
"Baik aku akan biarkan kamu tetap hidup tapi kamu harus menjauhi pekerjaan yang merugikan orang lain ," kata Bayu.
Waktu semakin larut malam ketika akhirnya Adnan juga berhasil melumpuhkan pimpinan Cakar Iblis di Bekasi Ini.
Rudi, akhirnya tak mampu menghindar lagi ketika sebuah pukulan tangan kanan dari Adnan menghantam dengan telak tubuh Rudi!
Untunglah dalam detik-detik terakhir , Adnan telah mengurangi kekuatannya, sehingga Rudi sang Cakar Emas tidak mengalami luka yang membahayakan jiwanya!
Akan tetapi pukulan tersebut telah meremukkan tulang belikat Rudi yang selanjutnya membuat Rudi kehilangan kemampuan ilmu bela dirinya, Ini adalah hukuman yang setimpal atas perbuatannya selama ini!
Sisa anak buah cakar Iblis di Bekasi ini segera menyerahkan diri, adapula yang berhasil melarikan diri!
Dan malam itu Markas Cakar Iblis di Jati Asih telah jatuh ke tangan Adnan dan kawan- kawannya,!
Ternyata setelah di periksa oleh Adnan dan Kawan-kawannya banyak gadis-gadis muda yang di sekap di dalam kamar- kamar di rumah ini.
Setelah di tanya, para gadis ini mengaku telah tertipu oleh komplotan Cakar Iblis ini.
Tadinya mereka di Iming-imingi pekerjaan yang bagus dan menjanjikan di dalam negeri maupun di luar negeri dengan gaji yang cukup besar!
Akan tetapi ternyata di sini mereka di sekap dan di ancam di bunuh jika tidak menurut dengan keinginan komplotan ini .
Ternyata mereka di jual kepada para mucikari dan di perjual belikan pada lelaki hidung belang yang kaya raya!
Juga ada beberapa diantaranya yang sudah di salurkan ke luar negri, tapi bukan untuk di pekerjakan di tempat-tempat yang seharusnya ! Akan tetapi mereka di pekerjaan di club- club malam untuk melayani tamu-tamu hidung belang alias mereka di jual untuk di jadikan wanita penghibur.
Gadis-gadis ini adalah korban Human Trafficking atau penjualan manusia oleh komplotan Cakar Iblis ini yang tampak nya juga bekerja sama dengan sindikat internasional.
Selain itu pula , di sebuah ruangan kapten Waringin Jati telah menemukan beberapa kilo Sabu-sabu dan juga Mariyuana yang beberapa di antaranya telah di kemas dalam kemasan kemasan kecil (paket) dan siap di edarkan oleh komplotan cakar Iblis ini!
"Benar- benar komplotan Iblis perusak generasi muda!" geram kapten Waringin Jati.
***
Sementara pertarungan antara tetua Sangga Buana mulai berlangsung!
__ADS_1
Tetua Sangga Buana yang sudah melihat sedikit kemampuan Tirta Jayakusuma mulai menyerang dengan mengandalkan aji Saipi angin! ajian yang mirip dengan aji Kidang Kencana !
Dengan tubuh tuanya, ternyata tetua Sangga Buana masih sanggup bergerak laksana kilat.
Tiap pergerakannya membawa desir angin dingin yang menakutkan.
Tirta Jayakusuma menjadi semakin waspada , dia belum pernah menghadapi orang sekuat ini sebelumnya!
"Aura tenaga batin tetua Sangga Buana ini tampaknya sudah berada pada puncak kesempurnaan !" Batin Tirta.
"Blarrr!!!!" , suara dentuman cukup keras terdengar..
"Pyaar, pyar,, pyaar,,,.!" kaca kaca bangunan markas cabang ini pecah total.. dari lantai bawah hingga lantai atas..
Efek benturan dua kekuatan raksasa yang luar biasa kuatnya..
Orang-orang yang berada di tempat itu, yang ilmu nya masih cetek segera terhantam udara yang keluar akibat benturan kekuatan sang Tetua Sangga Buana dengan Tirta Jaya Kusuma!
Mereka terbanting dengan keras sebagian efek dua buah tenaga yang saling berbenturan ..
Tanah tergetar dengan keras seakan-akan terjadi lindu atau gempa bumi .
Kekuatan Wadag dan batin dari Tirta Jaya Kusuma yang sudah sangat kuat pun masih juga merasakan efek dari benturan ini.
Walaupun belum mengerahkan semua kekuatannya akan tetapi kekuatan dari Tetua Cakar Iblis ini sungguh- sungguh telah mengejutkannya!
"Tampaknya kekuatan dari pucuk pimpinan cakar Iblis ini bukanlah omong kosong belaka!" batin Tirta Jaya Kusuma.
Dalam benturan pertama Tirta Jaya Kusuma segera merasakan tenaga yang luar biasa kuat menekan dirinya!
Setelah keduanya berdiri tegak , sang Tetua kembali melompat menyerang dengan kekuatan penuh!
Kali ini keduanya segera terlibat dalam pertarungan seru yang tidak pernah terbayangkan oleh orang orang yang menyaksikan pertarungan ini!
Mereka sudah tidak bisa lagi membedakan dua tubuh yang saling serang dengan kecepatan cahaya!
__ADS_1
Hanya terlihat cahaya kebiruan, merah dan Hitam yang saling libas !
Cahaya biru dan merah bersumber dari tubuh Tirta Jayakusuma yang telah mengeluarkan aji Tapak Geni dan Suryo Dahono secara bersamaan!
Tangan kanan dengan aji tapak Geni dan di tangan kiri dan aji Suryo Dahono!
Sedangkan cahaya hitam pekat berasal dari tubuh tetua Sangga Buana yang mengerahkan aji Tapak Iblis nya.
Pertarungan di antara keduanya sudah berjalan hampir setengah jam dan belum terlihat siapa yang lebih unggul.
Dan kekuatan Tirta sedikit demi sedikit meningkat demikian pula dengan tetua Sangga Buana yang juga semakin meningkatkan kekuatan tempur nya.
Di pusat arena pertarungan antara tetua Sangga Buana dan Tirta jaya Kusuma pun sudah membentuk sebuah kawah kecil!
Tumbuh- tumbuhan di halaman rusak dan layu serta kering akibat pukulan-pukulan keduanya yang menyasar di seputar arena pertarungan.
Ketika sang tetua Sangga Buana merasa dia tidak bisa mengalahkan Tirta Jaya Kusuma dengan hanya mengandalkan kecepatan dan pukulan Tapak Iblis belaka, maka sang tetua Sangga Buana ini kemudian mengeluarkan ajian andalan nya , yaitu ajian Reco Pitu (Reco: Arca: patung tujuh)
Dan tiba-tiba saja, tubuh dari tetua Sangga Buana ini bisa pecah menjadi tujuh orang yang semuanya tampak mirip dan mampu bergerak secara mandiri!
Mendapati sang Tetua ini telah mengeluarkan ilmu andalannya ini, Tirta Jayakusuma juga segera melapisi tubuhnya dengan aji Lembu sekilan dan aji Tameng Waja!
Tujuh bayangan tetua Sangga Buana segera bergerak mengurung tubuh Tirta Jaya Kusuma di tengah-tengah.
Tujuh Bayangan ini bergerak berputar dengan cepat mengitari tubuh Tirta Jaya Kusuma yang berdiri tenang di tengah-tengah tujuh bayangan sang tetua Sangga Buana.
Sebenarnya lah ajian Reco Pitu ini hanya bertujuan mengelabuhi lawan!
Hanya tubuh asli saja yang bisa menyerang lawan , jadi enam bayangan yang terbentuk tidak dapat melukai lawan !
Dan untuk memecahkan ajian ini , Tirta Jayakusuma memasang badan nya dengan aji Tameng Waja yang sudah mencapai kesempurnaan yang mampu menahan " tapak palune pande!" (senjata senjata tajam atau palu) dan bahkan peluru dari senjata api sekalipun!
Pada jaman dahulu ada seorang pemimpin pemberontakan Di TII yang juga menguasai ilmu ini yakni Sekarmadji Maridjan Karto Suwirjo yang kebal peluru.
Beberapa kali pentolan DI TII ini berusaha di eksekusi oleh Tentara Indonesia ! Akan tetapi ternyata Sekarmadji Karto Soewirjo ini kebal peluru!
__ADS_1
Dan dalam cerita di daerah Blora dan Rembang yang sangat di yakini oleh warga di daerah ini yang mungkin benar ataupun mungkin salah, bahwa Sekarmadji Maridjan Karto soewirdjo ini mempunyai ilmu kebal Tameng Wadja.
Sekarmadji Maridjan Karto Soewirdjo sendiri akhirnya bisa dieksekusi setelah dia membeberkan kelemahan dirinya sendiri dan Akhir nya dia bisa di tembak mati!