Tirta Jayakusuma

Tirta Jayakusuma
malam pertama


__ADS_3

Tirta kemudian mendatangi sebuah kamar di luar rumah utama .


Mengetahui kedatangan Tirta jaya Kusuma, pak Michael segera memberi jalan masuk pada sang pemuda untuk melihat ke adaan putrinya .


Sesampai di sebelah Ranjang, tampak Nadine yang masih memejamkan mata!


Nafasnya tampak tak teratur dengan wajah pucat pasi .


Di sela sela matanya yang terpejam, tampak mengalir air mata seperti aliran air di atas batu yang licin.


Tirta sangat sedih melihat gadis yang selama ini begitu ceria dan baik padanya...


Gadis yang selalu membuat jantung nya berpacu kencang setiap kali bertemu...


"Maafkan aku Nadine," bisik Tirta lembut sambil berjongkok di sebelah Nadine yang terbujur diam.


Tirta kemudian menggenggam tangan kiri Nadine yang halus lembut ..


Aliran tenaga batin sang pemuda menjalar melalui jari jemari nya ,, membuat hangat tubuh Nadine dan menguatkan tubuh Nadine yang tergolek lemah ..


Pelan tapi pasti, wajah yang tadinya pucat pasi, kini berubah menjadi bersemu merah. .


Nafas Nadine pun berubah menjadi teratur kembali..


Tinggal menunggu waktu saja bagi Nadine untuk siuman dari pingsannya..


Ketika Tirta hendak bangkit dengan melepas jari jemari tangannya....


Tiba tiba tangan Nadine menggenggam erat jari jemari tangan sang pemuda dan memeluk nya erat..


Tangisnya pecah ...


"Ta,, jangan tinggalkan aku .."


"Huu, huu, huuu.". tangis Nadine sangat menyayat hati...dan menimbulkan rasa pilu bagi siapapun yang mendengarnya .


Tirta terdiam, hatinya sedih, tapi sekarang dia tidak seperti dulu lagi... dia sudah menikah...


Pak Michael tampak sedih menyaksikan keadaan putrinya ini ..


Beberapa saat kemudian tangis Nadine mulai mereda,,


"Maafkan aku Nadine, inilah pilihanku ...


Mungkin kita tidak berjodoh di dunia ini .." lanjut Tirta .


Nadine menengadahkan wajahnya dan memandangi Tirta jaya Kusuma..


Pelan dan lembut dia menggunakan kedua tangannya mengelus wajah sang pemuda..


Air mata masih mengalir di kedua sudut matanya dan membasahi pipi halusnya..


Dia menganggukkan kepalanya pelan dan berusaha tersenyum...


"Pergilah," bisik Nadine pelan.


Di lepaskan nya sang pemuda dengan hari perih dan pedih.


Tirta melangkah keluar kamar tanpa menoleh lagi! langkahnya kini terasa ringan..


***


Resepsi di adakan malam itu juga ! walaupun di adakan secara mendadak , akan tetapi tamu yang hadir ternyata lumayan banyak!


para karyawan penting dari perusahaan pak Fajrul semua datang !


Dan malam itu pak Fajrul telah menyerahkan semua kekuasaan perusahaanya kepada putri yang tercintanya dan juga kepada Tirta Jaya Kusuma untuk mengelola sesuai janjinya..


Semua yang hadir tampak sangat terkejut dengan keputusan dari pak Fajrul ini.


Banyak juga yang menyayangkan keputusan dari pak Fajrul!


Tirta juga sempat menolak permintaannya pak Fajrul ini, karena pasti orang akan mencibir dan mempergunjingkan dirinya dan menganggap dia sebagai laki laki yang tanpa modal dan sekedar " nunut urip" belaka...


tapi keputusan pak Fajrul demikian kekeuh nya sehingga tak terpengaruh omongan orang orang di sekitarnya..


Wajah Iza bagai rembulan berseri di malam itu ketika menerima ucapan selamat dari para tamu. Tirta pun tampak beberapa kali tersenyum simpul ketika Bayu beberapa kali menggodanya...


"Ingat ya ta,, niatnya "saresmi!" goda Bayu..


"Iya iya Bay ..."


"Niat Ingsun ngelakoni...


munggah... kerono Allah ta'ala..." gitu kan Bay,,, kata Tirta...


"Jos gandos Kowe Ta . " Seru Bayu sanbil mengacungkan jempolnya..


"Huh apaah sih kalian ini!" seru Iza ...


"malu di dengar orang .. pamali... !" lanjut Iza.


"Jangan lupa niat mandinya lho ta ..". kata Bayu lagi ..


"Huh, kalo itu mah tiap hari Tirta ngucapin...," ledek Adnan ..

__ADS_1


"Hah,,,.kau tau juga Ad,,, jangan jangan kamu juga kebelet kawin ya..." seru Bayu keras ..


"Nani, Nani .. kemarilah .." panggil Bayu.


"Eh,eh, eh Bay ,,,, jangan ...!" teriak Adnan Kaget.


Dia tidak bisa mencegah Bayu memanggil Nani ...


Nani diikuti Tia segera mendekati ke arah mereka ..


"Ada apa Bay,,," Seru Nani ketika dia sudah berada di dekat Bayu dan Adnan..


"Ini Nan, Adnan ini kelihatannya sudah kebelet Kawin ... kamu sudah di lamar apa belum!?" tanya Bayu tanpa basa basi....


wajah Adnan spontan malu setengah mati ..


"Tadi tuh Adnan bilang kalau dia sudah hafal niatnya naik ranjang bersama kamu!" seru Bayu


"Bay...jangan ngarang Ya,,, awas kamu ya .. " seru Adnan...


"Adnan bilang begitu Bay?" tanya Nani berlagak bodoh..


"Iya Nan,, dia bahkan sudah apal niatnya lho! juga sudah apal niat mandinya... katanya hampir tiap hari dia ngucapin ...


"Niat Ingsun Munggah aapa gitu lo Nan ..," kata Bayu dengan menahan senyum.


Setelah para sahabatnya menemukan pasangan masing masing, sebenarnya Nani berharap Adnan segera mengajak nya naik pelaminan! Akan tetapi Ternyata Adnan belum juga melamar dirinya .


Begitulah jika para sahabat sejati ini berkumpul ... canda tawa selalu menghiasi pertemuan mereka.


Tak ada sakit hati ataupun merasa di bully... yang ada adalah sikap saling mengerti.


Tanpa terasa para tamu sudah meninggalkan rumah Pak Fajrul..malam sudah larut ketika orang terakhir sudah meninggalkan tempat itu.


Mama Iza dan Pak Fajrul sudah masuk kamar mereka.. dan sebelum masuk kamar sang Mama masih sempat menggoda putrinya...


"Selamat menempuh hidup baru putri mama yang cantik, berikan mama dan papa cucu cucu yang lucu ya! jangan ditunda tunda.." kata Mama Iza.


"Ih, mama apaan sih." seru Iza malu..


Iza segera menarik Tirta jaya Kusuma menuju kamar pengantin mereka yang bernuansa pink muda sesuai permintaan Iza...


Begitu masuk aroma harum kembang melati terasa lembut di hidung .


Iza, seketika bergelayut manja di leher suaminya....


"Angkat aku .... mas," bisik manja Iza,,,,


Tirta segera mengangkat tubuh lembut isterinya dan ciuman lembut sesaat membuat tubuh mereka tergetar..


Usai membersikan diri, Iza tampak keluar dari kamar mandi dengan menggunakan baju tidur transparan sehingga menunjukkan tubuh indahnya di balik gaun tidur tipis...


Tirta memandang dengan takjub istrinya yang baru keluar dari kamar mandi..


Istrinya tampak menggerakkan rambut indahnya .. gerakan yang indah!


Malam itu,,, Semua rasa di tumpahkan seakan akan tiada hari esok!


Hujan gerimis menjadi saksi dua hati yang saling mencinta ..


Pagi menjelang ketika tubuh tubuh letih masih tergolek di ranjang pengantin ..


Air mata kebahagiaan menetes dari wajah lembut Iza.


Detak jantung Tirta masih terasa dalam ingatan Iza, dan tetesan air mata kebahagiaan mengiringi sempurnanya diri sebagai seorang Istri!


Tak ada penyesalan! yang ada adalah kebahagiaan... Masa depan terbentang di depan mereka untuk di lalui bersama sama! mengarungi bahtera rumah tangga!.


"Pagi yang cerah..


"Senyum di bibir merah..


"Dari balik jendela..


"Sinar mentari...


"lembut menyapa...


"Kita berdua..


"Yang tlah berpeluk mesra...


"Menikmati hangatnya..


"Suasana jiwa...


"insan bercinta...


"Ku tidur didalam pelukmu...


"Diantara rambut yang terurai...


"Dan degup di dada..


"Ku dengar kurasa...

__ADS_1


"Membisikkan kata bahagia...


"Pagi yang terang...


"Berlalu tanpa kata...


"Hanyut kita berdua...


"Dalam lamunan malam pertama....


"Kau tidur didalam pelukku...


"Menetes air mata bahagia...


"Kau berikan semua...


"Sepenuh jiwa...


"Dirimu cintamu...


"Dan segalanya untukku...


"Pagi yang cerah...


"Dan senyum di bibir merah...


"Sejuta rasa bahagia...


"Yang kau berikan...


"Tiada lagi...


"Yang dapat ku persembahkan...


"Hanyalah laguku ini...


"Sebagai ungkapan cintaku...


"Kau di dalam pelukku


"Diantara rambut yang terurai....


"Ku berikan semua...


"Sepenuh jiwa...


"Diriku cintaku...


"Dan segalanya untukmu...


"Pagi yang cerah...


"Dan senyum di bibir merah...


"Sejuta rasa bahagia...


"Yang kau berikan...


"Jangan kau ragu...


"Kan segala yang terjadi...


"Setulus hati yang ada...


"Tlah ku berikan...


"Tiada lagi...


"Yang dapat kupersembahkan...


"Hanyalah laguku ini....


"Sebagai ungkapan dan rasa cintaku...


Terdengar sayup sayup lagu malam pertama yang di populerkan oleh Chrisye.


"Aneh juga pagi pagi begini ada yang memutar lagi ini!" batin Tirta .


Iza yang juga mendengar lagu sayup sayup ini tampak bergumam..


"Biasa,,, mama nggodain lagi ," bisik Iza..


"Biarin saja lah,,, bisik Tirta yang kembali memeluk tubuh Iza.


Kembali Tirta Memeluk tubuh putih lembut ini sambil tangannya bergerak bagian bagian sensitif sang Istri sehingga membuat Iza kegelian seperti ulat ..


Kembali gairah muda menggelegak....


Keduanya kembali terlibat dalam permainan orang orang dewasa..


Ketika hari beranjak siang , barulah sang pengantin baru, keluar dari kamar pengantinnya.


"Hai, anak mama,,,,, tumben kesiangan,,,,!" seru mama Iza yang mengetahui putrinya baru keluar dari kamar pengantin ..


"Ih,,, mama...

__ADS_1


goda Iza terus!"


__ADS_2