Ketika Nathan Bertemu Lee

Ketika Nathan Bertemu Lee
Percaya


__ADS_3

Suasana terlihat tidak nyaman. Adiknya Yuan Chuan terus menangis dia merasa sedih karena Nathan harus mengenalkan pasangannya untuk dikenalkan padanya, dan itu membuat jiwanya begitu rapuh, dia hancur ketika itu.


Tapi memang pada kenyataannya saat ini bahkan Nathan sudah menempel saja kepada Lee Ji An. Nathan duduk mendekati Lee, sengaja dihadapan Agatha. Nathan bahkan bercanda dengan Lee dan memperlihatkan bahwa dia sangat mencintai Lee Ji An. Dan itu membuat Lee Ji An begitu senang karena ternyata Nathan lebih memilih dia dari pada wanita yang ada di hadapannya kini.


Agatha kini masih terdiam dengan rasa sakit yang dia rasakan, dia benar-benar merasakan sebuah sesak yang membuat paru-parunya seolah berhenti untuk bernapas. Dia menutupi hatinya sendiri kenapa tidak bisa menerima kenyataan ketika saat ini bahkan Nathan sudah memperlihatkan gerak-gerik dan rasa sayangnya terhadap wanita yang dia bawa.


Agatha Chuan masih terdiam, tak percaya tetapi semua ini nyata.


"Ayo sekarang kita makan malam dulu, karena Nenek sudah membuatkan sup gingseng yang akan membuat tenaga kalian pulih dengan seketika," ajak sang Nenek kepada semua orang yang ada di ruangan tersebut termasuk Agatha.


"Baiklah Nenek, lagian kami juga belum makan ya Sayang, kita makan dulu setelah itu akan aku memperlihatkan kamar kita," kata Nathan kepada Lee Ji An.


"Ya Tuhan Nathan. Apa maksud kamu kamar kalian, kalian belum menikah dan sudah punya anak, kalian harus menikah terlebih dahulu agar kalian bisa tidur satu kamar lagi, Lee Ji An baru saja melahirkan, tidak baik tidur satu kamar, tidak boleh," kata sang Nenek sambil menatap Nathan dengan mata bulatnya.


"Ya Nenek, Kami hanya tidur saja, tidak akan melakukan apapun. Laguan memang Lee Ji An juga masih belum siap, Lee baru saja melahirkan, jadi Nathan hanya ingin tidur saja tidak ada yang lain," kata Nathan dengan rekan senyum yang manis.


"Sayang, kamu membuatku malu," kata Lee Ji An kepada Nathan dengan wajahnya yang memerah.

__ADS_1


"Tidak apa-apa. Lagian kita akan segera menikah sepulang dari sini, Nenek akan ikut ke Indonesia kan, Nek," kata Nathan berharap sang Nenek mengiyakan ucapannya.


"Baiklah Nenek akan ikut kalian ke Indonesia, Nenek akan melamarkan Lee Ji An untukmu. Tenang saja oke," ungkap sang Nenek dengan senyumannya. Nathan begitu senang mendengar hal itu begitu pula dengan Lee Ji An.


Sepasang kekasih itu sangat berharap mereka akan segera bersatu tidak mau ada halangan apapun lagi. Mereka ingin segera menikah. Siapa tahu dengan kedatangan Nenek Liao ke Indonesia itu akan membuat kedua orangtua Lee menjadi menerima Nathan dengan baik.


"Kamu juga ikut kami makan!" ajak Nenek Liao mengajak Agatha untuk makan bersama selalu Agatha pun mengangguk.


Gadis itu sebenarnya tidak ingin melihat kebahagiaan Nathan dan Lee tetapi Agatha menyimpan sebuah rencana, dia ingin berbicara berdua saja dengan Lee, entah apa yang akan dia bahas kali ini, tetapi dia sangat berharap Lee dan dia bisa berbincang.


"Ayo kita semua pindah ke ruang makan," ajak sang Nenek kepada semuanya. Setelah itu mereka pun berpindah ke ruang makan. Lee Ji An melayani Nathan seperti halnya seorang istri yang melayani suami.


"Kamu juga makan jangan terus-menerus memberikan aku makanan, tenagamu juga harus kembali pulih," ucap nathan kepada Lee Ji An.


"Iya," jawab wanita itu dengan menorehkan senyum yang sangat manis.


Agatha memperhatikan sepasang kekasih itu, wajahnya memanas dia sangat marah, kecemburuan sudah mulai merasuk ke dalam jiwa. Dia benar-benar tidak ikhlas Nathan memberikan perhatian sebanyak itu pada Lee Ji An.

__ADS_1


Apalagi perhatian Nathan ketaran dengan jelas, Nathan begitu mengkhawatirkan Lee Ji An dan kondisi Lee Ji An. Agatha merasa sangat hancur melihat keadaan ini. Padahal selama ini dia sangat mencintai Nathan begitu dalam. Tetapi semuanya kini sudah tak bisa lagi dia gapai.


Tanpa terasa mereka pun sudah selesai makan malam, dan semua kembali ke ruang keluarga, tiba-tiba saja telepon Nathan berdering, Pria itu dengan segera menerima panggilan telepon tersebut. Sedangkan sang Nenek masih mengambil beberapa jus di dapur.


kini tinggallah Agatha dan Lee berdua di ruangan itu, gadis itu menatap Lee Ji An dengan wajah yang sangat marah. Karena dia menahan amarah dalam hatinya. Lee Ji An merasa tidak nyaman, karena sedari tadi Agatha terus memperhatikan dia. Lee sebenarnya ingin pergi dari ruangan itu, tetapi dia harus pergi ke mana, Nathan bahkan belum menunjukkan kamarnya di mana.


"Nona Lee, kamu pasti sudah tahu siapa aku. Aku adalah orang yang hendak di jodohkan dengan Nathan Gege tetapi hubungan kami lebih dari pada itu, karena kami menjalani masa kecil bersama-sama, aku tau Gege sangat menyukaiku, tapi dia tidak mau hubungan kami menjadi hubungan percintaan karena Gege begitu menyayangiku sebagai seorang adik, tapi aku yakin dia hanya menyukaimu sesaat saja, setelah itu dia akan kembali padaku," ungkap Agatha kepada Lee Ji An. wanita kini hanya bisa tersenyum saja, dia tidak mau menjawab atau menanggapi perkataan dari gadis yang kini sedang dirasuki Aura cemburu.


"Kenapa kamu hanya terdiam saja? Apa kamu tidak percaya bahwa hubungan kami begitu dekat," kata Agatha kepada Lee, Lee senyum, dia sama sekali tidak berkata apapun, lagian sudah dua kali Agatha berbicara tetapi Lee Ji An hanya menanggapinya dengan senyum saja.


"Lihat ini, lihat ini foto-foto kami," Agatha memperlihatkan foto dirinya bersama Nathan, serta bersama Dokter Yuan Chuan, mereka memang terlihat akrab di foto tersebut. Tetapi sekali lagi Lee tidak menanggapi wanita itu, tidak menanggapi serius soal foto, bisa saja Nathan berfoto karena ada Dokter Yuan Chuan bukan tidak mungkin kan Agatha berbohong.


Lee Ji An percaya kepada Nathan sepenuhnya, Nathan tidak akan pernah mengingkari janjinya, dia sekarang hanya harus menanggapi gadis yang di hadapannya dengan keadaan tenang, dia harus tampak elegan tidak boleh memperlihatkan rasa cemburu sedikitpun, karena Lee Ji An tahu lah bahwa Nathan tidak suka kalau dia marah-marah.


"Aku sedang bicara denganmu. Kenapa kamu hanya diam saja?" kata wanita itu dengan sangat kesal.


"Tiba-tiba saja Nathan datang, dia duduk di samping Lee Ji An dan langsung mengajak Lee untuk pergi ke kamar mereka. Tanpa menghiraukan Agatha sama sekali. Jelas saja itu membuat Agatha tambah kesal, wanita itu tidak percaya bahwa dia diabaikan begitu saja. Padahal mereka selalu bersama selama ini, dari kecil sampai besar mereka selalu bersama.

__ADS_1


Mereka sudah sampai di kamar Nathan. Dan Lee Ji An diam membuat Nathan merasa aneh kenapa tiba-tiba Lee Ji An terdiam seperti ini.


🎀🎀🎀


__ADS_2