
Di pandanginya pemuda yang di tunjukkan oleh Katrina itu dengan seksama.
"Seorang pemuda yang sederhana .. dengan pakaian yang sederhana pula, akan tetapi tampak berwibawa,. matanya teduh tapi sangat tajam pertanda ada sesuatu yang luar biasa pada diri pemuda ini!" batin Windu.
Sesaat Katrina memandang dengan seksama sang pemuda yang sedang duduk bersama seorang gadis cantik yang tampaknya adalah gadis blasteran Indo Eropa!
Beberapa kejap Katrina tampak terpesona!
"Pemuda ini tampak mempunyai aura yang sangat kuat dan mendebarkan!" batin Katrina..
"Ah, dia adalah musuhku! " batin Katrina yang ternyata ada pertentangan batin.
"Sialan, mengapa mata ini ingin terus memandang pemuda itu.." batinya lagi..
Katrina tampak menggeleng- gelengkan kepala dan mengucek kedua matanya.
"Ayo kita dekati dia Katrina!" ajak Windu sang Kakak..
"Tapi kak,,,, ini di tempat umum, di tempat keramaian." kata Katrina!
"Aku tau Katrina, aku hanya ingin main-main sebentar dengan pemuda itu, " jawab sang kakak.
Kemudian Windu dan katrina Segera berdiri dari duduknya,,
Sesat kemudian Windu dan sang Adik sudah berdiri di sebelah meja di mana Tirta Jayakusuma tampak sedang mendengarkan cerita Dari Nadine.
Sebelum nya...
Setelah pertemuan di rumah pak Michael usai, Tirta Jaya Kusuma hendak ikut bersama Adnan dan Bayu ke markas cabang yang telah mereka taklukkan .
Akan tetapi, Nadine telah lebih dulu menggamit lengan sang pemuda dan dipaksanya mengikuti langkah menuju ke halaman .
"Aku ingin mengajak kamu Jalan-jalan !" bisik Nadine.
Tirta hanya menurut saja ...
Ya, berhadapan dengan Nadine selalu saja serba salah!
Sesaat mereka sudah berada di jalan raya yang padat merayap di Jakarta Selatan ini .
Jauh sekali keadaan Jakarta ini dengan kota asal Tirta jaya Kusuma, yaitu kota Semarang!..
Di Jakarta ini untuk jalan yang hanya beberapa kilo meter saja di butuhkan waktu berjam-jam apalagi pada waktu jam-jam sibuk seperti pagi sewaktu jam berangkat kerja atau petang hari sewaktu pulang kerja! Luar biasa macetnya.
__ADS_1
Kebanyakan pekerja di Jakarta berangkat kerja pagi- pagi sekali selepas subuh, ketika anak- anak nya masih tertidur pulas dan pulang kerja sampai rumah kembali ketika anak- anak waktu nya tidur...
Beberapa saat kemudian Nadine dan Tirta sudah sampai di basement sebuah Mall di Jakarta Selatan.
Tujuan pertama Nadine begitu sampai di Mall adalah mencari Resto dan menikmati kebersamaannya bersama sang pemuda.
Begitulah akhirnya mereka menikmati makan siang di resto tersebut.
Dengan bersemangat Nadine bercerita tentang segala hal pada Tirta Jaya Kusuma!
Sang pemuda pun menjadi pendengar yang baik bagi Nadine dengan sekali -kali memberikan tanggapannya ...
Hingga tanpa di sadari oleh mereka, seorang gadis dan seorang pemuda sudah berdiri di sebelah mereka dan kemudian mengambil tempat duduk di sebelah Tirta dan Nadine..
Nadine tampak terkejut melihat dua orang yang tiba- tiba saja sudah duduk bersama dia dan Tirta! Dipikirnya ini adalah teman- teman Tirta Jayakuuama.
Sementara begitu Tirta melihat gadis yang duduk di sebelah tempat mereka duduk, Tirta tampak terkejut juga...
Dia segera teringat gadis sombong yang melawannya tadi malam!
"Eh,,, mbaknya... Ketemu lagi....!" sapa Tirta sopan..
"Jangan Sombong ya kamu Tirta Jayakusuma!"
"Mentang-mentang kamu Bisa mengalahkan aku!" seru Katrina.
"Iya, kak! inilah pemuda sombong itu kak! kata Katrina..
"Oh, kalian ini ternyata anggota anggota Cakar Iblis yang sudah membuat kerusuhan di mana-mana ya..!" teriak Nadine keras..
"Kalian ini kan yang suka menculik gadis- gadis dan kalian jual!" Serunya lagi.
"Kalian juga yang jual Narkoba merusak generasi muda!" teriak Nadine sekerasnya sehingga menarik perhatian para tamu lainnya...
Walhasil semua orang memandang Windu dan Katrina dengan Jijik dan benci!
Windu dan Katrina tak menyangka mulut gadis bule ini sangat tajam..
Dengan malu Katrina segera menarik tangan Windu kakaknya! walaupun apa yang dikatakan oleh Nadine benar adanya, tetapi sebagai gadis yang sombong dan tinggi hati, hal ini telah mempermalukannya ..
Sebelum Windu mengikuti tarikan Katrina tampak dia menggerakkan tangan kanannya ringan , ..
Sebuah cahaya hitam tampak keluar dari jari telunjuk dan jari tengah mengarah pada tubuh Tirta jaya Kusuma dan Nadine..
__ADS_1
Mengetahui hal ini Tirta sangat kaget , karena posisinya berada di depan Nadine...
Tangan kiri nya segera menjangkau Nadine dan mendorongnya hingga jatuh terjengkang dan cahaya tersebut telah menyerempet sedikit bahu Nadine, sedang kan cahaya hitam yang mengarah dirinya di biarkannya menghantam tubuhnya!
"Desss!! " aji pukulan tapak iblis yang di keluarkan tanpa membuka telapak tangan membentur tubuh Tirta Jayakusuma yang spontan terlindungi oleh aji Tameng Waja..
Tubuh Tirta Jaya Kusuma terpental beberapa meter dan menabrak sebuah meja di belakangnya ..
"Gubrak!! Untunglah tidak ada orang di meja tersebut sehingga tidak menyebabkan kerugian bagi orang lain..
Tirta jaya Kusuma serta merta melenting berdiri dan bersiap terhadap serangan yang mungkin saja di lakukan oleh pemuda yang bersama Katrina itu.
Begitu kakak Katrina ini usai melontarkan pukulan tapak Iblis sesat dia ingin memastikan keadaan Tirta Jayakusuma!
Tadi dia telah melontarkan aji Tapak Iblis tingkat ke tujuh, tingkatan yang sudah dengan susah payah ke capainya.
Walaupun hanya menggunakan setengah tenaga, tapi seharusnya sudah cukup untuk menghancurkan tubuh Tirta Jaya Kusuma.
Alangkah terkejutnya Windu ketika mendapati kenyataan bahwa Tirta tidak mengalami luka apapun !
Tirta Jayakusuma mampu berdiri dengan cepat usai menerima pukulan Tapak Iblis tingkat ketujuh .
Sebenarnya Windu ini adalah anak turun paling berbakat dari Jagal Alas Roban!
Dalam usia yang masih sangat muda dia telah menguasai aji Tapak Iblis sampai tingkat kesembilan! Walaupun belum sempurna benar tapi itu adalah pencapaian yang luar biasa!
Setelah mengetahui tidak terjadi apapun terhadap sang lawan, secepat kilat Windu dan Katrina pergi meninggalkan tempat itu..
Tirta jaya Kusuma yang mengkhawatirkan keadaan Nadine tidak berusaha mengejar Windu dan Katrina, dia dengan segera memeriksa keadaan Nadine!
"Gimana keadaanmu Nadine?" bisik Tirta jaya Kusuma Khawatir.
"Uh,, sakit Ta,,!" keluh Nadine lirih... tampak nya dia benar- benar kesakitan...
Di tempat ramai seperti ini, tidak mungkin Tirta memberikan pengobatan pada Nadine...
Dengan cepat di angkatnya Nadine yang tinggi semampai dan besar karena memang keturunan bule Eropa.
Orang- orang yang menyaksikan tampak terkagum- kagum melihat kekuatan Tirta jaya Kusuma yang agak ceking mampu mengangkat dalam dukungannya dengan mudah dan membawanya keluar dari resto! Dengan sebelumnya membayar makanan dan juga kerusakan yang terjadi!
Tirta segera membawa Nadine ke dalam mobil dan segera memeriksa keadaannya !
Secepatnya lengan baju yang di kenakan Nadine di robek!
__ADS_1
Terlihatlah diantara kulit bahu yang putih bersih terdapat titik warna hitam seperti toh!
Hanya sebesar koin! tapi efek dari pukulan Tapak Iblis ini sangat mengerikan jika tidak segera di tangani dengan cepat dan tepat.