
Beberapa Tirta menunggu di tempatnya yang tidak jauh dari pintu Gerbang hingga akhirnya Orang orang Cakar Iblis keluar dari pintu rumah megah yang tadinya tertutup.
Yang keluar hanya sekitar lima belas orang , akan tetapi Tirta jaya Kusuma merasakan banyak lawan yang bersembunyi di kegelapan malam, di sudut sudut halaman yang saat luas tersebut.
Tetua Sangga Buana, Tony, Katrina dan Patrik serta anak buah mereka segera mndekati ke arah Tirta jaya Kusuma karena mereka tau sang pemuda tidak bisa di di pancing dan di jebak oleh meraka..
Kedua kelompok saling berhadap hadapan !
"Selamat bertemu kembali Patrik! apakah luka lukamu sudah sembuh?!" sapa Tirta mengingatkan Patrik akan pertarungan mereka sebelumnya !
"Hmm, jangan sombong Tirta jaya Kusuma! kamu sekarang berada di markas kami! tak kan bisa kamu keluar dari sini, kecuali namamu ! " Seru Patrik yang tampak marah di ingatkan oleh Tirta Jayakusuma akan kekalahannya di waktu yang lalu.
"Semutpun tak akan kami biarkan keluar dari tempat ini!" seru Patrik.
"Guru ! sebelum guru menghajar bocah tengik ini, aku ingin menampar mulutnya itu guru! " Seru Katrina yang nampak mulai tidak sabar.
Katrina langsung melompat menyerang Tirta jaya Kusuma Tanpa persetujuan lebih dulu dari sang guru Sangga Buana.
Nastiti yang berada di samping Tirta jayakusuma yang melihat ada gadis yang mendadak menyerang Tirta bergerak pula memapak serangan dari Katrin!
Kecepatan dari Nastiti ini jarang sekali yang mampu mengimbanginya tapi kali ini tampaknya Katrin ini mampu mengimbangi kecepatan dari Nastiti .
Mendapat hadangan dari Seorang gadis cantik berpakaian pedesaan akan tetapi terlihat cantik dengan kesederhanaannya membuat Katrina sangat terkejut.
Tadinya dia hanya fokus pada Pria muda yang bernama Tirta jaya Kusuma. ini saja tanpa memperhatikan orang orang di sekitar sang pemuda.
Dua lengan kecil halus dan lembut akan tetapi menyimpan sebuah tenaga dahsyat saling berbenturan.
"Duarr,,!" keduanya tampak tergetar dan mundur masing-masing dua langkah.
Katrina segera memperhatikan gadis desa yang sederhana yang telah menghadang nya!
"Jangan salahkan aku kalau kamu ikut terluka karena melindungi pemuda tengik ini seru Katrina seraya melompat tinggi dengan gaya burung bangau siap menerkam buruannya!
Kembali Katrina menyerang dengan kaki kananya ..
Dalam tempo sekejap ke dua gerakan yang berbeda dan bertolak belakang saling beradu!
Nastiti dengan gerakan lemah gemulai dan lembut tapi mempunyai kecepatan bagaikan petir menyambar karena di barengi pengerhan aji Kidang kencana dan Bayu Bajra!berhadapan dengan Katrin yang lincah dan gesit yang tampaknya juga menguasai aji seperti halnya kidang kencana!
" Aji kidang Kencana!!" batin Tetua Sangga Buana terkejut.
Beberapa saat kedua gadis ini semakin meningkatan kekuatan masing masing!
Nastiti yang lembut dan tenang kali ini mendapat lawan yang sebanding!
__ADS_1
Nastiti tidak ingin mengalah begitu saja seperti sifatnya yang rendah hati dan mengalah karena ada Tirta jaya Kusuma yang menyaksikan !
kekuatan dan kecepatan keduanya cukup berimbang, hingga beberapa saat keduanya semakin meningkatkan kekuatan mereka dengan merambah kekuatan berdasar aliran tenaga batin.
Aji Suryo Dahono mulai terungkap dari tubuh Nastiti..
Cahaya kebiruan tipis mulai menyelimuti tubuh Nastiti.
Demikian pula dengan Katrina yang ternyata menguasai aji" Reco Pitu" dan juga aji "Tapak Iblis!"
Aji Tapak Iblis sendiri adalah sejenis ilmu pukulan dengan telapak tangan seperti halnya tapak Geni!
Akan tetapi pengaruh nya berbeda dengan tapak Geni!
Lawan yang terkena pukulan aji Tapak Iblis ini kulit dagingnya akan menghitam dan membusuk seperti terkena racun !
Sedang aji Reco Pitu, sesuai namanya Reco adalah arca dalam bahasa Jawa dan Pitu berarti tujuh.
Jadi orang yang menguasai aji Reco Pitu ini bisa menciptakan bayangan dirinya menjadi tujuh orang. Dengan masing masing bayangan bisa bergerak mandiri akan tetapi tidak mempunyai kekuatan yang cukup untuk mengeluarkan tenaga!
Bayangan yang tercipta adalah bayangan semu.
Setelah Katrina mengeluarkan aji Reco Pitu Nastiti tampak kebingungan menghadapi Katrina!
Nastiti merasa bahwa Katrina berubah menjadi dua orang!
Dan dalam hal ini, Katrin hanya bisa menciptakan satu bayangan dirinya saja!
Tapi itu sudah cukup untuk membuat Nastiti harus melompat ke sana kemari menghindari aji tapak..
Beberapa kali sudah terjadi benturan aji Suryo Dahono dan Tapak Iblis dengan hasil sama kuatnya.
Akan tetapi sejak tubuh Katrina seakan akan menjadi dua orang, Nastiti beberapa kali terserempet oleh angin pukulan tapak Iblis dari Katrina.
Jika saja bukan Nastiti yang di hadapinya, mungkin sudah sejak tadi lawan Katrina meregang nyawa.
Tirta mulia khawatir juga melihat perkembangan pertarungan antara Nastiti dan Katrina ini.
Hingga suatu saat Nastiti ternyata menyerang bayangan kosong dari Katrina!
Alangkah terkejutnya Nastiti mendapati kenyataan ini, karena tubuh asli dari Katrina sudah melepaskan pukulan tapak Iblisnya dari Samping tubuh Nastiti!
Terlambat sudah Nastiti untuk menghindar ataupun menangkis pukulan ini,
Dia hanya bisa mengerahkan aji Bayu Bajra untuk melindungi tubuhnya.
__ADS_1
Aji Bayu Bajra ini juga bisa di gunakan untuk melindungi diri selain untuk menyerang! akan tetapi untuk pertahanan aji ini kurang mumpuni! tidak sehebat aji Lembu Sekilan atau Tameng Waja!
Dan,,,
"Dess...!!"
Kali ini aji tapak Iblis telah menghantam Bahu Nastiti..
Nastiti jatuh terpelanting! cukup keras..
Dan beruntung Nastiti sudah memusatkan aji Bayu Bajra melindungi bahunya!
Nastiti jatuh terduduk,,
Wajahnya pucat...
Dia berusaha bangkit berdiri ..
"Duduklah dulu sebentar dan jangan terburu-buru untuk bangkit ," kata Tirta yang ternyata sudah berada di samping Nastiti..
Dengan perhatian di periksanya bahu Nastiti..
"Tidak terlalu parah ,!" batin Tirta ...
Dengan sebuah sentuhan lembut Tirta mengalirkan tenaga batinnya yang sangat kuat untuk mengusir hawa beracun dari pukulan Tapak Iblis yang meresap di bahu Nastiti..
"Terimakasih Mas !" bisik Nastiti terharu dan hampir saja menangis mendapatkan perhatian dari pemuda yang selalu di rindukan nya ini..
Sudah, jangan terlalu banyak bicara, konsentrasi ! kerahkan tenaga batin mu dan usir hawa jahat yang bersarang di bahumu! " bisik Tirta jayakusuma lembut
"Heh , pemuda tengik ! tak semudah itu kamu menyembuhkan kekasih kampung mu itu!" seru Katrina.
"Sekarang giliran kamu untuk melawanku!" lanjut Katrina.
Setelah beberapa saat Tirta Segera berkata..
"Kamu bukanlah lawan ku! aku tidak pernah menghadapi wanita!
Biarlah gurumu yang melawanku atau Patrik atau yang lainnya! yang jelas aku tidak ingin menghadapi wanita!" kata Tirta Jaya Kusuma!.
Sebenarnya Tirta jayakusuma memang segan untuk berhadapan dengan wanita..
"Kalah Wirang menang ora kondang!" itulah prinsip Tirta dalam menghadapi wanita.
Jika kalah maka akan memalukan dan Jika pun menang menghadapi wanita tidak akan terkenal ataupun membanggakan !.
__ADS_1
Tirta Jayakusuma pernah menghadapi Mawar dan juga Intan! Dan dia selalu berusaha mengalah dan menghindar!
Dan tampaknya kejadian itu akan terulang lagi di malam ini.