
pertarungan riuh segera berlangsung..
Satu demi satu lawan lawan dari Bayu terlontar keluar Arena pertarungan.
menyaksikan hal ini, Diky tampak sangat terkejut!
Tak disangka nya kedua mahasiswa ini sangat tangguh dan kuat!
Tubuh nya liat dan kuat!
Tongkat tongkat besi beberapa kali menghantam keduanya tapi sepertinya tidak ber efek apapun bagi Adnan dan Bayu.
Ketika lawan lawan Bayu dan Adnan tinggal beberapa saja.
Tiba-tiba menyeruak masuk dua orang yang langsung bergerak cepat menyerang Adnan dan Bayu.
Keduanya ternyata menggunakan senjata yang tidak biasa!
"Cakar besi!" ya cakar besi yang pernah muncul di daerah Tegal, tepatnya di Slawi, ketika mereka menyelamatkan juragan Latifah ketika di culik oleh Hendra!
Tirta, Bayu dan Adnan sangat kaget melihat kemunculan senjata ini!
Orang orang dari organisasi ini sangat kejam! mereka tak segan untuk membunuh! bahkan kawan kawan sendiri pun kalau membahayakan misi kelompoknya tetap akan di habisi.
"Hmm, orang orang ganas! " seru Tirta Jaya Kusuma!
"Hati, hati Bayu! Adnan! " seru Tirta memperingatkan ke dua kawan nya ini.
Kedua pria yang bersenjatakan cakar besi segera terlibat dalam pertarungan melawan Bayu dan Adnan.
Gerakan keduanya luar biasa cepat!
Setiap ayunan lengan yang menggenggam cakar besi menimbulkan suara berdesir.
hal ini menunjukkan betapa cepatnya gerakan dari dua orang ini!
Cakar besi menyambar kesana kemari,
Bayu segera mengambil tongkat yang banyak berserakan! demikian pula dengan Adnan!
pertarungan kembali berlangsung dengan sangat cepat!
Beberapa saat berlalu,, lambat Laun Bayu dan Adnan mulai dapat mendesk ke dua lawan lawan mereka!
Sementara itu seseorang yang sejak tadi mengawasi jalannya pertarungan antara dua orang nya melawan dua orang mahasiswa nampak mulai mengerutkan wajahnya!
Dia mulai berfikir , siapakah dua orang pemuda ini dan satu orang lagi yang masih belum unjukkan kemampuannya!
Dia pernah di beritahu bahwa di Semarang ini bercokol tiga pemuda tangguh! Dan dia diminta untuk menjauh dari tiga pemuda ini jika bertemu dan segera memberitahukan pada atasan nya jika menemukan tiga pemuda ini!
Tapi tampaknya dia penasaran dengan kemampuan pemuda pemuda ini.
Dia segera melompat menyerang kearah Tirta Jaya Kusuma!
Tirta yang mengetahui dirinya di serang oleh orang yang menggunakan senjata cakar besi, segera mempersiapkan dirinya!
Dari kecepatan serangan dan angin yang ditimbulkan dari serangan ini, Tirta Jaya Kusuma sudah dapat memperkirakan kemampuan dari sang lawan!
Di kerahkan nya aji lembu sekilan dan tameng Waja!
Sengaja Tirta Jaya Kusuma tidak mengelak dari serangan cakar besi ini!
Pria bersenjata cakar besi ini tampak tersenyum dalam hati?
"Hmm, ternyata hanya segini saja kemampuan mereka! katanya saja sangat hebat, dan aku disuruh menghindar jika bertemu mereka bertiga! eh ternyata cuma segini saja kemampuan nya!" batin pria pemegang cakar setan yang ketiga ini!
Tapi alangkah terkejutnya pria ini, ketika sabetannya.yang dia sudah yakin seratus persen akan mengenai dada pemuda lawannya ternyata kurang jauh jangkauan nya!
Dia segera mengulangi lagi serangan nya seperti semula dan kali ini dia sudah sangat yakin cakar besinya akan merobek daging dari pemuda di depannya ini.
Kembali pria bersenjatakan cakar besi ini melengak terkejut!
__ADS_1
Sabetannya masih belum bisa merobek tubuh dari pemuda ceking lawannya ini.
Di ulangi nya lagi! dan lagi?.
Selalu saja kurang jangkauannya! pasti kurang beberapa inchi saja!
"Gila, bener bener gila! " batin pria bersenjata cakar besi ini!
Sementara Adnan dan Bayi sudah hampir menyelesaikan perlawanan dari lawan-lawannya!
Dan benar saja!
Sebuah serangan dari Adnan yang. sangat cepat sudah berhasil menghajar pundak dari lawannya, sehingga sang lawan jatuh terduduk di aspal dengan tulang pundak patah dan mungkin juga remuk!
Dan dalam waktu yang hampir bersamaan Bayu juga berhasil menangkap pergelangan tangan dari lawannya , kemudian Bayu membantingnya dengan satu tangan!
Lawannya yang bersenjatakan cakar besi seketika pingsan karena membentur aspal jalan dengan keras nya,!
Sementara lawan Tirta yang tampaknya Mempunyai kemampuan yang lebih tangguh dari kedua kawannya pun sudah mulai menyesali keputusan nya yang tidak mengindahkan peringatan dari pimpinannya!
Tampak Tirta yang tidak mau berbasa basi segera memberikan tekanan berat pada lawan nya ini.
Satu pukulan tangan kosong berlandaskan aji Bayu Bajra tampak menggulung lawannya dan melontarkan nya dengan keras di jalanan sepi itu..
Sementara itu Diky yang menyaksikan bagaimana anak buahnya di hajar babak belur oleh anak anak muda ini tampak sangat ketakutan..
Dia segera mengambil langkah seribu! begitupun dengan anak.buahnya!
Sementara Tirta, Bayu dan Adnan segera menangkap tiga penjahat bersenjatakan cakar besi ini!
"Siapa sebenarnya kalian hah! " bentak Adnan ..
Di bentak seperti ini, mereka tampak diam! mereka sudah menyadari, jika.mereka.sampai di tangkap lawan, maka kawan- kawan dari organisasi ini pun pasti akan memburu dan membunuh mereka!
Bunuhlah kami ! dengan keadaan kami yang tertangkap oleh kalian , kamipun akan menjadi target pembunuhan dari orang orang yang organisasi kami! seru pria yang menjadi lawan Tirta Jaya Kusuma tadi!
Tirta, Bayu dan Adnan sudah memahami hal ini, sebab mereka sudah pernah menyaksikan kejadian ini!
Sudahlah Adan, kita bawa mereka saja ke padepokan ! bang Leo pasti punya cara membuka mulut mereka!
Setelah menunggu di pinggir jalan sepi itu kurang lebih satu jam, bang. Leo telah datang bersama Mawar!
Ya, tampak nya bang Leo dan Mawar tampak makin akrab!
Walaupun bang Leo seorang pria yang cenderung pendiam, tapi menghadapi Mawar dengan daya tariknya yang luar biasa! membuat bang Leo tidak bisa menahan dirinya?
Walaupun Sebenarnya Mawar tidak ada niatan untuk menarik perhatian dari para penghuni padepokan yang rata rata adalah pria!
Tirta, Bayu dan Adnan segera menyerahkan ketiga pria cakar besi ini pada bang Leo dan Mawar!
"Tolong bang Leo,.di interogasi mereka bertiga ini!..pesan Tirta jayaKusuma.
"Dan jaga mereka bang, soalnya Meraka jadi target pembunuhan dari organisasi nya! " pesan Tirta jayakusuma pada bang Leo!
Iya Ta,. akan Abang korek keterangan.dari mulut mereka!" kata bang Leo.
Akhirnya mereka berpisah dan ternyata Bayu ikutan mengawal pulang ke padepokan di lereng gunung Ungaran.
Tirta dan Adnan segera mengantar Bu Deva terlebih dahulu menggunakan taksi online ! Sebentar mobil yang ringsek ini di urus oleh pihak asuransi mobil.
Beberapa saat kemudian mereka berempat sudah sampai di rumah Bu Devania.
Dinda tampak sudah kembali seperti sedia kala. Dia sudah bisa mengendalikan dirinya sendiri.
"Ayo silahkan masuk !" kali ini Bu Devania dengan ramah mempersilakan mereka bertiga masuk ke rumah mungil tersebut.
"Beneran kami boleh masuk Bu?" tanya Tirta bercanda!
Tampak wajah Bu Deva tampak malu!
Kemarin dia mengusir mahasiswa nya ini seperti anjing budug! dan sekarang anak anak muda inilah yang telah menolong nya!
__ADS_1
Mereka kemudian duduk di ruang tamu, sedangkan Bu Deva tampak masuk ruang dalam dan keluar lagi dengan membawa minuman dingin.
Bu Deva kemudian ikut duduk bergabung dengan Tirta, Adnan dan Dinda!
Baru kali inilah Bu Deva memperhatikan para mahasiswa nya ini.
Maaf, ibu belum begitu mengenal kalian, tapi kalian sudah berkorban untuk ibu, kata Bu Deva.
Iya Bu, gak papa kok! Saya Tirta Bu , Tirta jaya Kusuma kata Tirta memperkenalkan dirinya!
Dipandanginya pemuda di depannya dengan seksama!
Sungguh pemuda yang menarik! batin Bu Deva.
Tidak terlalu ngganteng memang. Tapi punya aura magis yang bisa membuat kaum hawa bertekuk lutut!
Mata tajam tapi teduh,. ! alis mata tebal dan senyum yang menawan! dan mampu melindungi kaum hawa dengan kemampuan nya dalam bela diri!
Sungguh paket komplit yang jarang ada!
"Ups,,.,,,.jangan, jangan Devania! Dia adalah mahasiswa mu" batin Bu Devania.
"Dan selanjutnya Adnan yang memperkenalkan dirinya,
"Saya Adnan Bu Deva, Adnan Suryadarma!.....kata Adnan.
kalo Saya kan sudah kenal kan Bu Deva,, kata Dinda.
"Iya Dinda, kan kamu mahasiswi paling cantik dan pintar di kelas ibu!" jawab Bu Deva.
Ngomong ngomong kalau di luar kampus kalian panggil nama ibu langsung saja atau cukup panggil mbak saja! kata Bu Deva.
"Umur ibu juga gak terpaut jauh kok sama kalian!"
"Iya Bu Deva,, eh mbak devania,,,. jawab Adnan dan Tirta.
Makin lama suasana semakin cair!. Ketika terdengar ada suara pedagang mie dan.nasi.goreng yang menjajakan dagangannya, Bu Deva segera memanggil nya.
Adnan, Tirta, Dinda mau pesen Apa? tanya Bu Deva!
"Aku nasi goreng saja Mbak!", jawab Tirta,
Yang pedes pol mbak," lanjut nya lagi.
"Aku mie goreng Mbak ! " kata Adnan! gak pake lama mbak , candanya.
"Aku sama dengan Tirta saja ya mbak!" tapi gak pedes , " kata Dinda.
Bu Deva segera keluar rumah untuk menyampaikan pesanannya!
Sambil nunggu pesanan nya di buat oleh si pedagang, Bu Deva yang sudah mulai akrab dengan para mahasiswa nya kemudian bercerita tentang masalah yang terjadi antara dirinya dan Diky.
Dahulu nya, mereka berdua adalah sepasang kekasih!.
Hubungan mereka tadinya baik baik saja seperti sepasang kekasih pada umumnya. Dan rencananya mereka akan segera melaksanakan pernikahan pada beberapa bulan kedepan.
Akan tetapi semua menjadi kacau akhir-akhir ini.
Itu terjadi karena akhir ini Diky melakukan bisnis bisnis yang berbahaya dan ilegal .
Tadinya Deva tidak mengetahuinya, akan tetapi seberapa rapat menutupi bangkai, pasti akhirnya akan ketahuan juga .
Hingga akhirnya suatu saat, Devania mengetahui bahwa Diky telah menjual Narkoba! juga menjadi bandar judi ..
Deva yang mengetahui hal ini menjadi sangat kecewa pada Diky.
Deva adakah gadis yang sederhana! dia tidak menuntut terlalu banyak pada Diky!
Tapi memang Diky lah yang ingin hidup serba kecukupan dan mewah! Sehingga akhir nya Diky terjerumus ke dalam peredaran narkoba !
Dan parahnya lagi, ternyata Diky telah menjalin hubungan dengan beberapa wanita!
__ADS_1
Dengan harta berlimpah dari hasil menjadi bandar narkoba, sangat mudah baginya menaklukkan wanita- wanita cantik!
Dan ketika Devania bermasud memutuskan hubungan meraka, Diky tidak bisa menerimanya!