
"Sekretaris Han, kita harus bagaimana, beruntunglah anda ada di sini sekarang?" ucap Dokter Yuan Chuan kepada Sekretaris Han.
"Saya terpaksa harus berangkat ke sini meninggalkan perusahaan di sana. Karena kalau saya pergi akan ada masalah di perusahaan, mengingat ibu presiden direktur dan direktur utama sedang berada dalam bahaya, keadaannya mungkin tidak baik, saat ini. Karena itu saya harapkan kita semua bisa pulang ke Cina saat ini juga," kata sekretaris Han kepada Yuan Chuan.
"Kalau memang bisa, nanti kita akan bicara kepada Dokter, untuk membawa kedua pasien ke Cina dengan secepatnya," kata Dokter Yuan Chuan kepada Sekretaris Han.
"Baiklah, anda saja yang berbicara kepada Dokter, biar saya yang berbicara kepada Nona Lee Ji An," kata sekretaris Han dengan bersungguh-sungguh.
"Lee Ji An dan keluarganya sudah tidak ada di Indonesia, saya sudah mencoba mengeceknya sendiri kemarin setelah saya beristirahat, saya mencoba ke apartemennya dan ternyata sudah kosong," kata Dokter Yuan Chuan dengan rasa sesal.
"Apa? jadi Nona Lee Ji An sudah tidak ada di tempat, terus apakah dia belum mengetahui tentang informasi tentang tuan Nathan?" Kata sekretaris Han merasa terkejut.
"Sepertinya mereka salah paham, saya lupa memberi tahu kepada mereka bahwa Nathan masuk Rumah Sakit," kata Dokter Yuan Chuan kepada Sekretaris Han.
"Ya Tuhan, Tuan saya pikir anda sudah memberitahukan hal ini kepada Nona Lee dan keluarganya, terbayang sudah bahwa mereka sangat kecewa akibat pernikahannya batal, mereka pasti akan membenci keluarga Liao. Kasihan sekali Tuan Nathan kalau dia bangun dan bertanya soal keadaan calon Istrinya, dia pasti akan sangat kecewa, mereka tidak akan bersama dan akan bermusuhan," kata Sekertaris Han kepada Yuan Chuan.
"Tenang saja, semua ingatan Nathan sudah terhapus, dia akan melupakan semuanya dan merupakan Lee Ji An juga," kata Dokter Yuan Chuan kepada sekretaris Han.
"Jadi, Tuan Nathan tidak akan mengingat Nona Lee lagi, beserta putranya, si bayi kecil itu," kata Sekretaris Han dengan wajah yang penuh dengan tanda tanya.
__ADS_1
"Benar sekali, itu kenyataannya. Dokter sudah mengatakan semuanya kepadaku tapi sekarang mungkin permasalahannya adalah kesalah pahaman," kata Dokter Yuan Chuan memang merasa menyesal, karena tidak sempat memberitahukan semuanya kepada Lee Ji An, sampai Lee akhirnya pergi tanpa mengetahui satu kebenaran, bahwa Nathan sebenarnya dalam kondisi bahaya.
"Bagaimana kita akan menghadapi Tuan Nathan jika ingatannya nanti kembali, kalau saat itu datang, dia pasti akan sangat sedih ketika mengetahui kesalah pahaman ini," kata sekretaris Han dengan wajah yang sendu
"Aku akan berusaha mencoba mencari keberadaan Le Ji An semampuku," jawab Dokter Yuan sambil menatap sekertaris Han.
"Baiklah Tuan Yuan sebaiknya anda segera berbicara kepada Dokter, agar kita segera berangkat ke Cina secepatnya, nyonya besar harus ada di sana, dan pihak perusahaan harus tahu bahwa pemilik perusahaan sedang sakit," kata-kata Tuan Han kepada Yuan.
"Baiklah kalau begitu sekretaris Han, saya akan segera berbicara kepada Dokter saat ini juga," ucap Dokter Yuan Chuan sambil beranjak pergi meninggalkan sekretaris Han.
Sekretaris Han sendiri langsung masuk ke dalam ruangan rawat inap, yang ditempati oleh Nathan dan nyonya Liao, kini mereka berdua sudah berada di dalam satu ruangan. Nathan sudah keluar dari ruangan intensif care unit dan sebentar lagi pasti akan segera sadar, tetapi sebelum dia sadar dia harus segera dibawa ke Cina demi perusahaan.
Sekretaris Han adalah satu-satunya yang membantu Nathan dan nyonya Liao mengelola perusahaan, beliau adalah orang kepercayaan Nathan dan nyonya Liao. Kehadiran Nathan dan nyonya Liao di Cina akan sangat membantunya dalam melakukan segala hal.
"Malang sekali nasib nyonya besar dan tuan muda. Anda sekarang sudah terbaring lemah seperti ini nyonya besar. Cepatlah sehat tuan muda juga. Cepatlah sehat kita harus segera pulang ke Cina demi perusahaan kita. Saya harap anda bisa mendengarkan ucapan saya," kata Sekretaris Han sambil duduk diantara kedua tempat tidur tersebut. Tempat tidur yang kini diisi oleh pasien yang sangat menyedihkan.
Nenek Liao membuka matanya menatap kearah Sekretaris Han, lalu mengangguk. Kelumpuhan yang diderita nyonya Liao membuat semuanya tidak bisa berjalan dengan lancar. Bahkan dia pun tidak bisa berbicara. Dan itu sangat memprihatinkan. stroke yang dialami nyonya Liao diperkirakan tidak akan sembuh dalam waktu waktu dekat ini.
Tiba-tiba saja Nathan terbatuk.
__ADS_1
Uhukk.
Sekretaris Han dengan segera menghampiri Tuan mudahnya, dia berharap Tuan mudanya segera siuman, setelah operasi yang dilakukan oleh Dokter di daerah kepalanya.
"Tuan muda, apakah anda sudah bangun?" ungkap Sekertaris Han kepada Nathan. Namun ternyata seperti Sekertaris Han tidak mendapatkan respon apapun dari Nathan setelah batuk tadi. Nathan kembali tertidur dengan pulas.
"Jika andanda mendengar saya, mohon berikan respon Tuan muda, kita akan segera pulang ke Cina agar anda dan nyonya besar bisa membantu saya memimpin perusahaan, karena kalau tidak seperti itu, maka perusahaan akan dalam masa kritis pula," kata Sekretaris Han kepada Nathan, tapi Nathan masih saja memejamkan matanya.
Tiba-tiba saja seseorang mengetuk pintu lalu dengan segera masuk tanpa di silahkan.
"Sekretaris Han, saya sudah berbicara dengan Dokter. Dokter Heri mengatakan bahwa kita bisa segera membawa dan nenek Liao ke Rumah Sakit di Cina dengan syarat menggunakan helikopter pribadi, dan mendarat di atas rumah sakit," kata Dokter Yuan Chuan kepada Sekretaris Han.
"Baiklah kalau seperti itu adanya, kita akan segera membawa nyonya dan Tuan Muda ke Cina. Saya akan menghubungi pihak Cina, dan menyewa helikopter dengan secepatnya," kata Sekretaris Han beranjak menelepon seseorang.
Yuan Chuan sendiri segera menelpon Agatha yang kini sedang berada di hotel, dan mengatakan kepada Agatha agar cepat berkemas, karena mereka harus segera pulang ke Cina. Agatha pun menyetujui perintah sang kakak. Agatha segera memesan tiket secara online untuk mereka berdua, sedangkan Sekretaris Han dan kedua atasannya segera berangkat menggunakan helikopter yang telah mereka sewa.
"Nathan, kita akan segera pulang ke Cina, aku harap sampainya di Cina kamu segera siuman, aku tahu kepalamu sakit, karena bekas operasi, tetapi seiring berjalannya waktu, kamu pasti akan segera pulih, aku yakin itu," ungkap Dokter Yuan Chuan sambil menggenggam tangan sahabatnya mencoba memberikan sebuah semangat.
Setelah itu sekretaris Han langsung membayar administrasi Rumah Sakit. Dan beberapa saat kemudian akhirnya helikopter pun sudah mendarat di atap Rumah Sakit. Berapa Suster dan Perawat membantu pemindahan Nathan dan nyonya Liao.
__ADS_1
Sampai akhirnya mereka bisa masuk ke dalam helikopter tersebut. Di dalam perjalanan Sekretaris Han berharap bahwa mereka bisa segera sehat, apalagi tuan muda Nathan yang sekarang masih dalam keadaan koma. Nathan memperkirakan hanya koma selama satu minggu saja, sampai bekas operasi di kepalanya segera mengering.
🎄B🎄e🎄r🎄s🎄a🎄m🎄b🎄u🎄n🎄g