
Dan Akhirnya setelah di tuntun pelan- pelan satu kata demi satu kata , bang Leo mampu mengucapkan akad Nikah.
"Syukur Alhamdulillah...!" seru orang-orang yang hadir..
"Bang , sudah hafal niat naik ranjang nya belum bang! " canda Bayu.
"Kalau belum bisa nanti saya ajari bang.." lanjut Bayu.
Bang Leo tampak tersenyum mendengar ocehan Bayu Ini..
Usai acara akad nikah di lanjut acara resepsi alias makan makan...
Bayu segera berkeliling berburu kuliner kesukaannya.
Nadine juga memberitahukan bahwa makanan dan minuman yang di gunakan disini di suplai dari resto yang telah di dirikan di bekas markas cabang cakar Iblis di Jakarta Selatan..
Dengan membuat pesanan ini, maka bisa lebih banyak menghemat biaya dan memutar roda perusahaan..
Sementara itu orang-orang mulai memberi ucapan selamat pada bang Leo dan juga Mawar.
Dalam suatu kesempatan Tirta yang sedang berbincang bincang dengan Ki Lodaya mendapat peringatan tentang Windu Widagdo dan juga Jadug, dua orang pemuda jahat yang sedang mendalami olah kanuragan di bawah tempaan kyai Bogorame di pertapaan di tengah hutan Alas Purwo..
Hal ini supaya sang pemuda dan juga anak menantunya bersiap menghadapi dua pemuda yang sangat berbahaya ini, karena Ki Lodaya sudah tahu betapa hebatnya pemuda yang bernama Jadug dan juga Windu Widagdo ini..
Dengan adanya Leo yang sekarang sudah menjadi Suami dari Mawar putrinya, mau tidak mau ki Lodaya memposisikan dirinya di sebelah bang Leo dan Mawar.
Tirta tampak sangat berterimakasih pada Ki Lodaya.
Dia mulai sadar , bahwa lawan-lawan tangguh lambat atau cepat akan kembali muncul dan membuat onar di mana-mana.
Sore itu usai sudah perjamuan dalam resepsi pernikahan bang Leo..
Tamu undangan satu persatu telah pergi meninggalkan tempat itu..
Tinggal keluarga dan beberapa orang saja yang masih berada di situ mengobrol dan berbincang dengan akrab..
Tirta, Bayu, Adnan serta Nadine masih berada di situ..
Nadia , Mahardhika ,Intan, Sawung, Cemani , Fatih, T?tiga tetua dari padepokan lereng gunung Ungaran yakni Mbah Hardjo, eyang pandu dan kyai Wonokerti serta kang Damar..juga masih berada di tempat itu..
Rencananya mereka akan berlibur di Jakarta untuk beberapa hari kedepan.
Mereka tidak perlu mencari hotel untuk menginap karena komplek disini cukup luas untuk menampung mereka semua..
Mereka mengobrol hingga tanpa terasa hari mulai gelap...
"Bagaimana kalau kita melihat resto dan pusat perbelanjaan kita di Jakarta selatan?" ajak Nadine pada Tirta, Bayu dan Adnan serta Mahardhika yang ternyata juga turut hadir bersama beberapa anak buahnya.
Mereka tampak setuju ,karena mereka pun punya andil dalam perusahaan yang telah berdiri!
Semua yang terlibat dalam penumpasan kelompok cakar Iblis mendapatkan hak sebagai pemegang saham dalam perusahaan ini.
__ADS_1
Malam itu, mereka dengan bersemangat mengikuti Nadine mengunjungi pusat perbelanjaan dan juga resto di kawasan Jakarta Selatan.
Merekapun berangkat dengan beberapa unit mobil..
Sekarang di mobil Tirta bertambah Mahardhika dan juga Intan, serta jabrik dan gembul, sehingga Tirta Jaya Kusuma menjadi lebih merasa aman ..
Beberapa saat mereka telah sampai di depan sebuah Pusat perbelanjaan yang sangat ramai dengan pengunjung !
Beberapa dari mereka yang waktu itu ikut menyerbu markas pusat di Kemang ini, sekarang menjadi takjub melihat perubahan dari markas utama dari kelompok Cakar iblis.
Sekarang bangunan utama sudah menjadi Mall yang cukup besar .
Mereka kemudian memasuki mall bersama-sama..
Jabrik, Eko, gembul, yang merupakan mantan mantan pencopet di kota Surabaya menjadi sangat bangga ketika di beritahu oleh Mahardhika bahwa mereka juga mempunyai hak atas Mall ini..
Terlihat wajah haru dan gembira...
"Kalau mau , kalian pun bisa tinggal disini di asrama asrama yang kita punya disini! atau kalau mau kalian juga bisa ikut bekerja di perusahaan Klian ini," kata Mahardhika.
Dan tampaknya mantan-mantan pencopet kecil ini sangat tertarik atas tawaran Mahardika.
Mereka tampak bangga setelah mengunjungi mall ini, kemudian Nadine mengajak mereka semua untuk menuju ke lantai dua mall tersebut dimana kantor management mall berada .
Ketika mereka akan naik keatas ternyata mereka bertemu Aksan dan Udin...
Mereka berdua adalah kepala keamanan dari Mall ini di bawah koordinasi dari Leo's Securitas .
Mereka kemudian masuk ke ruangan rapat di lantai dua mall ini .
kalian semua adalah pemilik dari pusat perbelanjaan ini ..
Jika kalian punya masukan atau usulan yang baik bisa di sampaikan ke saya..
kata.. Nadine...
Ahh, ini sudah sangat hebat dan sempurna Mbak Nadine ,, seru gembul yang tak dapat menutupi rasa gembiranya...
Dengan saham yang di punya ia bisa menyekolahkan adik adiknya di Surabaya ke jenjang yang lebih tinggi..
"Mbak Nadine, boleh tanya dikit, nih...!" sela Jabrik.
"Kalo saham itu apa ya...?" tanya jabrik...dan bisa di buat untuk makan nggak..?" tanya nya lagi ...
Semua yang hadir tampak tersenyum mendengar pertanyaan Jabrik ini..
"Ah konyol ataukah bodoh kamu ini brik, "seru si Gembul sambil njenggung kepala Jabrik.
"Sudah, gak papa mas gembul," kata Nadine sambil tersenyum manis...
"Biar Nadine yang menerangkan," kata Nadine.
__ADS_1
"Saham adalah bukti kepemilikan pada sebuah perusahaan , jadi kalau kamu punya saham, itu membuktikan kamu menjadi bagian dari perusahaan itu dan kamu berhak mendapatkan hasil dari keuntungan yang di dapatkan oleh perusahaan ..
Saham itu bisa kamu jual dan juga bisa kamu pindah tangan kan pada pihak lain dengan konsekuensi kamu sudah tidak berhak atas perusahaan itu dan pendapatan mu dari deviden atau laba perusahaan kamu tidak mendapatkan nya lagi..." terang Nadiem...
"Lalu berapa yang aku terima tiap ada pembagian laba perusahaan?" tanya Jabrik penasaran..
"Untuk saat ini belum di ketahui pasti mas Jabrik,,, karena perusahaan baru saja berdiri dan beroperasi, mungkin nanti setelah kurang lebih enam bulan beroperasi baru kita bisa memperkirakan keuntungan yang akan kalian terima sesuai saham yang kalian miliki..."
"Misalkan ya mas jabrik , perusaan kita ini mendapat keuntungan bersih sebesar satu miliar, maka yang akan kita bagi kepada pemegang saham adalah empat puluh persennya atau empat ratus juta ..
Sedangkan sisanya untuk pengembangan perusahaan." terang Nadine.
"Dan jika perusahaan kita merugi maka deviden tidak bisa di bagi."
"Sedangkan perusahaan kita ini ada beberapa perusahaan yang bergerak di beberapa bidang usaha .. dan tidak semua berorientasi pada profit semata!"
"Kita juga mendirikan yayasan yang bergerak bidang kesehatan dan pendidikan yang berorientasi non profit atau tidak mencari keuntungan .."
"Tapi jangan kawatir mas Jabrik , dalam bulan pertama kita sudah berhasil mencetak keuntungan bersih cukup besar..."
"Aku perkirakan waktu pembagian deviden pertma nanti mas jabrik bisa mendapatkan puluhan juta lah " terang Nadine panjang lebar..
Wajah Jabrik , gembul dan lain lainnya tampak melongo mendengar penjelasan panjang lebar dari Nadine...
Memang Nadine ini pantas sebagai pengelola perusahaan .
Tirta , Bayu, Adnan tampak kagum dengan kemampuan Nadine ini..
"Oh, syukurlah ,, syukurlah." seru jabrik...
"Aku sudah berjanji pada Murni untuk melamar secepatnya ." seru Jabrik.
Usai dari pusat perbelanjaan ini, Nadine kemudian mengajak ke bekas markas cabang cakar iblis yang lain nya ..yang terletak juga di Jakarta Selatan.
Sesampai di bekas markas cakar iblis, mereka juga mendapati markas yang sudah menjadi resto yang indah dan menawan dengan konsep Garden Resto..
Dan banyak pengunjung yang tampak menikmati suasana resto yang nyaman dengan penataan yang keren. juga live music yang menemani para pengunjung resto.
Nadine kemudian mengajak mereka berkeliling di sekitar resto ini yang ternyata juga menyediakan gedung Multi guna untuk berbagai acara.
usai berkeliling Nadine segera mengajak mereka samua menikmati suasana temaram di luar ruangan,
Dan di sana sudah di siapkan berbagai hidangan yang merupakan menu andalan di resto ini..
Dalam kesempatan itu Mahardhika memberikan undangan pada kawan kawan seperjuangan nya untuk menghadiri pernikahannya dengan Intan yang akan di helat kurang lebih dua Minggu lagi!.
Semua yang hadir tampak kaget dengan rencana Mahardhika dan Intan. .
Nadine tampak diam membeku... Dia tampak sedih...
Ketika kawan- kawannya
__ADS_1
satu demi satu menikah ...
Wajahnya kembali terlihat sedih dan murung...