Tirta Jayakusuma

Tirta Jayakusuma
semua bergerak


__ADS_3

Tetua Sangga Buana, Tony, Patrik dan juga Katrina telah sampai di Markas Cabang Cakar Iblis di Lebak Bulus!


Markas ini menempati sebuah rumah mewah dengan halaman sangat luas akan tetapi berpagar tertutup sehingga orang luar tidak dapat mengetahui aktivitas di dalamnya!


Rata rata markas cakar Iblis memang seperti ini..


Bangunan mewah dan tertutup rapat! maklumlah organisasi ini mempunyai kekuatan finansial yang luar biasa!


Begitu masuk ke dalam lingkungan Markas, Tony yang memang ketua cabang Cakar iblis di sini segera memerintahkan anak buahnya untuk bersiap siap menghadapi serbuan dari Tirta jayakusuma.


***


Sementara itu Regu yang di pimpin oleh bang Leo juga sudah mulai bergerak dengan hati hati, menghindari pengawasan dari orang-orang Cakar Iblis!


Walaupun mereka berangkat dari rumah pak Michael yang lain yang tampaknya belum terdeteksi oleh pihak Cakar Iblis.


Kelompok yang di pimpin Adnan juga berangkat dalam waktu yang bersamaan dengan regu Bang Leo! kemudian berturut turut regu yang di pimpin Mahardhika, dan yang terakhir berangkat adalah regu yang di pimpin Ludiro!.


Regu yang di pimpin bang Leo langsung menuju markas Cakar iblis yang ada di Jakarta Utara!


Dengan menggunakan dua mobil ekspander warna putih, bang Leo dan kelompoknya langsung tancap gas menuju Jakarta Utara.


Sementara itu kelompok yang di komandoi Mahardhika mendapatkan tugas menyerbu markas Cakar Iblis di Tangerang !


letak Markas cabang dari kelompok Cakar Iblis ini ada di daerah Lipo Karawaci Tangerang .


Seperti markas-Markas cabang Cakar Iblis lainnya ..


Markas cabang di LiPo Karawaci ini juga adalah rumah mewah dan luas serta berhalaman luas akan tetapi berpagar tertutup.


Sementara dalam waktu yang hampir bersamaan meluncur pula dari dari rumah pak Michael Adnan, Bayu, Tomy , Irman dan lain nya dan tak lupa si Kumbang juga turut serta..Mereka menggunakan pintu belakang yang merupakan pintu rahasia yang tidak setiap orang mengetahuinya.


Kelompok Adnan ini akan menyerbu markas cabang Cakar Iblis yang menguasai Bekasi , jadi jaraknya tidak terlalu jauh dari rumahnya pak Michael.


Dan terakhir adalah regu yang di pimpin oleh Ludiro akan menyerang kelompok Cakar Iblis yang bersarang di Depok.

__ADS_1


Markas cabang cakar Iblis di kota Depok terletak di pinggiraan kota, jauh dari perumahan penduduk!


Rumah yang dijadikan markas ini sangat luas dengan berbagai fasilitas di dalamnya seperti tempat gim, mini bar , ruang karaoke dan juga kolam renang.


Ketua Cakar iblis wilayah Depok ini bernama Ganesh! Seperti namanya yang merupakan Dewa yang berbentuk kepala gajah yang gemuk dan di kenal sebagai dewa ilmu pengetahuan dan kecerdasan. Ganesh ini adalah seorang pria usia tiga puluhan tahun bertubuh tambun berkepala besar berhidung besar dan berdahi lebar! Akan tetapi dirinya tidak seperti dewa Ganesha yang di gambarkan sangat pintar dan merupakan dewa pengetahuan ! Ganesh si pemimpin cabang Cakar Iblis ini tidak lah terlalu pintar! Dia lebih banyak menggunakan kekuatannya dibanding otaknya!


Ganesh ini ternyata mempunyai kekuatan bawaan lahir yang sangat kuat dan kemudian dia mendapatkan bimbingan yang tepat dari seseorang guru dari ujung kulon! seorang pertapa tua yang memberikan beberapa ilmunya pada Ganesh karena tertarik dengan kekuatan alami dari Ganesh ini.


***


Beberapa saat kemudian di Jakarta Selatan.


Tirta Jayakusuma telah berada tepat di sebuah bangunan berlantai dua dengan pagar tinggi dan tertutup!


Hanya lantai dua saja yang terlihat dari jalanan .


Rumah tampak lengang, akan tetapi Tirta yakin bahwa di dalam pasti telah bersembunyi banyak anggota Cakar Iblis!


Entah apa yang telah mereka persiapkan ?


Sepuluh orang sudah turun semua dari dua mobil Van!


Meninggalkan sang driver yang tetap berada dalam mobil Van yang mesinnya tetap di Biarkan menyala.


"Kami Datang menantang kalian hai para pengacau Dunia ! perusak bangsa! seru Jaladri keras! ya walaupun tubuhnya kurus dan jangkung , ternyata suaranya melengking keras !


"keluar kalian!" seru Jaladri lagi.


Di dalam markas Iblis, Tony, Patrik dan tetua Sangga Buana tampak kaget dengan tindakan dari lawannya yang datang dan menantang dengan terang-terangan!


"Bagaimana ini! padahal kita sudah menyiapkan perangkap di dalam markas ini, tapi mereka malah datang dengan terang terangan!" kata Tony.


Kita tunggu sesaat dulu, jawab Patrik.


Jika mereka tidak juga bergerak kita buka buka pintu gerbang saja dan kita persilahkan mereka masuk dalam markas!

__ADS_1


***


Setelah beberapa kali Jaladri berteriak dan tidak ada tanggapan Tirta segera menyuruh Jaladri menghentikan seruannya.


"Kita tunggu saja disini!" kata Tirta.


"Aku yakin mereka telah menyiapkan kejutan bagi kita, jadi aku pikir kita jangan sampai masuk dalam perangkap mereka!


Tirta dan kawan- kawannya dari dukuh Srengseng dan dari dukuh Wuni kemudian sengaja duduk-duduk di depan pintu gerbang markas Cakar Iblis ini.


***


"Huh , tampaknya mereka sengaja berbuat seperti itu karena mungkin mereka sudah merasa kalau kita akan menjebak mereka!" kata Tony.


"Sudah Buka saja pintu gerbangnya ! kita habisi meraka dalam duel satu lawan satu!"


"Tidak perlu ada tipu muslihat !" kata tetua Sangga Buana! yang mulai tidak sabar dengan kelakuan lawan yang ternyata hanya di Pandegani oleh seorang anak muda kurus dan jangkung yang tidak meyakinkan sama sekali kalau dia itu sangat hebat seperti yang di gembar gemborkan si Patrik dan Ujang!


Ya , tetua Sangga buana sudah melihat dedeg piadeg (postur tubuh) dari Tirta jaya kusuma dari Kamera pengawas yang di pasang di depan pintu gerbang Cakar Iblis.


"Baik tetua,!" kata Tony yang segera memerintahkan salah seorang anak buahnya untuk membuka pintu gerbang markasnya.


Jika sang Tetua Sangga Buana sudah berkata demikian , Maka Tony tak berani untuk membantahnya dan dia percaya akan kemampuan sang Tetua Sangga Bumi ini.


Berbeda dengan Patrik, dia sudah merasakan langsung kekuatan dari Tirta Jaya Kusuma!


Seorang pemuda yang sederhana tapi kekuatannya seakan akan tak berbatas!


Begitu pintu gerbang terbuka dengan mengeluarkan suara gemuruh saking beratnya maka tampaklah sepuluh orang yang berdiri di depan pintu gerbang yang telah terbuka.


Tirta jaya Kusuma, Ki Sadewa, Ki Wigati, Kerto, Nastiti, Jaladri serta lainnya segera mengikuti langkah Tirta jaya Kusuma masuk melewati pintu gerbang yang sudah terbuka tersebut.


Dan dua orang di minta oleh Tirta jaya Kusuma untuk berjaga-jaga diluar pintu gerbang markas Cabang Cakar Iblis.


Langkah Tirta Jayakusuma hanya sampai sekitar sepuluh meteran saja dari pintu gerbang dan berhenti!

__ADS_1


Tirta memandang dengan seksama bangunan megah dua lantai tersebut.


__ADS_2