Tirta Jayakusuma

Tirta Jayakusuma
menghadiri undangan bang Leo dan Mawar


__ADS_3

Setelah menikah , Tirta akan lebih banyak tinggal di rumah Iza, karena rumah sebesar ini hanya terdiri dari sang pemilik rumah yaitu pak Fajrul, Iza dan mama Iza serta beberapa asisten rumah tangga .


Sesekali saja dia mampir ke padepokan di lereng gunung Ungaran...


Selain sibuk mengurus perusahaan bersama Iza, Tirta juga ikut memantau perkembangan perusahaan. yang didirikannya dari aset aset Cakar Iblis.


Hari ini genap sudah sepasar (hitungan Jawa) Tirta jaya Kusuma menikah.


Kehidupan yang di jalani benar benar seperti kehidupan impian bagi tiap orang..


Istri Cantik,, kaya Raya, keinginan apapun pasti terpenuhi...


Dan hari ini, Tirta jaya Kusuma mengajak Iza dan disertai pak Fajrul dan Mama Iza mengunjungi orang tua Tirta di sebuah perumahan sederhana di daerah perbatasan kota Semarang dan Kota Ungaran..


Untuk adat Jawa memang , pihak perempuan harus diantarkan ke rumah pihak lelaki setelah sepasar (lima hari)


Hitungan Jawanya adalah Pon, Wage, Kliwon, Lego dan Pahing.


Sesuai adat Jawa maka pak Fajrul harus mengantar putrinya ke rumah pak Joyo Kusumo.


Dengan bawaan beraneka macam , mereka berangkat dari rumah pada siang itu.


Tepatnya hari Minggu Legi atau Minggu manis.


Hari itu Ibu Tirta sudah menyiapkan berbagi hidangan terbaik bagi para tamunya ..


Sesampai di rumah pak Joyo kusumo, ternyata di depan rumah tampak ada tenda yang dipasang di jalanan ..


Ya , ternyata banyak dari para tetangga yang ikut hadir menerima tamu istimewa ini.


Dan ternyata Bayu dan Adnan juga ikut menyambut di antara tetangga dan tamu yang sudah hadir di tempat pak Joyo..


***


Suatu saat ketika Tirta sedang berduaan bersama Iza di kamar Tiba tiba ada panggilan ponsel dari bang Leo.


"Mas , Seminggu lagi datang ke Jakarta ya.." kata bang Leo..


"Ada acara apa bang?" tanya Tirta.


"Ini mas, aku mau menikah lagi.. sama Mawar...!"


Tirta tampaknya tidak terkejut akan hal ini, karena akhir-akhir ini bang Leo menunjukkan keseriusannya pada mbak ayu Mawar..


"Syukurlah bang Leo bisa mendapatkan hati mbak ayu Mawar!" jawab Tirta...


"Aku pasti akan datang bang!" pungkas Tirta jaya Kusuma.


Dan pada hari itu Tirta, Bayu dan Adnan menuju ke Jakarta untuk menghadiri undangan dari bang Leo dan Mawar .


Ternyata Mawar sudah menetapkan hatinya untuk menerima lamaran dari bang Leo.


Sebelumnya Tirta sudah mengajak Iza untuk ke Jakarta! dan Iza pun sebenarnya sudah akan turut sang suami pergi ke kota Jakarta, akan tetapi ternyata pak Fajrul mengingatknnya bahwa pada waktu acara di Jakarta bertepatan dengan acara di perusahan, yaitu acara RUPS yaitu Rapat Umum Pemegang Saham.


"Aku akan menyusul kesana jika acara Rups nya usai mas.." kata Iza..


Dan di hari itu Tirta , Bayu dan Adnan sudah berkendara lewat jalur darat menuju Jakarta.


Dan mereka menuju ke Bogor terlebih dahulu untuk menginap di bekas markas Cabang Cakar iblis yang sekarang di gunakan untuk asrama pendidikan dan pelatihan dari para anggota yang akan di salurkan ke perusahaan perusahaan yang membutuhkan jasa pengamanan..


Markas di Bogor ini telah di ubah menjadi asrama yang bisa menampung ratusan orang sekaligus .


Dan hari ini Tirta , Bayi Dan Adnan sampai di sana dengan mengendarai mobil dari Semarang..


Di depan mereka sudah di sambut oleh beberapa orang ,


Tan siang Wi dan Tan siang Wi, ada diantara mereka..


Sepasang pedang iblis ini telah menjadi instruktur di pusat pelatihan di bekas markas iblis di Bogor ini .

__ADS_1


Juga ternyata ada pula Aksan, Udin, Badak dan juga mantan- mantan anggota cakar Iblis yang kini menggantungkan hidupnya dari perusahaan yang didirikan untuk menampung mereka.


Selain melatih dalam beladiri, tempat ini juga di gunakan untuk pelatihan manajerial, team work, leadership , dan berbagai bentuk pelatihan yang berguna untuk menuntun orang orang bekas anggota cakar Iblis dan juga orang orang rekrutan baru .


Begitu Tirta, Bayu dan Adnan datang , mereka tampak menyambut dengan penuh hormat karena mereka bertiga ini adalah pucuk pimpinan dari perusahaan ini, walaupun untuk sementara operasi harian masih di pegang oleh Bu Nadine.


Mereka kemudian di ajak untuk ke ruang utama markas ini yang kini tampak terawat dan layaknya tempat Diklat modern dengan berbagai perangkat modern, seperti ruang komputer, ruang belajar, ruang rapat juga ruang olahrag dan tempat tempat latihan outdoor.


Orang orang bekas anggota cakar Iblis memang harus di berikan training kedisiplinan dan cara cara hidup yang lebih teratur.


Setelah mendengar laporan dari kegiatan di kantor Diklat (pendidikan dan pelatihan) di Bogor ini Tirta , Bayu dan Adnan tampak berkeliling melihat lihat keadaan di sekitar kantor Diklat ini.


Malam itu Tirta , Bayu dan Adnan terlihat ikut berada di sanggar beladiri yang terletak di bagian belakang dari komplek kantor Diklat ini.


Sanggar ini berbentuk bangunan terbuka seperti bangunan pendopo terbuka tanpa dinding.


Malam itu sedang di adakan acara melatih orang orang mantan anggota cakar iblis yang sebelum nya tidak lolos seleksi pertama...


Untuk mantan Mantan anggota cakar Iblis yang lolos seleksi , mereka sudah langsung di salurkan ke berbagai perusahaan yang membutuhkan pengawal kuat dan mumpuni ! Dengan taraf kemampuan mantan anggota cakar Iblis ini, dalam waktu singkat perusahan perusahaan segera mempercayakan keamanan perusahaan pada perusahaan jasa keamanan yang di pandegani oleh bang Leo..


Ya , bang Leo, sesuai latar belakangnya sekarang ini memimpin perusahaan jasa keamanan ini..


Perusahaan jasa keamanan ini di beri nama Leo's Securitas.


Dengan jumlah anggota pasukan pengaman sekitar tiga ratusan orang yang terdiri dari anak-anak buah bang Leo dan juga mantan anggota cakar iblis.


"Mas Tirta, banyak dari mereka yang kagum pada mas Tirta dan menyanjung mas Tirta setinggi langit Tapi tak sedikit pula yang meragukan kemampuan mas Tirta!" kata seorang pria yang merupakan anak buah bang Leo yang sudah mengikuti bang Leo sejak dulu dan kini menjadi kepercayaan bang Leo di tempat ini.


"Terus maksudnya gimana bang ?!" tanya Tirta jaya Kusuma.


Kalau tidak keberatan, sudilah kiranya mas Tirta menunjukkan kemampuan di hadapan mereka,!" kata pria ini.


Tirta tampak berpikir sejenak kemudian dia mengangguk ... baiklah ..sahut Tirta segera berdiri dari duduknya ..


Ya , mereka semua duduk bersila di lantai... tak ada kursi di sanggar ini .


Biasanya Tirta bukankah pemuda yang suka memamerkan kemampuan nya, Tapi sekarang ini, dia adalah pemimpin tertinggi dari perusahan dan juga orang orang yang tergabung di dalamnya , jadi dia kali ini dia tidak ragu untuk menunjukkan kekuatannya .


ni aku bermain main!" kata Tirta Jaya Kusuma..


Seorang pemuda segera bangkit dari duduknya ..


Dalam pandangannya , Tirta jaya Kusuma adalah seorang pemuda ceking dan lemah! dan dia kurang percaya kalau pemuda ini mampu menaklukkan para pimpinan cakar Iblis..


"Ayo seranglah aku dengan sepenuh kekuatannya ! kata Tirta.Jaya Kusuma tenang..


Tanpa basa basi, si pemuda melompat dan langsung melakukan tendangan ke arah dada Tirta Jaya Kusuma..


Tirta tampak tidak bergerak dan juga tidak menangkis.


Dibiarkan nya saja tentangan kaki kanan dari pemuda itu mengarah dan menghantam dadanya...


Dan ..


"Blaaang!" tendangan itu tepat dan telak menghantam dada dari Tirta Jaya kusuma .


Akan tetapi ..


"Gubrak!"


Tubuh pemuda itu terlempar sendiri dengan keras.


Tubuhnya jatuh telentang di lantai sanggar beladiri..


Pemuda itu tampak meringis kesakitan sambil memegangi pinggulnya.


Beberapa kawannya segera menolong sang pemuda tersebut..


"Ayo siapa lagi yang ingin bermain main?" kata Tirta tenang dan lembut ..

__ADS_1


Tak ada kesombongan dari kata katanya..


Kali ini, badak yang penasaran..


Sebenarnya dia percaya.. Tapi pegiat bela diri seperti dirinya selalu penasaran jika bertemu orang yang kuat!


Badak ini pernah bertarung melawan Adnan, dan dalam anggapannya orang yang terkuat adalah Adnan! Ya jalan pikiran orang Dogol memang seperti ini.


Dia adalah Badak Ta.. kata adnan yang berada di belakang Tirta..


"Ayo mas Badak , silahkan!" kata Tirta jaya Kusuma.


Tanpa ragu , Badak mengambil ancang ancang dan berlari kencang meyerudukkan kepalanya yang botak dan tanpa rambut..


Gayanya ini benar benar seperti badak kecil saja..


Dan.... benturan segera terjadi...


"Bugh..!!!"


Benturan keras terjadi... seperti pemuda pertama, Badak pun terpental dan jatuh terduduk di lantai.


Kepala nya teras seperti menumbuk besi baja dan terasa pening luar biasa..


Untuk beberapa saat Badak tetap terduduk karena kepalanya seperti mau pecah saja rasanya.


"Hugh,. aku kalah ketua Tirta!" seru Badak .. sambil menggoyang goyangkan kepalanya yang masih terasa pening.


"Ayo, siapa lagi..." kata Tirta jaya Kusuma kalem.


Kali ini Ganesh yang juga pemasaran segera berdiri..


Dia sudah melihat dua kawannya dengan mudah kalah begitu saja.


"Ayo silahkan mas ganesh."


Sementara itu Adnan yang lihat bentuk Ganesh sudah tidak mampu menyembunyikan senyum nya lagi.


Dia segera berbisik pada Bayu...


"Lihatlah orang itu Bay,..." bisik nya..


"Kayak kamu versi lebih kecil!" bisik Adnan.


Bayu tampak tersenyum mendengar omongan Adnan ini..


Sementara Tirta jaya Kusuma sudah membersihkan Ganesh untuk menyerangnya.


"Mas, Tirta jangan gunakan ilmu kebal melulu dong , gunakan ilmu yang lain.."


Tampaknya Ganesh ini juga gentar aji Tameng Waja..


"Baiklah Mas Ganesh, silakan menyerang, aku tidak akan menggunakan ilmu kebal ku." kata Tirta Jaya Kusuma.


Ganesh segera menyerbu Tirta dengan pukulan yang tampak sangat cepat dan penuh tenaga.


Akan tetapi alangkah kejutnya dia, karena Tirta tampak bergerak , akan tetapi.tiap pukulan dan tendangan nya selalu tidak bisa menyentuh Tirta Jaya Kusuma.


Beberapa saat Ganesh menyerang tanpa hasil hingga akhirnya dia berhenti menyerang.


"Luar biasa kau ketua! pantas saja para tetua dan bahkan big Bos Cakar Iblis mati di tanganmu dan ketua nya melarikan diri!" kata Ganesh memuji.


Demikian selanjutnya Tirta jaya Kusuma , Bayu dan Adnan ikutan memberikan petunjuk pada orang orang yang sedang di gembleng di sini.


***


Semetara itu acara pernikahan bang Leo dan Mawar akan di Lakukan di bekas markas cabang Cakar Iblis di Jakarta Utara, karena dekat dengan rumah bang Leo.


Dan acaranya akan di laksanakan besok hari Minggu siang.

__ADS_1


Siang itu sekitar pukul sebelas, Tirta, Bayu dan Adnan sudah bersiap-siap meluncur ke arah Jakarta Utara.


__ADS_2