
Malam itu mata Lee Young Joon sudah sangat berkabut. Iris matanya menatap tajam kearah wanita yang kini sudah berada di hadapannya, wanita yang sangat cantik yang dia miliki di dunia ini.
"Beruntung sekali karena aku mendapatkan istri secantik dirimu, bagiku kamu adalah bidadariku aku mencintaimu, Sayang," kata Lee Young Joon kepada istri tercinta.
Pria itu lalu mengecup kening sang istri dengan lembut, penuh kasih sayang, kini hanya bisa memejamkan mata dan pasrah saja, tidak berani untuk berkata apapun karena hatinya begitu berdebar, dia tidak tahu harus berkata apa jantungnya sudah tidak karuan dia merasakan debaran jantungnya. Tidak seperti biasanya.
Apalagi kini sang suami sudah mulai membuka lingerie yang dia kenakan. Membuat dia semakin merasakan kecemasan yang teramat dalam, rasa bahagia pada malam pertama dan rasa cemas itu bersatu menjadi satu.
"Malam ini jadilah miliku seutuhnya, aku sudah tidak sabar ingin menitipkan calon anak-anakku di rahimmu, Sayang," bisik Lee Young Joon dengan begitu mesra.
"Lakukanlah apa yang kamu inginkan kepadaku aku akan berusaha mengimbangi sebaik mungkin aku ingin menjadi Ibu yang baik untuk anak-anak kita, titipkanlah calon anak-anak kita di rahimku, aku akan dengan senang hati mengandung mereka," kata kim Mi So menjawab perkataan sang suami.
Lee Young Joon begitu senang dengan jawaban dari sang istri, Pria itu pun langsung membantu sang istri melepaskan semua kain penghalang yang sudah menutupi tubuh mereka. Kini sang istri sudah terlihat begitu polos tinggallah dirinya membuka satu persatu kain yang menghalanginya itu. Sampai akhirnya kini mereka berdua saling menatap malu karena kini mereka sudah sangat polos tidak ada sehelai benang pun yang menutupi tubuh mereka.
__ADS_1
"Kamu begitu cantik, aku beruntung menjadi suamimu." sekali lagi Young Joon memuji sang istri membuat Kim Mi So merasa sangat malu dan bahagia.
"Terima kasih, Sayang. kamu begitu tampan. Aku bahagia menjadi istrimu, aku bahagia karena kamu adalah pria yang akan menyentuhku, pria yang akan memberikan aku banyak anak-anak yang lucu. Terima kasih karena telah menjadikan aku sebagai pendamping hidupmu," data Kim Mi So dengan senyuman yang manis, lalu mengangguk dia kini mulai menyentuh satu persatu benda yang dimiliki sang istri benda yang kenyal dan baru pertama dia sentuh.
Pria itu mencoba memberikan kecupan di seluruh tubuh sang istri mencoba menghujani istrinya dengan kecupan cinta penuh kasih sayang, sehingga membuat Kim Mi So tidak berdaya hanya terdiam dengan nafas yang tak beraturan. Lee Young Joon mulai meninggalkan jejak kepemilikan, benar-benar sangat banyak, dia benar-benar baru merasakan bahwa ini adalah foreplay yang sesungguhnya, benar-benar membuat mereka berdua tidak tahan ingin segera menyatukan tubuh mereka.
"Sayang gigitlah aku kalo sakit, pukullah aku kalau perih," kata Lee Young Joon sambil tersenyum manis kepada sang istri lalu Kim Mi So pun mengangguk.
Pria itu dengan perlahan menyatukan tubuh mereka berdua dan membuat Young Joon benar-benar terkejut, Kim Mi So menjerit karena rasa sakit yang dirasakan, dia hanya bisa meremas sprei. Tetapi dia pun tidak tahan akhirnya meremas bahu Lee Young Joon sampai akhirnya Lee Yong Joon bisa sepenuhnya bersatu dengan sang istri.
Rasa sakit yang mencampur bahagia kini telah Mi So rasakan, rasa sakit di daerah intimnya tidak seberapa dengan rasa bahagia yang dirasakan karena dia sungguh bahagia bisa memberikan hal yang pertama kepada sang suami. Terkadang bisa meneteskan air mata karena sakit dan perih itu terus saja mengganggunya ketika kini bahkan Lee Young Joon telah mengguncang tubuhnya.
Beberapa saat kemudian, cakaran pun diberikan oleh gadis tersebut, sehingga membuat bahu dan punggung Young Joon terlihat kemerahan karena cakaran yang diberikan oleh sang istri. Kim Mi So merasakan kesakitannya teramat dalam, tetapi dibanding dengan kebahagiaan rasa sakit itu tidak ada apa-apanya, karena dia begitu bahagia bisa membuat suami bahagia.
__ADS_1
Gejolak jiwa yang kini menyatu dalam aroma cinta, membuat mereka berdua lupa bahwa mereka sedang berada di dunia fana. Kim Mi So memang masih merasakan kesakitan yang teramat dalam, tetapi Lee Young Joon tidak merasakan hal itu, malah semuanya terasa indah dan terasa memukau dia tidak menyangka bahwa dia akan merasakan hal yang seperti itu, yang selama ini yang sering dibicarakan oleh orang-orang.
Tetesan air mata sudah keluar di pipi cantik milik gadis tersebut, tetapi dia tidak melihat ke arah mata sang istri, Lee Young Joon hanya fokus pemacu kecepatan untuk memuaskan dirinya sehingga cepat sampai di depan tujuannya.
Apa yang sekarang mereka rasakan semuanya bercampur menjadi satu, manisnya madu pernikahan baru young Joon rasakan. Sedangkan Kim Mi So sendiri antara senang dan sakit semuanya bercampur menjadi satu. Semuanya nano nano. Manis asem asin ramai rasanya. Semua terasa oleh wanita itu benar-benar tidak disangka bahwa dia bisa mendapatkan alam seperti itu pula.
Rembulan kini sudah menyinari kedua tubuh yang kini mulai bersatu itu ,mereka berdua benar-benar seolah sedang berada di alam surgawi, melupakan dunia fana yang kini sedang menampung tubuh kedua Insan itu. Semuanya fokus, semuanya terkendali dengan begitu jelas, mereka berdua mengecup sebuah rasa yang baru mereka rasakan.
Tak ada satupun kata yang keluar dari mulut mereka berdua, sudah sangat berusaha, untuk berbuat selembut mungkin, Young Joon sendiri tidak ingin dia sampai menyakiti hati sang istri, apalagi menyakiti tubuh istrinya. Tapi apalah daya tetap saja perbuatan Lee Young Joon telah menyisakan darah untuk sang istri, membuat istrinya merasakan robek yang teramat dalam di daerah intimnya. Kini dia telah berhasil membuat istrinya bersatu dengan dirinya tanpa ada penghalang apapun mereka berdua melekat satu sama lain dan tidak terpisahkan.
Sampai akhirnya Pria itu merasa sudah tidak tahan ingin sekali menghentikan aksinya karena sebuah kenikmatan sudah menjalar ke seluruh tubuhnya, dia pun melepaskan semua aura dalam jiwanya dan menyemburkan semua cairan panas yang menghantam sukma sang istri.
Tubuh pria itu runtuh seketika dan langsung melepaskan penyatuan mereka, lalu merebahkan tubuhnya terlentang dan hanya bisa memejamkan mata. mereka pun begitu kelelahan, satu sisi kelelahan dengan sangat puas, dan satu sisi kelelahan karena rasa sakit dan terasa bahagia. Mereka berdua sangat bahagia bisa memulai rumah tangga mereka berdua seperti itu, walaupun mereka tidak melakukan perjalanan bulan madu. Tetapi apartemen itu sudah membuat mereka bahagia, di manapun mereka melakukan hal itu, tetap saja itu membuat mereka berdua sungguh sangat bahagia. itulah malam pertama Lee young Joon dan Kim Mi So.
__ADS_1
🎀🎀🎀