
Kim Mi so dan Lee Young Joon kini sudah berhasil mendarat di bandara. Mereka berdua dijemput oleh seorang sopir yang sudah diutus oleh Lele. Mereka langsung naik ke kendaraan yang sudah menjemput mereka berdua. Lalu sopir pun dengan segera mengantar Lee Young Joon dan sang istri ke rumah sakit tempat di mana Lee Ji An dirawat.
Lalu Lee Young Joon pun turun dari mobil tersebut, pria itu melihat ke sekeliling tempat. Lalu memutuskan untuk melakukan panggilan telepon kepada wanita yang sudah menjadi asisten adiknya.
Panggilan telepon pun berlangsung.
"Halo Lele, kamu di mana?" tanya Lee Young Joon kepada Lele.
"Bos aku sedang berada di depan ruangan ICU, Nona Lee sekarang sudah masuk ke dalam ruangan ICU karena kondisinya koma," jawablah Lele kepada Bos besarnya.
"Ya Tuhan, kenapa Lee bisa koma? Bukan kah kamu mengatakan bahwaee baik-baik saja, sudah keluar dari ruang tindakan operasi?" tanya yong Joon kepada Lele saat itu. Yong Joon sedang berjalan sambil menggandeng sang istri naik ke dalam lift.
"Bos kamu datang dulu lah ke sini, saya tidak bisa berbicara banyak di telepon. Bos ada di mana sekarang?" Lele menjawab.
"Aku sudah naik ke lantai dua, aku akan segera naik dan menuju ke ruangan ICU," sahut Lee Young Joon kepada asistennya itu.
__ADS_1
"Baiklah Bos aku tunggu di depan ruangan ICU!" kata Lele dengan suara yang rendah, wanita itu mencoba mengusap air matanya dia benar-benar merasa sesak karena terus-terusan menangis matanya pun sampai bengkak.
"Baiklah kalau begitu aku tutup dulu sambungan telepon ini," Yong Joon pun langsung menutup sambungan telepon itu lalu berjalan bergegas menuju ke tempat ruang tunggu intensif care unit. Lele menunggu Bos besarnya dengan cemas, dia pasti akan kena marah atas semua yang terjadi pada nanya.
Tetapi itu memang kenyataan keteledorannya karena tidak menjaga lidah dengan baik. Seharusnya saat itu Lele ikut ke Cafe tersebut dan melarang untuk mengejar si Nathan itu. Agar hal yang seperti ini tidak sampai terjadi. Tetapi kini nasi sudah menjadi bubur semuanya sudah terjadi dan bahkan sudah dialami dengan seribu kesakitan oleh Lee Ji An.
Kini Lee Young Joon sudah berada di depan ruangan rawat ICU. Wanita itu langsung bisa mengenali Bosnya tersebut yang sedang terduduk di atas lantai langsung beranjak berdiri dan berjalan menghampiri Lee Young Joon. Begitu pula dengan Sehun. Sehun begitu terkejut karena melihat Lee Young Joon datang. Lele dan Sehun dengan segera menghampiri pasangan Lee Young Joon dan Mi So.
"Selamat datang Bos!" kata Lele kepada Bosnya tersebut dan Lee Young Joon terlihat begitu cemas karena mencemaskan sang adik tercinta.
"Apa yang terjadi sekarang? tanya Lee Young Joon kepada Sehun dan Lele.
"Sekarang bagaimana kondisi Lee?" tanya Kim Mi So dengan mata yang berkaca-kaca, wanita itu benar-benar tidak tahu harus bagaimana lagi dia sungguh mencemaskan adik iparnya, adik ipar yang merangkap menjadi sahabat tersayangnya.
"Lee sekarang sudah berada di ruangan intensive care unit karena kondisinya memang koma, tetapi Dokter mengatakan kondisi ini akan segera stabil dalam satu, dua hari, semoga saja itu semua betul adanya," tutur Lele menjelaskan semuanya.
__ADS_1
"Ya Tuhan Kasihan sekali Lee Ji An. Apa yang harus kita lakukan?" kata Mi So dengan tubuh yang bergetar, wanita itu benar-benar tidak mau sesuatu terjadi kepada saudaranya tersebut.
"Kita hanya bisa berdo'a Nona, tidak ada hal lain lagi yang bisa kita lakukan selain memanjatkan keinginan kita kepada Tuhan," ucap Lele dengan mata yang berkaca-kaca pula.
"Sehun, kamu di sini bukannya untuk menjaga adiku, kamu meminta izin kepadaku untuk dekat dengan adikku dan untuk menjaganya, tetapi kamu tidak berhasil menjaganya, kamu di mana saat kejadian itu terjadi?" tanya Lee Young Joon kepada Sehun. Kedatangan Sehun ke Indonesia khusus untuk menemani Lee supaya bisa mudah meminta bantuan kepadanya.
Sehun sendiri di Korea meminta izin kepada Lee Young Joon agar bisa mendekati adiknya. Saya berkata kepadanya bahwa dia akan bertanggung jawab atas semua yang telah terjadi kepada Lee Ji An, walaupun pada kenyataannya bukan dia yang harus bertanggung jawab atas diri Lee Ji An.
"Iya Sunbae, saya datang ke sini benar-benar untuk menjaga Lee dari segala macam marabahaya dan untuk mempermudah Lee pada saat persalinan, jikalau dia membutuhkan bantuan, tetapi kejadian ini sungguh tidak bisa diprediksi, ini membuatku merasa begitu bersalah, Lee jatuh di hadapanku ketika dia sedang mengejar seseorang," kata Sehun dengan suaranya yang penuh dengan rasa sesal.
"Jadi kejadiannya di cafe untuk apa Lee mengejar orang itu, dan orang itu siapa?!" tanya Lee Young Joon kepada Sehun, dengan suara yang agak kencang membuat Nathan dan Dokter Yuan Yuan melihatnya dengan seketika.
Kemiripan wajah Lee Ji An dan Lee Young Joon benar-benar sangat mirip, mereka hanya dibedakan oleh jenis kelamin saja karena itu matang bisa melihat dengan jelas itu adalah kakak laki-laki kekasihnya. Tubuh Nathan bergetar hebat, pasti kali ini dia akan mendapatkan amarah yang besar dan kakak laki-laki Lee. Karena dirinya telah mengabaikan adiknya selama ini. Sebenarnya kan bukan niat Nathan mengabaikan Lee Ji An pada kenyataannya Nathan sendiri mencari Lee Ji An ke mana-mana namun tidak ditemukan.
"Iya benar sekali, Lee saat itu sedang duduk bersamaku dan tiba-tiba ada seorang pria marah kepadanya, terlihat dia itu cemburu kepadaku, pria itu lalu pergi dan Lee mengejarnya, saat itulah kaki Lee tersandung dan akhirnya dia terjatuh dengan kondisi tengkurap, Lee meringis kesakitan dan dia pun mengeluarkan banyak darah, aku segera membawanya ke Rumah Sakit dan ternyata memang telah terjadi komplikasi. Maafkan aku Kak tidak menjaga adikmu dengan baik. Aku merasa menjadi pria yang tidak berguna. Aku ke sini untuk melindungi Lee malah membuat Lee jatuh di depan mataku sendiri," kata Sehun dengan sejuta sesal yang terus menghantuinya.
__ADS_1
Lee Young Joon menelan salivanya. Dia terlihat sedih mendengar cerita yang diucapkan oleh Sehun. Begitu pula dengan Kim Mi So. Mereka tidak menyangka bahwa adik kesayangan mereka yang cantik itu telah mengalami tragedi yang benar-benar mengancam nyawanya.
Bersambung.