
Pagi itu Tirta tampak bersantai di kamarnya ketika Iza masuk tanpa permisi..
"Ugh,, capeknyaaaa..!" seru Iza seraya menjatuhkan tubuhnya yang wangi di sebelah Tirta Jaya Kusuma.
Tampak Tirta yang lelah sudah setengah tidur..
Iza, tampak mengendus endus tubuh Tirta yang terbaring ...
"Uhh, bau nya asem sekali kamu Ta... " bisik Iza..
"Hmm,,,!" jawab Tirta .
Tiba-Tiba saja Iza sudah menjauhkan kepalanya di dada sang Pemuda.
Dengan iseng, Iza menggelitik hidung sang Pemuda dengan rambutnya yang lembut dan Wangi..
"Haa,,ha,, haaaa,,,, jing!!"
Walaupun lembut dan harum, tapi jika masuk ke lobang hidung tetap saja membuat geli ..
"Ih, jorog ah,, " bisik Iza...
"Salah sendiri nggelitik hidung," bisik Tirta seraya meraih tubuh ramping yang menindihnya..
Dan dengan lembut, Tirta sudah menarik kepala Iza dan mndekatka ke wajahnya..
"Mmh,,, ?" Bibir keduanya sudah bersatu ...
Dengan lembut bibir indah dan manis sudah di ***** lembut sang pemuda..
Iza tampak menikmati ******* bibir sang pemuda...
Dalam keadaan hampir hanyut.. Tiba, Tiba...
"Izaaa,,, hayoo... belum saat nya ... tunggu beberapa jam lagi baru boleh...!"
Tirta dan Iza spontan kaget dan melepaskan pelukan mereka..
Blouse Iza tampak sudah kacau dan rambut yang tadinya rapi sudah awut awutan..
"Ihh,, mama ganggu aja!?" seru Iza malu...
"Salah sendiri kamar gak di tutup rapat-rapat!" bantah sang Mama..
"Huh, mama seperti gak pernah muda aja...!" protes Iza..
Mendengar protes putrinya ini sang mama kemudian segera berlalu sambil tersenyum-senyum sendiri!
Terbayang masa-masa dimana sang Mama ketika menghadapi pernikahan dengan pak Fajrul muda!
Ketika sang Mama sudah berlalu , Iza segera menutup pintu dan menguncinya dari dalam.
Dan ketika dia berbalik dia segera mendapati.sang pemuda sudah tertidur pulas ditandai dengkuran halus.
Iza yang juga lelah , langsung merebahkan dirinya di sebelah Tirta jaya Kusuma..
***
Tirta terbangun ketika hari sudah siang.
__ADS_1
Didapatinya tubuh indah nan lembut dengan nafas halus tertidur di samping nya.
Tirta kemudian beranjak bangun dengan pelan, khawatir Iza terbangun..
Tirta kemudian keluar dari kamar dan menyaksikan kesibukan dari orang-orang yang sedang sibuk mempersiapkan acara yang rencananya akan di laksanakan sore dan malam hari.
Sore akan diadakan akad nikah sedangkan malam harinya acara resepsi nya..
Ketika dia berjalan ke belakang, ternyata Adnan dan Bayu sedang ikutan membantu mempersiapkan segala sesuatunya ..
"Bay, Ad.. kemarilah ,, " seru Tirta memanggil kedua sahabatnya ini..
Bayu dan Adnan kemudian duduk di sebelah Tirta Jaya Kusuma..
"Tolong jangan beritahu pada Dinda lebih dulu.. Kalau Nani dan Tia ajaklah mereka kemari, tapi tolong sampaikan untuk tidak memberitahukan Dinda.. biarlah nanti aku yang akan memberi tahukannya sendiri." kata Tirta pada dua sahabatnya ini.
"Baik Ta," jawab Bayu dan Adnan..
"Oh ya, kamu sudah hubungi bang Leo untuk hadir Bay? Juga Nadine dan pak Michael? tanya Tirta pada Bayu dan Adnan.
"Sudah Ta, bang Leo akan kemari bersama Mbak Ayu Mawar! jawab Bayu.
"Jika mereka bisa hadir ya syukur kalau pun tidak hadir juga gak papa , soalnya juga serba mendadak seperti ini!" lanjut Tirta..
"Rasanya hatiku deg-degan terus dari tadi Bay, apakah kamu sewaktu akan menikah dengan juragan Latifah juga seperti ini Bay?" tanya Tirta .
"Tidak cuma deg degan Ta,,, hawanya aku pengin segera masuk kamar pengantin Ta!" kata Bayu sambil tersenyum penuh arti...
"Pokoknya semangat lah Ta...?" kata Bayu...
"Ah, itu aja yang ada dalam otakmu Bay!" kali ini Adnan menimpali.
"Gak perlu lagi buka bokep! langsung bisa praktek loh Ad!" kata Bayu sambil menunjukkan jempolnya pada Adnan.
"Daripada tiap hari kamu buka bokep terus , sonoh ajak Nani nikah aja! pasti dia gak nolak kok!" tambah Bayu.
Bayu bercerita seperti ini memang sengaja agar Adnan Iri padanya dan juga Tirta, supaya Adnan juga mengikuti jejak dia dan Tirta..
"Bagaiman kalau aku yang ngomong sama Nani, kalau kamu ingin segera punya anak dari dia?" canda Bayu..
"Ya,. sebenarnya Adnan ini juga ingin segera menikah seperti kedua sahabatnya ini, akan tetapi dia masih takut untuk menyampaikan pada Nani!"
"Ha, ha, ha, ha,,, sekarang kamu pasti baru kepikiran kan!" seru Bayu.
Begitulah tawa canda mereka begitu lepas...
Dan ketika hari semakin sore, maka Tirta sudah di panggil mama Iza untuk mempersiapkan dirinya, karena penata rias sudah datang sejak tadi..
Tirta segera beranjak masuk ke rumah induk dan bersiap untuk di rias..
Ketika memasuki sebuah kamar untuk merias, alangkah terpesonanya Tirta Jaya Kusuma melihat Iza sedang di rias..
Wajah nya yang cantik dengan mata indahnya memancarkan kebahagiaan !
Wajah Iza tampak berbinar bahagia.
Senyum selalu mengembang dari wajahnya .
Ketika usai keduanya dirias, mereka segera di iringi oleh Mama Iza dan Ibunya Tirta Jaya Kusuma menuju tempat Ijab Kabul yang akan diadakan di ruang tamu ..
__ADS_1
Ternyata di ruangan tamu sudah banyak orang yang hadir..
Pak Joyo Kusumo dan juga pak Fajrul tampak sudah berada di ruang Tamu ini.
Adapula Mbah Hardjo, eyang Pandu, kang Damar, kyai Wonokerti dan para sahabat juga keluarga dekat pak Fajrul.
Beberapa saat kemudian acara Ijab kabul dan Walimatul Urs (pernikahan) segera di laksanakan..
Tirta dengan pakaian beskap warna biru tua dan dalaman putih dengan blangkon batik tampak gagah dan berwibawa seperti raja raja jaman dulu!
Sedang Iza dengan kebaya warna emas sungguh terlihat sangat cantik dengan rambut di Sanggul tinggi dengan sunduk mentul di atas sanggulnya .
Tubuh tinggi putih dan berisi! membuat siapapun yang memandang Iza pasti memuji akan kecantikan gadis cantik ini.
Acara Ijab Kabul atau akad nikah segera di laksanakan dengan wali nikah dari Iza adalah pak Fajrul papa nya Iza sendiri.
Sedang wali nikah dari Tirta adalah pak Joyo Kusumo sang Bapak dari Tirta Jaya Kusuma...
Sedang saksi saksinya adalah Mbah Hardjo dan eyang Pandu.
Acara ijab Kabul berjalan dengan kidmat...
Akan tetapi ketika usai pengucapan akad oleh sang mempelai pria usai....
Tiba- tiba saja ada sedikit keributan di bagian belakang dari para tamu!
Tirta semat melirik kearah tersebut, akan tetapi dia tidak melihat secara jelas apa yang terjadi, karena pandangannya terhalang oleh para tamu yang berada paling depan.
Tenyata ada seorang gadis cantik berwajah blasteran barat yang menangis sedih dan kemudian pingsan...
Ya,,, dia adalah Nadine yang hadir bersama keluarganya dan juga bang Leo serta Mawar..
Sigap bang Leo segera menahan tubuh Nadine,,, sedang Mawar tampak berusaha memijit beberapa bagian tubuh Nadine..
"Bangunlah Nak!" bisik mamanya Nadine di telinga putrinya ini. Dia berusaha menyadarkan Nadine dari pingsannya.
Pak Michael dan mama Nadine terlihat sangat sedih melihat keadaan putrinya ini.
Tapi dia tidak bisa berbuat apapun untuk menolong putrinya ini...
Karena masalah hati adalah urusan mereka yang menjalaninya .
Tadi , pak Michael sudah melarang putrinya untuk ikut, akan tetapi Nadine tetap memaksa untuk turut serta..
Dan sekarang , hati Nadine benar- benar hancur lebur!
Hancur sudah impian dan harapannya untuk hidup bahagia dengan pria pujaan hatinya.
Beberapa saat kemudian acara ijab kabul atau akad nikah ini usai sudah, dan Nadine tampak masih belum siuman.
Wajahnya yang cantik terlihat pucat dan lemah!
Matanya yang indah menetes air mata dari sela sela matanya yang tertutup.
Hingga akhirnya hal ini sampai ke telinga Tirta Jaya Kusuma..
"Maafkan aku Istriku , aku akan menolong sebentar sahabatku yang pingsan! " bisik Tirta pada Iza , gadis yang baru saja di nikahi nya ini..
Iza tampak mengangguk ..
__ADS_1
"Iya Mas, silahkan mas Tirta menolong sahabatmu itu!" kata Iza ...