
"Berhenti aku bilang brengsekk!" teriak Lee Young Joon kepada Nathan, sedangkan Nathan terus berjalan diikuti oleh para pengawal di sekelilingnya.
Lee Young Joon terus berlari mengejar Nathan, tetapi dihadang oleh para pengawal tersebut. Nathan tidak menoleh kebelakang, dia langsung masuk ke dalam mobil. Lee Ji An mengejar Nathan, mengejar mobilnya Nathan, dia berlari dengan gaun pengantinnya. Tetapi dia tidak bisa mengejar mobil tersebut.
Nathan sendiri sebenarnya melihat Lee Ji An mengejarnya. Tetapi dia tidak boleh berhenti karena dia sudah memiliki Ryu Jin di dalam Peluknya.
"Jangan melihat kebelakang, Nak. Kita lihat ke depan ya," kata Nathan kepada Ryu Jin.
"Baiklah Ayah," jawab Ryu Jin dengan menorehkan senyum yang manis, balita itu begitu merindukan ayahnya sampai-sampai dia tidak mau lepas dari pelukan Nathan sama sekali.
Akhirnya kini Nathan sudah berhasil merebut Ryu Jin dari keluarga Lee. Tanpa menunggu waktu lagi Nathan langsung memesan tiket ke Cina bersama dengan para pengawalnya.
🎄🎄🎄
"Ryu Ryu Ryu ... jangan tinggalkan Ibu, Nak. Ibu di sini anaku," teriak Lee Ji An dengan tangisannya yang meledak, pengantin itu terjatuh di atas aspal jalanan dan membuat gaunnya rusak. Sang Ibu pun datang dan memelukku putri kesayangannya, tidak menyangka bahwa ada tragedi yang memalukan seperti ini lagi, terjadi di saat hari pernikahan putrinya.
"Ayo Lee kita masuk Sayang. Jangan menangis di sini putriku," tangisnya Nyonya Lee dengan begitu lirih.
"Tidak bisa, aku mau mengambil Ryu Jin," Wanita itu terus menangis dengan air matanya yang terus mengalir deras, tanpa bisa dibendung lagi.
"Brengsekk, kenapa pria itu menghancurkan pesta pernikahan adikku." Pria itu berteriak dengan sekuat tenaganya, dan langsung mengambil mobilnya hendak menyusul Nathan.
"Sayang, mau ke mana?" tanya Kim Mi So dengan kecemasannya.
__ADS_1
"Aku harus mengejar si Nathan Brengsekk itu, aku yakin aku bisa mengejarnya sebelum dia sampai di bandara," kata Lee Young Joon sambil berteriak.
"Sayang kamu tidak bisa mengejarnya sendirian. Apa kamu tidak melihat akan membawa 16 orang di sampingnya, bukankah tadi saja pengawal-pengawal itu memegangi dirimu dan kamu tidak bisa berbuat apapun," kata Kim Mi So memberikan saran kepada suaminya, bahwa Lee Younger Joon yang tidak boleh berangkat sendirian.
"Aku harus berangkat dengan siapa, aku adalah laki-laki paling besar di rumah ini. Aku adalah orang yang paling bertanggung jawab atas semua kekacauan ini, aku bukan orang yang berguna, aku tidak berguna menjadi seorang kakak." Lee Young Joon menangis, lalu dia langsung mengambil kunci mobilnya dan hendak menyusul Nathan.
Pria itu langsung mengemudikan mobilnya dengan sangat kencang, berusaha untuk mau nyusul pria yang sangat dia benci. Bagaimana dia tidak membenci Nathan, dua kali pernikahan Lee Ji An gagal karena dirinya.
Dan kini Lee Young Joon sudah sampai di bandara, benar saja Nathan sudah ada di bandara sedang menunggu pesawat yang akan segera berangkat.
"Nathan, kembalikan putraku, aku akan melaporkan kepada Polisi, bahwa kamu telah menculik putraku!" teriak Lee Young Joon dan membuat semua orang di bandara memperhatikannya.
"Apa maksud Kakak? Aku menculik Ryu Jin, Ryu adalah putraku. Putra kandungku. Aku bahkan punya bukti bahwa Ryu Jin adalah darah dagingku, aku sudah tes DNA dan lihatlah wajah kami bahkan sangat mirip, bisa-bisanya Kakak menyebut aku sebagai penculik," kata Nathan dengan suara yang rendah, namun penuh dengan penekanan.
Tiba-tiba saja beberapa security datang karena kegaduhan tersebut.
"Ada apa ini ribut-ribut, tidak tahu kah ini adalah tempat umum?" kata security tersebut dengan wajah yang terlihat marah.
"Lihatlah pak. Pria ini telah menculik putraku!" teriak Lee Young Joon mau minta tolong kepada security tersebut.
"Apa benar kamu telah menculiknya?" Security itu bertanya kepada Nathan.
"Ryu Jin katakan pada paman itu, siapa Ayah?' kata Nathan sambil menatap buah hatinya dengan menorehkan senyum yang manis.
__ADS_1
"Ayah Joon, Ryu mau ikut ayah Nathan ke Cina," kata Ryu Jin menjelaskan kepada security tersebut, dan security tersebut tidak bisa berbuat apapun, karena Ryu Jin sendiri bahkan ikhlas rela ikut bersama dengan ayahnya ke Cina.
"Ryu kenapa kamu mau ikut dengan orang asing, kemarilah Nak, ini ayah," kata Lee Young Joon berusaha membebaskan diri dari pegangan tangan para bodyguard-nya Nathan.
"Ayah, Ryu mau main dulu dengan Ayah Nathan ke Cina. Nanti kalau sudah bosan di Ryu pasti pulang ke Jepang. Ya kan Ayah Nathan?" tanya Ryu Jin dengan senyuman manisnya.
"Jelas saja apa pun yang kau inginkan akan Ayah kabulkan, kita bisa jalan-jalan ke sini, ke Jepang dan bahkan kita bisa menjemput Ibu ke sini," kata Nathan sambil mengecup pipi Ryu Jin dengan penuh kasih sayang.
"Iya Ayah, kita jemput ibu ya. Kenapa Ibu sekarang tidak ikut?"Â tanya Ryu Jin dengan kening yang mengerut.
"Itu karena Ibu sedang sibuk, tapi tenang saja Ryu Jin pasti akan bisa bertemu Ibu lagi, kita pulang dulu ke Cina, ya Sayang," kata Nathan dengan senyuman manisnya, lalu Ryu Jin pun mengangguk sambil memeluk Nathan dengan erat, karena tidak mau digendong oleh Lee Young Joon sama sekali.
Akhirnya Nathan meminta security bandara untuk memegangi Lee Young Joon dan Nathan bersama bodyguard-nya berangkat ke Cina dengan segera.
"Ada apa kalian ini, kalian keterlaluan membiarkan aku kehilangan putraku di depan mataku sendiri!" teriak Lee Young Joon mencoba membebaskan diri dari security bandara.
"Bapak mungkin sudah gila, sudah jelas-jelas wajah Tuan itu mirip dengan anaknya. Bapak mungkin yang penculik bukan dia," kata security tersebut kepada Lee Young Joon. Jelas saja Lee Young Joo dan kalah telak. Karena memang wajah Ryu Jin sangat mirip dengan Nathan.
"Bodoh kali, bodoh sudah. Lepaskan aku lepaskan," kata Lee Young Joon meronta minta dibebaskan.
"Kami pasti akan membebaskan Bapak. Tetapi setelah pesawat landas." Security itu tersenyum kearah Lee Young Joon. Young Joon terus meronta meminta dibebaskan, pria itu tidak bisa melawan 2 security memegangi tangannya, karena security bandara berbadan besar dan tenaganya sangat kuat.
"Brengsekk Nathan, lihat saja aku akan membuat perhitungan padamu," kata Lee Young Joon dengan teriakannya, sambil terus meronta, mencoba untuk membebaskan diri dari cengkraman tangan kedua security tersebut. Namun percuma kini bahkan nathan sudah naik pesawat bersama dengan baby Ryu Jin dan Lee Young joon tidak bisa menyusul lagi. Dia hanya bisa mengepalkan tangannya dengan amarah yang memuncak.
__ADS_1