
Lee Young Joon saat itu tidak bisa membela siapapun, baik Sehun ataupun Nathan tidak memperdulikan mereka berdua, yang dia pedulikan hanyalah adik kecilnya yang cantik yaitu Lee Ji An. Kesehatan dan keselamatannya adalah yang terpenting untuk dirinya. Karena nyawa adiknya begitu penting daripada apapun.
Harta, tahta dan kekuasaan memang benar-benar tidak bisa membeli nyawa sang adik. Karena itulah sebagai seorang kakak dia begitu ketakutan saat mendengar berita tentang kecelakaan yang menimpa adiknya, dan kecelakaan itu diakibatkan oleh seseorang. Karena itulah Lee Young Joon begitu marah dan murka.
"Aku tidak mau mendengar apapun lagi. Aku tidak ingin melihat kamu di sini. Aku harap kamu bisa pergi menjauh darikuku, tidak mau kamu dekat lagi dengan adikku, dan kamupun Sehun tidak usah banyak berbicara, biarkan aku tenang dengan pikiranku sendiri, aku punya seseorang yang bisa aku beri informasi bukan cuma kamu," ucap Lee Young Joon kepada Sehun dan Nathan. Kedua pria itu kini hanya bisa terdiam melihat kemarahan sang kakak yang benar-benar menakutkan.
"Aku tidak bisa pergi meninggalkannya sendirian, aku mohon biarkan aku tetap disini!" ratap Nathan dengan begitu harap, berharap bahwa sang kakak mengizinkannya tetap berada di sini.
"Tidak bisa, sebaiknya kau pulang saja, aku benar-benar tidak mau ada yang mengganggu pikiranku aku tidak senang melihatmu di sini!" kata Lee Young Joon kepada Nathan dan Nathan pun hanya bisa terdiam dengan kekecewaan yang sudah merasuki jiwanya.
"Dan kamu pun Sehun, pulanglah ke apartemen untuk beristirahat, karena aku lihat wajahmu begitu pucat, kalian berdua terlihat kelelahan biarkan aku bersama istriku di sini, kamu pulanglah bersama Lele!" kata Lee Young Joon kepada Lele dan Sehun.
"Aku ingin tetap disini kak, menemani Lee Ji An," kata Sehun berharap sang kakak mengizinkannya.
__ADS_1
"Tidak bisa, pergilah wajahmu sudah seperti itu, seperti mayat hidup. Kamu seharusnya mandi bersiap-siap untuk menyambut Lee sehat. Pulanglah bersama Lele atau kalau kamu tidak mau pulang ke apartemen, pulang lah kamu ke Korea!" kata Lee Young Joon tanpa basa-basi.
"Aku tidak mungkin pulang ke Korea," Sehun menyangkal.
"Pulanglah ke apartemen sekarang juga, kalau kamu tidak mau aku usir ke Korea. Sudahlah jangan membuat pikiranku tambah kacau, aku ingim menemani adikku, sendiri saja cukup. Istriku yang menemaniku di sini," kata Lee Young Joon kepada Sehun berusaha untuk menenangkan hatinya, sebenarnya Lee Young Joon sengaja mengusir Sehun dan Nathan karena dia ingin mendengar semuanya dari orang kepercayaannya bukan dari Nathan ataupun dari Sehun sendiri.
Karena informasi yang sangat akurat semuanya ada pada Lele, Lele yang akan menjelaskan semuanya kepada Lee Young Joon nanti. Tetapi pada kenyataannya Lele sendiri tidak tahu kejadian yang menimpa Lee sendiri, setidaknya Lele bisa menjelaskan diantara kedua pria itu. Apakah benar-benar tulus atau cuma main-main belaka.
"Nathan sebaiknya kamu juga istirahat, sudah dari kemarin kamu tidak makan!" kata Dokter Yuan kepada Nathan. Nathan yang saat itu terlihat begitu pucat, membuat Dokter Yuan begitu cemas. Kesehatan Nathan semenjak kecelakaan memang benar-benar mengkhawatirkan. Pria itu tidak seperti pria normal lainnya semenjak kecelakaan banyak sekali hal yang dirasakan oleh Nathan. Apa lagi sakit kepala yang dirasakan benar-benar sangat mengganggunya.
"Aku ingin tetap disini Yuan," kata Nathan dengan nada penuh penekanan.
"Kamu harus memperhatikan kesehatan sendiri kamu sendiri, kamu harus menjaga kesehatanmu jangan sampai kamu ngedrop dan sakit lagi," kata Dokter Yuan kepada Nathan sebagai seorang sahabat dia tidak mau Nathan sampai sakit gara-gara ini semua. Wajah Nathan sudah terlihat sangat pucat apalagi tubuhnya begitu lemas dan menahan lapar demi menunggu Lee. Nathan tidak memakan apapun selain roti yang tadi Yuan memberikan.
__ADS_1
Sebenarnya bukan cuma Nathan yang merasa cemas Sehun pun merasakan kecemasan juga, dia juga sama-sama belum masuk ke makanan sama sekali. Sama kelaparannya seperti Nathan, tetapi karena kecemasannya terhadap Lee Sehun pun mengurungkan diri dan memutuskan untuk tidak memakan apapun.
Mereka berdua benar-benar saling cinta, mencintai gadis yang sama yaitu gadis yang sekarang sedang dalam keadaan kritis, tetapi rasa cinta mereka berdua itu memang beda penafsirannya. Nathan sendiri begitu tulus dia tidak mau menjelekkan siapapun, sedangkan Sehun dia pun tulus tetapi sayangnya Sehun selalu saja memojokkan Nathan dan menjelekkan Nathan apalagi sekarang dia menjelekan Nathan di depan kedua Kakaknya Lee Ji An.
Kedua pria yang sedang jatuh cinta pada Lee imi mempunyai pikiran yang berbeda. Nathan hanya bisa pasrah saja menunggu Lee Ji An tanpa harus berpendapat jelek, tentang Sehun. Tetapi Sehun sendiri menutupi semua ketulusannya dengan sikap jeleknya. Seharusnya Sehun tidak menjelekkan Nathan di depan Lee atau di depan Lee Young Joon, tetapi itulah tujuan Sehun supaya Lee Young Joon membenci Nathan.
Rasa takut kehilangan Ji An menumbuhkan rasa benci di hati Sehun untuk pria yang bernama Nathan. Karena itulah Sehun sangat takut orang-orang akan Pro kepada Nathan daripada kepadanya. Sebenarnya pada dasarnya Sehun itu orang yang baik, tetapi entah kenapa Sehun menjadi seperti itu. Mungkin ketakutannya merubah dia menjadi sosok yang benar-benar beda.
Padahal selama ini Sehun tidak pernah menjelekan orang lain, tetapi demi cintanya dan demi rencananya dia harus bisa merasuk atau membuat Lee dan Lee Young Joon membenci Nathan. Tapi Lee Young Joon tidak akan semudah itu percaya dengan ucapan Nathan atau dengan ucapan Sehun. Karena kelak yang akan dia percaya hanyalah ucapan Lele saja.
Karena apa? Karena Lele adalah anak buahnya yang paling setia. Sebenarnya Lele bukan asisten rumah tangga, dia adalah sekretaris Nathan sendiri di Korea. Sekretaris kepercayaan Nathan yang diutus untuk melindungi dan menjaga Lee Ji An selama jauh darinya. Karena itulah dari pada Nathan dan Sehun, Lee Young Joon akan lebih percaya pada ucapan dari Lele.
Memang pada kenyataannya seperti itu, selama ini pun Lele selalu memperhatikan Nathan dan juga memperhatikan Sehun secara diam-diam. Orang lain tidak mengetahui kepintaran Lele padahal Lele adalah sekretaris pribadi Lee Young Joon yang sangat berbakat dan juga berprestasi. Lele adalah mahasiswa lulusan terbaik dari Harvard university. Dia lulus S2 dan langsung bekerja kepada Yong Joon. Karena itu Young Joon begitu mempercayai Lele mempercayakan adiknya dan mempercayakan semua tentang adiknya kepada Lele.
__ADS_1
Bersambung.