Tirta Jayakusuma

Tirta Jayakusuma
kemarahan pemimpin besar Cakar Iblis!


__ADS_3

Setelah bisa memperkirakan kekuatan aji Tapak Iblis dari Tetua Sangga Buana, Tirta dengan sengaja membiarkan tubuhnya menerima serangan dari tetua Sangga Buana..


Dengan Aji Tameng Waja melingkupi seluruh tubuhnya! Kekuatan tameng Wadja di kerahkan sampai puncaknya!


Dan....


"Blammm!" sebuah pukulan yang sangat kuat yang mampu menghancurkan batu karang dengan telak menghantam punggung Tirta dengan kuat, sehingga membuat tubuh Tirta Jaya Kusuma terpental melayang di udara dan jatuh dengan berguling di tanah!


Sengaja Tirta melontarkan diri sedemikian rupa untuk menetralisir efek pukulan tapak Iblis dari Tetua Sangga Buana..


Beberapa Saat sang Tetua menghentikan serangannya untuk mengetahui efek yang di timbulkan dari pukulan tapak Iblis nya.


Alangkah terkejutnya sang Tetua ketika terlihat Tirta berdiri kembali dengan Tegak tanpa mengalami cedera ,!


"Gila, bocah ini bener-bener menguasai kekuatan yang tidak lumrah!" batin tetua Sangga Buana.


Sang Tetua yang belum benar-benar yakin dengan hal ini, kembali mengeluarkan bayangan semuanya lagi dan melompat menyerang dengan lebih ganas!


Aji tapak Iblis kembali mengurung tubuh Tirta Jaya Kusuma.


Dan sekali lagi ...


"Blamm!" sebuah pukulan Tapak Iblis kembali membentur tubuh Tirta jaya Kusuma di bagian depan . Pukulan itu membentur lengan Tirta Jaya Kusuma yang melindungi wajahnya,!


Dan kali ini Tirta Segera mengetahui tubuh Asli dari Tetua Sangga Buana!


karena yang mampu melontarkan pukulan dengan sepenuh kekuatan adalah tubuh asli saja dan bukan tubuh semu dari sang Tetua Sangga Buana!


Dalam keadaan terpental dan melayang di udara ini Tirta segera mengetahui tubuh Asli dari tetua Sangga Buana..


"Ketemu!" ya Tirta segera mengetahui keberadaan Sang Tetua Sangga Buana!


Seleret sinar biru tiba-tiba keluar dari jari jemari Tirta Jaya Kusuma!


Keluar dari cincin bermata biru yang berada di jari manis tangan kanan Tirta Jayakusuma !


"Gawat,,,! " desis tetua Sangga Buana!


Belum sempat sang Tetua melompat untuk menghindar , terasa Lengan kanannya sangat nyeri dan panas luar biasa!


Seketika tangan kirinya terkulai lemas tanpa bisa digerakkan lagi!


Lengan kirinya telah tertembus oleh aji Suryo Dahono level kedua yang menggunakan media cincin bermata biru pemberian dari almarhum Ki Ranu !


Dengan lengan kiri yang terluka parah , sang Tetua Sangga Buana segera memerintahkan segenap anggota yang ada untuk terjun Medan laga!


Rara-rata yang ada di markas ini adalah para anggota cakar Iblis yang berilmu Tinggi ..


Dan dalam keriuhan pertarungan terlihat ada tekanan berat dari arah belakang yang ternyata adalah Ramos dan beberapa kawannya di tambah seorang pria tua yang tandangnya sangat mengerikan !


Jaladri dan Ki Sadewa yang menghadang sudah terlempar keluar arena..

__ADS_1


Tirta yang melihat keadaan yang berbahaya bagi orang-orang yang di bawanya segera melompat ke depan pria tua ini..


Dua kekuatan Raksasa segera bertemu..


"Blannnggg!" ledakan dahsyat terdengar menggetarkan bumi di sekitar nya..


Sementara itu orang-orang cakar Iblis yang di pimpin oleh Tony terus merangsek menekan orang dukuh Srengseng dan dukuh Wuni..


Pertarungan campuh berlangsung dengan sengitnya!


Orang-orang Cakar Iblis yang telah terbiasa menindas orang-orang lemah kali ini mendapatkan lawan yang sepadan ..


Dalam kecamuk pertarungan, kembali terdengar sorak Sorai di pihak orang- orang cakar Iblis!


Ternyata di pihak Cakar Iblis kembali berdatangan bala bantuan.


Beberapa orang dari luar tampak berusaha menekan orang-orang dukuh Srengseng yang sedang bertahan di pintu gerbang markas Cakar Iblis.


Melihat keadaan yang demikian! Tirta Jayakusuma segera memerintahkan orang- orang dukuh Srengseng dan dukuh Wuni untuk mengundurkan diri..


Dengan segenap kemampuannya Tirta Jaya Kusuma segera mengerahkan aji Suryo Dahono dan Tapak Geni serta Tameng Waja secara bersamaan!


Pria Tua yang menghadapinya tampaknya sangat terkejut dengan kekuatan anak muda di hadapannya ini!


Benturan dua kekuatan raksasa kembali terjadi dengan akibat si orang tua yang tampaknya adalah salah satu dari tiga tetua dari organisasi Cakar Iblis terpental cukup jauh dan terduduk!


Napas nya memburu keras sebagai akibat benturan ini!


Tidak di perdulikan lagi semua senjata yang menusuk dan membacok tubuhnya!


Aji Tameng Waja menunjukkan Tajinya!


Tirta Jaya Kusuma telah memasang badan dan menghalau semua lawan..


Seperti sekumpulan semut, Semua penghalang terlontar ke berbagai arah dan tak mampu bangkit lagi!


Dalam sekejap Tirta sudah berhasil membawa semua anggota regunya keluar dari markas Cakar Iblis di Jakarta Selatan ini.


***


Sementara itu di markas besar organisasi Cakar Iblis telah terjadi kegemparan!


Markas Cabang mereka di Jakarta Utara, Depok, Bekasi dan Tangerang mendapat kan serangan serempak dari orang-orang tidak di kenal yang mempunyai kemampuan bertarung sangat hebat dan Kuat!


Bahkan beberapa cabang sudah jatuh ke tangan para penyerang !


Betapa marah nya sang big Bos Cakar Iblis ini!


"Bang***t !!" teriaknya sangat marah..


Tangannya seketika mencengkeram tatakan lengan kursi jati tua dan tebal tersebut hingga hancur berkeping keping!

__ADS_1


Belum puas dengan hancurnya kursi, sang big Bos tampak melampiaskan dengan memukulkan tinjunya ke arah sebuah meja kayu Jati yang terlihat kokoh kuat ..


"Brakk,, !!" Sebuah pukulan jarak jauh telah menghancur leburkan meja itu..


Kemudian dia berteriak pada asisten pribadinya ..


"Jeni! panggilkan tetua Sangga bumi dan Sangga Langit! Cepat!" seru sang Big Bos dengan suara menggelegar!


Jeni sang Asisten tampak sangat ketakutan melihat kemarahan sang Big Bos ini.


Sesaat kemudian seorang pria tua sekira usia lima puluh limapuluh lima tahunan dengan tergopoh gopoh menghadap sang Big Bos.


"Beberapa markas cabang kita sudah diserang paman ! bahkan markas kita di Jakarta Utara dan Bekasi sudah jatuh ke tangan para penyerang !" geram sang big Bos.


"Kita sudah terbawa arus permainan mereka Paman !" lanjut sang Ketua .


"Aku telah meremehkan kekuatan Tirta Jaya Kusuma dan kawan kawannya !" Desis sang Ketua Cakar Iblis!


"Tidak mungkin kita memberikan bantuan kepada markas cabang secara cepat!" kata sang big Bos!


"Apa yang sebaiknya kita lakukan sekarang paman?!" lanjut sang big Bos ketika kemarahannya mulai mereda!


Kemudian sang Tetua Sangga Bumi berkata...


"Kita harus secepatnya memberikan bantuan markas Cabang kita yang terdekat ketua!


Markas Jakarta Selatan harus kita sematkan!" kata tetua Sangga Bumi..


"Benar , tadi ada laporan masuk bahwa paman Sangga Buana sudah terluka! kata sang Big Bos.


"Markas mana saja yang sudah jatuh ketua?" tanya tetua Sangga Bumi!


"Markas Jakarta Utara dan markas Bekasi sudah Jatuh Paman!...


George sudah terbunuh ! sedangkan Rudi sudah tertangkap oleh mereka !" geram sang pemimpin besar Cakar Iblis ini.


"Markas Depok dan Tangerang masih dalam keadaan di serang .. belum ada laporan masuk!" kata sang ketua lagi.


"Baiklah ketua aku akan memperkuat markas Kita di Lebak Bulus!" seru tetua Sangga Bumi.


Dengan cepat tetua Sangga Bumi meluncur ke markas cabang yang terletak di Lebak Bulus.


Markas cabang terdekat dengan markas pusat ini.


Setelah kepergian tetua Sangga Bumi.


"Jeni ! hubungi semua anggota yang sedang bertugas keluar untuk merapat ke markas di Bogor , Jakarta Pusat dan Jakarta Timur dan Jakarta Barat! seru Sang Big Bos!


Jeni kemudian tampak menghubungi beberapa orang dan menyampaikan perintah sang ketua besar ini.


"Tak kusangka akibat sedikit kelengahan Ku ini, beberapa markasku sudah jatuh! Huh , Sialan benar pemuda yang bernama Tirta Jaya Kusuma! " desis sang Big Bos..

__ADS_1


__ADS_2