Tirta Jayakusuma

Tirta Jayakusuma
godaan wanita sexy


__ADS_3

Villa milik papanya Nadine cukup besar dengan lima kamar dan ruang bersantai yang luas, juga terdapat kolam renang di belakang Villa dengan pemandangan lembah dan lereng yang indah.


"Jika sudah di Villa, wajib menginap lho,!" kata Nadine.


Tirta, Bayu dan Adnan hanya mengangguk saja, karena mereka tidak ada pekerjaan yang mengharuskan mereka segera kembali.


Nadine segera meminta penjaga Villa untuk menyiapkan Makanan dan minuman untuk teman temannya.


Nadine dan Nadia segera masuki kamarnya.


Ketika mereka keluar sudah berganti dengan pakaian yang lebih rileks dengan kaus dan celana pendek yang memperlihatkan paha sexy Nadine.


"Tirta, Bayu dan Adnan kalau mau kamar nya satu satu kata Nadia.


"Trimakasih Nadine! tapi kami terbiasa tidur bertiga, bahkan satu ranjang bertiga," jawab Bayu tersenyum.


"Bertiga satu ranjang!? tanya Nadine dan Nadia hampir bersamaan. mereka terkejut!


"Eh, eh jangan berfikir yang enggak-enggak ya, kami cowok tulen,! normal! bukan cowok jadi jadian," jawab Tirta


Nadine dan Nadia tampak lega mendengar jawaban Tirta.


"Ya sudah kami percaya pada kalian, sana kalian pilih kamar mana terserahlah, tapi saran aku kalian di sebelah kamar kami saja," Nadine menganjurkan.


"Kalau kalian mau mandi dulu atau istirahat, atau mau renang?" tanya Nadine.


"itu makanan dan minuman sudah di sediakan di pinggir kolam kok!" lanjut Nadine.


"Bayu, walaupun mempunyai tubuh yang tambun besar dan gemuk, memanglah suka bermain air, melihat kolam renang, dia sejak tadi sudah menahan keinginannya tersebut.


Begitu di ingatkan oleh nadine dia segera berlari menuju kolam sambil melepas baju dan celana panjangnya dia hanya mengenakan celana kolor tanpa baju, alias telanjang perut, karena dadanya tidak kelihatan. Tertutup perut besar semua.


"Byuur !!!" Bayu sudah nyemplung begitu saja ke kolam renang.


"Ayo Ta, Adnan jangan malu maluin!" seru Bayu dari dalam kolam.


Tubuhnya yang sebesar anak gajah lebih mirip paus besar yang sedang nongol di permukaan.


Tirta dan Adnan segera berjalan menuju kolam dan bersiap terjun pula.


Mereka bertiga bermain seperti anak- anak kecil yang baru pertama kali mandi di kolam.


Air muncrat kemana mana,, gelombang air kolam sampai keluar dari pinggiran kolam.


Beberapa saat kemudian ketika Tirta mau naik ke permukaan di pinggir kolam untuk mengambil juice lemon yang sudah di sediakan di pinggir kolam, matanya tiba-tiba menagkap bayangan Nadine yang berjalan kearah kolam renang dengan pakaian swimsuite twopiece warna merah muda.


Jalannya bak model di atas catwalk, karena memang Nadine ini adalah seorang model yang cukup ternama di ibukota Jakarta.

__ADS_1


Dengan wajah khas Eropa dan body yahud bak gitar spanyol, mudah baginya untuk menembus jajaran model top di Jakarta!.


Tirta ternganga! matanya melotot memandang tubuh indah Nadine.


Amazing!, itulah kata yamg tepat untuk melukiskannya!


Tubuh putih tanpa noda dengan tonjolan -tonjolan yang seharusnya menonjol, tidak kayak Bayu yang seharusnya tidak menonjol malahan menonjol!


Bayu dan Adnan yang masih di kolam, langsung menganga dan air di liurnya tanpa sadar sudah menetes!


Sungguh Norak sekali kondisi mereka pada saat itu.


Maklumlah pemuda-pemuda kampung yang belum tersentuh hal beginian, paling lihatnya juga di YouTube, beda dengan yang real alias nyata!


Lebih mendebarkan dan menegangkan!


Ketika Nadinie sampai di hadapan Tirta!!


"Hei ngapain kamu Tirta!? jangan norak begitu ah," seru Nadine!


Walaupun berkata demikian dalam hati Nadine bangga seorang seperti Tirta bisa terpesona berat dengan kemolekan tubuhnya.


Selanjutnya dengan gerakan indah Nadine melompat masuk ke kolam.


Bayu dan Adnan yang masih di kolam segera keluar dari kolam.


Mereka segera menghampiri Tirta


"Hei, jangan melongo terus, sadar dong! Ingat yang sedang menunggu!" seru Bayu sambil mengibas ngibaskan telapak tangannya ke muka Tirta ..


"Huh aku kira kita saja yang terpesona, ternyata Tirta yang culun juga !" seru Bayu.


Bayu dan Adnan segera duduk dan mengambil minuman di meja di pinggir kolam renang dengan ujungata terus mengawasi makhluk sexy yang sedang berenang kesana kemari.


Nadine berenang berputar putar. Setelah puas, Nadine segera berhenti tepat di depan Tirta Bayu dan Adnan.


Dikibas kibaskannya rambut panjang dan agak pirang.


Sungguh gerakan yang sangat sangat indah, membuat mereka untuk ketiga kalinya jatuh dalam pesona yang tidak terbatas...


Nadine dengan santai naik ke pinggir kolam dan ikutan duduk di sebelah Tirta.


Didalam Villa, Nadia tadinya hendak bergabung, dia berjalan menuju ke kolam, tapi ketika dilihatnya ketiga pemuda itu begitu terpesonanya dengan kemolekan tubuh Nadine, dia segera menghentikan langkahnya,


"Huh semua cowok sama saja!


melihat tubuh montok dan sexy langsung kehilangan akal," batin Nadia yang segera berbalik arah dan duduk- duduk di ruang santai sambil membuka-buka ponselnya.

__ADS_1


Tiba-tiba ponsel Nadia berbunyi, dilayarnya tertera nama Lola,


"Halo iya gimana Lola,!" sapa Nadia.


"Ini aku ingin gabung sama kalian,! jawab Lola dari seberang.


"Minta alamat Vilanya Nadine ya?" lanjut Lola..


Nadia segera memberikan alamat Villanya Nadine pada Lola. Nadia juga sempat berfikir kalau tadi diajak tidak mau eh sekarang mau menyusul! aneh sekali Lola ini!


Tadinya Lola memang menolak ajakan Nadine, tapi ketika dia mengobrol dengan Denise ponsel, Lola sempat bercerita kalau dia sempat diajak Nadine ke puncak bersama sama Nadia dan tiga pemuda gila itu.


Denis mendadak mempunyai ide dalam otaknya! Dia menyuruh Lola untuk menyusul saja ke Vila di puncak!.


Denise punya rencana untuk membalas perlakuan Tirta, Bayu dan Adnan juga Nadine, yang kelihatannya condong membantu ketiga pemuda gila itu.


Sore itu Nadine mengajak kawan kawannya mengitari lingkungan Villa milik papanya, yang ternyata mempunyai lahan perkebunan dan pertanian di kanan kiri nya.


Nadia dan Nadine berlari lari kecil di kebun sayur sayuran yang dikelola oleh keluaraga penjaga Villa.


Tampak sekali keceriaan diwajah cantik Nadine dan nadia.


mereka bukanlah saudara tapi nama mereka menunjukkan kedekatan, Nadine dan Nadia!.


Tirta Bayu dan Adnan hanya membuntuti saja dari belakang,


"Ta sini dong , jangan jauh-jauh!


Ayo kita foto bersama ajak Nadine,.


Di tengah-tengah kebun strawberry , Nadine , Nadia, Tirta, Bayu dan Adnan berfoto ria bersama. Mereka saling berdekatan, dan berangkulan, seperti sahabat-sahabat lama saja!


Nadine adalah seorang gadis keturunan Jerman, sifatnya terbuka dan tidak malu-malu seperti Nadia, sehingga dia tidak malu-malu menunjukkan rasa sukanya pada seseorang yang dalam hal ini adalah Tirta!


Beberpa kali Tirta merasa malu dan jengah karena sikap Nadine!


Seperti saat Nadine meminta Tirta untuk foto berdua saja!


Nadine meminta Tirta memeluk dirinya dari belakang,,dengan tangan melingkar di pinggang Nadine yang ramping dan rata, apalagi ditambah Tirta teringat akan kejadian di kolam renang tadi ! Membuat hatinya bergejolak tidak karuan.


Juga sewaktu Nadine berfoto selfie berdua dengan Tirta dengan posisi nya mencium pipi Tirta! . Tirta terlihat gugup setengah mati dan wajahnya terlihat bodoh!


Nadia yang ada diantara mereka pun merasa jengah juga.


Walaupun dia belum punya rasa lebih pada sang pemuda, tapi Abangnya secara terang-terangan mengharap agar Nadia bisa berjodoh dengan Tirta.


Dan sejak saat itu dia mulai memperhatikan sang pemuda.

__ADS_1


Nadia selalu memalingkan muka ataupun agak menjauh jika Nadine sudah bersikap demikian pada Tirta.


__ADS_2