
Dan dalam suatu kesempatan, Nastiti menangis dalam pelukan Tirta..
Nastiti benar- benar sangat sedih di tinggal Tirta jaya Kusuma dan dia menyatakan keinginannya untuk mengikuti Tirta Jaya Kusuma.
Dirinya benar benar terpuruk!
"Jangan Nastiti, kamu adalah pengganti eyang Ranu,,! cegah Tirta Jayakusuma.
"Kamu harus kuat! kamu adalah harapan dari semua warga dukuh Srengseng ini!"
"Ki Amongrogo hanya sementara saja sebagai kepala padukuhan ini dan jika tiba saatnya nanti, kamu sudah siap,.maka kamu lah yang akan memimpin padukuhan ini.! lanjut Tirta.
"Kamu harus bisa membawa padukuhan menjadi lebih baik bagi segenap wargamu Nastiti!".
"Jadikan dukuh ini jadi makmur!
Gemah Ripah Loh Jinawi Kerto Raharjo Nir Ing Sambikolo, "kata Tirta menasihati Nastiti.
"Dan suatu saat kamu pasti akan menemukan seorang pemuda yang baik yang mencintaimu sepenuh hatinya!" lanjut Tirta Jaya Kusuma.
"Aku hanya seorang gadis yang lemah mas Tirta.!". lanjut Nastiti sedih.
Sebenarnya memang Nastiti sangat berat di Tinggal oleh Tirta Jaya Kusuma!
Sebagai Seorang gadis yang sudah dewasa, dia sangat menginginkan hubungan yang jelas!
Dahulu eyangnya sudah menjodohkannya dengan sang pemuda, dan dia sudah menganggap sang pemuda memang sebagai masa depannya walaupun sang pemuda belum setuju pada waktu itu,!
Nastiti kemudian hanya bisa diam sambil memandangi ujung bajunya..
Matanya masih sembab, karena semalam dia menangis terus!
Dia, sangat sedih ! sedih karana kepergian dua orang yang menjadi sandaran hidupnya yaitu eyang Ranu dan Tirta Jaya Kusuma!
Entah bagaimana nasibnya kedepan setelah kepergian eyangnya dan Si pemuda!
Tampaknya Tirta semakin jauh dari jangkauannya!
Sebenarnya Tirta pun sangat berat meninggalkan Nastiti ! Akan tetapi dia harus teteg ! Harus mengatakan hal ini pada Nastiti..
Aku berjanji akan kembali kesini Nastiti! melihat perkembangan padukuhan ini di masa mendatang.
Demikianlah Siang itu Tirta meninggalkan dukuh Srengseng dibawah tatapan sedih dari orang-orang Srengseng yang tidak rela dengan kepergian sang pemuda!
Dulu mereka berangkat gunung Ijen Ber empat, dan sekarang pulang ke lereng gunung Ungaran menjadi ber enam.
Tirta, Bayu, Adnan, sepasang pedang iblis Tan Siang Ki dan Tan Siang Wi Serta Mawar .
Mereka melakukan perjalanan dengan santai melalui jalur tengah!
Lewat kota Malang, melewati kota Batu, Sambil menikmati keindahan wisata di kota Batu yang memang mempunyai tempat-tempat. wisata yang indah dan bagus.
Bayu yang ceria , segera saja mengajak mereka semua menginap di kota batu!
__ADS_1
Mereka malam itu menginap di sebuah villa di daerah wisata Selecta..
Pagi sampai sore mereka mengunjungi Jatim Park 1 dan ke museum angkot...
Sungguh hari yang menyenangkan setelah berhari-hari mereka bertaruh nyawa di gunung Ijen dan di lereng Tengger!
Mawar yang cantig bohay benar-benar bahagia! apalagi di dampingi lima cowok yang hebat hebat!
Dengan keceriaannya perjalanan menjadi menyenangkan bagi mereka semua.
Dan ternyata waktu seharian tidaklah cukup untuk berkeliling mengunjungi objek- objek wisata di kota batu ini..
Untuk menikmati satu objek wisata saja di kota batu ini memakan waktu yang lumayan lama !
karena memang objek-objek wisata di kota Batu ini sangat lah menarik dan orang-orang tidak ingin melewatkan satu bagian saja dari objek di dalamnya! Dan mereka memerlukan waktu paling tidak lima jam untuk berkeling dalam satu objek wisata.
Dan sore itu setelah dari Museum Angkot,, mereka kemudian menuju Batu Night spectacular ( BNS)
Mereka benar- benar merasakan kegembiraan dan keceriaan,,
Setelah puas mereka kemudian menuju alun- alun kota batu untuk menikmati indahnya alun-alun ini..
Mobil Segera di parkir di area masjid Raya kota Batu yang letaknya memang ada di sekitar alun-alun kota Batu.
Tampak Mawar sudah berlari-lari gembira mendahului kawan kawannya..
Dia tampak ikutan antri membeli tiket bianglala di tengah alun- alun kota Batu.
Banyak anak-anak muda berpasang-pasangan menikmati suasana malam kota batu pada malam itu..
Ketika tiba giliran Meraka berempat naik, ternyata Bayu di tolak naik bersamaan dengan Adnan, mereka harus naik sendiri sendiri.
Sehingga Bayu sempat marah-marah pada petugas nya.
"Maaf mas,, mas nya terlalu besar, kalau masnya naik kapsul berdua dengan orang dewasa maka bisa menyebabkan kapsul nya tidak imbang mas!" jelas seorang penjaga pada Bayu.
Akhirnya Bayu bisa menerima penjelasan dari petugas tersebut.
Sedangkan Mawar sejak tadi sudah menarik-narik tangan Tirta jaya Kusuma untuk di ajak naik bersama sama!
"Ayo Ta, cepetan dong ! " seru Mawar manja! dia kuatir tidak mendapatkan tempat!
"Iya iya, seru Tirta jaya Kusuma jengah dengan kelakuan Mawar ini.
Mawar ini memang mempunyai karakter yang mirip mirip dengan Nadine, akan tetapi Nadine
cenderung lebih vulgar dan terbuka dalam menyampaikan isi hatinya.. Sedangkan Mawar lebih menonjolkan kelebihannya sebagai wanita,, Dia tidak serta merta agresif, dia justru membuat para pria memburunya..
Adnan terpaksa naik ke kapsul bianglala sendiri, dia merasa jengkel juga!
Untunglah , tiba- tiba saja ada gadis remaja yang mendadak saja nyelonong masuk dan menemani Adnan!
Dan giliran Bayu yang mencak mencak,
__ADS_1
"Sialan, kau Adnan! kau dah ada temen,,!" serunya pada Tirta dan Adnan.
"Aku sendirian Ta,,!!!!, seru Bayu.
"Wahai angin malam sampaikan salam kangenku pada juragan cantig ku " serunya! menghibur diri.
Bianglala mulai bergerak perlahan.
Di dalam kapsul tampak Tirta duduk agak menjauh dari Mawar! Dia masih agak agak takut pada Mawar walaupun. mereka sudah bergaul erat akhir akhir ini, akan tetapi daya tarik seksual dari Mawar ini memang sangat menakutkan bagi Tirta jaya Kusuma.
Kenapa jauh sih, seru Mawar seraya mendekatkan tubuhnya pada Tirta.
Ah tidak apa kok mbak ,, jawab Tirta..
Begitu tubuh mereka bersentuhan, Tirta Jaya Kusuma seperti tersengat listrik saja! tubuhnya menggigil...
"Ih, tubuh mas Tirta kok menggigil!" seru Mawar pura pura kaget, padahal dia tahu apa sebab nya.
Takut ketinggian ya,, seru Mawar dengan wajah tersenyum mesra .. dan senyum jahatnya tampak puas menggoda Tirta Jaya Kusuma.
Mawar tampak bahagia bisa ngerjai pemuda tangguh tanggon ini!
pemuda yang tampak polos dan lugu!
"Iya mbak aku takut ketinggian!" jawab Tirta sekenanya.
Terasa bianglala itu bergerak sangat pelan bagi Tirta Jaya Kusuma..
Keringat sebesar biji jagung tampak bermunculan di dahinya?
Malamnya setelah selesai menikmati malam di alun alun kota batu, mereka kemudian berkeliling pasar Laron di sekitar alun-alun ini.
Pasar laron ini menempati jalanan di sebelah selatan alun alun Kota Batu.
Disana di jual berbagai macam barang, makanan, pernak pernik kerajinan dan lain nya.
Alun-alun kota Batu.
Batu night spectacular (BNS). Hanya di buka pada malam hari.
Jatim Park 1
Taman Selecta,
__ADS_1
Batu Secret Zoo, kebun binatang di kota Batu.