
Pendeta itu pun datang. Dia terlihat lelah karena bolak-balik ke kamar mandi, sudah sampai 30 menit dan Sehun berdiri di depan altar dan perdata baru saja datang.
"Apakah kedua pihak sudah setuju dengan pernikahan ini?" tanya pendeta tersebut dengan tubuh yang bergetar, pendeta itu terlihat begitu lemas dan lelah.
Sekretaris Chen benar-benar ngerjain Pendeta tersebut. Tetapi ini semua demi berjalannya rencana Nathan.
"Dari pihak keluarga saya sudah setuju semuanya," jawab Sehun kepada pendeta tersebut.
"Bagaimana, apakah dari pihak perempuan sudah setuju semuanya?" Kembali Pak pendeta mempertanyakan hal itu kepada Lee Ji An.
"Saya tidak setuju!" teriak Nathan dari belakang, dan pria itu menjadi pusat perhatian semua orang. Nathan berjalan menghampiri Lee Ji An, diikuti dengan 15 anak buahnya dan disampingnya ada sekertaris Chen yang selalu siaga melihat ke kiri dan ke kanan, takutnya ada orang yang hendak menyerang Nathan.
"Nathan brengsekk, untuk apa dia datang ke sini?" Sehun menggertakkan giginya, pria itu benar-benar merasa marah dengan kedatangan Nathan di pesta pernikahan.
"Nathan?" Lee menatap Nathan dengan mata yang berkaca-kaca, tubuhnya melemas dengan seketika, dia tidak tahu harus berbuat apa, sesaat dia menatap kearah Sehun, lalu sesaat lagi dia menatap kearah Nathan, saat ini dia benar-benar merasa kebingungan. Apa yang akan terjadi dengan pernikahannya.
"Ayah," teriak Ryu Jin sambil berlari menuju ke arah Nathan, jelas saja Nathan langsung menggendong putranya memeluk dan mengecupnya dengan penuh kasih sayang dihadapan semua orang.
"Siapa itu ya, pria itu kenapa mengganggu pernikahan, padahal ikrar suci pernikahan baru saja akan dimulai?" bisik salah satu tamu undangan.
"Iya dia membawa seorang anak. Apakah itu anak dari pengantin perempuan?"
__ADS_1
"Mana mungkin pengantin perempuankan masih gadis, dia belum pernah menikah sama sekali, kita lihat saja sudah jangan banyak bicara, kita lebih baik menonton."
Riuhnya para tamu undangan membicarakan soal kedatangan Nathan dan juga para Bodyguard Nathan di belakang.
"Brengsekk kamu Nathan, kenapa kamu datang kemari dan mengganggu pernikahan adikku?" Lee Young Joon dengan segera menghadang Nathan di depan, dia berdiri di hadapan Nathan menghalangi langkah Nathan untuk mendekati ke arah Lee Ji An.
"Aku ke sini untuk mengambil putraku kakak ipar, aku juga akan mengambil istriku," ungkap Nathan dengan senyum devil-nya. Pria itu sangat percaya diri, apalagi di sampingnya ada Ryu Jin yang mendekap erat tubuhnya.
"Ayah Joon, ini Ayah Nathan. Kenapa Ayah Joon marah?" tanya Ryu Jin dengan sumringah, memperkenalkan ayahnya kepada Lee Young Joon.
"Ryu Jin Sayang, sini sama ayah Joon, kamu tidak boleh bersama dengan orang asing!' Young Joon benar-benar tidak mau Ryu Jin digendong oleh Nathan seperti itu.
"Bukan orang asing Ayah, ini Ayah Nathan. Kenapa Ayah sangat membenci Ayah Nathan. Wajah Ayah memerah seolah-olah Ayah sangat marah," celoteh anak itu sambil terus memeluk Nathan seolah-olah sangat takut Nathan melepaskan pelukannya, dan menyerahkan Ryu Jin kepada Lee Young Joon.
Ibu mana ya akan membiarkan hidupnya terpisah dengan buah hatinya, tentu saja Lee Ji An pun ingin hidup bersama dengan putra kesayangannya.
"Nathan jangan lakukan itu," lirih Lee Ji An sambil berjalan menghampiri Nathan dan meninggalkan Sehun.
"Lee mau ke mana?" tanya Sehun kepada Lee Ji An sambil menarik tangan Lee Ji An supaya tidak menghampiri Nathan.
"Lepaskan aku Sehun, aku akan menggendong anakku sebentar. Lihatlah kalau tidak Nathan akan membawanya ke Cina," kata Lee Ji An dengan Isak tangisnya.
__ADS_1
Sesaat Sehun terdiam dan melepaskan genggaman tangan Lee, dan membiarkan calon istrinya mendekati Nathan dan Lee Young Joon.
"Nathan Jangan lakukan itu, jangan pisahkan aku dan dia!" Lee menangis dengan tersedu, dan itu membuat semua tamu undangan mengetahui identitas Ryu Jin dan Lee Ji An.
"Apa maksudnya ini, kenapa pengantin perempuan mengatakan bahwa anak itu adalah putranya, bukankah pengantin perempuan belum pernah menikah sama sekali?" riuh para tamu undangan mulai berbisik-bisik.
"Ini drama yang sangat seru, eh kita rekam, lihat saja pengantin perempuan sudah memiliki seorang anak dan anaknya akan diambil oleh ayahnya, wah ini drama keluarga yang sangat menarik," kata para tamu undangan dan benar-benar membuat riuh suasana.
"Ryu Jin putraku, dia adalah Putraku Nathan!" Lee Young Joon berteriak dengan sangat kencang, namun itu tidak bisa menggetarkan Nathan. Nathan hanya tersenyum sinis melihat Lee Young Joon sambil memeluk putra kesayangannya.
"Sampai matipun aku tidak akan melepaskan putraku, boleh saja Lee menikah dengan siapa pun, atas keinginan siapapun, tetapi tidak ada yang berhak mengambil buah hatiku, karena dia adalah keturunan Liao yang sangat berharga, terserah padamu Lee, mau ikut dengan kami atau tetap meneruskan pernikahan ini, yang pasti aku hanya akan mengatakan padamu bahwa aku akan pergi bersama buah hati kita. Aku harap kamu mau mengikuti kami. Ingatlah bahwa kita saling mencintai, aku tidak bisa berbohong kepada Dunia bahwa aku sangat mencintaimu, kamu boleh saja kamu berbohong kepada Dunia, bahkan kepada calon suamimu, tetapi kamu tidak bisa membohongi, sorot matamu mengatakan bahwa kamu masih sangat mencintaiku, kamu memiliki cinta yang sama besar seperti yang aku rasakan saat ini," ucap Nathan dengan begitu tegas, membuat semua orang yang ada di ruangan itu benar-benar membulatkan matanya.
Semua orang di sana sudah berbisik dan menggosipkan Lee Ji An dengan mulut mereka yang panas.
"Jangan biarkan aku menjadi kebingungan seperti ini, aku sudah bulat akan menikah dengan Sehun." Wanita itu menangis dengan tersedu, ia mencoba untuk menghampiri dan mengambil alih buah hatinya, namun dihadang langsung oleh Sekretaris Chen.
"Nyonya sebaiknya anda melanjutkan kembali pernikahan anda, dan niarkan kami pulang ke Cina dengan aman," kata Sekretaris Chen dengan senyuman manisnya.
"Bagaimana aku bisa melanjutkan pernikahanku. Jika kamu membawa Ryu Jin, kamu keterlaluan. Kamu jahat padaku." Lee Ji An menangis dengan tersedu dan itu membuat Sehun begitu sedih. Sehun langsung memeluk Lee Ji An. Tetapi dia tidak mau dipeluk oleh Sehun, dan akhirnya Lee Young Joonlah yang telah berhasil memeluk adik kesayangannya.
"Aku mohon Nathan, berikan putraku kepadaku, jangan kau biarkan adikku menangis seperti ini," ungkap Lee Young Joon kepada Nathan, sambil memeluk adiknya yang sedang menangis tersedu.
__ADS_1
"Maaf kakak ipar, sampai kapan pun Ryu Jin adalah putraku, dia hanya akan memanggil Ayah kepadaku," ungkap Nathan sambil pergi meninggalkan Lee Young Joon dan Lee Ji An.