Tirta Jayakusuma

Tirta Jayakusuma
usaha memisahkan Iza


__ADS_3

Malam itu , Tirta di minta Iza untuk Dateng ke rumah..


Tirta yang memang berencana untuk mengunjungi Rumah Iza di komplek perumahan elit Graha Taman Bunga di daerah Ngaliyan kota Semarang ..


Iza sudah tampak berdiri di depan rumah menyambut Tirta Jaya Kusuma..


Akan tetapi ada yang berbeda di wajah Iza.


Dia yang biasanya ceria dan bersemangat , hari itu tampak keruh wajahnya dan lebih banyak diam.


Tak ada senyum , tak ada kemanjaan di sana..


Tirta segera merasakan perubahan dalam diri Iza..


"Ada apa Iza,, ada yang mengganjal di hatimu kah?! atauu kamu tidak enak badan ?" tanya Tirta setelah keduanya duduk di teras rumah Iza..


Iza hanya Diam, Kemudian dikeluarkan ponsel dan di bukanya..


Dan ditunjukkannya sebuah foto yang memperlihatkan Tirta Jaya Kusuma di Eling Bening Ambarawa .


Ada beberapa buah foto yang memperlihatkan interaksi mesra antara Tirta Jaya Kusuma dan Dinda...


Sejak awal terlihat orang yang memfoto ini telah mengincar Dan membuntuti keberadaan Tirta dan Dinda..


Foto- foto tersebut di ambil sewaktu di parkiran kampus sampai di Eling Bening Ambarawa.


Foto foto terlihat diambil dari sudut yang kebanyakan dari belakang dan samping !


Terlihat beberapa interaksi mereka menunjukkan ada hubungan mesra diantara mereka..


"Bukan kah ini foto foto kamu dan Dinda?" kata Iza datar dan Dingin.


Tirta hanya menganggukkan kepala..


"Aku sudah serahkan hati dan perasaanku padamu, sudah aku korbankan semuanya untukmu Ta,, kenapa kau lakukan semua ini," Kata Iza lagi.


"Siapa orang yang telah mengirim kan foto foto ini padamu?" tanya Tirta .


"Tidak penting siapa yang mengirim foto foto ini padaku!" jawab Iza .


"Yang jelas foto ini adalah kamu! foto ini jelas menunjukkan ada hubungan khusus Kamu dan Dinda..!" kata Iza lagi..


Terdengar suara Iza mulai sedikit bergetar .


"Memang benar foto itu adalah aku dan Dinda." jawab Tirta..pelan....


Tampak ada perasaan bersalah dan penyesalan di sana.


"Kamu kan tau kami adalah sahabat..!" kata Tirta berusaha membela diri..


"Dinda, Tia dan Nani adalah sahabat aku, juga Bayu dan Adnan .." lanjut Tirta.


"Sahabat tapi mesra yaa...!" sindir Iza..


Ya Tirta hanya bisa terdiam, apalagi dia seorang pemuda yang pada dasarnya pendiam dan tidak terlalu banyak perbendaharaan kata di otaknya untuk meredakan kemarahan sang Gadis...


Kebanyakan cowok dan pria dewasa , memang cenderung mempunyai karakter seperti Tirta,,, pendiam dan cenderung bingung jika berada dalam keadaan seperti ini..


Dan kadang sifat diam dalam hal-hal tertentu adalah Emas akan tetapi dalam hal-hal lainnya malah membuat suasana runyam!


Kediaman Tirta kali ini pun ternyata membuat runyam masalah ini.

__ADS_1


"Sudahlah Ta,, aku tidak ingin melihat wajahmu lagi.. pergilah!" bisik Iza dengan suara sedih ...


Mendengar ini, Tirta tampak kaget..


Perkataan Iza ini telah merasuk ke relung hatinya..


Awalnya Tirta Jayakusuma merasa rendah hati di hadapan keluarga ini...


Keluarga yang kaya raya ! bertolak belakang sekali dengan kehidupannya! kehidupan keluarganya yang sederhana dan pas pasan ..


Penerimaan yang baik dari keluarga ini padanyalah yang membuat dia akhirnya mengutamakan hatinya yang minder untuk Iza , apalagi dengan perhatian dan rasa sayang Iza padanya.


Kini, rasa rendah diri itu muncul kembali.


Walaupun Tirta jaya Kusuma sekarang ini sudah menjelma menjadi seorang pemuda yang hebat, tangguh tanggon, di segani kawan dan di takuti lawan, akan tetapi sifat-sifat dasarnya yang pemalu dan rendah diri tidaklah serta merta hilang dari dirinya.


Tadinya Iza kurang begitu memahami akan perkataannya yang telah menyentuh harga diri sang pemuda!


"Maafkan aku Iza.. Maafkan aku,, bukan aku ingin menyakiti hatimu dan menghianati cintamu, akan tetapi ada hal-hal yang aku sendiri tak bisa menghindarinya..." bisik Tirta lirih, seraya berdiri dari duduknya dan melangkah pelan menuju motornya...


Deru motor bergema memecah kesunyian malam dan pergi menjauh dari rumah besar tersebut.


Iza hanya bisa memandangi kepergian sang pemuda dengan tatapan mata kosong..


Tak terasa matanya sudah basah oleh air mata.


"Sudahlah nak, ayo masuk kedalam, udara malam tidak baik untuk kesehatan mu! " bisik sang Mama.


***


Di malam sebelumnya ...


Dan itu adalah foto foto yang memperlihatkan kebersamaan antara Tirta jaya Kusuma bersama dengan Dinda.


Iza , tahu bahwa selama ini, Dinda juga berusaha mendapatkan hatinya Tirta Jaya Kusuma. Akan tetapi Iza lah yang lebih dulu mendapatkan hati Tirta Jaya Kusuma.


Dikatakan dari kiriman foto foto tersebut...


"Inikah pemuda yang akan menjadi gantungan hidupmu kelak?"


"Pemuda tidak setia dan miskin??".


Ya , kata kata yang sangat memprovokasi hati Iza..


Dimana pun dan siapapun gadis yang melihat kekasih nya berduaan dan bermesraan seperti ini pasti akan sangat marah ! apalagi selama ini Izalah yang selalu di kejar-kejar cowok cowok ganteng dan dari keluarga kaya!


Ego Iza tiba-tiba saja meledak!


Dia marah dan merasa kan perih karena di khianati.


Dan akhirnya terjadi lah semua ini...


***


Sebelumnya, beberapa hari yang lalu paman nya dari keluarga ibunya yaitu adik sepupu jauh ibunya yang berasal dari Jakarta telah mengunjungi keluarga pak Fajrul.


Pamannya ini bernama Om Hendro.


Datang ke kota ini karena ada perjalanan bisnis dalam rangka ingin mengembangkan usaha bersama putranya yang lulusan luar negri.


Dalam kesempatan itu Om Hendro atau Om Suhendro ini begitu membanggakan putranya ini yang bernama Jody Suhendro.

__ADS_1


Memang Jody ini terlihat sebagai seorang yang berpendidikan tinggi .


Kulit bersih, wajah ganteng , perawakan sedang dengan penampilan rapi dan wangi..


Benar benar seorang pemuda pilihan!


Sebenarnya tujuan Om Hendro ini ke kota Semarang bukanlah untuk mengembangkan usaha, akan tetapi ingin memperkenalkan putra nya ini pada keluarga kakak sepupunya yang dia tahu mempunyai putri cantik Dan merupakan anak tunggal..


Keluarga om Hendro ini walaupun cukup kaya tapi tidaklah sekaya raya keluarga pak Fajrul.


Apalagi akhir-akhir ini kondisi perekonomian yang sedang lesu, sehingga menyebabkan perusahaan dari om Hendro ini juga terkena imbasnya !


Perusahaan nya mulai goyah!


***


Begitu bertemu dan melihat Iza, Om Hendro tampak sangat tertarik .. Begitupun dengan sang Anak Jody Suhendro.


"Ponakanku sudah besar,! cantik sekali !!" puji om Hendro..


"Ah, Om, biasa juga Om,,, ! " jawab Iza malu..


" Iya Ndro,, ini Iza sudah bertunangan Lho , senentar lagi aku juga akan menimang cucu !" sela Mama Iza.


Eh,, cepet banget Mbak?!" jawab om Hendro..


Ada sedikit kekecewaan di hatinya..


Demikian pula dengan Jody!


Jody belum pernah bertemu dengan gadis secantik Iza ini... sudah sering dia bergaul dengan gadis kalangan atas bahkan artis artis ibukota , tapi Iza ini terlihat lain! masih natural dan kecantikannya begitu membuat hati Jody jungkir balik!


"Secepat itu Mbak!" tanya Om Hendro..


"Iya Ndak papa to Ndro...


Mereka sudah saling mencintai kok Ndro.. lagian bisa menambah hidup suasana rumah ini! " lanjut Mama Iza.


"Lha ini Jody apakah juga sudah menikah Ndro?" tanya mama Iza..


"Belum ada yang cocok Mbak.


Sudah banyak dari keluarga kaya anak relasi bisnisku yang mengajak untuk berbesan denganku, tapi aku belum merasa ada yang cocok." jawab om Suhendro.


"Jangan terlalu pilah pilih Ndro , nanti kamu kelamaan nimang cucunya."


Demikianlah mereka sudah berbincang banyak hal ...


Jody sendiri yang memang sangat tertarik pada Iza tampak mulai berusaha menarik perhatian Iza, juga berusaha mengorek keterangan tentang tunangan nya.


Demikian pula dengan om Hendro yang nampak penasaran dengan calon menantu dari keluarga Fajrul ini.


"Kamu menginap di mana Ndro?" tanya Mama Iza dalam suatu pembicaraan ..


"Di hotel Holiday In di kawasan Simpang Lima Mbak!" jawab om Hendro.


"Rencananya sih sekitar seminggu aku di Semarang ini!" lanjut om Hendro.


"Oh, ya sering seringlah mampir kemari selama kamu di kota ini." kata Mama Iza..


Beberapa saat kemudian ayah dan anak ini pamit kembali ke hotel dan berjanji untuk datang mengunjungi rumah pak Fajrul.

__ADS_1


__ADS_2