
Lee Ji An kini sedang sibuk menyiapkan baju-baju yang akan dia bawa ke Cina besok. Dia menyiapkan semua selengkap mungkin, karena dia tidak mau di sana sampai kekurangan suatu hal.
Dia pun tidak lupa membawa pumping ASI untuk memompa ASI-nya selama di sana. Karena kalau tidak dipompa ASI-nya akan membanjir melebar kemana-mana. Dia sebenarnya ingin membawa serta buah hati mereka, tetapi dia tidak mau bayinya malah sakit jika dibawa perjalanan jauh.
Maka karena itu, Lee memutuskan untuk jalan sendiri dan berdua saja bersama kekasih hati. Kedua orang tuanya tidak mengetahui perihal rencana keberangkatan tersebut. Andai saja kedua orang tua wanita tahu mereka pasti akan melarang dengan keras kalau saja jadi berangkat.
Young Joon Oppa sudah tahu kalau adiknya sedang berkemas untuk keberangkatan besok, dia sudah mengijinkan adiknya untuk pergi tetapi diapun merahasiakan hal ini dari kedua orang tuanya, agar Young Joon mengatakan semua kepada orang tuanya, setelah Lee Ji An berangkat saja.
Jika Lee sudah berangkat kedua orangtuanya walaupun memarahinya tidak apa-apa, tetapi jika Lee sebelum berangkat sudah bicara pada kedua orangtuanya maka alhasil adiknya akan dilarang habis-habisan.
"Kamu sedang mempersiapkan Semuanya Lee?" tanya Lee Young Joon kepada adik kesayangannya. Pria itu kini duduk di kasur kamarnya Lee dan memperhatikan adiknya yang sedang membereskan pakaiannya ke dalam koper.
"Iya Oppa, Lee akan berangkat besok. Terima kasih banyak ya Oppa sudah mengijinkan Lee untuk berangkat bersama Nathan," kata Lee Ji An dengan senyumannya, sambil terus membereskan baju bajunya.
"Yang penting di sana kamu harus menjaga diri baik-baik, kamu harus hati-hati tidak boleh terlalu Lelah kamu harus membawa nama baik keluarga kita ke sana," Lee Young Joon memberikan petuah untuk sang adik agar adiknya bisa menjaga sikap selama di sana.
__ADS_1
"Tentu saja Oppa Lee akan berusaha untuk bersikap baik dan juga akan membawa nama baik keluarga. Lee tidak akan gegabah dalam bertindak, Lee ke sana hanya ingin berkenalan dengan keluarga besar Nathan, sebelum kami menikah. Jadi wajar kan Lee sangat ingin berkenalan dengan mereka," ungkap Lee Ji An menjelaskan semua perasaannya kepada sang kakak tercinta.
"Iya Oppa tahu, karena itu Oppa mengijinkanmu untuk pergi ke sana, kalau harus kamu ingat, kamu masih dalam keadaan nifas kamu tidak boleh terbawa suasana walaupun kalian sudah memiliki anak, dan pernah berhubungan sek* sebelumnya, kalian masih belum resmi, kalian belum boleh berhubungan lagi sebelum pernikahan," Lee Young Joon memperingati sang adik supaya bisa menjaga tubuhnya, karena pasti orang berpacaran saat berduaan pasti orang ketiganya adalah setan.
Apalagi Lee Young Joon tahu orang berpacaran dan saling mencintai jika berdua pasti tidak tahan Untuk tidak saling mengecup madu cinta. Tapi kan Lee kini masih masa nifas dan mereka belum menikah, jadi mau tidak mau Young Joon memperingatkan sang adik akan hal itu.
"Percayalah padaku Oppa, aku tidak akan melakukan hal itu, aku berjanji," Lee Ji An tersenyum manis kepada sang kakak dan kakaknya pun membalas semua senyuman sang adik. Kini Lee duduk di samping kakaknya dan menyandarkan kepalanya di bahu tegang sang kakak.
"Aku sangat bahagia memiliki kamu Oppa. Aku tidak percaya bahwa kedua orangtua kita sangat jahat kepada Nathan. Bisakah kamu menjelaskan kepadaku kenapa Eomma dan Aboeji bisa bersikap kasar dan dingin seperti itu kepada orang yang kucintai?" tanya Lee kepada sang kakak. Gadis itu kini remaja dibawah sang kakak Lee Young Joon langsung mendekap lembut tubuh sang adik kecilnya. Dia sangat menyayangi adiknya melebihi apapun.
"Mereka tidak bisa memberitahukan alasan mereka, Kenapa mereka membenci Nathan. Tetapi intinya mereka mengatakan itu menurut mereka sikap mereka itu adalah kebenaran yang dilakukan untuk melindungimu, pada kenyataannya aku sendiri tidak tahu cara melindungi seperti apa yang mereka lakukan," jawab Lee Young Joon kepada sang adik.
"Aku sangat penasaran Oppa semoga saja badai ini cepat berlalu, Aboeji serta Eomoeni bisa menerima aku dan Nathan bersama. Tidakkah mereka tahu bahwa aku saling mencintai, tidakkah mereka tahu bahwa Nathan tulus ingin melamarku," Lee berkata dengan nada yang sendu membuat Young Joon merasa teriris ketika mendengar kata-kata tersebut.
"Aku akan mencoba mencari tahu soal itu, kamu sabarlah, Oh iya aku memberitahukan kepadamu bahwa kini Lele sudah tidak lagi bekerja dengan kita, aku sudah mengirim dia ke Korea, Karena sekarang sudah ada Aboeji dan Eomoeni beserta aku disini," kata Lee Young Joon kepada sang adik tercinta, Lee Ji An pun tersenyum dengan manis.
__ADS_1
"Aboeji dan Oppa berada di sini, bagaimana dan perusahaan di Korea?" tanya Lee Ji An kepada sang kakak, wanita itu mencemaskan perusahaannya.
"Pekerjaan kantor sementara di-handle oleh Halboeji, beliau memang sudah tua tapi masih bisa meng-handle semua pekerjaan karena itu, itu adalah perusahaan Halboeji dan kami hanya melanjutkan, yang lebih tahu tentang baik dan buruk sebuah keputusan, adalah beliau," kata Lee Young Joon sambil menatap adiknya tercinta.
"Baguslah kalau seperti itu jangan sampai kalian menemaniku di sini, dan mengabaikan perusahaan sehingga perusahaan goyang. Aku tidak mau Perusahaan kita ada apa-apa."
"Tenang saja tidak usah memikirkan hal itu, Lagian perusahaan buat aku tidak apa-apanya dibanding kamu adikku, kamu adalah segalanya buat kami, kebahagiaanmu adalah kebahagiaanku juga," kata Lee Young Joon kepada sang adik tersayang. Pria itu menjelaskan isi hatinya yang sebenarnya bahwa tidak ada yang bisa membuat dia mundur dari perbuatannya saat ini, dia akan terus menjaga Lee dan mengabaikan semua di sekitarnya.
"Terima kasih ya Oppa kamu begitu menyayangi aku, aku pun sangat menyayangimu. Entahlah diriku tanpamu akan seperti apa," Lee memberikan senyuman manis kepada sang kakak.
"Kan Oppa menyayangimu, karena itu Oppa tidak suka kamu menangis, Oppa menyetujui pernikahanku dengan Nathan, dan Oppa menyayangimu. Oppa pun akan mendukung semua perbuatanmu yang penting kamu terus tersenyum dan senyummu itu akan membuat hatiku tenang, sebagai Oppamu hanya itu yang bisa aku lakukan," tutur Lee Young Joon dengan senyuman manisnya, Lee Ji An tersenyum pula, kini dia memeluk erat tubuh sang kakak dengan sangat seerat-eratnya.
Mereka beda lima tahun tetapi mereka saling menyayangi satu sama lain. Beruntunglah Lee Ji An memiliki Lee Young Joon yang selalu mendukungnya dalam setiap apapun. Baik itu dari segi finansial atau sebagian lainnya.
"Kakak ipar akan menjaga Baby Ryu Jin dan aku harap Oppa juga akan menjaganya," pinta Lee Ji An dengan senyumannya, jelas saja sang kakak langsung tersenyum dengan manis. menyetujui keinginan sang adik.
__ADS_1
🎀🎀🎀