Tirta Jayakusuma

Tirta Jayakusuma
harapan


__ADS_3

Semua orang tampak kaget mendengar keterangan dari Fredy ini..


Sehingga semua langsung terdiam..


Kemudian tanpa di komando mereka serentak berseru...


"Maaf kan kami Bu Caterin!!"


"Heh siapa yang kalian sebut Bu Catherine! seru Fredy!?


"Namanya Bu Nadine!" ingat Bu Nadine! seri Fredy.


"Maafkan kami Bu Nadine!" seru mereka serentak.


Nadine tampak tersenyum melihat mereka semua, walaupun dari luar terlihat seram, ternyata mereka lucu dan baik.


"Kenalkan juga ini Mas Tirta Jaya Kusuma!" kata Fredy kemudian.


Begitu mendengar nama Tirta Jaya Kusuma mereka semua terima seribu basa ! mereka memandang seperti tidak percaya dengan pemuda yang berdiri di depannya adalah Tirta Jaya Kusuma, Seorang pemuda pemimpin dari anak muda yang telah menghancurkan Cakar Iblis.


Hampir semua anggota Cakar Iblis pernah mendengar Tirta Jaya Kusuma yang sering di sebut para pimpinan Cakar Iblis ! Dan beberapa diantaranya juga sudah melihat sepak terjang Tirta Jaya Kusuma dalam pertarungan kemarin! Akan tetapi mereka belum pernah melihat wajah sang pemuda secara langsung!


"Tirta , Tirta Jaya kusuma?" bisik beberapa diantara mereka terkejut!


Mereka yang sebelumnya membayang kan bahwa Tirta Jaya Kusuma adalah pemuda yang tinggi besar dan berwajah garang! mata tajam layaknya seperti para pimpinan Cakar iblis yang Sangar!


"Tidak percaya ya...!" seru Fredy bercanda.


"Kalau mau mencoba kemampuan mas Tirta ya Monggo.... Silahkan...Mumpung mas Tirta ada di depan kalian! " lanjut Fredy...


Akan tetapi tidak ada yang berani menanggapi candaan Fredy ini..


"Sudah sudah mas Fredy, kita lanjutkan lagi muternya...!" kata Tirta..


"Sudah ya , kami mau muter muter dulu!" pamit Tirta pada orang-orang ini..


Setelah beberapa saat kemudian Tirta segera berpamitan kembali ke rumah pak Michael!


Meraka sampai di kediaman pak Michael setelah menjelang Maghrib.


Kali ini suasana rumah kediaman pak Michael ini terlihat tenang dan lengang tidak seperti kemarin kemarin yang selalu ramai dengan keberadaan dari teman teman Tirta Jaya Kusuma.


Malam itu Tirta tampak sendiri termenung di tepi kolam renang yang letaknya di belakang rumah utama kediaman pak Michael.


Hari ini, dirinya sudah mengatakan terus terang tentang dirinya pada Nadine!


Dirinya berharap bahwa Nadine bisa menerima penjelasan nya..


Dalam kesendirian, hatinya tiba-tiba teringat pada Iza, ..


Akhir-akhir ini karena urusan dengan Cakar Iblis dirinya tidak sempat menghubungi Iza ..


Tirta segera mengeluarkan ponsel dari sakunya....


Di bukanya ponsel ...


Terlihat banyak sekali panggilan yang masuk ke ponselnya. .


Dari Iza,,,, puluhan panggilan tak terjawab...


Dari Dinda ... juga puluhan panggilan tak terjawab...

__ADS_1


Ada pula dari Ibu, Tia, Nani , Bu Devania,, dan masih banyak lagi..


Ketika di bukanya WhatsApp,,, ada ratusan chating yang masuk...


Terlihat barusan ada Chat dari Iza ...


Tirta segera membuka chatting dari Iza ....


"Kok, gak di baca sih Ta.. .


Dah beberapa hari ini kamu susah di hubungi!! di telpon gak di jawab ! chat gak di bales....!


Sebel tauuu,,, sebel banget...


Baru membaca sebagian chat dari Iza, Tirta merasa tidak enak pada Iza, segera dia memanggil Iza via Video Call ...


Beberapa saat kemudian panggilan sudah terhubung ...


"Tirtaaaaa....aku kangen...


Kamu sehat sehat kan?! tidak terluka kan!? Seru Iza...


kemudian tampak keduanya berbicara panjang lebar melepas kangen!


Sementara agak jauh dari tempat Tirta yang sedang melepas rindu dengan iza via video Call, tampak sepasang mata indah sedang mengawasi sang pemuda dengan sedih!


Ya , Nadine tampak sedang mengawasi Tirta jaya Kusuma dari dalam rumah dan terhalang sebuah kaca bening yang memisahkan ruang utama kediaman pak Michael dan kolam di belakang!


Mata Nadine sembab Karena tanpa disadari butiran butiran air mata mulai membasahi pipinya.


Mungkin, dia ditakdirkan untukmu Nak! bisik Mama Nadine yang tiba tiba sudah berdiri di belakang sang putri..


Jika dia berjodoh denganmu, walaupun terhalang oleh apapun pasti dia akan bersamamu kelak..


"Tapi Nadine sayang... sayang sekali sama Tirta mam...!" kata Nadine pelan.


"Mama tahu Nak,,,! Akan tetapi kamu tidak bisa memaksakan kehendakmu..?"


"Mama dan Papa mu.juga sayang pada Tirta!"


"Kita sekeluarga juga Hutang Budi dan Nyawa pada anak muda itu.." lanjut sang Mama.


Nadine hanya terdiam mendengar nasehat dari Mamanya ini.


Tapi hatinya tetap tidak bisa merelakan Tirta..


Nadine tetap ingin bersama dengan Tirta .. hatinya masih belum bisa lepas dari Tirta Jaya Kusuma.


Beberapa saat dia terus mengawasi sang pemuda yang tampak bahagia berbicara dengan seseorang di seberang sana!


Hingga akhirnya Tirta menyelesaikan percakapannya ..


Sudah sejak lama sang Mama pergi meninggalkan nya sendiri di tempat itu .


Nadine segera beranjak dari duduknya dan melangkahkan kaki keluar dari rumah dan mendekati Tirta jaya Kusuma yang tampak masih menikmati suasana sepi di pinggir kolam renang!


Nadine segera menempatkan diri di sebelah Tirta yang duduk di sebuah bangku taman panjang berwarna putih yang memang berada di tempat itu..


"Ta !" bisik Nadine..


Tirta segera menggeser tubuhnya sedikit untuk memberikan ruang pada Nadine.

__ADS_1


Siapa gadis itu Ta,, tanya Nadine pelan..


"Namanya Iza...!" jawab Tirta .


"Bolehkah aku mengenalnya ?" tanya Nadine..


Tirta mengangguk pelan...


"Suatu saat kamu pasti akan bertemu dengan Iza!" jawab Tirta ..


Dengan lembut Nadine meraih tangan Tirta Jaya Kusuma dan digenggamnya erat erat seperti tidak mau melepaskan ..


Getaran lembut menjalar dari tangan yang saling menggenggam menimbulkan rasa hangat di hati Nadine.


Hingga Tanpa sadar Nadine menyandarkan kepalanya kebahu Tirta, dan beberapa saat kemudian terdengar tarikan nafas halus Nadine!


Ternyata Nadine telah tertidur di bahu Tirta jaya Kusuma!


Tak berani Tirta menggerakkan tubuhnya! kawatir Nadine terbangun ..


Dan ketika dalam Tidurnya sepertinya Nadine bermimpi sedih ... dengan memanggil manggil nama Tirta ..


"Ta,, Taaa, tirtaa jangan tinggalkan Nadine .... jangaaan Taa..!"


"Huuu, huuu,,,hik, hik hik!"


Dalam mimpinya tampaknya Nadine menangis sedih!


Akhirnya Nadine terbangun karena Tirta yang kawatir segera membangunkan Nadine dari tidurnya...


Nadine segera bangun dan menyadari keadaannya yang tertidur di bahu sang pemuda..


Ternyata peristiwa seharian ini telah terbawa tidur oleh Nadine..


Tirta kemudian membimbing Nadine untuk masuk kerumah utama pak Michael dimana kamar Nadine berada..


Nadine yang masih setengah mengantuk hanya memeluk saja Tirta Jaya Kusuma!


***


Pagi itu Tirta Sudah bersiap siap bersama Nadine ketika pak Michael mendatangi ke arah mereka..


"Hari ini Mas Tirta dan Nadine akan kemana?" tanya pak Michael..


"Kami akan melihat bekas markas di Jakarta Utara, Jakarta Timur, dan Jakarta Barat pa !" Nadine lah yang menjawab pertanyaan sang papa!


"Papa sudah menyiapkan tim yang terdiri dari anak buah papa yang berpengalaman dari departement R & D (Research and Development ) untuk membantu mas Tirta menentukan jenis usaha yang akan di kembangkan dan menyiapkan segala sesuatunya untuk mendirikan perusahaan perusahaan yang nantinya akan didirikan!" terang pak Michael!


"Trimaksih pak Michael!" kata Tirta sambil menangkupkan kedua telapak tangannya di dada dan sedikit menganggkan kepala sebagai tanda ucapan terima kasih.


Ah,, sudah lah Mas Tirta... ini hanya sedikit bantuan keluarga kami saja! ini belum apa apa jika di bandingkan pertolongan yang Mas Tirta berikan pada kami sejauh ini ! jawab pak Michael.


"Baiklah kalau begitu begitu kami akan berangkat dulu pak! " Tirta segera berangkat bersama Nadine..


"Oh ya Nadine, nanti biarlah tim R & D papa menyusul kalian!" seru pak Michael.


"Iya Pa! " Seru Nadine yang segera memasuki mobil Jeep Rubicon warna hitam , dimana Tirta sudah terlebih dahulu menaiki mobil tersebut.


Dengan tenang Tirta mengendarai mobil Jeep Rubicon!


Tujuan pertama mereka adalah bekas markas Cakar iblis di Jakarta Utara!

__ADS_1


Akan tetapi tampak nya Nadine mengajak Tirta jaya Kusuma untuk mengunjungi rumah sahabat lama mereka terlebih dahulu ..


Rumah Nadia, adik dari bang Leo!


__ADS_2