Tirta Jayakusuma

Tirta Jayakusuma
kakak katrina


__ADS_3

Sementara pagi itu di pusat markas Cakar Iblis...


Sang ketua Cakar Iblis sedang duduk bersama para tetua dan juga anggota-anggota penting seperti Patrik, Ujang, Toni, Julius serta beberapa orang penting lain..


Juga Katrina dan seorang pemuda gagah dengan pandangan tajam yang menunjukkan kekuatan besar yang tersembunyi dalam tubuhnya!


Dia adalah kakak Katrina yang bernama Windu Widagdo!


Windu Widagdo baru saja di panggil sang ayah untuk kembali ke markas utama Cakar Iblis!


Selama ini Windu Widagdo sedang berguru pada kakeknya "Ronggo Pati" di sebuah gunung tertinggi di Jawa Tengah, di puncak Gunung Slamet.


"Paman Sangga Buana dan paman Sangga Bumi, kalian sudah bertarung melawan pemuda itu! Bagaimana kekuatan pemuda itu sebenarnya ?" Tanya ketua besar Cakar Iblis.


"Sebenarnyalah ketua, pemuda yang bernama Tirta Jaya Kusuma ini tidak bisa di buat main- main!" kata tetua Sangga buana yang tampak tangan kirinya di bebat dengan kain perban dan di gendong. Kelihatannya cederanya cukup parah!


"Dalam pertarungan kemarin, pamanmu ini sudah mengerahkan semua kekuatan !" lanjut terus sangga Buana .


"Aji Tapak Iblis sudah ku kerahkan sampai tingkat kelima! tingkat yang mampu paman mu ini kuasai, demikian juga dengan aji Reco Pitu, " kata sang tetua sangga Buana.


"Bahkan pemuda itu telah terkena pukulan Tapak Iblis dengan telak!


Akan tetapi tampaknya pemuda itu mempunyai Ilmu kebal yang hebat dan kuat! tidak sembarang ilmu kebal!" kata sang Tetua.


"Jika ilmu kebal yang di kuasai pemuda itu adalah ilmu kebal biasa- biasa saja, niscaya dia akan langsung mati!" lanjut tetua sangga Buana.


"Hmm, tampaknya pemuda ini bukan pemuda biasa biasa saja Paman, " kata sang Big Boss.


"Lalu bagaimana menurut paman Sangga Bumi tentang pemuda ini?" tanya sang ketua pada tetua Sangga Bumi.


"Hampir sama dengan pendapat Kang Sangga Buana, ketua!" jawab terus Sangga Bumi.


"Aku sempat bentrok dengan pemuda itu! dan memang aji Tapak Iblis tak mampu melukainya!" jawab Sang tetua Sangga Bumi.


***


Untuk diketahui aji Tapak Iblis ini di turunkan oleh guru dari Sangga Bumi, Sangga Buana dan Sangga Langit! juga Ronggo Pati sebagai saudara seperguruan tertua.


Jadi Sangga Buana , Sangga Bumi dan Sangga Langit adalah adik seperguruan dari Ronggo Pati.


Rongga Pati sendiri adalah anak turun langsung dari seorang penjahat di masa lalu yang bercokol di Alas Roban..yang bernama "Jagal Alas Roban!" yang telah malang melintang di Alas Roban pada jaman Mataram baru berdiri.

__ADS_1


Dan pada saat itulah Wasis Jaya Kusuma yang masih muda dan gagah mendapat tugas untuk memburu dan menumpas Sang "Jagal Alas Roban" yang telah meresahkan masyarakat di sekitar Gringsing , Banyu putih dan daerah di sekitarnya, juga Jalur perdagangan yang melewati Alas Roban!


Dan dalam sebuah pertempuran yang sangat Dahsyat Wasis Jayakusuma muda mampu melukai Sang Jagal Alas Roban dengan mengandalkan aji Tapak Geni!


Dan sejak saat itu keberadaan sang Jagal Alas Roban selalu berpindah pindah menghindari Wasis Jayakusuma yang terus memburunya.


Dan dendam kesumat itu terus terbawa sampai anak keturunannya di jaman ini.


Aji tapak Iblis sendiri terbagi dalam sepuluh tingkat. Dan hanya Sang Jagal Alas Roban yang mampu menguasai sampai tingkat ke sembilan!


Belum ada seorangpun yang mampu menguasai ajian ini sampai sempurna sampai tingkat ke sepuluh.


Sedangkan kebanyakan anak turun dari sang Jagal hanya mampu menguasai aji Tapak Iblis sampai tingkat ke tujuh.


Ki Ronggo Pati sendiri yang merupakan Ayah dari sang pemimpin besar cakar Iblis hanya mampu mencapai tingkat Kedelapan tahap akhir, sedangkan sang ketua Cakar Iblis juga menguasai sampai tingkat ke tujuh tahap akhir.


***


Bagaimana pendapat paman paman tetua dan juga para cakar Emas ,, langkah apa yang sebaiknya kita Ambil,,!?' sang big Bos yang biasanya memutuskan segala sesuatu tanpa mempertimbangkan pendapat orang lain, kali ini meminta pertimbangan pada segenap anggota Cakar Iblis yang Hadir.


"Sebainya kita membangun kekuatan kita dulu Bos! kita persiapkan semua kekuatan kita yang masih ada!


"Beberapa kali kita sudah di pecundangi Kelompok Tirta Jaya Kusuma ini..!" lanjut Patrik.


"Kalau menurutku sebaiknya kita rebut kembali markas cabang yang di kuasai oleh mereka Ayah!" seru Windu tampak bersemangat..


Tampaknya sang Big Bos masih bingung untuk menentukan langkah berikut yang harus di lajukannya..


Jika salah melangkah maka kekuatannya akan semakin berkurang , jadi sang Big Bos benar-benar berpikir keras untuk langkah selanjutnya.


Menurutku benar apa yang di katakan kak Windu!" dukung Katrina pada usulan kakaknya .. Ya dia masih dendam dengan kekalahannya dari pemuda yang bernama Tirta Jaya Kusuma ini!


"Baiklah usulan-usulan kalian akan aku pikirkan dulu! setelah aku pikir dan pertimbangkan , baru kalian akan aku beri tahu."


"Oh ya Ujang, untuk sementara kamu jangan kembali dulu ke Bandung ! kamu ikut menjaga Markas di jakarta pusat! " kata sang Big Bos.


"Kamu Wongso, berhubung kamu sudah tidak punya Markas, untuk sementara kamu membantu menjaga markas kita yang ada di Jakarta Timur."


Ternyata Wongso inilah yang berhasil lolos dari tangan Mahardhika.


"Paman Sangga Bumi memperkuat markas Cabang di Jakarta Barat, paman Sangga Langit memperkuat Cabang Bogor!" kata sang big Bos.

__ADS_1


Paman Sangga buana tetap di sini dulu, Windu dan Katrina kalian perkuat Jakarta Selatan." lanjut sang Big Bos.


"Jeni, untuk anggota yang lolos dari serbuan kelompok Tirta Jayakusuma perintahkan untuk bergabung dengan markas markas kita yang terdekat !" perintah sang Bos.


"Baik Bos!" sahut Jeni sang asisten pribadi yang sexy dan montog seperti asisten pribadinya sang pengacara kondang di negri ini.


Demikianlah hari semakin siang , pertemuan itu di bubarkan .


Kali ini sang Bos benar benar pusing tujuh keliling !


Ini seperti main catur, jika salah langkah maka akan berat untuk langkah langkah berikutnya.


***


Setelah pertemuan itu usai Windu segera mengajak sang Adik pergi ke sebuah Mall besar di daerah Jakarta Selatan...


Sudah lama dia tidak makan Enak...


Dia ingin berbelanja baju dan segala kebutuhannya !


Dia ingin bersenang-senang menikmati kota Jakarta setelah beberapa tahun dia sibuk menempa diri di lereng Gunung Slamet di bawah bimbingan sang kakek Ronggo Pati.


***


Beberapa saat kemudian mereka sudah berada di sebuah Mall di Jakarta Selatan ini..


Usai berbelanja segala kebutuhan, Windu dan Katrina segera menuju ke sebuah Resto yang ada di dalam Mall tersebut...


Ketika sedang duduk menunggu pesanan,tiba tiba saja pandangan Katrina tertuju pada sesosok anak muda dengan alis tebal dan mata teduh tajam! yang sedang duduk di pinggir resto dan sedang memandang ke arah luar resto ..


Pemuda yang sudah mempermainkannya (menurut pikiran Katrina)


"Tirta Jaya Kusuma! " desis Katrina ..


Sontak kemarahannya naik ke ubun-ubun..


"Ada apa Katrina?" tanya sang kakak.


"Lihatlah pemuda yang sedang duduk di pinggir itu!" kata Katrina seraya menunjuk ke arah seorang pemuda yang sedang duduk dan memandang ke arah luar resto!


"Itulah pemuda yang bernama Tirta Jaya Kusuma kak!" jawab Katrina..

__ADS_1


__ADS_2