Ketika Nathan Bertemu Lee

Ketika Nathan Bertemu Lee
Persiapan Pulang


__ADS_3

"Ya Tuhan. Nathan sebenarnya apa yang terjadi, apakah orangtua Lee sakit keras?" tanya nenek Liao kepada Nathan.


"Aku tidak tahu Nek, sepertinya kemarin semuanya baik-baik saja, ayah dan ibu Lee tampak sehat, tetapi sekarang ayahnya pernyataan masuk ke ruang Intensive Care Unit. Ruang itu bukannya untuk orang yang parah, yang bisa masuk ke sana," Nathan sendiri merasa kebingungan. Kenapa bisa ayahnya Lee sakit seperti itu.


"Ayah terkena serangan jantung karena aku," ucap Lee Ji An dengan suara yang pelan, wanita itu masih menitikkan air matanya, dia benar-benar merasa sakit hati karena telah membuat ayahnya kesakitan seperti itu


Sesal didasar hatinya tiada tara, dia harus segera pulang dan menemui kedua orang tuanya, dia harus meminta maaf kepada sang ayah, tidak boleh seperti ini terus-menerus. Benar-benar tidak bisa dibiarkan. Dia belum bisa berbakti kepada kedua orangtuanya tapi sekarang malah membuat kedua orang tuanya terluka seperti itu, membuat Ayahnya sakit dan terkena serangan jantung, dia memang anak yang tidak bisa berbakti sama sekali.


"Ayah terkena serangan jantung?" Nathan pun begitu terkejut mendengar ucapan dari mulut sang kekasih dia tidak menyangka bahwa ayahnya Lee Ji An terkena serangan jantung.


"Nathan sebaiknya cepat pesan tiket pesawat untuk kita, nanti Nenek pun akan ikut kalian ke Indonesia, tidak bisa kita membiarkan Lee sendiri saja, sekalian Nenek ingin meminta kepada ibu Lee agar menyetujui pernikahan kalian. Walaupun memang bukan waktu yang tepat seperti sekarang. Tapi itu akan lebih baik," kata sang nenek pada Nathan, Nathan mengangguk langsung memesan tiket secara online. Dia harus segera pulang ke Indonesia Dia harus mendukung Lee dengan penuh.


Lee sendiri hanya terdiam dengan tetesan air matanya, dia benar-benar merasa sangat bodoh karena selalu jadi anak yang pecundang, tidak pernah bisa membuat kedua orangtuanya bahagia malah selalu mencemarkan nama baik anak orangtuanya.


"Sabarlah kita semua akan pulang ke Indonesia, kamu jangan bersedih lagi ya. Maafkan nenek tidak bisa membantu lebih dari pada ini, setidaknya nenek akan menemui orangtuamu disana, walaupun nenek belum bisa berbicara dengan ayahmu, Nenek bisa melamarmu kepada ibumu," ucap nenek Liao kepada Lee Ji An. Lee hanya mengangguk, sebetulnya ia terima kasih atas perhatian yang diberikan kepadanya, walaupun mereka baru satu hari di Cina tetapi Lee merasa sangat betah berada di rumah itu, Lee sangat menyayangi nenek Liao, kedekatan mereka membuat Lee semakin mencintai Nathan dan menyayangi nenek Nathan.

__ADS_1


"Kita akan berangkat 2 jam lagi, nathan sudah memesan 3 tiket pesawat," ungkap Nathan kepada neneknya, nenek Liao pun mengangguk dan tersenyum manis.


"Sabar Lee kita akan bersiap berangkat ya," ungkap sang nenek sambil memegang tangan di Lee Ji An dengan lembut. wanita itu pun mengangguk dia kini sudah bisa lebih tenang karena akan segera pulang.


🎄🎄🎄


Indonesia


Di sisi lain Ibu Lee Ji An kini sedang menangis dengan tersedu, sambil memeluk Kim Mi So. Lee Young Joon sendiri hanya bisa terduduk dengan kebingungannya, karena sang ayah kini baru saja terkena serangan jantung. Tuan Lee kini sudah masuk ke dalam ICU dan masih tertidur karena pengaruh obat dari Dokter. Semua orang merasakan kecemasan yang teramat dalam, awalnya tuan Lee baik-baik saja, tetapi tiba-tiba saja dadanya terasa sakit dan dia pingsan dengan seketika.


Keluarga begitu terkejut tatkala melihat Tuan Lee terjatuh sambil memegangi dada, Dia kesakitan dan pingsan, lalu dibawa dengan segera ke Rumah Sakit. Dokter mengatakan bahwa Tuan Lee terlalu stres sehingga menyebabkan serangan jantung ringan. Beruntunglah ini hanya serangan jantung ringan tidak menyebabkan fatal dan menyebabkan kematian.


Tetapi tetap saja baru kali ini tuan Lee mengalami serangan jantung karena selama ini bahkan tuan Lee baik-baik saja, ia tidak pernah mengeluh apa pun. Kabar sakitnya tuan Lee tidak diberitahukan pada tuan besar di Korea sana, karena Joon takut kakek dan neneknya di Korea merasa cemas dan malah memperburuk kesehatan mereka. Maka dari itu Joon memutuskan untuk diam sajaz tanpa memberitahu informasi kepada keluarga mereka di Korea.


Joon merasa menyesal karena dirinya ayahnya mengalami serangan jantung andai saja dia tidak egois dan mengijinkan sang adik berangkat, mungkin kejadian ini tidak akan terjadi mungkin ayahnya tidak akan mengalami serangan jantung seperti ini.

__ADS_1


"Maafkan aku Ibu, semua ini gara-gara aku," kata Lee Young Joon kepada sang ibu dengan suaranya yang begitu pelan. Ibu Lee hanya bisa terus menangis sambil memeluk Kim Mi So, dia tidak bisa menjawab atau berkata lagi selain mengeluarkan isak tangisnya.


Kini mereka berharap bahwa Lee cepat pulang, untuk memberikan semangat kepada sang ayah, yang kini bahkan sedang berada di ruangan Intensive Care Unit (ICU). Tetapi bahkan perjalanan dari China ke Indonesia membutuhkan waktu 7 sampai 8 jam. Karena itulah mereka berharap diberikan kelancaran selama di perjalanan agar bisa cepat sampai ke Indonesia.


Kim Mi So melihat bahwa ponselnya berdering, dia melihat pesan dari Lee bahwa dia sudah di bandara dan hendak Pulang ke Indonesia. Setidaknya itu membuat Mi So bisa merasa tenang.


"Ibu barusan Lee memberikan aku sebuah pesan dia mengatakan bahwa dia sedang di bandara hendak naik ke dalam pesawat, jadi kita harus bersabar menunggu kedatangannya," kata Kim Mi So kepada Ibu mertuanya.


"Benar harus segera pulang, dia harus memberikan semangat kepada ayahnya. Ibu tidak mau sampai terjadi sesuatu hal kepada ayah, anak nakal itu selalu saja membuat ulah, entah ibu harus bagaimana untuk menyikapi sikap Lee Ji An," tangis sang Ibu begitu lirih dia benar-benar tidak tahu harus bagaimana lagi, dia memang sangat mencintai putri bungsunya, makanya dia selalu melarang putrinya untuk bersama dengan Natha. Karena takut putrinya kecewa, tetapi kini malah putrinya selalu saja membangkang, membuat ia merasa tidak karuan dan sedih karena merasa diabaikan oleh anaknya sendiri.


"Sabarlah ibu, sabarlah. Aku yakin bahwa ayah akan baik-baik saja. Apalagi setelah Lee pulang ayah pasti akan sangat bahagia," kata Kim Mi So kepada ibu Lee. Dan kini sang Ibu hanya bisa mengangguk saja sambil menyeka air mata yang menetes di pelupuk matanya. Wanita itu berharap putrinya segera pulang, agar bisa memberikan semangat untuk sang ayah, yang kini sedang terbaring tak berdaya dengan seribu rasa sakit yang dia dera.


🎀🎀🎀🎀


Catatan kecil Author:

__ADS_1


Halo kak ... terimakasih masih setia membaca ketika Nathan bertemu Lee. Tapi aku minta tolong sm kakak, tolong kasih rating untuk novel ini, karena ratingnya terus turun. Juga minta like ya, karena kalo rating dan like terus turun, aku tidak bersemangat untuk melanjutkan menulis.


__ADS_2