
Tirta segera mengerahkan tenaga batin untuk melindungi tubuh Nadine,,
Disalurkannya tenaga batinnya kedalam tubuh si gadis, menelusuri tiap aliran darah dan saraf serta menambah daya tahan tubuh Nadine dari efek ajian tapak Iblis !
Kemampuan pengobatan seperti ini didapat kan Tirta Jaya Kusuma dari Mbah Hardjo.
Setelah beberapa saat, warna hitam di bahu Nadine mulai mengecil, dan di pusat titik hitam mulai tumbuh seperti bisul, yang akhirnya mengeluarkan nanah...
Tirta kemudian menekan lembut,,, hingga nanah keluar habis dan berganti dengan darah segar...
Selama proses pengobatan, Nadine tampak diam,,, Dia merasakan perhatian dan kelembutan dari sang Pemuda!
"Terimakasih Ta," bisiknya lembut..
Setelah selesai pengobatan yang di lakukannya, barulah Tirta Jaya Kusuma menyadari, ternyata baju bagian atas Nadine sudah terbuka, sedang tangan Nadine sudah melingkar di lehernya...
Bau harum khas gadis perawan melintas di hidung Tirta Jaya Kusuma...
Tak berani Tirta menatap wajah cantik dan tubuh putih mulus di depannya ini.
Matanya si pejamkan dan detak jantung yang berdebaran tak karuan di tekan nya !
Dalam keadaan memejamkan mata begini, tiba-tiba saja terasa bibir lembut sudah menempel di bibir Tirta Jaya Kusuma..
Debaran jantung yang tadinya sudah mereda, kembali berpacu, memburu dan terengah seperti habis bertarung dengan lawan berat.
Walaupun sudah sering Tirta menghadapi lawan lawan tangguh tanpa mundur sekalipun , akan tetapi tiap kali menghadapi para gadis cantik, terutama gadis secantik dan seagresif Nadine ini, Tirta Jaya Kusuma selalu mengalami kesulitan .
Tirta jaya Kusuma sudah tidak bisa berfikir jernih jika berhadapan dengan Nadine.. Sejak pertama mereka berjumpa sampai sekarang.. selalu saja Tirta terbawa arus Nadine...
Walupun dia sudah berusaha untuk menghindarinya..
Siapa pemuda yang bisa menahan diri jika mendapatkan perlakuan dari gadis secantik dan seseksi Nadine? Gadis cantik keturunan bule Eropa!?
Wajah cantik ! tubuh bagus mirip Nadine Chandrawinata artis ibukota ...
Dalam keadaan panas panasnya..
Tiba-tiba..
"Braakk!!
Mobil terasa bergetar keras...
Ternyata sebuah mobil hammer warna hitam telah menabrak dengan keras mobil Alphard yang ditumpangi Tirta Jaya Kusuma dan Nadine putri pak Michael !
Alangkah terkejutnya Tirta dan Nadine..
Spontan kegiatan mereka terhenti dengan paksa!
Kembali mobil Hammer warna hitam itu tampak mundur dan ...
"Braaak !"
kembali benturan keras terjadi.
__ADS_1
Tirta segera menekan tombol sunroof .
Begitu sunroof terbuka Tirta segera menerobos melewati sunroof .
Kali ini mobil jeep Hammer warna hitam itu bermaksud mundur dan menabrakkan kembali mobil Jeep Hammer tersebut, akan tetapi tampaknya mendadak mesin Jeep Hammer tersebut tampaknya mati mendadak !
Dua pria kekar segera keluar dari Jeep Hammer hitam tersebut.
Dengan golok di tangan keduanya menerjang sang pemuda !
Sigap Tirta mengayun tangannya menangkis tanpa ragu..
Lengan bertemu dengan golok yang terlihat berkilat sangat tajam..
Dan ....
"Dess"...
Lengan yang telah di lambari aji tameng Waja telah menggetarkan tangan yang memegang golok sehingga seketika golok lepas dari tangan si penyerang dan dalam waktu yang bersaman penyerang yang seorang lagi telah mengayunkan goloknya ke arah samping tubuh Tirta jaya Kusuma !
Sang penyerang tampak gembira, goloknya menemukan sasarannya...
Akan tetapi alangkah kagetnya, ketika goloknya membentur tubuh sang pemuda seperti membentur benda keras!
Goloknya terpental begitu membentur tubuh Tirta Jaya Kusuma.
Dalam waktu yang bersamaan pula tangan kiri Tirta Jaya Kusuma yang bebas dengan kecepatan bagaikan kilat dengan lambaran aji Bayu Bajra telah menghantam lambung dari penyerang pertama!
"Blang!"..
"Brakkk!"
Tubuh tersebut jatuh menimpa kap mesin Jeep Hammer nya sendiri tanpa bisa bangun lagi.
Melihat kawannya terpental entah mati ataukah sekedar pingsan, penyerang kedua tampak ragu untuk melanjutkan menyerang...
Dan tiba- tiba saja di balik mobil mobil yang terparkir di basement Mall ini keluarlah dua orang !
Mereka adalah Katrina dan Windu..
Tampaknya Mereka masih penasaran dengan Tirta Jaya kusma ..
"Plok, plok, plok, plok...! " Terdengar tepukan tangan dari Windu dan katrina..
"Sungguh hebat ... Sungguh hebat!" seru Windu Widagdo.
"Ternyata selain hebat dalam bertarung ternyata kamu hebat juga dalam menaklukkan hati wanita !" seru Windu..
"Gimana , sudah puas berduaan dengan gadismu itu?!" lanjut Windu Widagdo!
"Oh , ternyata kamu dalangnya!" kata Tirta kalem.
"Ketahuilah Tirta Jayakusuma, aku adalah generasi selanjutnya dari pimpinan Cakar Iblis..!" Seru Windu Widagdo.
"Jadi urusan Cakar Iblis juga urusanku !" kata Windu Widagdo.
__ADS_1
"Sebelum kamu mati, ingatlah aku adalah Windu! Windu Widagdo! penguasa Cakar Iblis selanjutnya !" kata Windu Bangga.
"Jika kamu takut kamu bisa menyembah padaku dan mohon ampun! maka akan aku ampuni nyawamu!" seru Windu Widagdo dengan sombongnya .
Memang Sejak kecil Windu Widagdo ini sudah dididik untuk Sombong ...
Ayahnya yang seorang raja kejahatan benar-benar menurunkan semua sifat jahatnya pada putra putrinya!
Dari menindas orang dengan kekuatan, kekuasaan dan kekayaan sampai perbuatan licik dan jahat lainnya!
"Gunakan segala cara untuk mendapatkan keinginanmu! cara apapun itu! cara baik maupun cara jahat!" pesan sang Ayah.
Pesan inilah yang terpatri di hati Windu Widagdo dan Katrina sampai mereka dewasa!
"Tak ada kamus takut dalam diriku Windu!" kata Tirta tenang.
"Justru kamulah yang akan bertekuk lutut di kakiku!
Kelompok Cakar Iblis mu akan aku musnahkan sampai akar akarnya! "lanjut Tirta Jaya Kusuma.
"Sopo sing Salah Seleh!" kata Tirta Jayakusuma
Siapa yang salah pasti menerima akibatnya itulah arti perumpamaan di atas.
"Ketahuilah hai Windu dan Katrina ...
Semua kekuasaan , kekuatan yang di gunakan untuk berbuat kesewenang-wenangan dan kejahatan akhirnya akan hancur lebur oleh kebaikan dan kebenaran!" kata Tirta Jaya Kusuma.
"Suro Diro Joyoningrat Lebur Dening Pangastuti!" lanjut Tirta Jaya Kusuma.
"Simpan kotbah mu untuk bekal mu di akherat sana .. !" bentak Windu sangat marah mendengar petuah Tirta jaya Kusuma ...
Ya, sebagai orang Jawa tulen, Tirta Jaya Kusuma sering menerima wejangan wejangan tentang hidup dan kehidupan dari pak Joyo dan juga Mbah Hardjodikoro, juga orang orang sepuh di padepokan lereng Gunung Ungaran , yang semua itu terpatri dalam sanubarinya dan dipraktikkannya dalam keseharian.
Dengan kemarahan yang meluap-luap, Windu segera menyerang dengan kalap ....
Gerakannya benar- benar cepat laksana kilat ....
kekuatannya menggetarkan lantai basement Mall tersebut.
Benturan pertama segera terjadi..
Setelah tadi sempat menggunakan ajian Tapak Iblis tingkat ketujuh tanpa hasil, kali ini Windu Widagdo menggunakan aji Tapak Iblis nya sampai tingkat delapan !
"Jdarrr!". .. ledakan hebat bagaikan bom menggema di lantai dasar Mall yang di gunakan untuk tempat parkir ini..
Sontak semua alarm mobil di tempat itu menyala sehingga membuat gaduh suasana di parkiran ..
Tampak Tirta tergetar mundur beberapa langkah, demikian pula dengan Windu Widagdo!
Dan beberapa saat kemudian parkiran menjadi ramai karena suara alarm dari mobil-mobil yang tergetar membuat bising dan mengundang para pemiliknya untuk melihat apa yang terjadi dengan mobil miliknya..
Mereka Segera mendapati ada dua mobil mewah yang ringsek dengan dua orang saling berdebat, sehingga mereka berfikir telah terjadi kecelakaan mobil di tempat parkir tersebut.
Setelah memeriksa mobil mobil mereka tidak mengalami lecet ataupun efek dari kecelakaan itu mereka kemudian satu persatu pergi lagi Meninggalkan tempat tersebut.
__ADS_1