
"Lee, mengapa kamu memilih pria itu, apa kekuranganku? Aku sangat mencintaimu. Aku berusaha untuk membahagiakanmu. Aku berusaha untuk bersikap baik kepadamu. Aku mencintaimu menerima kamu walaupun kamu sudah mengandung bayi orang lain. Aku berusaha untuk membujuk keluargaku demi kamu. Aku berusaha untuk menjadi Ayah dari bayi yang bukan anakku. Apa kekuranganku sampai kamu menolak aku seperti ini Lee?" tanya Sehun dengan matanya yang berkaca-kaca, sebentar lagi embun di mata Sehun sepertinya akan segera menetes mencair bagaikan es yang melumer.
Air mata Sehun benar-benar membuktikan bahwa Sehun begitu tersakiti dengan pilihan Lee ini.
"Maafkan aku Sehun, maafkan aku, kamu tidak memiliki kekurangan apapun, kamu tidak memiliki cacat apapun, kamu terlalu baik untukku, kamu benar-benar sangat baik tidak ada kekurangannya, aku tidak pantas untukmu," Lee Ji An meneteskan air matanya dia memang merasa tidak tega kepada Sehun karena harus menolaknya seperti itu.
Kamu tidak usah mengatakan hal itu, kamu cukup katakan apa kekuranganku maka aku akan menerima semuanya, tapi kamu malah memujiku seperti itu. Ini tidak adil untuku Lee. Aku sangat mencintaimu amat sangat mencintaimu," Sehun kini sudah menitikan air matanya, Pria itu benar-benar tidak kuasa untuk menahan tangis lagi, rasa sakit dalam hatinya sudah menyebar ke seluruh jantung dan jiwanya merasa sangat hancur sehancur-hancurnya.
Wanita yang sangat dia dambakan dia cintai kini tidak memilihnya, malah memilih pria lain yang baru saja dia kenal. Ini sebuah kesakitan karena penghinaan yang benar-benar membuat dia merasa sangat terpuruk. Kesakitan di dalam hatinya benar-benar telah meremukan jantung dan jiwanya, Sehun merasa benar-benar terluka.
"Sehun maafkan aku sekali lagi. Tolong maafkan aku, aku benar-benar tidak bisa menjelaskan semua keburukanmu, bagiku kamu begitu sempurna, kamu begitu baik benar-benar sangat baik, tetapi hanya saja semua ini karena bayiku. Aku tidak mau bayiku tumbuh berjauhan bersama dengan Ayahnya. Aku ingin di Ryu Jin tumbuh bersama Nathan. Aku hanya ingin anakku tumbuh dipenuhi dengan kasih sayang keluarga dan ayahnya. Aku tahu kamu juga pasti akan mencintai dan menyayangi di Ryu Jin seperti apa yang kamu katakan, tapi kamu bukan Ayah kandungnya. Keluargamu tidak akan mencintai Ryu Jin seperti keluarga Nathan mencintai Ryu Jin. Sehun jangan seperti ini, karena ini pun akan menyakitiku. Aku mohon maafkan aku, aku mohon!" ratap Lee Ji An sambil meneteskan air matanya.
Wanita itu sungguh tidak tega menatap lelaki yang ada dihadapannya kini menangis dengan pilu.
"Jadi semua ini karena bayi ... bayi yang kamu lahirkan itu yang bernama Ryu Jin. Apa kamu tahu bahwa bayi itu bahkan sekarang sudah tidak ada," ucap Sehun sambil meneteskan air matanya.
"Sehun jangan bicara sembarangan!" Bentak Nathan. Nathan tidak mau Lee Ji an merasa sedih karena Sehun kembali mengatakan soal kematian bayinya.
__ADS_1
"Sehun sebaiknya kamu pergi, pulanglah ke Korea. Kamu harus melanjutkan study-mu orang tuamu pasti mencarimu!" tangkas Lee Young Joon kepada Sehun.
"Kenapa rasanya seperti ini, sakit sekali" Sehun meneteskan air matanya. Pria itu benar-benar merasa terluka dan tersakiti sungguh tak tega melihat Sehun, Lee menolak mentah-mentah tapi apalah dayanya. Lee lebih mencintai Nathan dari pada Sehun. Lee tidak mau hanya karena kasihan kepada Sehun, Lee harus mengorbankan cinta dan buah hatinya.
"kamu pulang saja ke Korea, ini adalah jalan terbaik untukmu. Tolong maafkan adikku. Adikku sudah memilih Nathan dan sekarang kamu sudah tidak ada tempat lagi di hati adikku. Ayo aku antarkan kamu ke bandara!" ajak Lee Young Joon kepada Sehun.
"Sunbae langsung usir aku, kamu mengusirku," lirih Sehun dengan matanya yang basah.
"Bukannya aku mengusirmu, tetapi untuk apa lagi kamu di sini. Toh malah akan membuat hatimu sakit melihat adikku bersama pria lain," ucap Lee Young Joon kepada Sehun.
Dan kini Sehun tidak bisa berkata-kata lagi, dia hanya bisa menatap Lee Ji An menghampiri Lee Ji An dengan perlahan.
"Maafkan aku Sehun! Tolonglah maafkan aku sekali lagi," ucap Lee Ji An sambil membuang wajahnya, dia tidak sanggup untuk menatap mata Sehun, dia benar-benar tidak sanggup untuk menyakiti pria sebaik itu, tetapi dia harus melakukannya karena memang dia harus memilih salah satu.
Sehun pun lalu memeluk Lee dengan lembut Lee kini hanya bisa diam saja. Sedang Nathan merasa geram melihat Sehun memeluk Lee, dengan segera Nathan mendorong tubuh Sehun untuk menjauh dari sang kekasih.
Sehun hanya bisa menelan salivanya lalu dia pun pergi meninggalkan ruangan tersebut dengan hati yang hancur. Kesakitan yang dia rasakan benar-benar tidak bisa dibayangkan sama sekali. Semuanya teramat sangat perih. Sehun pun pergi bersama Lee Young Joon menuju ke bandara.
__ADS_1
Sesampainya di bandara Young Joon membantu Sehun untuk mendorong semua kopernya. Lee Young Joon pun menatap Sehun dengan wajah yang pilu, bagaimanapun dia sebenarnya lebih setuju adiknya menikah dengan Sehun, karena Sehun adalah adik kelasnya waktu dia kuliah tetapi Lee telah memilih Nathan dan Young Joon tidak bisa berkata apapun selain menyetujui keinginan adiknya.
Karena adiknya adalah segalanya untuk dia. Lee Young Joon pun menatap kearah Sehun dengan mata yang iba, pria itu hanya bisa mengantar sampai bandara.
"Tolong maafkan aku Sehun, maafkan juga adikku aku tidak bisa membantumu jika itu menyangkut dengan hati!" ucap Lee Young Joon kepada Sehun.
"Pilihan Lee salah, aku yakin Pria itu akan menyakiti Lee, aku yakin itu!" ucap Sehun dengan tatapan mata yang penuh dengan kebencian, dia itu benar-benar membenci Nathan sangat dalam.
"Semoga saja ucapanmu salah, semoga saja kamu bisa berbicara lebih baik lagi," ucap Lee Young Joon kepada Sehun.
"Tapi aku sangat yakin, lihat saja Sunbae, Sunbae dan Lee akan menyesal karena salah memilih orang," kata Sehun sambil menatap Lee Young Joon.
Lee Young Joon hanya bisa menggelengkan kepalanya, Lee Young Joon tahu Sehun berkata seperti itu karena dia terlanjur tersakiti dan dia tidak mau berbicara banyak lagi. Kini pria itu hanya bisa diam. Terserah Sehun mau berkata apa.
"Hati-hati ya, semoga sampai di Korea dengan selamat," ucap Yong Joon kepada Sehun dan Sehun pun mengangguk. Kini Sehun mulai pergi menjauhi Lee Young Joon melihat Sehun sampai akhirnya Sehun tidak terlihat lagi.
"Kasihan sekali kamu Sehun, kamu memang pria yang baik tetapi yang disukai Lee bukankah kamu, melainkan Nathan,"
__ADS_1
🎀🎀🎀