
Dan ketika pertarungan antara siang mo kiam melawan bos cakar iblis berjalan beberapa saat lagi , si boss ini benar- benar sudah sangat terdesak !
Dalam keadaan yang sangat kritis ini, mendadak turun dari loteng, sesosok bayangan yang langsung terjun dalam arena pertarungan antara si bos cakar iblis dan sepasang pedang iblis siang mo kism, Dan ternyata yang masuk dalam pertarungan ini adaah rekan dari bos Cakar iblis dan bersenjata kan sepasang cakar iblis berwarna perak atau silver!
"Huh, Lambat sekali kamu Aksan !" seru si bos Cakar iblis.
"Maaf, ketiduran brother!" seru orang yang dipanggil Aksan ini.
Kembali pertarungan dua lawan dua berlangsung dengan sengit nya !
Kali ini pertarungan berlangsung lebih berimbang dan lebih mendebarkan
***
Sementara itu di belakang rumah , Leo dan Adnan segera melompat ke atas tempat Tandon air besar ! Setelah mengamati situasi sebentar, keduanya langsung melompat turun di dalam halaman belakang rumah yang jadi markas baru kelompok cakar iblis ini!
Suara pertarungan di depan juga terdengar sampai di belakang juga!
"Kita periksa ruangan ruangan ini dulu baru nanti ke depan bang Leo!" ajak Adnan.
Bang Leo tampak menyetujui usulan Adnan ini.
Mereka segera memeriksa satu persatu. ruangan ruangan di dalam rumah besar ini.
Rumah terdiri dari dua lantai! di. bawah sendiri ada lima kamar tidur, sebuah ruangan bersantai dan sebuah dapur yang cukup besar dan ruangan tamu yang cukup besar yang sekarang ini sedang di gunakan untuk pertarungan hidup dan mati antara kelompok cakar iblis melawan serbuan Tirta jaya Kusuma dan kawan kawan.
Sementara di loteng nya terdiri dari tiga kamar tidur dan teras loteng atas
Dan di suatu ruangan lantai bawah, ketika mereka berdua membuka sebuah kamar , tampak ada dua orang terikat tangan nya kebelakang dan mulutnya tertutup dengan lakban hitam.
Dua orang ltu adalah seorang pemuda berusia dua puluhan tahun dan seorang gadis berusia belasan tahun.
Adnan dan bang Leo segera melepaskan ikatan mereka dan juga melepaskan lakban yang menutupi mulut keduanya!
Si gadis remaja langsung menangis bahagia begitu tangan nya terlepas dari ikatan dan mulutnya terbuka dari lakban.
Wajah mereka tampak bersyukur bisa terlepas sandera kelompok ini.
"Ikuti di belakang kami!" kata Adan.
keduanya tampaknya adalah kakak beradik, seorang pemuda dan seorang gadis !
"Terimakasih mas!" seru kedua nya.
Adnan dan bang Leo segera meneruskan pemeriksaannya ke ruangan ruangan lain! dan ternyata di kamar lain, mereka juga menemukan beberapa anak dan remaja dalam keadaan terikat tali dan mulut di lakban hitam.
Total menemukan tujuh orang dengan dua di antaranya anak anak berumur kisaran umur sepuluh tahun , tiga orang berumur kisaran limabelas tahun dan dua orang kisaran umur dua puluhan tahun.
"Tampak nya kelompok ini juga melakukan penculikan bang Leo!" kata Adnan.
"Benar, tampaknya demikian Adnan!" jawab bang Leo.
Dari. keterangan mereka, ternyata mereka adalah korban penculikan dari kelompok cakar iblis ini,,!
Orang tua mereka di peras dengan meminta tebusan yang sangat besar dan jika orang tuanya tidak mampu menebus atau tidak mau menebusnya maka anak anak ini akan diual keluar negri untuk di jadikan budak , diambil jantungnya, ginjalnya atau bagian bagian tubuh yang lain nya! ataupun juga di bunuh begitu saja!
***
Sementara itu Tirta , Bayu, Kang Damar dan juga Mawar tinggal menghadapi anggota anggota cakar iblis yang bersenjatakan cakar perunggu .
Mereka ini tampak nya juga lumayan tangguh! tapi karena yang di hadapi adalah orang-orang yang jauh lebih tangguh, maka beberapa saat kemudian satu per satu mereka dapat di tundukkan!
Ketika semua berhasil di tundukkan, tinggallah pertarungan yang sangat mendebarkan antar sepasang pedang iblis melawan dua orang pemegang senjata cakar iblis berwarna silver.
Kali ini sepasang pedang iblis tidak lagi menahan diri,,
Tampak nya Tan Siang Mo dan Tan Siang Ki sangat gembira mendapatkan lawan yang tangguh dan seimbang.
Hawa pedang (kian Ki) segera di kerahkan! .
Pedang telah menyatu dalam setiap gerakan siang mo kiam .
Kali ini kecepatannya bertambah makin cepat dan kuat dan di barengi hawa pedang yang mampu merobek tubuh dari jarak jauh.
Pedang belum sampai, tapi kiam ki nya sudah sampai lebih dahulu.
__ADS_1
Sebenarnya kedua bersaudara ini juga masih belum sepenuhnya leluasa mengeluarkan ilmu pedangnya, karena ruangan ini tidaklah begitu luas sehingga pedang dan kiam ki tidak sepenuhnya maksimal!
Lambat tapi pasti , dua orang jagoan dari negeri Tiongkok mulai mengurung dua orang pimpinan cakar iblis ini.
Si bos sebenarnya sudah tahu, kalau orang-orang nya sudah habis! jika pertarungan ini di teruskan maka dirinya dan Aksan pun akan mati juga..
Si bos ini tampak nya juga sudah mempersiapkan sesuatunya sebagai jalan keluar dan meloloskan diri.
Dan ketika suatu saat ada kesempatan, si bos segera mengeluarkan benda bulat kemudian di bantingnya keras-keras ke lantai!
"Duarr,,, duar , duar,,!!
Tiga ledakan beruntun segera terjadi dan di ikuti asap tebal berwarna warni yang menutupi pandangan di ruangan itu..
"Lari Aksan! " seru si bos cakar iblis ini..
sementara Siang mo kiam hanya bisa melihat asap berwarna warni saja tanpa bisa mengejar lawan lawannya yang dengan sigap meloloskan diri dari kepungan Siang mo kiam dan juga segenap anggota padepokan !
Setelah asap hilang dari ruangan itu , mereka kemudian mengumpulkan anggota -anggota cakar iblis ini.
Beberapa ternyata sudah tewas, akan tetapi lebih banyak lagi yang terluka baik berat maupun ringan!
Leo dan Adnan yang membawa anak anak dan juga remaja dan pemuda juga gadis remaja yang ditawan segera menceritakan penemuan nya ini pada kawan kawannya!
"Lalu , bagaimanakah dengan orang orang ini!? tanya Adnan pada rekan rekannya!?
"Biarlah mereka yang masih sehat mengurus kawan kawannya yang luka berat atau meninggal," usul bang Leo..
"Tampak nya memang lebih baik seperti itu! ? jawab kang Damar.
"Atau kita laporkan kejadian ini pada pihak kepolisan , tapi kita harus segera pergi! biarlah anak yang mereka culik ini menjadi saksi kejahatan meraka" kata Tirta jaya Kusuma.
Akhirnya di sepakati bahwa mereka langsung pergi dan menyuruh pemuda yang paling besar untuk melaporkan kejadian ini pada polisi terdekat!
Si pemuda korban penculikan ini segera menyanggupinya.
***
Waktu sudah menunjukkan pukul delapan malam! Rombongan dari padepokan ini kemudian kembali ke arah gunung Pati di padepokan Mbah Hardjo.
Malam itu Tirta jaya Kusuma menghubungi Bu Devania kalau dirinya dan juga Bayu serta Adnan tidak bisa memenuhi janjinya untuk menemani Bu dosen Devania.
Dan untunglah juga , malam ini tidak terjadi apa apa yang membahayakan di rumah Bu Devania.
***
Sementara itu , si Bos dari cakar iblis dan temanya yang bernama Aksan tampak memacu motornya dengan cepat! Ternyata mereka menuju ke arah Bandungan, sebuah tempat wisata berhawa dingin dan sejuk di lereng gunung Ungaran sebelah selatan.
Ternyata mereka menyewa sebuah villa di daerah Bandungan ini.
Setelah beberapa saat berada di Villa dan menenangkan hati , si bos cakar iblis yang ternyata bernama Burhanuddin ini berkata pada Aksan;
" Sementara kita tinggal di sini dulu Aksan, sambil menunggu bala bantuan dari Jakarta!"
"Aku akan melaporkan kejadian ini dulu San!" kata Burhan pada Aksan.
Sesaat kemudian Burhan sudah tersambung dengan seseorang di seberang sana .
Burhanuddin tampak mulai bercerita tentang kehancuran cakar iblis di kota Semarang ini .
Dia menceritakan tentang munculnya lawan tangguh selain tiga orang pemuda yang sudah menjadi pusat perhatian dari para petinggi di markas pusat Jakarta.
"Orang orang yang tadi melawanku ini tampaknya bukan orang asli Indonesia bos, ! mungkin keduanya berasal dari Tiongkok asli!" kata Burhanuddin dalam laporannya kepada induk organisasi nya yang ada di Jakarta ini.
Mendengarkan laporan Udin tentang kehancuran markas mereka di kota Semarang ini, tampaknya si big bos sangat lah marah!
Udin hanya bisa mendengar kan kemarahan big bos nya ini dengan diam!
Setelah usai melaporkan semua yang telah terjadi barusan, kemudian Udin berkata pada Aksan;
" Bos besar sedang membuat rencana untuk menghadapi orang-orang ini!" kata Burhanuddin.
"Akan ada dua orang Cakar emas yang akan datang kemari, juga akan datang bala bantuan dari Jogjakarta!" kata Udin lagi.
"Kira-kira kapan bala bantuan dari pusat akan datang Han?" tanya Aksan.
__ADS_1
"Mungkin dalam satu dua Minggu kedepan San! " kata Burhanuddin atau sering juga di panggil Udin oleh kawan kawannya atau pun oleh anak buahnya!
***
Sementara itu di Ibu kota Jakarta, tepatnya di daerah Kemang!
Di sebuah rumah besar dan mewah , beberapa orang tampak sedang berbicara serius!
"Markas di kota Semarang sudah hancur! semua anggota tertangkap kecuali Udin dan Asan !" kata seorang pria berusia lima puluh tahunan dengan kumis kucing nya.
"Barusan Udin menghubungi aku," kata pria tersebut!
"Anak-anak muda yang dulu mengobrak abrik si Budiman yang melakukannya! di tambah dua orang jago pedang yang katanya si Udin bukan lah orang lokal, mungkin dari Tiongkok asli, itu katanya Udin!" lanjut pria ini.
Beberapa pria di situ tampak mendengar kan dengan serius perkataan yang di sampaikan oleh pria ini..
"Terus kira- kira apa yang akan bos lakukan menghadapi anak anak muda itu bos?" tanya seorang pria lain berusia empat puluhan tahun dengan wajah seram karena ada bekas luka melintang di dahinya sampai pipi nya.
"Aku akan mengirim dua orang cakar emas ke sana, ke Semarang untuk membereskan pemuda pemuda itu, ! kata si boss lagi.
***
Sebenarnya kekuasan organisasi cakar iblis sudah membayangi
ibukota Jakarta terutama di kalangan dunia kegelapan..
Para mafia, bandar Narkoba, preman besar maupun preman kecil di gegerkan dengan kemunculan kelompok penjahat yang ganas dan sangat Rahasia ini.
Kelompok ini bercirikan cakar besi.
Dan selalu meninggalkan jejak cakaran di setiap kejahatan yang di lakukan anggotanya.
Setelah hancur luluhnya kelompok Mr Budiman, sekarang para bandar dan pengedar narkoba mendapatkan suplai barang haram ini dari kelompok yang menyebut dirinya kelompok "cakar iblis..!" ini.
kelompok ini terdiri dari sepuluh orang pemimpin kelompok yang menguasai suatu wilayah tersendiri.
Kesepuluh pimpinan kelompok ini bersenjatakan cakar berlapis emas!
Dan setiap kelompok dari si cakar emas mempunyai sepuluh lagi kelompok, dengan tiap pimpinan bersenjatakan cakar berlapis perak/ Silver. Dan setiap kelompok ini terdiri dari limapuluh anggota cakar besi berwarna hitam!
Sebenarnya jumlah anggota yang memegang cakar perak sendiri cukup banyak, akan tetapi tidak semua mempunyai anak buah.
Seperti Halnya dengan Aksan, dia hanya di perbantukan oleh pusat untuk memperkuat markas cakar iblis di kota Semarang.
Semetara pemegang cakar besi biasa atau hitam ini bertugas melakukan kegiatan kejahatan ! mereka lah sebenarnya yang bertugas sebagai ujung tombak dalam organisasi kejahatan ini.
Di bawah cakar besi biasa /hitam ini kemudian ada para preman, bandar judi bandar narkoba kecil, pengedar narkoba, preman besar dan pegiat kejahatan yang lain yang minta perlindungan pada kelompok "Cakar Iblis ini!"
Bisa di bayangkan betapa besar dan kuatnya organisasi kejahatan ini.
***
"Minggu depan Patrik dan Ujang , berangkatlah ke kota Semarang!" bawa orang orang yang memang kalian ingin bawa! aku tidak ingin ada laporan kegagalan dari kalian berdua! " kata sang big bos berkumis kucing ini.
"Jangan menyepelekan kekuatan para pemuda ini, karena tampaknya juga ada kekuatan besar di belakang mereka!" lanjut sang big boss.
"Siap bos, !" kata Ujang!
Ujang sendiri adalah penguasa daerah Jawa barat yang notabene merupakan wilayah luas dengan pendapatan yang sangat besar bagi organisasi cakar iblis ini.
Dia membawahi sepuluh kelompok cakar perak yang bercokol di kota-kota besar di Jawa barat.
Untuk di kota Bandung sendiri Terbagi dalam empat wilayah, dengan masing-masing di kuasai oleh Cakar perak dan di bantu juga oleh seorang bersenjata Kan cakar perak pula.
Sementara Patrik sendiri adalah penguasa daerah Jakarta pusat.
Patrik adalah seorang pria tinggi besar dan berdarah campuran Italia dan Manado.
Perawakan tinggi besar gagah dan berwibawa ! wajah ganteng kas Eropa dengan rahang keras !
Dia adalah pemegang Cakar emas!
Kemampuan nya sendiri di dapatkan dari perantauan nya ke berbagai belahan dunia, seperti dari Brazil, Jepang dan juga Thailand.
Dia juga membawahi sepuluh markas cabang di beberapa tempat di Jakarta pusat !
__ADS_1
Jumlahnya juga ada sepuluh cabang dengan masing-masing dipimpin oleh anak buahnya yang memegang cakar perak!
Patrik ini seorang yang kejam dan gapah walaupun wajahnya terlihat berwibawa dan ganteng tapi hatinya benar-benar sadis dan menakutkan bagi lawan lawannya.