juga ada orang orang yang sangat kuat yang mungkin saja mendadak muncul?" lanjut Kapten Waringin Jati!
"Dan bahkan mungkin saja ada mata-mata di antara kita ! "
Semua yang hadir tampak Setuju dengan pemaparan dari Kapten Waringin Jati ini yang memang bisa saja terjadi.
Mereka kagum dengan pemikiran sang Kapten!
"Lalu apa yang harus kita lakukan kapten? tanya Adnan yang juga sudah mengakui kemampuan analisa sang Kapten!
"Coba kalian berpikir dulu! mungkin ada ide yang lebih baik dalam hal ini!?" kata Kapten Waringin Jati.
Semua tampak berfikir keras untuk memberikan ide terbaiknya.
"Bagaimana kalau kita fokuskan pencarian pada markas besar mereka, setelah ketemu Kita gunakan segenap kemampuan dan kekuatan kita untuk menghancurkannya?" usul Adnan.
"Aku kira bisa saja hal ini kita lakukan mas Adnan tapi itu beresiko sangat besar!
Kita tidak tahu seberapa besar kekuatan yang tersimpan di markas besar cakar Iblis ini?" kata kapten Waringin Jati.
"Dengan kekuatan kita sekarang ini berarti kita hanya bisa menghadapi tujuh cabang dari Cakar iblis! lanjut sang Kapten.
"Coba kita cari ide lagi, mungkin kalian ada ide yang lainnya?" kata Kapten Waringin Jati.
"Bagaimana kalau kekuatan kita fokuskan pada empat cabang organisasi cakar iblis dulu!" kata Tirta Jaya Kusuma.
"Dengan demikian kemungkinan peluang kita untuk bisa mengalahkan mereka lebih besar ! dan setelah itu barulah kita bergerak lagi menghancurkan sisa cabangnya!" lanjut Tirta Jayakusuma.
__ADS_1
"Seperti halnya Gurita,, jika lengan-lengan mereka kita potong, kekuatan mereka pasti akan melemah!" lanjut Tirta!
"Benar, mas Tirta,,, ! sebenarnya inilah yang sejak tadi saya pikirkan !" kata kapten Waringin Jati.
"Tapi kita juga harus membagi kelompok menjadi lima ! satu kelompok kita gunakan untuk memancing kelompok Cakar Iblis dan mengalihkan perhatian mereka! Sedangkan empat kelompok lagi menyerang empat markas cabang mereka!
Akhirnya mereka bersepakat untuk menyerang empat markas cabang dari Cakar Iblis!
Bang Leo , Dika , Ludiro, Ki Sadewa serta Tirta Jaya Kusuma segera membagi kelompok menjadi lima kelompok.
Kelompok yang bertugas memancing adalah kelompok yang benar- benar kuat dan mampu bergerak cepat dan jika keadaan memaksa mereka bisa melarikan diri dengan cepat pula!
Dan kelompok ini akan di isi oleh sebagian orang-orang padukuhan Srengseng dan di pimpin oleh Tirta Jayakusuma dengan anggota diantaranya adalah Nastiti, Ki Sadewa, Jaladri, Kerto, Ki Wigati dan lain-lain.
Orang-orang Srengseng rata -rata menguasai aji Bayu Bajra dan juga Kidang kencana sehingga membuat mereka mampu berlari laksana angin!
Kelompok kedua di pimpin oleh bang Leo dan beranggotakan Aksan, Udin dan mantan-mantan anggota Cakar iblis serta beberapa mantan anak buah bang Leo seperti Gendon dan Fredy serta Mawar.
Kelompok ketiga di pimpin oleh Mahardhika dengan anggota pemuda-pemuda dari perguruan perguruan silat di bawah persatuan perguruan silat yang di pimpin Mahardhika. Juga mantan anak buah Mahardhika sewaktu dia merantau di kota Surabaya seperti Jabrik, Hanif, Eko dan Gembul yang mantan mantan pencopet yang sekarang menjadi anak buah paling setia dari Mahardhika !
Selain itu regu Dika ini juga diperkuat pengawal pedukuhan Srengseng dan padukuhan Wuni.
Kelompok ke empat di pimpin oleh Adnan dengan anggota diantarnya adalah Bayu, Tomy, Irman dan beberapa mantan anak buah bang Leo dan juga beberapa pemuda dari dukuh Srengseng.
Dan kelompok kelima di pimpin oleh Ludiro yang beranggotakan Fatih, Cemani, serta Tan siang Wi.
Sedangkan kapten Waringin Jati dan anak buahnya ikut tergabung dalam kelompok Adnan .
Kang Damar , kyai Wonokerti dan eyang Pandu tetap berada di rumah pak Michael untuk berjaga-jaga terhadap segala kemungkinan yang tidak di inginkan seperti serbuan dari orang-orang Cakar Iblis.
Mereka berencana menyerang secara serempak pada pukul sembilan malam !
Markas cabang Cakar Iblis yang akan di serang adalah yang berada di Jakarta Utara, Jakarta Selatan, Tangerang , Depok dan Bekasi!
__ADS_1
Diantara lima markas cabang ini yang terkuat menurut pengamatan dari anak buah bang Leo adalah markas cabang Jakarta Selatan!