
Malam itu si macan kumbang hitam mengikuti Irman jayakusuma kembali ke padepokan..
Dan hal ini membuat gempar seisi padepokan..
Dan ketika Irman menyampaikan pada mbah Hardjo , ternyata Mbah Hardjo dan segenap penghuni padepokan tidak berkeberatan akan keberadaan si kumbang!
Asal Irman mampu menjaga nya dan tidak membahayakan pada penghuni padepokan yang lain.
Demikianlah mulai malam itu segenap penghuni padepokan mulai terbiasa dengan keberadaan si Kumbang Hitam ini.
***
Hari ini adalah hari keberangkatan bang Leo kembali ke Jakarta..
Tampak bang Leo sudah menyediakan segala sesuatunya..
total ada dua belas orang termasuk bang Leo yang berangkat termasuk Aksan dan Burhanudin atau Udin yang akhirnya terketuk hatinya juga untuk bergabung dengan anak-anak muda pemberani , penghuni padepokan lereng gunung Ungaran ini..
Aksan dan Udin sudah tidak mungkin lagi kembali ke kelompok cakar iblis, setelah mereka membocorkan rahasia dari Kelompok cakar iblis,! Lebih baik bergabung dengan anak-anak muda ini daripada mati konyol di tangan para pelindung Cakar Iblis!
Bang Leo bersama pasukan khususnya berangkat tidak secara bersamaan.
Bang Leo bersama Regas dan Johan serta tiga orang lainnya berangkat naik kereta api Argo Bromo Anggrek yang berangkat dari kota Semarang pada pukul 23.30 tengah malam dan kira-kira sampai di kota Jakarta pada pagi hari pukul Lima pagi jika tidak ada halangan.
Sedangkan enam orang lain berangkat dengan mobil sewaan dan berangkat lebih dulu pada petang hari.
__ADS_1
***
Sementara itu di markas pusat Cakar Iblis di Jakarta .
Tepatnya di daerah Kemang Jakarta Selatan!
Di sebuah rumah besar dua lantai yang sangat mewah layaknya rumah pejabat yang kaya raya ataupun rumah pengusaha yang kaya raya! dengan halaman yang sangat luas.
Tampak berjejer mobil-mobil mewah seperti Lamborgini, Ferrari dan juga Porche!
Tapi yang unik adalah semua mobil-mobil sport mewah ini berwarna gold!
Dan di ruang tamu yang merah itu tampak beberapa orang sedang berkumpul..
Patrik dan Ujang tampak ada diantara tamu yang hadir!
"Kami tak mampu menyelesaikan tugas ini!" kata Patrik, pada seseorang. yang berada di depan Patrik yang tampak nya sedang santai di sebuah kursi sofa dengan cerutu di tangan kirinya.
"Aku sudah memperingatkan kamu Patrik!, dan Kau Ujang!" terdengar orang yang di panggil sebagai Bos ini keras!
Mendengar bentakan menggelegar ini, Ujang dan Patrik tampak menundukkan kepalanya dalam-dalam! mereka tidak berani menatap secara langsung sang Bos yang tampak sangat murka!
Tampaknya dia sangat marah dengan kegagalan Patrik dan Ujang!
"Maaf Bos, ternyata pemuda yang bernama Tirta Jayakusuma itu sangat lah hebat dan kuat !" kata Patrik.
__ADS_1
"Juga seorang pria yang bernama Leo !" kata ujang menambahkan!
"Benar Bos, aku sudah bertarung langsung dengan Tirta jaya Kusuma,, aku terluka berat Bos! Jika saja aku tidak di selamatkan oleh Ujang, pasti aku juga mati ataupun tertangkap oleh mereka!" terang Patrik.
"Anggota kelompok mereka rata- rata berkemampuan sangat tinggi Bos! " Patrik kembali menambahkan keterangan nya.
Pria yang di panggil sebagai Bos ini adalah seorang pria yang berusia sekitar empat puluh tahunan. Wajahnya tampak keras dan pandanganya tajam bagai elang! Tubuhnya tidak terlalu tinggi tapi juga tidak pendek. Sedang-sedang saja, akan tetapi pria ini mempunyai aura yang menakutkan yang mampu membuat orang macam Patrik dan Ujang gemetar ketakutan.
"Jika semua anggota yang gagal menjalankan tugas kemudian dengan enaknya minta maaf lalu aku biarkan tanpa hukuman, maka Cakar Iblis akan ditertawakan Dunia!" kata sang Bos tegas.
Mendengar ini, Patrik dan Ujang makin tertunduk! mereka sadar hukuman pasti akan di terima oleh mereka!
"Kalian sudah tau hukuman apa yang akan kalian terima!" lakukan atau tetua Sanggabumi yang akan melakukannya!"
Ya tetua Saggabumi salah seorang dari tiga orang tetua pelindung dari kelompok Cakar Iblis ini!
Ya, jika tetua Sanggabumi ini yang turun tangan menghukum maka tak ada ampun lagi! pasti sadis dan. pandang bulu!
Pernah seorang anggota Cakar iblis dari tingkatan cakar perak , karena gagal dalam menjalankan sebuah tugas memilih hukuman dari tetua Sanggabumi !
Sebenarnya sang Bos besar sudah memberikan pilihan pada anak buahnya dari tingkatan cakar perak dan sang anak buah memilih dihukum oleh tetua Sanggabumi.
Dan aturan dari organisasi ini adalah potong jari jika gagal dalam tugas nya!
Dan ketika tetua Sanggabumi yang melakukannya, maka bukan satu jari saja yang terbabat oleh klewang besar yang panjangnya hampir satu meter dan beratnya hampir lima kilogram! Tapi kelima jari- jarinya putus semua!
__ADS_1
Sejak saat itu, tak ada yang berani untuk menerima hukuman dari tetua Sanggabumi ini.