
"Aku tidak bisa menyembunyikan hal sepenting ini dari Istriku Ki Amongraga , Ki Sentanu, pak Budiman.." kata Tirta jaya Kusuma.
"Aku akan berbicara dulu dengan Istriku!" lanjut Tirta..
Melihat keteguhan hati dari Tirta Jaya Kusuma, akhirnya tetua dukuh wuni tidak bisa terus memaksakan keinginan mereka..
"Maafkan aku Nastiti, maafkan aku.!
Banyak sekali pria gagah dan baik di luar sana, lebih segalanya dari aku!" kata Tirta...
Nastiti tampak menundukkan wajahnya .. tanpa terasa air mata menetes dari kelopak matanya...
***
Beberapa hari kemudian Tirta sudah melakukan aktivitas seperti Biasa..
Hari itu, Tirta disuruh oleh Iza untuk membelikan test Pack ! karena sudah dua Minggu ini dia terlambat menstruasi..
Dengan semangat Tirta langsung pergi ke apotik terdekat untuk membeli test pack.
Sesampai di rumah, dengan tidak sabar Iza langsung menggunakan test pack tersebut..
Dengan tegang mereka menunggu hasil dari test pack tersebut..
Ketika garis merah pertama muncul.. ketegangan semakin memuncak... ketika perlahan garis kedua mulai Lamat lamat muncul dan makin jelas sontak Iza melompat kegirangan dan langsung memeluk tubuh Tirta jaya Kusuma..
"Terima kasih istriku, Kamu akan segera menjadi ibu dari anak anak kita!" bisik Tirta sambil mencium mesra ujung bibir sang Istri..
Kegembiraan yang luar biasa membuat mereka saling berpelukan cukup lama dan setelah itu Iza segera keluar dari kamar dan menemui mamanya, yang sedang bersantai bersama pak Fajrul di ruang keluarga.
"Ma, Pa... lihat ini..!"
Seru Iza gembira sambil menunjukkan hasil test pack di tangan kanannya.
"Apa itu iza !? tanya Mama ..
"Iza hamil mam! Iza hamil!" seru Iza girang sambil memeluk sang Mama..
"Syukurlah .. Seru mama terlihat sangat antusias dan gembira.
"Pa kita sebentar lagi akan punya cucu pa!" seru mama pada pak Fajrul ..
Pak Fajrul kemudian bangkit dan mengambil test pack dan memeriksanya kembali!
Senyum mengembang dari wajah pria setengah baya ini.
Terlihat mama Iza sangat gembira sekali..
***
Sore itu Sekeluarga mereka berangkat menuju ke tempat praktik dr Suwignyo, SpOG , seorang dokter spesialis kandungan yang mempunyai tempat praktik di daerah Semarang Timur tepatnya di jalan kelinci kota semarang .
Ternyata kehamilan Iza sudah berusia empat Minggu. Setelah dari klinik , Sekeluarga kemudian pergi ke rumah Pak Joyo Kusumo orang tua Tirta Jaya Kusuma .
Alangkah bahagianya kedua orang tua Tirta Jaya Kusuma ketika di beritahu tentang kehamilan Iza ini..
"Syukur Alhamdulillah pak, sebentar lagi kita akan mempunyai cucu," kata Ibu Tirta pada suaminya , pak Joyo.
Beberapa saat mereka mengobrol di rumah pak Joyo, setelah beberapa saat kemudian mereka pamit pulang..
"Hati-hati nak Iza, jaga kandungan nya baik baik ! " pesan Ibunya Tirta Jaya Kusuma..
",Iya Bu," jawab Iza..
"Ta, jaga Nak Iza baik baik, jangan sakiti dia .." pesan Ibu nya.
Tirta mengangguk dan kemudian berpamitan pada kedua orang tuanya.
Dengan bahagia mereka sekeluarga kembali ke rumah pak Fajrul di Graha Taman Bunga daerah Ngalian.
__ADS_1
***
Beberapa Minggu kemudian , Tirta dan Bayu pergi mengantar Adnan menuju ke rumah Nani.
Mereka bersama kedua orang tua Adnan untuk melamar Nani .
Dan tanpa kendala apapun, keluarga Nani menerima lamaran dari Adnan dan Acara pernikahan akan di bicarakan menyusul!
Demikianlah dari tiga sahabat karib ini semuanya sudah mendapatkan pasangan masing- masing untuk mengarungi hidup.
***
Dalam suatu kesempatan Iza juga memberitahukan kehamilannya pada Nadine dan memintanya untuk mengunjungi dirinya di kota Semarang .
Dan Nadine pun menyanggupi untuk mengunjungi Iza dan Tirta jaya Kusuma.
Dan di suatu hari Tirta berangkat ke bandar udara Ahmad Yani untuk menjemput Nadine..
Setelah menunggu beberapa saat Terlihat Nadine berjalan sambil menenteng koper lumayan besar.
Postur tubuh tinggi semampai bak model yang berjalan di atas cat walk menarik orang-orang yang sedang menunggu ataupun sedang menjemput sanak saudara ataupun kolega di bandar udara Ahmad Yani ini..
"Tirtaaa,,, !" seru Nadine begitu dilihatnya Tirta sudah muncul di antara orang orang yang sedang menjemput..
Begitu dekat, tanpa sungkan sungkan Nadine sudah melingkarkan kedua lengannya di leher sang pemuda tanpa malu dan risih.
Nadine tau bahwa Tirta hanya sendirian saja tanpa Iza menjemput dirinya.
Tirta jaya kusuma segera membawa kan koper Nadine dan melangkah menuju tempat parkir.
Dalam perjalanan, Nadine sering sering mencuri curi perhatian pada Tirta Jaya Kusuma..
"Sekarang kamu terlihat keren Ta, tampaknya Iza telah berhasil membahagiakan mu !" puji Nadine .
"Sekarang kamu terlihat lebih berisi, lanjutya lagi.
" Maklum sudah ada yang ngerawat Dine!" jawab Tirta..
"Apakah kalo Iza mengijinkan kamu akan mengawini gadis itu?" tanya Nadine..
" Aku tidak akan mengatakan pada Iza, tak akan .. aku takut menyakiti hati istriku!" jawab Tirta .
"Seumpama,, ya seumpama saja ya Ta, istrimu tahu dan mengijinkan kamu menikah lagi, apakah kamu bersedia?" tanya Nadine lagi..
"Entahlah Dine, aku tidak tahu.." jawab Tirta singkat.
Dengan pertanyaan ini, Nadine berharap jika suatu saat nanti dirinya bisa semakin akrab dengan Iza , dia bisa membujuk istrinya Tirta Jaya Kusuma ini untuk dia menjadi orang kedua secara resmi...
Ya, demikianlah pemikiran Nadine yang tampaknya masih ter obsesi pada Tirta Jaya Kusuma.
Tanpa terasa mereka sudah memasuki halaman rumah besar tersebut.
Iza tampak sudah berdiri di ujung tangga teras ketika Nadine keluar dari mobil.
Kedua sahabat ini saling berpelukan erat, kemudian meraka melangkah masuk dengan meninggalkan Tirta jaya Kusuma di luar sendirian.
Malam itu , Tirta jaya Kusuma mengajak Iza memeriksakan kandungannya ke dokter Suwignyo lagi.
Sudah sepuluh minggu usia kandungan Iza dan dalam perkembangan nya, Iza tampak berat dan mudah lelah serta sering muntah ..
Sedikit- sedikit Iza muntah..
Bahkan biasanya dia yang selalu suka mencium bau tubuh Tirta sang suami yang kecut asem, sekarang ini menjadi menjauhi bau tubuh sang suami , karena begitu mencium bau Tirta jaya Kusuma, langsung saja Iza muntah- muntah..
Sehingga dalam keadaan mau tidur , Tirta selalu mandi lebih dulu untuk menghilangkan bau badannya.
Ketika dilakukan pemeriksaan USG Empat dimensi , tampak sang dokter terlihat mengamati gumpalan daging yang terlihat di layar monitor dengan teliti dan seksama.
Selamat ibu Iza,,, calon bayi anda ternyata kembar! kata sang dokter..seraya menunjukkan dua gumpalan daging di layar monitor USG.
__ADS_1
Mendengar perkataan sang Dokter, Tirta tampak kaget sekaligus senang! ya dia akan mendapatkan dua orang anak sekaligus.
Sedangkan Iza sangat sureprise mendapati kenyataan ini...
Kalian harus ekstra hati hati merawat kandungan Bu Iza ini pak, karena merawat kandungan kembar berbeda dengan kandungan tunggal..
Bayi kembar dalam kandungan akan lebih banyak membutuhkan banyak nutrisi dalam tumbuh kembangnya di dalam rahim ibu." Kata sang dokter..
Setelah diberikan resep fitamin, mereka berdua kemudian keluar dari ruang periksa dimana Nadine sudah menunggu mereka berdua di luar ruang periksa.
"Bagaimana hasil pemeriksaan nya?" tanya Nadine sudah tidak sabar..
"Alhamdulillah baik ," jawab Iza
"Dan calon bayi kami ternyata kembar !" bisik Iza pada Nadine...
"Apa,,? kembar ?" seru Nadine..
"Iya kembar ! akan tetapi belum bisa di pastikan jenis kelaminnya, harus menunggu beberapa Minggu lagi untuk bisa di ketahui jenis kelamin nya !" kali ini Tirta yang memberikan keterangan ..
Kemudian dengan tidak sabar mereka segera pulang dan memberitahukan pada pak Fajrul dan Mama.
Begitu sampai di rumah pak Fajrul dan Mama sudah menyambut di teras rumah..
"Bagaimana kondisi calon cucuku?" tanya mama yang sudah tidak sabar.
Iza segera menyerahkan foto hasil USG pada sang Mama..
Beberapa saat sang Mama melihat foto itu dan kemudian menyerahkannya pada pak Fajrul..
"Maksudnya foto ini apa Iza," tanya pak Fajrul.
"Iya iza, maksudnya ini gimana?" tanya mama.
Dengan senyum Iza, kemudian berkata...
Mama dan papa akan mempunyai dua cucu sekaligus!
"Maksudnya ..?" tanya mama belum ngeh...
"Calon Bayi Iza kembar Ma! jawab Iza...
Pak Fajrul dan Mama tampak kaget dan melongo mendengar kalau calon cucu mereka ternyata kembar...
"Syukur, Alhamdulillah engkau berikan calon cucu kami dua sekaligus!" bisik pak Fajrul terbaru..
Pak Fajrul dan Mama Iza sudah membayangkan betapa ramainya suasana rumah ini nantinya ... tangisan, tawa canda akan kembali menghiasi rumah ini...
Malam itu, usai mandi Tirta sudah di tunggu oleh Iza didepan kamar mandi...
"Mas, aku ingin mangga muda!" Rajuk Iza...
"Hah mangga muda?" kata Tirta..
"Ini belum musimnya , lagian ini tengah malam, di mana aku harus mencari" pikir Tirta jaya kusuma sambil menggaruk-garuk kepalanya yang tak gatal.
Alhasil malam itu Tirta muter ke padepokan dan juga ke rumah pak Joyo...
Untunglah ibu sempat teringat kalau tantenya mempunyai pohon mangga yang sukanya berbuah tidak pada musim nya..
Ya di rumah tantenya pak Joyo di Mranggen Demak , akhirnya Tirta mendapatkan beberapa buah mangga muda.
sesampai di rumah Tirta segera mengupas mangga muda tersebut ..
Akan tetapi setelah mencicipi sedikit, ternyata Iza sudah berganti permintaan...
"Mas aku ingin... bisik Iza..
"Iya ingin apa sayang..." tanya Tirta lembut..
__ADS_1
Dengan malu Iza segera membisikkan sesuatu di telinga Tirta Jaya Kusuma.