Ketika Nathan Bertemu Lee

Ketika Nathan Bertemu Lee
Sembunyikan Saja


__ADS_3

Tanpa sengaja Nathan berpapasan dengan ayah Lee Ji An di depan ruang perinatologi. Ayah Lee Ji An sedang bertanya kepada Suster apakah cucunya bisa ikut pulang bersamanya nanti sore. Sayangnya Dokter belum memperbolehkan Ryu Jin untuk pulang bersama dengan Lee Ji An nanti sore dikarenakan kondisi bayi tersebut tiba-tiba saja kembali memburuk dan itu membuat dirinya begitu sedih.


Nathan sesaat terhenti. Dia pun melihat kearah sang calon Ayah mertua.


"Sapa lah dia, lihat wajahnya begitu sedih," kata Dokter Yuan Chuan kepada Nathan.


"Baiklah, aku akan mencoba menyapanya. Walaupun memang dia tidak pernah mendengarkan suaraku dan menganggap aku ada," ungkap Nathan kepada sang sahabat.


"Ayah ada apa, kenapa Ayah berada di ruangan bayi?" tanya Nathan kepada sang calon Ayah mertua.


"Aku hanya ingin melihat Cucuku, aku pikir Cucuku bisa segera pulang bersama Lee sore ini, tetapi ternyata belum diperbolehkan untuk pulang," kata sang Ayah kepada Nathan dengan wajah yang datar dan jawaban yang sangat pelan.


"Apakah Ayah sudah mendapatkan bayi untuk kita adopsi, apakah Ayah sudah mendapatkan bayi untuk menggantikan bayi yang meninggal?" tanya Nathan kepada sang Ayah.


Ayah Lee Ji An mengerutkan dahinya. Dia sedikit tidak mengerti dengan ucapan Nathan tetapi tiba-tiba saja matanya terpicing dan dia mengerti dengan jelas bahwa ternyata Nathan tidak mengetahui bahwa Lee Ji An melahirkan bayi kembar.


"Adopsi?" Sang Ayah berkata dengan pelan, sambil menatap kearah Nathan. Dia ingin memastikan apakah Nathan benar-benar tidak tahu bahwa Lee Ji An melahirkan bayi kembar.

__ADS_1


"Bukankah demikian, Lee selalu mengatakan bahwa dia memiliki bayi laki-laki yang bernama Ryu Jin, aku berpikir bahwa kalian sengaja mengadopsi bayi laki-laki untuk menggantikan bayi kami yang telah tiada. Tapi kenapa harus bayi laki-laki? Kenapa tidak bayi perempuan saja?" tutur Nathan kepada calon Ayah mertuanya.


Semakin jelas terasa kalau memang Nathan tidak mengetahui perihal kelahiran si bayi kembar.


"Ryu Jin, iya aku sudah mendapatkan bayi untuk kami adopsi," jawab Ayah Lee Ji An kepada Nathan. Ayah malah menyembunyikan kenyataan bahwa Lee Ji An adalah Ibu dari sepasang bayi kembar.


"Bolehkah aku melihat bayi tersebut. Aku ingin melihatnya juga. Bukankah itu juga bayiku?" pinta Nathan kepada calon Ayah mertuanya.


"Tidak perlu, bayinya sedang di berikan susu oleh Suster dan nanti saja kalian bertemu, kalau bayinya sudah diperbolehkan pulang dari Rumah Sakit," ungkap Ayah Lee Ji An kepada Nathan. Ayah tidak mau Nathan melihat Cucunya karena Nathan pasti akan langsung mengenali putranya sendiri karena kemiripan wajah mereka.


Ada apa tujuan Ayah menyembunyikan Ryu Jin dari Ayahnya. Entah apa tujuan Ayah membuat Nathan mengetahui bahwa di Ryu Jin adalah anak adopsinya. padahal Jika saja Nathan mengetahui ada bayi lain yang hidup dia pasti akan sangat berbahagia.


Nathan menelan saliva dia kembali kecewa Ketika sang Ayah mertua tidak memperbolehkannya untuk melihat bayinya sendiri. Walaupun itu adalah bayi adopsi tetapi bayi itu akan menjadi anaknya anak Nathan dan Lee Ji An.


"Benarkah, apa orang tuanya sudah memperbolehkan kita untuk membawa bayi di Ryu Jin?" tanya Nathan kepada ayahnya Lee.


"Itu urusan saya, saya akan mengurus semuanya, kamu tenang saja sebaiknya kamu pulang ke ruanganmu, karena pasti Dokter akan mencarimu, kamu harus diperiksa," kata Ayah Lee kepada Nathan.

__ADS_1


"Baiklah Ayah. Aku permisi dulu," kata Nathan kepada calon Ayah mertuanya. Pria itu kembali menelan kekecewaan karena tidak bisa bertemu dengan bayi Ryu jin. Sepertinya sang calon Ayah mertua sengaja untuk menjauhkan Nathan dari calon anaknya itu.


Tapi Nathan harus bersabar di akan bersabar demi pernikahannya, dia tidak akan marah atau terbawa emosi.


Ketika Nathan pun pergi, kini Ayah Lee Ji An terduduk sambil berpikir dengan keras.


"Bagaimana ceritanya, Nathan sampai tidak mengetahui bahwa Lee melahirkan bayi kembar, aku tidak boleh memberitahukan kepadanya, karena jika pernikahan Lee batal maka pasti keluarga Liao itu akan mengambil bayi tersebut. Aku tidak akan membiarkan mereka mengambil Cucu berhargaku. Akan aku pertahankan Ryu Jin untuk Putri kesayanganku, karena aku tidak mau melihat Lee Ji An menangis untuk kesekian kalinya, jika sampai pernikahannya batal dia pasti akan sangat sedih, apalagi ketika pernikahannya batal dan nenek Liao mengambil bayinya, dia pasti akan sangat terpukul. Karena itulah aku harus menyembunyikan Ryu Jin dari Nathan," ungkap ayah Lee Ji An di dalam hatinya.


Sebagai seorang Ayah tujuannya hanya ingin melindungi putrinya, bukan berniat jahat atau apa pun. Ayah Lee tanya tidak mau Nyonya Liao kelak mengambil cucunya. Sudah cukup penderitaan putrinya selama ini, dia tidak mau lagi menambah derita sang buah hati.


Lalu pria paruh baya utu masuk kembali ke dalam ruangan bayi dan memotret beberapa foto Ryu Jin, untuk diberikan kepada Lee Ji An. Karana Lee pasti akan sangat sedih ketika mengetahui bahwa dia akan pulang tanpa bayinya. Karena itulah Ayah mengambil beberapa foto Cucu kesayangannya untuk diperlihatkan kepada putrinya. Setelah itu Ayah langsung Kembali menuju ke ruangan rawat inap sang putri.


Di sisi lain Ibu sedang berkonsultasi dengan Dokter. Perihal kontrasepsi yang akan digunakan kepada untuk putrinya. Kedekatan putrinya bersama Nathan membuat sang Ibu hawatir kembali, karena Ibu yang tidak mau Lee sampai mengandung kembali, apa lagi Lee baru selesai operasi sesar.


Dokter menyarankan agar Lee Ji An mengenakan sebuah kontrasepsi dalam rahim, agar tidak mengganggu aktivitasnya atau tidak disibukkan dengan penyuntikan bahkan meminum obat. Dan ibu Lee pun berpikir sama, karena itu dia sangat berterima kasih kepada Dokter telah memberikan saran yang baik untuk Lee, sebenarnya ibu ingin saat ini Lee sudah dipasangkan alat kontrasepsi itu tetapi Dokter mengatakan nanti saja setelah nifas 40 hari.


Samua kecemasan Ibu Lee Ji an teramat banyak. Kedekatan Nathan dan Lee sangat ketaran, sehingga dia takut sebelum 40 hari mereka sudah berbuat hal yang tidak seharusnya mereka lakukan. Karena itulah ibu Lee meminta kepada Dokter agar memberikan jalan keluar untuk kecemasannya, karena sebagai seorang ibu dia tidak mau putrinya jatuh ke lubang yang sama.

__ADS_1


Tapi tetapi Dokter hanya menyarankan pemasangan tersebut pada saat 40 hari saja, karena resiko ekpulsi akan terjadi jika dipasangkan pada saat Lee masih mengeluarkan banyak darah nifas. Akhirnya Ibu Lee hanya bisa menghela napas saja dengan keputusan yang Dokter berikan. Wanita itu kini kembali menuju ke ruangan bayi untuk melihat sang suami yang masih menunggui Cucu kesayangannya. Tetapi ternyata Ayah Lee sudah tidak ada di ruangan bayi tersebut, dengan segera Ibu pun menyusul Ayah ke ruang rawat inap putrinya.


🎀🎀🎀


__ADS_2