
Setelah memeriksa tenyata tidak ada pintu belakang di rumah ini! Akan tetapi ada bagian atas yang tampaknya di gunakan untuk tempat tandon air yang bisa di gunakan untuk memasuki rumah ini dari atas!
Untuk memanjat nya atau melompati nya agaknya bukan pekerjaaan yang mudah bagi Irman dan Mawar. maka di perintahkan Irman dan Mawar untuk bergabung dengan kelompok Tirta jaya Kusuma, menyerbu dari depan.
Setelah memberitahukan keadaan belakang dari bangunan ini, kemudian kelompok ini menunggu perintah dari kang Damar sebagai pemimpin dari penyerbuan kali ini.
Sementara itu di luar pagar depan rumah , kang Damar tampaknya sedang mempertimbangkan dengan hati- hati gerakan selanjutnya!
***
Sementara itu di dalam rumah itu sedang berkumpul para anggota dari organisasi Cakar iblis ini yang berjumlah kurang lebih tiga puluh. orang, karena ternyata satu kelompok belum hadir! yaitu kelompok yang semalam di tangkap oleh bang Leo, dan kawan-kawan di komplek prostitusi Sunan kuning di daerah Kalibanteng !
"Kemana kelompok Regas!? apa masih belum datang juga!" tanya sang pemimpin .
Tampak para anggota saling pandang,.
Mereka tampak berkasak kusuk membicarakan ketidak hadiran kelompok nya si Regas!
Beberapa saat kemudian salah satu anak buahnya berkata;
" Kami belum melihatnya bos! mungkin saja dia masih muter- muter mencari tempat ini! soalnya kalo sinyal jelek juga gak bisa ketemu lokasi ini! " jawab pria tersebut..
"Baiklah kalau begitu! kita tunggu saja!" kata si pemimpin.
"oh , ya kalian. bersiap- siaplah untuk menghadapi tiga Anak anak muda yang. telah menangkap Johan!,"
"Karena para pemimpin pusat sudah ingin segera bergerak membereskan duri yang ada di sini! Juga tempat yang lain yang ada penghalangnya!"
"Dan terutama keberadaan tiga pemuda di Semarang ini, karena tiga pemuda ini dengan di bantu kawannya berhasil menggasak habis kelompok besar bandar narkoba di Jakarta!"
Anak buahnya yang mendengar keterangan dari sang pemimpin nya ini tampak berkasak-kusuk!
Mereka hampir-hampir tak percaya dengan keterangan dari si pimpinan, jika saja mereka tidak mengetahui sendiri ketika Johan dan dua kawan nya sudah di tangkap oleh pemuda pemuda ini..
Kang Damar segera mengatur penyerangan, dua bersaudara bertugas membereskan masing masing dua orang penjaga dan dua orang lagi akan di lakukan oleh kang damar!
Dengan mengendap endap kang Damar mendekat ke arah para penjaga.
Empat orang yang ada di teras tampaknya sedang bermain kartu sedang dua orang sedang bersantai di bawah pohon kelengkeng!
Tampak nya si dua bersaudara siang mo kiam sudah mendapat pesan pesan dan wejangan untuk tidak terlalu mudah membunuh lawan lawan apalagi lawan yang lemah dan tidak bersenjata, sehingga tampak kali ini pedang nya tetap berada di sarungnya! dan menggunakan sarungnya saja !
Dalam gerakan yang hampir bersamaan kang Damar dan juga dua bersaudara siang mo kiam, bergerak cepat laksana macan kumbang menerkam mangsanya.
Dengan Siku kanan dan siku kiri kang Damar bergerak cepat menghantam dua orang yang sedang beristirahat di bawah pohon kelengkeng!
Dua orang penjaga ini tidak menyadari apa yang terjadi ketika merasakan hantaman keras menghajar mukanya hingga seketika keduanya nyungsep ketanah merah dan pingsan seketika.
Diwaktu yang bersamaan kedua bersaudara bergerak bagai kilat mengajar tengkuk para penjahat cakar iblis dengan sarung pedang nya!
Empat orang sekaligus jatuh tengkurap tanpa tau siapa yang telah menghajar mereka.
kang damar kemudian memberikan isyarat supaya kelompok Tirta mendekat!
Kang Damar segera mendekat kearah pintu Utama.
Dengan hati hati di bukanya pintu itu,,,
Begitu kang Damar melongokkan kepalanya , maka segera terlihat orang orang di dalam ruangan besar itu menoleh ke arah kang Damar?
__ADS_1
Kang Damar tampaknya juga terkejut!
"Heh, siapa kamu! seru salah seorang yang terdekat. dari pintu..!"
tanpa ragu lagi kang damar segera mendorong pintu itu lebar lebar dan langsung bergerak menyerang orang terdekat!
Tongkat di tangan kanannya segera mengayun cepat
Tampaklah orang itu lumayan tangguh, dan dengan sigap dia telah meraih cakar besinya,
kawan kawannya yang ada di ruangan itu sigap mengeluarkan cakar besi!
sepasang siang mo kiam kali ini tampak menghunus pedang nya, karena lawan- lawan kali ini bersenjata, jadi siang mo kiam tidak merasa bersalah. atau meras tidak adil.
Tirta, Bayu, Tomy, Mawar bergerak masuk ke dalam rumah itu! sedangkan Irman tampak masih ragu ragu , sehingga dia berada di luar rumah saja!
Pertarungan segera pecah.
Ternyata sebagian dari para penjahat ini berada di atas loteng lantai Dua,,
Dari keterangan dari Johan dan juga Regas, yaitu dua pimpinan yang sudah di ringkus!
Bahwa tingkatan keanggotaan dari cakar iblis ini dapat di lihat dari warna cakar besi yang di gunakan.
Tingkat terendah menggunakan cakar besi yang berwarna hitam karena berbahan besi baja biasa.
Tingkat di atasnya menggunakan cakar berwarna perunggu karena berlapiskan perunggu atau juga berbahan besi kuning!
Untuk tingkatan berikutnya adalah cakar berwarna Silver atau perak. Hanya itu yang di ketahui mereka, karena baik Johan maupun Regas belum pernah melihat warna Cakar yang lain!
Yang mereka ketahui adalah warna cakar silver atau perak yang memang di punyai oleh pimpinan tertinggi cakar iblis di kota Semarang ini !
kali ini sepasang pedang iblis tidak mengekang diri mereka lagi?
Pedang nya mulai mencari sasaran nya.
Dalam sekejap terdengar teriakan teriakan ngeri ketika pedang pedang mereka mulai memakan korban!
rata rata tangan bersama
cakar setannya putus atau terbelah karena berusaha menahan pergerakan si siang mo kiam ini atau sepasang pedang iblis ini.
Dalam sesat lima orang dengan cakar besi berwarna hitam harus tersungkur atau pingsan ketika jari jari mereka putus atau terbelah karena berusaha menangkis pedang iblis!
Benar benar sebuah pedang yang sangat-sangat menakut kan!
Semetara itu di loteng tampak pria berusia tiga puluh atau awal empat puluhan dengan pandangannya yang tajam mengkilat pertanda mempunyai tenaga dalam yang cukup tinggi dengan tatto berbentuk cakar di tangan nya!
Dia tampak menggeram marah melihat sepak terjang para penyerbu ini yang tampak rata rata berilmu Sangat tinggi.
"Huh, tampak nya Regas sudah berkhianat!" geramnya.
Benar bos, tampaknya memang demikian, tak mungkin ada yang membocorkan tempat ini kalau bukan Regas atau anak buahnya, timpal seorang pria yang ada di sampingnya dan bersenjata kan cakar berwarna Kuning!
Beni bilang pada pelindung kalo posisi terdesak! cepat, dia ada di ruangannya!
Siap bos!, seru pria yang di sebut Beni ini..
Sementara pertarungan berlangsung semakin menakutkan!
__ADS_1
Teriakan kesakitan, rintihan bahkan tangisan akibat luka luka yang parah!
Seperti biasanya Tirta cenderung bertarung dengan hati! Walau dia mengeluarkan aji aji seperti Bayu bajra dan aji lembu sekilan dan juga aji tapak Geni, akan tetapi dia membatasi tenaga yang di gunakannya!
Sudah ada lima orang terhajar oleh tapak aji tapak Geni! dengan luka bakar. di tempat tempat yang tidak berbahaya seperti di lengan, di pundak di kaki yang membuat para anggota cakar iblis ini jatuh dan tidak mampu melanjutkan pertarungan lagi.
Bayu juga sudah menjatuhkan tiga orang dengan gamparan tangannya yang berat, sehingga lawan jatuh terbanting tak sadarkan diri!
Sedang Tomy masih bertarung melawan seorang lawan yang berdekatan cakar iblis berwarna kuning.
Kang Damar yang memang di percaya memimpin penyerbuan ini berusaha bertarung dengan sebaik baiknya! Dengan tongkat di tangan kanan, tandang nya benar benar seperti banteng terluka!
Setiap ayunan tongkat nya pasti berhasil menghajar anggota cakar iblis yang bersenjata kan cakar berwarna hitam!
Untuk para pemegang cakar iblis berwarna kuning sendiri , dari delapan yang ada karena dua orang yaitu Johan dan Regas sudah berhasil di bekuk, kini tinggal enam orang saja!
Seorang terbabat jari jarinya karena berusaha menangkis pesan dari Tan siang Ki, dan seorang lagi terhajar oleh aji tapak Geni yang di lepaskan oleh Tirta Jaya Kusuma tepat di dadanya!
Dari empat puluhan anggota cakar iblis pemegang cakar iblis berwarna hitam, kini tinggal separoh nya yang masih mampu bertarung, sedang separoh nya lagi atau sekitar dua puluhan orang sudah jatuh dan tak mampu berdiri ataupun melanjutkan pertarungan lagi!
Dan dari korban korban ini yang paling parah keadaannya adalah korban dari sepasang pedang iblis atau siang mo kiam dari negeri Tiongkok!
Lama, lama para penjahat ini sangat ketakutan,sehingga mereka berusaha menghindar dan lari dari sabetan sabetan pedang dari siang Ki dan siang Wi!
Dalam keadaan yang demikian, dimana para anggota cakar iblis berlarian menghindari siang mo kiam, mendadak si Bos pemimpin dari cakar iblis wilayah Semarang dan sekitarnya ini melompat turun laksana kelelawar besar turun ke lantai bawah ke arah Tan siang wi dan Tan siang Ki !
si Bos ternyata menggunakan sepasang cakar iblis berwarna silver !
Gerakannya tampak Sangat cepat dan kuat,,
Ayunan Cakarnya mengandung hawa dingin yang menakutkan dan membawa aura membunuh yang tebal!
Tapi yang di hadapi kali ini adalah sepasang pendekar pedang yang sudah malang melintang di dunia kangouw ( dunia pendekar yang punya arti asli sungai telaga) atau juga sudah malang melintang di dunia Liok Lim (rimba hijau atau dunia kejahatan di negeri Tiongkok)
Pertarungan segera terjadi!
Tampak nya kecepatan dari sepasang pedang iblis ini sudah setara dengan kecepatan suara atau sekitar 1(satu march) atau sekitar 1200 km/ jam. Dan demikian juga kecepatan gerakan ayunan tangan dari si bos cakar iblis ini!
Dalam gebrakan pertama terlihat baik kekuatan maupun kecepatan antara sepasang pedang iblis ini hampir berimbang dengan si boss Cakar iblis ini!
Setelah berlangsung beberapa saat , ternyata si bos terliat mulai terdesak karena dia hanya bertarung sendirian dan lawan berpasangan!
Apalagi di tambah jangkauan pedang yang lebih unggul dari pada cakar peraknya!
Jika pertarungan berlangsung dalam jarak dekat maka dia dapat memanfaatkan cakar peraknya! Akan tetapi bila pertarungan agak berjarak maka pedang pedang ini benar benar menjelma jadi senjata yang sangat menakutkan.
Sebenarnya lah , jika si bos cakar. iblis ini bertarung satu lawan satu mungkin saja dia masih dapat mengimbangi sepak terjangnya siang Wi ataupun siang Ki!
Tapi dengan bertarung melawan keduanya sekaligus ! maka itu adalah tindakan yang bodoh !
Tindakan bunuh diri!
Karena kemapuan dari kedua bersaudara siang mo kiam ini sudah mencapai kesempurnaan dalam ilmu pedang!
Dalam pertarungan di dalam rumah seperti ini, sebenarnya mengurangi gerakan gerakan pedang dari Kedua bersaudara siang mo kiam!
karena di dalam tidak bisa sebebas di luaran!
Gerakan pedang pasti akan tertahan oleh beberapa perabot.
__ADS_1
Akan tetapi karena memang kemampuan kedua bersaudara siang mo kiam ini sudah sempurna maka ini bukanlah Maslah yang besar, kecuali jika lawan yang di hadapi sangat kuat.